Anda di halaman 1dari 50

oleh : KELOMPOK 11

TULANG MENGERANG DIUSIA SENJA
Dokter Nikita bertugas dibagian penyakit dalam RS Lembayung,Jakarta. Ia kerap kali bekerja sama denagan Dokter Leon dari Bagian Kedokteran Olahraga melakukan suatu penelitian. Demikian pula kali ini,mereka berdua terlibat dalam suatu penelitian. Ide penelitian tecetus ketika Dokter Nikita menemukan bahwa banyak pasien pasca menopause yang mengalami osteoporosis ternyata sebelumnya tidak mempunyai kebiasaan berolahraga secara teratur. Penelitian ini mereka lakukan untuk melihat apakah ada hubungan kausalitas antara berolahraga rutin dengan densitas tulang. Subyek yang diteliti adalah perempuan pre-menopause. Pada akhir penelitian ditemukan adanya asosiasi negatif dengan resiko relatif (RR)=0,5 dimana insidens osteoporosis pada kelompok kontrol 2x lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang mendapat intervensi. Tidak ada variabel bebas lain yang bersifat sebagai konfounding karena proses randomisasi berjalan dengan baik. Desain penelitian apa yang tepat untuk kedua dokter ini? Apakah hipotesis anda untuk permasalahan ini? Uji statistik apa yang diperlukan untuk membuktikan hipotesis tersebut? Ukuran statistik apa saja yang harus anda tampilkan dalam tabel induk?

LEARNING OBJECTIVE
1. Mampu menjelaskan penelitian observasional dan eksperimental 2. Mampu mengetahui langkah-langkah penelitian 3. Mampu menentukan hipotesis 4. Mampu memahami uji hipotesis

LANGKAH PENELITIAN
1.

2.
3. 4.

5.
6. 7.

8.
9. 10.

Menentukan masalah penelitian Menentukan tujuan penelitian Menentukan variabel yang akan diteliti Menentukan metodologi penelitian Menyusun dan uji coba alat ukur Melatih pengumpul data Memilih sampel pada penelitian lapangan Melaksanakan penelitian/survei Mengolah data Menyusun laporan

 1.

2.

Masalah penelitian adalah adanya kesenjangan antara apa yang ada dengan yang seharusnya;atau bila dibandingkan dengan tolak ukur yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian: Tujuan umum Uraian tujuan penelitian secara garis besar, yang merupakan harapan bahwa hasil penelitian dapat menjawab masalah yang diteliti. Tujuan khusus Uraian tujuan penelitian secara rinci, yang mendiskripsikan masalah dalam beberapa segmen secara sistematis untuk dapat menjawab permasalahan tersebut.

. 2. Variabel independen Variabel yang dapat diubah-ubah sifatnya sesuai kebutuhan peneliti. Variabel dependen Variabel yang perubahannya tergantung pada perubahan yang terjadi pada variabel indepenen.  Manfaat penelitian Untuk menjelaskan manfaat / kontribusi yang akan diperoleh dari hasil penelitian dan siapa pihak yang akan mendapat manfaat tersebut Variabel 1.

Variabel antara Variabel yang harus dilalui oleh variabel independen sebelum mencapai variabel dependen.3. 4. Variabel confounding Variabel yang bekerja baik pada variabel independen maupun dependen sehingga dapat mempengaruhi hasil penelitian (bias) .

2. 4. 5. Disain penelitian Waktu dan tempat penelitian Subyek penelitian/responden Cara pengambilan sampel Cara pengumpulan data Alat ukur yang digunakan Cara pengolahan data Definisi operasional dan variabel .LANGKAH METODOLOGI 1. 3. 7. 6. 8.

DISAIN PENELITIAN Deskriptif Observasion al Analitik Penelitian Uji Klinis Experimental Uji komunitas Prospektif ( cohort) Retrospektif ( casecontrol) Cross sectional .

