Anda di halaman 1dari 12

Artikel Relasi Remaja dengan Orang tua

Jawabannya tentu saja iya. Pergaulan yang negatif adalah salah satu dari sekian banyak penyebab kehancuran sang anak. Namun pergaulan di era modernisasi ini telah banyak disalah artikan terutama dikalangan anak muda. Satu lagi permasalahan yang sering ditakuti oleh orang tua yaitu narkoba. Pergaulan merupakan interaksi antara beberapa orang baik berupa kekeluargaan. Kebanyakan dari orang tua tidak memikirkan hal ini. sudah jelas barang haram ini dikategorikan sebagai barang berbahaya dan terlarang yang bisa merusak generasi muda. padahal pemerintah sudah mengeluarkan undang-undang anti pornoaksi dan pornografi tapi masih saja mereka kerap mengakses konten yang berbau negatif. Teknologi IT yang paling sering digunakan para anak muda sekarang adalah akses internet yang mudah ditemui. ataupun masyarakat.Peran Orang Tua terhadap Perkembangan Anak dan Remaja Pentingnya Peran Orang tua terhadap Pendidikan Anak di era Moderenisasi Anak adalah anugerah dari sang pencipta. Dalam era modernisasi sekarang ini. Bobroknya moral seorang anak dan remaja bisa diakibatkan salah satu kesalahan dari orangtuanya seperti dalam hal mendidik anak terlalu keras. mereka berasumsi jika mereka menjalani hidup sebagaimana yang sedang mereka jalani. Saat ini dapat kita lihat banyaknya sistem pergaulan kawula muda yang mengadopsi gaya ala barat (westernisasi) dimana etika pergaulan ketimuran telah pupus. Sekarang kata-kata pergaulan bebas sudah tidak asing lagi didengar oleh siapapun dan jelas termasuk dalam kategori pergaulan yang negatif. orang tua yang melahirkan anak harus bertangung jawab terutama dalam soal mendidiknya. keluarga yang sedang bermasalah (broken home). Keikutsertaan orang tua dalam mendidik anak merupakan awal keberhasilan orang tua dalam keluarganya apabila sang anak menuruti perintah orang tuanya terlebih lagi sang anak menjalani didikan sesuai dengan perintah agama. Apakah ini bukan kehancuran bagi sang anak?. Melalui pergaulan kita akan berkembang karena jadi tahu tentang tata cara bergaul. Sesuatu yang tidak dapat dihindari bahwa teknologi berkembang dengan pesat sehingga penggunaannya banyak digunakan tidak semestinya. mungkin anda pernah atau bahkan sering mendengar kata-kata MBA (married by accident). peran pengasuhan akan terus dengan sendirinya. Berkenaan dengan perkembangan kecanggihan teknologi. Hal tersebut dapat membuat anak menjadi orang yang temperamental. Anak-anak muda sudah menganggap tradisi ini hal yang biasa dilakukan pada saat pacaran bahkan ada yang tidak segan-segan untuk merekam adegan mesum tersebut untuk disebarkan dan ditonton dikhalayak ramai. MBA tampaknya sudah menjadi tren dikalangan remaja dimana melakukan hubungan seks sebelum menikah banyak dilakukan pada saat pacaran. Ironisnya memakai barang haram ini juga sudah menjadi tren remaja sekarang dengan anggapan bila mengkonsumsi barang ini . peran penting orang tua sangat dibutuhkan. Teknologi canggih yang semestinya diciptakan untuk menambah wawasan malah berakibat pada moral yang jelek. baik ayah sebagai kepala keluarga maupun ibu sebagai pengurus rumah tangga. Narkoba menjadi jurang kehancuran bagi sang anak. Yang jelas dapat merusak moral sang anak. organisasi. Sehingga menjadikan individu yang bersosial karena pada dasarnya manusia memang makhluk sosial.

