Anda di halaman 1dari 24

Pembelajaran Kontekstual

kd-ctl-waw=modified-140703

PENDAHULUAN

Berbicara mengenai PBM di sekolah seringkali membuat kita kecewa, apalagi bila dikaitkan dengan pemahaman siswa terhadap materi ajar.

Mengapa ?

kd-ctl-waw=modified-140703

1. 2. Mereka diajarkan bagaimana mempelajari konsep. dan bagaimana konsep tersebut dapat digunakan di luar kelas. Mereka dibantu untuk membangun keterkaitan antara informasi (pengetahuan) baru dengan pengalaman (pengetahuan lain) yang telah mereka miliki atau mereka kuasai. kd-ctl-waw=modified-140703 .

karena guru menggunakan suatu pendekatan pembelajaran dan pengajaran kontekstual. Mereka diperkenankan untuk bekerja secara bersama-sama (cooperative) Meningkatnya minat dan prestasi siswa tersebut dicapai.3. kd-ctl-waw=modified-140703 .

CTL Menyandarkan pada memori spasial (pemahaman makna) TRADISONAL Menyandarkan pada hapalan 2. 1. kd-ctl-waw=modified-140703 .PERBEDAAN CTLTRADISIONAL NO. Pemilihan informasi Pemilihan informasi diberdasarkan kebutuh-an tentukan oleh guru siswa Siswa terlibat secara aktif Siswa secara pasif dalam proses menerima informasi pembelajaran 3.

kd-ctl-waw=modified-140703 . 4. 6.NO. CTL TRADISONAL Pembelajaran dikaitkan Pembelajaran sangat dengan kehidupan abstrak dan teoritis nyata/-masalah yang disi-mulasikan Selalu mengkaitkan Memberikan tumpukan informasi dengan informasi kepada siswa pengetahuan yang telah sampai saatnya diperlukan dimiliki siswa Cenderung mengintegrasikan beberapa bidang Cenderung terfokus pada satu bidang (disiplin) tertentu 5.

menggali. berpikir kritis. nakan untuk mengerja-kan berdiskusi. men-dengar atau mengerjakan ceramah. kd-ctl-waw=modified-140703 . CTL TRADISONAL Siswa menggunakan Waktu belajar siswa sewaktu belajarnya untuk bagian besar dipergumenemukan. 7.NO. buku tugas. dan mengisi proyek dan pemecahan latihan yang membosankan masalah (melalui kerja (melalui kerja individual) kelompok) Perilaku dibangun atas kesadaran diri Perilaku dibangun atas kebiasaan 8.

Hadiah dari perilaku baik Hadiah dari perilaku baik adalah kepuasan diri adalah pujian atau nilai (angka) rapor Siswa tidak melakukan hal Siswa tidak melakukan yang buruk karena sadar sesuatu yang buruk karena hal tsb keliru dan takut akan hukuman merugikan 11. 9. CTL Keterampilan dikembangkan atas dasar pemahaman TRADISONAL Keterampilan dikembangkan atas dasar latihan 10.NO. kd-ctl-waw=modified-140703 .

14. Hasil belajar diukur melalui kegiatan akademik dalam bentuk tes/ujian/ulangan.NO. 13. kd-ctl-waw=modified-140703 . konteks dalam kelas dan setting Hasil belajar diukur melalui penerapan penilaian autentik. 12. CTL TRADISONAL Perilaku baik berdasar-kan Perilaku baik berdasar-kan motivasi intrinsik motivasi ekstrinsik Pembelajaran terjadi di Pembelajaran hanya terjadi berbagai tempat.

kd-ctl-waw=modified-140703 .PENGERTIAN CTL Pembelajaran kontekstual merupakan suatu proses pendidikan yang holistik dan bertujuan membantu siswa untuk memahami makna materi pelajaran yang dipelajarinya dengan mengkaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari (konteks pribadi. Sehingga siswa memiliki pengetahuan/keterampilan yang secara fleksibel dapat diterapkan (ditransfer) dari satu permasalahan/konteks ke permasalahan/konteks lainnya. sosial dan kultural).

yaitu suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar melalui berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah dalam rangka memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensi dari materi pelajaran. Authentic Instruction. yaitu pendekatan pengajaran yang menperkenankan siswa untuk mempelajari konteks bermakna melalui pengembangan keterampilan berpikir dan pemecahan masalah yang penting di dalam konteks kehidupan nyata. kd-ctl-waw=modified-140703  .PENDEKATAN CTL  Problem-Based Learning.

kd-ctl-waw=modified-140703   . pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa menggunakan konteks tempat kerja untuk mempelajari materi ajar dan menggunakannya kembali di tempat kerja. Project-Based Learning. dan mengkulminasikannya dalam produk nyata. Work-Based Learning. pendekatan pembelajaran yang memperkenankan siswa untuk bekerja mandiri dalam mengkonstruk pembelajarannya (pengetahuan dan keterampilan baru). Inquiry-Based Learning. pendekatan pembelajaran yang mengikuti metodologi sains dan memberi ke-sempatan untuk pembelajaran bermakna.

yaitu pendekatan pembelajar-an yang menyajikan suatu penerapan praktis dari pengetahuan baru dan berbagai keterampilan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui proyek/tugas terstruktur dan kegiatan lainnya. Cooperative Learning. Service Learning. kd-ctl-waw=modified-140703  . yaitu pendekatan pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil siswa untuk bekerjasama dalam rangka memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar.