PENELITIAN OBSERVASIONAL  Mengamati timbul atau tidaknya suatu masalah kesehatan pada individu atau kelompok menurut derajat pemaparannya terhadap faktor risiko yang diduga menjadi penyebab .

OBSERVASIONALDESKRIPTIF  Suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskrisi tentang suatu keadaan secara objektif. .

OBSERVASIONAL-ANALITIK  Penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi .

PROSPEKTIF  Membagi kelompok individu menjadi kelompok terpapar dan kelompok tidak terpapar kemudian keduanya diikuti sampai nampak akibat yang timbul. .

RETROSPEKTIF  Membagi kelompok individu menjadi kelompok penderita (kasus) dan kelompok bukan penderita (kontrol). . kemudian ditelusuri riwayat keterpaparan dimasa lampau.

CROSS-SECTIONAL  Suatu penelitian dimana variabel-variabel yang termasuk faktor risiko dan variabelvariabel yang termasuk .

yaitu uji klinik dan uji komunitas. Penelitian eksperimental dibagi menjadi 2. Dimana subyek penelitian dibagi dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol secara random.PENELITIAN EKSPERIMENTAL    Mempelajari pengaruh yang timbul akibat intervensi dengan suatu faktor risiko. kemudian dipantau sampai nampak gejala yang diharapkan. .

. Uji klinis ini sering dilakukan untuk membandingkan satu jenis pengobatan dengan pengobatan lainnya.EXPERIMENTAL-UJI KLINIK   Suatu penelitian eksperimental terencana yang dilakukan pada manusia.

EKSPERIMENTAL-UJI KOMUNITAS  Suatu penelitian eksperimental terencana yang dilakukan pada masyarakat / komunitas. .

Jenisnya: Simple random sampling Systematic random sampling Cluster sampling Multistage sampling design Stratified random sampling PPS .PENGAMBILAN SAMPEL  Random sampling Teknik pengambilan sampel dimana setiap subyek dalam populasi mendapat kesempatan yang sama untuk terpilih sebagai sampel.

PENGAMBILAN SAMPEL  Non random sampling Digunakan bila kita ingin mengambil sampel yang sangat kecil pada populasi yang besar karena dengan cara apapun tidak mungkin mendapatkan sampel yang dapat menggambarkan keadaan populasinya. . bahkan mungkin dengan pengambilan sampel tanpa acak akan menghasilkan bias yang lebih kecil dibandingkan dengan pengambilan sampel secara acak.

Survei Pengumpulan data melalui permintaan keterangan/jawaban kepada sumber data dengan menggunakan daftar pertanyaan/kuesioner/angket sebagai alatnya.PENGUMPULAN DATA   Observasi Pengumpulan data melalui pengamatan dan pencacatan oleh pengumpul data terhadap gejala/peristiwa yang diselidiki pada obyek penelitian. .

pemeriksaan radiologi. Cara ini melalui pemeriksaan yang dapat berupa pemeriksaan laboratorium. pemeriksaan fisik. Eksperimen Pengumpulan data melalui pencatatan langsung dari percobaan/pengukuran. .PENGUMPULAN DATA   Interview Pengumpulan data melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara pengumpul data dengan responden.

.     Metode Uraian sistematis langkah-langkah bagaimana penelitian itu dilaksanakan. agar hasil penelitian dapat digenerasikan terhadap populasi dimaksud. Subjek penelitian Alat ukur Alat ukur yang dipakai dalam penelitian Definisi operasional variabel Diskripsi terperinci tentang setiap variabel yang diteliti untuk dipakai sebagai pegangan dalam pengumpulan data. Sampel Subyek penelitian (responden) yang terpilih untuk ikut dalam penelitian dan dianggap dapat mewakili populasi yang diteliti.

.  Editing kegiatan untuk memeriksa data mentah yang telah dikumpulkan.PENGOLAHAN DATA Menjelaskan bagaimana data yang terukur itu diolah dan dianalisa serta uji statistik yang akan digunakan dengan batas penolakannya.  Coding kegiatan untuk membuat pengkodean terhadap data sehingga memudahkan untuk analisis data (biasanya untuk data kualitatif).  Tabulating Kegiatan untuk membuat tabel data untuk memudahkan analisis data maupun pelaporan.