tidak boleh pilih kasih. Banyak orang tua ingin mendorong anaknya untuk melakukan hal yang terbaik dalam kehidupannya. Mengajari sang buah hati untuk menghargai dan menikmati setiap saat dalam kehidupan sehingga mampu memberi motivasi . mereka harus menerima kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh anak. Pernyatan ini sangat sederhana bagi kita semua. dan menasihati agar mereka berhasil menjalani kehidupan sedari kanak-kanak hingga sampai dewasa. Apa artinya hidup dan bagaimana menjalani kehidupan ini dengan baik. Akibatnya orang tua yang demikian tidak bisa menjadi model atau peran yang baik untuk anak-anaknya dalam mengontrol anak dan mengasuh buah hatinya. karena akan menimbulkan kecemburuan diantara anak. Semua pasti ingin menghendaki hal yang terbaik untuk anak-anaknya. setiap orang tua harus mencintai dan menyayangi sang buah hati tanpa syarat apapun. Yang ditakutkan nanti akan membuat anak menjadi rusak. Karenanya dalam pola pengasuhan sebaiknya setiap orang tua tidak boleh membedakan anak satu sama lain. meskipun sebaliknya. Padahal sudah jelas menurut kesehatan mengkonsumsi barang-barang sejenis narkoba sangat merusak kesehatan terutama pada sistem syaraf apalagi dengan mengkonsumsi barang ini akan membuat ketagihan dan ketergantungan. Apakah kita sebagai orang tua ingin melihat anak hancur masa depannya karena kesalahan yang tidak semestinya terjadi? Di sinilah peran penting orang tua dalam mengontrol dan mengawasi sang buah hati. ini sungguh menakutkan. Kita juga tidak semestinya membedakan buah hati mereka. Orang tua tidak seharusnya memperlihatkan emosi yang negatif kepada anak-ananya. Ketidakmampuan setiap orang tua dalam mengontrol emosi membuat anak menjadi temperamental dan mempunyai sifat maupun sikap yang buruk yaitu mudah emosional. Tujuan orang tua sebenarnya untuk mengkomunikasikan kepada buah hatinya bahwa mereka memiliki hak untuk merasakan apapun yang mereka rasakan. mendorong. Harus ada rasa keadilan. bahkan ada anak yang beranggapan kalau mereka itu bukan anak dari orang tua mereka sendiri. Orang tua harus menjadi yang terbaik dalam hal apapun. Orang tua ingin mendisiplinkan. Hal yang semestinya dipahami adalah banyak anak mengalami kesulitan untuk membedakan antara menerima atau menolak tindakan atas apa yang mereka lakukan. baik dalam mendidik maupun memberikan perhatian kepada sang anak.akan menjadi senang atau yang dikenal dengan bahasa gaulnya (fly). Setiap anak perlu tahu kalau mereka disayangi dan dicintai orang tua dengan sepenuh hati. bahkan berpikir kalau mereka tidak disayangi lagi. Semua anak ingin diperhatikan kedua orang tuanya. Pengasuhan tidak hanya mencakup tindakan tetapi mencakup pula apa yang kita kehendaki agar sang buah hati kita mengerti akan hidup. baik buruknya sifat maupun sikap yang dimiliki sang buah hati. tetapi sifatnya fundamental bagi kedua orang dalam mengasuh buah hati mereka. tetapi apa yang dilakukan. Misalnya saja penerimaan orang tua terhadap prestasi yang dimiliki atau dicapai anak bisa dianggap anak sebagai rasa cinta orangtua kepadanya. karena selalu dibeda-bedakan dengan yang lainnya. Menjadi orang tua bukan soal siapa kita. Termasuk ingin membuat buah hatinya untuk bebas mengeluarkan dan menggali bakat dan minat yang dimiliki sang anak.tetapi penolakan yang dilakukan orang tua terhadap tindakan yang dilakukan anak membuat anak beranggapan mereka tidak dicintai dan disayangi lagi.

