Anda di halaman 1dari 6

III.

TEORI DASAR Diabetes Mellitus (DM) dengan karakteristik hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi berupa komplikasi akut (yang terjadi secara mendadak) dan komplikasi kronis (yang terjadi secara menahun). Komplikasi akut dapat berupa : 1.Hipoglikemia yaitu menurunnya kadar gula darah < 60 mg/dl 2.Keto Asidosis Diabetika (KAD) yaitu DM dengan asidosis metabolic dan hiperketogenesis 3.Koma Lakto Asidosis yaitu penurunan kesadaran hipoksia yang ditimbulkan oleh hiperlaktatemia. 4.Koma Hiperosmolar Non Ketotik, gejala sama dengan no 2 dan 3 hanya saja tidak ada hiperketogenesis dan hiperlaktatemia. Komplikasi kronis : Biasanya terjadi pada penderita DM yang tidak terkontrol dalam jangka waktu kurang lebih 5 tahun. Dapat dibagi berdasarkan pembuluh darah serta persarafan yang kena atau berdasakan organ. Pembagian secara sederhana sebagai berikut : 1. Makroangiopati, mengenai pembuluh darah besar (pembuluh darah yang dapat dilihat secara mikroskopis) antara lain pembuluh darah jantung / Penyakit Jantung Koroner, pembuluh darah otak /stroke, dan pembuluh darah tepi / Peripheral Artery Disease. 2. Mikroangiopati, mengenai pembuluh darah mikroskopis antara lain retinopati diabetika (mengenai retina mata) dan nefropati diabetika (mengenai ginjal). 3. Neuropati, mengenai saraf tepi. Penderita bisa mengeluh rasa pada kaki/tangan berkurang atau tebal pada kaki atau kaki terasa terbakar/bergetar sendiri. Selain di atas, komplikasi kronis DM dapat dibagi berdasarkan organ yang terkena yaitu

rugae. kronik. Lidah (tebal. necrobiosis lipoidica diabeticorum (luka oval. pada keadaan resistensi insulin yang meningkat. Diabetic Neurogenic Vesical Disfunction. shinspot (dermopati diabetik: bercak hitam di kulit daerah tulang kering). N 2. ludah kental = verostamia diabetic. gastroparese diabetikum (gastroparese diabeticum). ginggiva (edematus. makulopati.Kulit : Furunkel. Retinopati DM (non proliperative. atropi). gastroatropi. Saraf : Perifer: parestesia. anestesia. tepi keputihan). merah tua. merupakan kombinasi makroangiopati. diare diabetic) 9. Ginjal dan saluran kencing : neuropati diabetik. infeksi saluran kencing. gatal. Hidung : penciuman menurun 5. relatif ataupun absolut. gloves neuropati. Sendi : poliarthritis 12. 2010). hal yang mendasarinya adalah defisiensi insulin.3. periodontium (makroangiopati periodontitis). Paru : mudah terjangkit Tuberculosis (TB) paru dengan berbagai komplikasinya. disfungsi ereksi/ impotensi.katarax irreversible). karbunkel. proliferatif). kramp 11. . dengan segala deficit neurologinya 3. gangguan rasa).Mata :Lensa cembung sewaktu hiperglikemia (myopia-reversibel. Glaukoma. Silent infarction 40% kr neuropati otonomik. kardiomiopati diabetika (Penyakit Jantung Diabetika) 7. vulvitis.Kepala/otak : stroke. neuropati.1. necrotizing pappilitis. perdarahan corpus vitreus.iman. pielonefritis.Mulut :mulut kering. gingivitis. stocking. 2. gigi (caries dentis) 6. selulitis ganggren. sindroma kiemmelstiel Wilson. 8. Saluran Cerna : gastrointestinal (neuropati esofagus. mikroangopati.6 (neuritis optika) & nerve centralis lain 4. Pada semua krisis hiperglikemik. Kaki diabetika (diabetic foot). 10. neuropati dan infeksi pada kaki (dr.Jantung : Penyakit Jantung Koroner.

Untuk itu Quality Control glucometer anda perlu dilakukan secara periodik (cak majid. Disebutkan bahwa jika seseorang biasa minum 1 gelas teh manis selama 10 tahun. Banyak alat tes gula darah yang membantu memeriksa kadar gula darah kita.2011). Tes Pemeriksaan gula darah juga sangat penting dilakukan ketika diabetesi sedang sakit atau dalam keadaan stress. sehingga kadar gula darah dapat dijaga sebaik mungkin. Pada praktikum kimia klinik pertemuan kedua adalah menentukan kadar glukosa pada darah.Kadar insulin tidak adekuat untuk mempertahankan kadar glukosa serum yang normal dan untuk mensupres ketogenesis. misal pola makan tak terkontrol. banyak minum manis. berdebar-debar. aktifitas. sehingga "kadar gula darah yang rendah atau tinggi" dapat segera diketahui dan pertolongan dapat segera dilakukan. sehingga dengan pemeriksaan gula darah sesegera mungkin hasilnya dapat segera diketahui dan pertolongan dapat segera dilakukan. 2004). Sangat penting anda mengetahui gejala-gejala seperti keluar keringat dingin. Permeriksaan gula darah (test) sangat penting dilakukan bagi seseorang yang mempunyai kecenderungan hidup kurang sehat. serta obat yang digunakan. Pemeriksaan gula darah mandiri dapat memberikan informasi kepada para diabetesi sejauh mana keberhasilan program pengendalian / diet diabetes saat itu. maka dia dipastikan mengindap gula darah tinggi/diabetes. banyak makan kue manis. rasa lemas. Hiperglikemia sendiri selanjutnya dapat melemahkan kapasitas sekresi insulin dan menambah berat resistensi insulin sehingga membentuk lingkaran setan dimana hiperglikemia bertambah berat dan produksi insulin makin kurang (gaglia. makan di warung. yang harus dilakukan adalah dengan cara mempersiapkan segala alat dan bahan . Keakuratan hasil sangat tergantung kepada teknik pengambilan dan pemeriksaan serta sistem dari glucometer (alat tes gula darah) yang bekerja dengan baik. Informasi ini sangat berguna untuk membantu anda melakukan evaluasi terhadap asupan makanan. sangat lapar sebagai reaksi akibat kadar gula darah yang terlalu rendah (hypoglycemia).