3. 2. Tetapkan hipotesis nol (Ho) Pilih uji statistik Tentukan batas kemaknaan Keputusan : bandingkan p-value dengan α  p-value < α Ho ditolak  p-value > α Ho gagal ditolak (diterima) . 4.UJI HIPOTESIS 1.

Hipotesis nol (Ho) Tidak ada perbedaan antara variabel yang dibandingkan atau perbedaan antara kedua variabel yang dibandingkan sama dengan nol Uji Statistik  Bertujuan menguji hipotesa  Menguji hubungan antara dua variabel atau lebih  Jenis uji yang digunakan bergantung pada skala ukuran dari data yang dikumpulkan  Penelitian kedokteran pada umumnya bersifat kuantitatif. . maka data yang dikumpulkan juga data kuantitatif.

JENIS HIPOTESA SKALA PENGUKU RAN 2 KELOMPOK > 2 KELOMPOK BERPASAN TIDAK BERPASAN TIDAK KORELATIF GAN BERPASAN GAN BERPASAN GAN GAN McNemar Marginal Homogenity McNemar Marginal Homogenity Chi Square Fisher Kolmogorov smimov Chi Square Fisher Kolmogorov smimov MannWhitney Uji t tidak berpasanga n Cochran Chi Square Fisher Kolmogorov smimov Chi Square Fisher Kolmogorov smimov KruskalWalls Anova KoefisienKontingensi Lambda Somers ‘d Gamma NOMINAL ORDINAL Cochran Wilcoxon NUMERIK (interval & ratio) Uji t berpasanga n Friedman Anova Spearman Pearson .

SKALA UKURAN     Skala ratio Nilainya mempunyai batas dan interval yang tegas serta mempunyai titik nol multak. Skala interval Nilainya mempunyai jarak yang sama antara titik berdekatan tapi tidak memiliki titik nol multak Skala ordinal Menggolongkan nilai menurut tingkatan/strata tanpa memperhatikan jarak antara tingkatan satu dengan yang lain Skala nominal Menggolongkan nilai menurut kriteria tertentu dimana golongan satu dengan yang lain tidak saling berkesinambungan .

maka akan terdapat 5 pengujian yang hasilnya terletak diluar daerah penerimaan.  α = 0. menerima Ho padahal Ho salah 1. p-value  Peluang terjadinya pengambilan sampel diluar batas penerimaan.BATAS KEMAKNAAN α  Merupakan kriteria batas penerimaan/penolakan hipotesis nol. 2.  Perbedaan hanya terjadi karena kebetulan. β  Disebut juga false negative. 3. .05 (5%) artinya jika dilakukan pengujian hipotesa 100 kali.

.

Ternyata sebelumnya mereka tidak memiliki kebiasaan berolahraga secara rutin. ditemukan banyak pasien pasca menopause yang mengalami osteoporosis.LATAR BELAKANG MASALAH Pada bagian penyakit dalam RS Lembayung. Jakarta. PERUMUSAN MASALAH Apakah terdapat hubungan antara berolahraga rutin dengan osteoporosis pada wanita pasca menopause? .

Khusus Agar diketahui hubungan antara berolahraga rutin dengan osteoporosis pada wanita pasca menopause. .TUJUAN PENELITIAN Umum Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab osteoporosis pada wanita pasca menopause.

Bagi pasien: Dapat mengurangi risiko osteoporosis pada wanita pasca menopause .MANFAAT PENELITIAN Bagi dokter: Dapat menambah referensi dokter dalam melakukan pencegahan osteoporosis pada wanita pasca menopause.

VARIABEL PENELITIAN   Variabel independent : berolahraga rutin Variabel dependent : densitas tulang .