) Penilaian autentik ( authentic ) Refleksi ( reflection ) Pemodelan ( modeling ) .7 KOMPONEN CTL Inkuiri ( inquiry ) Bertanya ( questioning ) Kontruktivisme ( contructivism ) Masyarakat belajar ( Learning community . kd-ctl-waw=modified-140703 .

MODEL PEMBELAJARAN ALTERNATIF •PBL •DI •CL •LS •MULTI MODEL kd-ctl-waw=modified-140703 .

PENGORGANISASIAN SISWA MODEL PEMBELAJARAN •TUTOR TEMAN SEBAYA •SISTIM POINT •PRESENTASI BERGILIR •PEMBAGIAN TUGAS BELAJAR •KELOMPOK KOOPERATIF •PBL •DI •CL •LS •PORTO FOLIO •MULTI MODEL kd-ctl-waw=modified-140703 .

Pengenalan Guru memotivasi siswa dan menyampaikan tujuan Guru menyampaikan informasi dengan demontrasi . Guru memberikan test.Sintak CL TAHAP LANGKAH GURU 1. atau kelompok yang menyajikan hasil pekerjaannya . atau teks / hand out . Pendahuluan 2. Guru menemukan cara –cara untuk mengenali karya dan prestasi individu atau kelompok . Penyajian /informasi 3. Kerja sama dan belajar kelompok 4. Evaluasi 5. Guru berkeliling membantu kelompok saat siswa mengerjakan LKS /LDS . kd-ctl-waw=modified-140703 .

menjelaskan logistik yang dibutuhkan mengajukan fenomena atau demontrasi atuo cerita untuk memunculkan masalah . kd-ctl-waw=modified-140703 .SINTAK PBL TAHAP 1 Orientasi siswa kepada masalah Guru menjelaskan tujuan pembelajaran . Tahap -2 Mengorganisasi mahasiswa untuk belajar Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut . motu\ivasi siswa untuk terlibat dalam pemecahan maslah yang dipilihny.

seperti laporan . vidio. dan model serta membantu mereka untuk berbagai tugas dengan temannya . kd-ctl-waw=modified-140703 Guru membantu siswa melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses –prosesyang mereka gunakan . Guru memberikan dorongan pada siswa untuk mengumpulkan imformasi yang sesuai . melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah . Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah . Tahap -4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya . Tahap -5 Guru membantu siswa untuk merencanakan dan menyiapakan karya yang sesuai .Tahap -3 Membingbing penyelidikan individual ataupun kelompok .

inpormasi latar belakang pelajaran . Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa Guru menjelaskan TPK . 3 Membimbing pelatihan Guru merencanakan . pentingnya pelajaran mempersiapka siswa untuk belajar 2 2. atau menyajikan informasi langkah demi langkah . Mendemontrasiakan pengetahuan atau keterampilan Guru mendemontrasikan keterampilan dengan benar . mempersiapkan dan memberi bimbingan pelatihan awal kd-ctl-waw=modified-140703 .SINTAK DI 1.

Memberikan kesempatan Guru memberikan kesempatan pada siswa kd-ctl-waw=modified-140703 . Mengecek pemahaman dan memberikan unpan balik Guru mengecek apakah siswa telah berhasil melakukan tugas dengan baik . serta memberi unpan balik 5.4.

Pengajaran yang baik meliputi mengajarkan siswa bagaimana belajar bagaimana menggingat . Didasarkan pada : keberhasilan siswa bergantung kepada keberhasilannya belajar mandiri kd-ctl-waw=modified-140703 . bagaimana memotivasi dari . bagaimana berpikir. Pernahkah atau seberapa jauh kita mengajarkan tentang bagaimana belajar ? Diajarkan melaui strategi –strategi belajar .

Memilih strategi belajar untuk menyelesaikan masalah belajar .Pembelajar mandiri . Memonitor keefektipan strategi tersebut . Cermat mendiagnose situasi pembelajaran tertentu. Termotivasi untuk terlibat dalam situasi belajar sampai masalahnya terselesaikan kd-ctl-waw=modified-140703 .

•Preview •Questioning •Reading •Refecting •Resitasi •Review  kd-ctl-waw=modified-140703 .Langkah –langkah penerapan PQ4R .