Anda di halaman 1dari 12

TUGAS SOSIOLOGI

DWIKI CAHYO YUDIANTORO DWIKI RAMADHAN

Perilaku Menyimpang
Pengertian Perilaku menyimpang adalah perilaku seseorang diluar ketetentuan atau norma yang berlaku. Perilaku yang menyimpang tersebut dilakukan oleh masyarakat secara sadar maupun tidak.

Pengertian menurut para ahli


Robert M.Z Lawang : tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari pihak berwenang untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang atau abnormal tersebut. Soerjono Soekanto : Penyimpangan terhadap kaidahkaidah dan nilai-nilai dalam masyarakat James W. Van der Zaden : Perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagaI hal yang tercela. Kartini Kartono : tingkah laku yang menyimpang dari tendensi Central atau ciri-ciri rata-rata dari rakyat kebanyakan. John J. Macionis : Pelanggaran terhadap Normanorma masyarakat.

Teori-teori penyimpangan Sosial


Teori Biologis : dikemukakan oleh Caesar Lombroso padah tahun 1876. Dokter berkebangsaan italia ini menyatakan bahwa perilaku kejahatan pada umumnya memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda bila dibandingkan dengan orang pada umumnya. Meskipun demikian teori ini sangat lemah, karena didasarkan pada sampel yang sedikit sekali.

Teori-teori penyimpangan Sosial


Teori Differential Association : Dikemukakan oleh Edwin H. Sutherland. Pada dasarnya teori mengungkapkan bahwa penyimpangan bersumber pada pergaulan yang berbeda. Sebuah penyimpangan merupakan proses alih budaya dari orang-orang yang dahulunya telah melakukan penyimpangan. Teori Labelling : dipopulerkan oleh Edwin M. lemerd. Teori ini mengemukakan bahwa seseorang yang pernah melakukan penyimpangan pada tahap primer maka oleh masyarakat sudah diberikan cap penyimpang maka orang tersebut terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder.

Teori-teori penyimpangan Sosial


Teori Merton : Dikemukakan oleh Robert K. Merton. Teori ini menyatakan bahwa perilaku menyimpang merupakan bentuk dari adaptasi terhadap situasi tertentu. Teori Sosialisasi : menyatakan bahwa adanya perilaku menyimpang disebabkan oleh proses sosialisasi yang kurang sempurna. Teori Fungsi : dikemukakan oleh Emile DurKheim. Menurut teori ini, kesadaran moral masyarakat timbul karena faktor keturunan, perbedaan lingkungan fisik Dan lingkungan sosial.

Jenis-Jenis Perilaku Menyimpang


Penyimpangan primer dan sekunder Primer : penyimpangan yang bersifat sementara. Misalnya, seseorang yang melanggar lampu merah karena ingin membawa orang sakit ke rumah sakit Sekunder : yaitu perbuatan yang dilakukan dengan mengulangi perilaku menyimpang yang pernah dilakukan sebelumnya. Misalnya, perampokan atau pembunuhan.

Jenis-Jenis Perilaku Menyimpang


Penyimpangan individual dan kelompok Individual : tindakan yang dilakukan oleh perorangan. Misalnya, penjambretan seorang diri Kelompok : tindakan sekelompok orang menentang norma-norma Masyarakat.

Jenis-Jenis Perilaku Menyimpang


Penyimpangan sistematik : tindakan menyimpang yang melibatkan organisasi sosial khusus. Contoh, perbuatan lokalisasi judi.

Faktor-faktor penyebab perilaku menyimpang


Proses sosialisasi yang tidak sempurna Pada sosialisasi tidak semua individu dapat menyerap semua norma-norma kedalam kepribadiannya. Ketidakmampuan itu akan menyebabkan ia tidak dapat membedakan mana yang baik mana yang buruk. Misalnya, seseorang yang berasal dari Broken Home. Sikap mental yang tidak sehat Terjadi bila seseorang setelah melakukan sebuah kegiatan menyimpang tidak merasakan bersalah sedikitpun, bahkan ia mendapatkan perasaan senang. Faktor Sosiologis Disebabkan oleh pengalaman dan pergaulan didalam masyarakat. Longgar Tidaknya nilai dan norma sosial. Sebuah perilaku menyimpang tergantung kepada kriteria nilai dan norma yang berlaku. Hal tersebut menunjukkan kepada kita bahwa sikap kelompok masyarakat mempunyai aturan-aturan tersendiri.

Media perilaku menyimpang


Lingkungan keluarga yang tidak harmonis Keluarga yang gagal menciptakan keharmonisan akan menciptakan dampak negatif bagi pembentukan kepribadian seluruh anggota keluarga. Lingkungan yang buruk Kebutuhan individu akan teman, sehingga dia akan brusaha menyesuaikan perilakunya dengan temantemannya agar dia diterima sebagai anggota kelompok. Pengaruh media massa Banyak media massa yang menampilkan hal-hal yang negatif dalam beritanya, seperti tindakan kekerasan.

Contoh-contoh perilaku menyimpang


Penyalahgunaan narkotika Perkelahian pelajar Pencurian Perilaku seksual diluar nikah Penganiyaan terhadap anak