HIPOTESIS PENELITIAN  Olahraga dapat membantu untuk mencegah terjadinya osteoporosis .

setiap sampel mempunyai peluang yang sama.METODOLOGI PENELITIAN    Disain penelitian Penelitian eksperimental dengan uji komunitas Subyek penelitian Wanita pre menopause Cara pengambilan sampel Secara stratified random sampling Karena ketepatan lebih tinggi. tidak akan menimbulkan bias .

tabulating Relative Risk Definisi operasional dari variabel Densitas tulang : kepadatan massa tulang yang dinyatakan dengan satuan gr/cm2 Olahraga : aktivitas untuk melatih tubuh seseorang . editing.    Cara pengumpulan data Secara eksperimen  melalui pemeriksaan x-ray Alat ukur Densitometry Cara pengolahan data Coding.

DENSITOMETRY   Densitometry/Bone density scan merupakan salah satu bentuk dari penggunaan X-ray untuk mengukur kepadatan tulang. . Biasanya digunakan pada tulang belakang bagian badan dan pinggul.

.

TABULASI Riwayat keterpaparan Osteoporosis Tidak osteoporosis Jumlah Olahraga Tidak olahraga a c b d a+b c+d Jumlah a+c b+d a+b+c+d .

RELATIVE RISK  RR = Incidence terpapar Incidence tidak terpapar RR = a / (a+b) c / (c+d) RR = 0.5 .

UJI HIPOTESIS    Hipotesis nol Tidak ada hubungan antara berolahraga dengan densitas tulang. Hipotesis alternatif Adanya hubungan antara berolahraga dengan densitas tulang. Uji statistik Jenis statistik : Chi Square .

Dependen I V. Independen 2 a c a+c=s1 B d b+d=s2 a+b= r1 c+d=r2 N Rumu s 2 X= ∑ (O-E)2 E ata u X2= (ad-bc)2N r 1r 2s 1s 2 .UJI HIPOTESIS  Chi square Tabel kontingensi V. Independen 1 V. Dependen II V.

dk  (lihat area di bawah kurva distribusi Chi square) maka p-value < 0.05.dk = (jumlah baris-1)(jumlah kolom-1) dk = (2-1)(2-1) dk = 1  x2 α 0. dk  (lihat area di bawah kurva distribusi Chi square) maka p-value > 0.841 (menurut tabel)   Jika x2 > x2 α 0.05 hipotesis nol diterima . dk = 3.05.05.05 hipotesis nol ditolak Jika x2 < x2 α 0.

05 (standar internasional) Keputusan Tidak ada keputusan karena tidak diketahui pvalue   .UJI HIPOTESIS Skala ukur Nominal  olahraga (bukan peringkat) ordinal  osteoporosis/tidak osteoporosis Batas kemaknaan 0.

TABEL INDUK PEKERJAAN GOLONGAN UMUR IBU RUMAH TANGGA WIRASWASTA PEGAWAI JUMLAH .

bahwa kedua dokter tersebut melakukan penelitian dengan metode eksperimental uji komunitas.KESIMPULAN  Dari pemicu yang ada dan dari sumbersumber yang kami temukan. Hipotesis kami untuk permasalahan ini adalah tidak adanya hubungan antara berolahraga dengan densitas tulang. . Ukuran statistik dalam tabel induk yaitu golongan umur dan pekerjaan. Uji stastik yang diperlukan adalah Chi Square. kami mengambil kesimpulan.

SARAN  Melakukan penelitian dengan sistematika yang tepat .

Rineka Cipta.id Metodologi penelitian. Ismael S.htm Osteoporosis. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. retrieved 2 april 2008 http://www. Notoatmojo S.DAFTAR PUSTAKA       Sastroasmoro S. Rineka Cipta. 2005 Notoatmojo S. 2002 http://kuliah. 2002.ac.com/deer_velvet/osteopor osis. Jakarta: PT.medicastore. Jakarta: Sagung Seto. Jakarta: PT.dinus. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: EGC. Biostatistika Untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. 2007 Budiarto E. retrieved 3 april 2008 .

TERIMA KASIH .