Hal ini dilakukan agar sampel mempunyai nilai pembanding dengan balnko. Blanko dimasukkan kedalam tabung reaksi dengan menggunakan alat khusus yakni Clinipette. Larutan blanko yang sudah dimasukkan ke dalam tabung reaksi kemudian disimpan (inkubasi) selama 10 menit minimal pada suhu 37oC atau 30 menit dalam suhu ruangan (1525 oC). Metode Glukosa Oksidase (GOD-PAP) Prinsip : Enzim glukosa oksidase menkatalisis reaksi oksidasi glukosa menjadi glukonolakton dan hydrogen peroksida. Darah yang akan digunakan disimpan di dalam tabung darah khusus. Tahap selanjutnya yakni perlakuan pada sampel. Hasilnya sampel membentuk larutan berwarna merah muda (pink). Seperti halnya pada larutan blanko.yang diperlukan untuk praktikum ini diantaranya yaitu sampel darah. Clinipette yang digunakan juga mempunyai variasi volume yang bereda-beda. maka selanjutnya dilakukan perhitungan pada sampel (Dichy. Dalam penentuan kadar glukosa ini dilakukan beberapa tahap. Dalam praktikum ini kami menggunakan clinnipette yang mempunyai ukuran 10 µl dan 1.0 µl. sampel darah dimasukkan kedalam tabung reaksi menggunakan clinipette sebanyak 10 µl kemudian masukkan reagen glukosa sebanyak 1.3-6. 2011). O-dianisidine (red) +H2 O2 peroksidase O-dianiside (oks) + H2O2 (tidak berwarna) (berwarna) . Adapun batasan nilai normal yakni dari skala 60-110 mg/dl atau 3.10 mmol/l. diantaranya yakni mempersiapkan larutan baku pembanding (standar) atau kita kenal sebagai larutan Blanko. contohnya seperti merek pabrikan spinreact. Namun sebelumnya terlebih dahulu larutan balnko yang sudah di inkubasi diperiksa menggunakan alat ini. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sampel. Dalam pelaksanaannya harus dengan hati-hati agar darah tidak terkontaminasi oleh zat lain. Pada dasarnya ada banyak larutan baku standar yang bisa dipakai tergantung dari pabrikan. Sampel yang sudah di inkubasi kemudian di uji menggunakan Spektrofotometer untuk mengetahui panjang gelombang (λ) dan absorban pada sampel.0 µl setelah itu sample di inkubasi selama 30 menit. Glukosa + O2 glukosa oksidase O-glukono-δ-lakton + H2O2 Penambahan enzim perokidase dan aseptor oksigen kromogenik seperti Odianisidine.

asam askorbat.Enzim glukosa oksidase yang digunakan pada reaksi pertama menyebabkan sifat reaksi pertama spesifik untuk glukosa. sedangkan reaksi kedua tidak spesifik. karena zat yang bisa teroksidasi dapat menyebabkan hasil pemeriksaan lebih rendah. Asam urat. Keunggulan dari metode glukosa oksidase adalah karena murahnya reagen dan hasil yang cukup memadai (Stockley. khususnya B-D glukosa. 2005) . bilirubin dan glutation menghambat reaksi karena zat-zat ini akan berkompetisi dengan kromogen bereaksi dengan hidrogen peroksida sehingga hasil pemeriksaan akan lebih rendah.

Med Cli N Am 88: 1063-1084.html Gaglia JL. Wyckoff J. Abrahamson MJ .html Stockley. Iman. Cak majid.blogspot. Drug Interactions.PENENTUAN KADAR GLUKOSA (METODE GOD-PAP).com/2010/09/komplikasi-diabetes-mellitus-dm. 2011 . 2004. UK: Pharmaceutical Press. 2005. 2010. Komplikasi Diabetes Mellitus (DM).blogspot. Nottingham.com/2011/04/pemeriksaan-gula-darah-test.PEMERIKSAAN GULA DARAH (TEST) .DAFTAR PUSTAKA dr.com/2011/12/penentuan-kadar-glukosa-metode-goppap. http://dichynuryadinzain. http://doktermedis. . University of Nottingham Medical School. Acute hyperglycemic crisis in elderly.guladarah. http://www.2011.html Dichy.