Sang anak menjadi bebas dalam melakukan segala hal. . Bukan sekedar untuk membatasi sang anak dalam bergaul namun diharapkan impian melihat anak sukses mengarungi kehidupan tanpa mengalami kesalahan dalam pergaulan. Namun lihatlah dari tata cara bergaul sang anak. Bukan sekedar untuk membatasi sang anak dalam bergaul namun diharapkan impian melihat anak sukses mengarungi kehidupan tanpa mengalami kesalahan dalam pergaulan baik dilingkungan keluarga. mereka juga ingin bertukar pikiran dengan orang tuanya. atau lingkungan luar menjadi sebuah kenyataan. keluarga yang sedang bermasalah (broken home). Terkadang orang tua sering lupa untuk berinteraksi dengan anak. Sekali lagi yang perlu diingat oleh kedua orang tua adalah jika seorang anak atau remaja kurang mendapatkan perhatian dari orang tua. Mereka ingin menceritakan pegalaman apa yang mereka rasakan sehari-hari baik itu pangalaman yang baik maupun pengalaman yang buruk. sebab sang anak lalu menjadi orang yang menghargai kedua orang tua. sehingga dalam meraih kesuksesan anaknya orang tua juga berperan dalam prosesnya. Manfaatnya kembali ke orang tua. dengan siapa bergaul. Mereka membutuhkan komunikasi dengan orang tuanya. jangan melihat keburukan atau kebaikan. Mungkin tindakan orang tua melakukan hal kasar terhadap anaknya atas dasar kesalahan yang dilakukan anaknya. Jatuhnya moral seorang anak dan remaja bisa diakibatkan salah satu kesalahan dari orangtuanya seperti dalam hal mendidik anak terlalu keras. Padahal seorang anak tidak hanya membutuhkan materi namun juga perhatian dan interaksi dengan orangtuanya. jangan melihat keburukan atau kebaikan. Sebagai orang tua yang baik.kepada anak dalam mencegah serta menghadapi masalah yang mereka hadapi kedepan. orang tua sebagai sosok yang telah melahirkan seorang anak perlu menjaga dan merawat anaknya sebaik mungkin. bagaimana luas pergaulannya. besar kemungkinan dia akan menjadi seorang anak dan remaja yang temperamental. baik itu dalam hal kebaikan maupun keburukan. Hal tersebut dapat membuat anak menjadi orang yang temperamental. Namun lihatlah dari tata cara bergaul sang anak. Ada diantara mereka yang lebih mementingkan pekerjaan dari pada melakukan hal itu. Mereka beranggapan bahwa materi yang dibutuhkan anak. Bagi mereka hal itu tidak perlu dilakukan. *** Penulis : Susriana Pendapat saya: menurut saya di jaman yang semakin modern ini peranan orang tua sangatlah penting. tetapi Sebagai orang tua yang baik. dengan siapa bergaul. Sebagai orangtua seharusnya memiliki kemampuan untuk memusatkan perhatian pada perilaku positif serta tak lupa pada perilaku buruk sang anak.anaknya. bagaimana luas pergaulannya.

keluarga pada waktu anak berada pada tahap perkembangan anak berbeda dengan keluarga pada waktu anak sudah beranjak dewasa. ia berkembang berdasarkan waktu. Sebaliknya karena tuntutan pelajaran disekolah semakin tinggi. Tidak hanya orang tua yang bertambah usianya. Remaja sering merasa orang tua kurang memberi kebebasan yang bertanggung jawab. BERKOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA Keluarga merupakan suatu sistem yang bersifat dinamis. anak pun mulai beranjak remaja. siswa harus belajar keras jika ingin berhasil dalam persaingan yang . baik dari orang tua maupun dari anak yang berada pada masa remaja ini ingin dipenuhi. Menurut Mappiare. Perubahan terjadi di dalam keluarga. Keluarga merupakan sistem yag hampir sama dengan manusia. Pada umumnya. Pada usia ini. perhatian.Membangun Hubungan yang Harmonis dengan Orang Tua 3 November 2011 Artikel Hubungan yang harmonis antara anak dan orang tua akan terjalin baik jika keduanya dapat saling berkomunikasi dengan baik. orang tua sering mengadakan perubahan dari kehidupan sebelumnya. Untuk menyatukan keinginan anak dan orang tua adalah sesuatu yang sulit. jika seorang anak mempunyai suatu keinginan dapat diutarakan secara langsung kepada orang tua begitu pula sebaliknya. Orang tua tetap bersikap otoriter.Kebutuhan dari setiap pihak. A. Perubahan-perubahan yang ada didalam keluarga ini membuat keluarga berada dalam keadaan yang homeostatis. Perbedaan perilaku dan kebutuhan ini mengakibatkan keduanya berada dalam permasalahan. sedangkan sekarang remaja mulai merasa dirinya lebih mudah dipahami oleh teman-temannya. kebutuhan remaja yang menuntut pemenuhan dari orang tua adalah pengakuan sebagai orang yang mampu untuk menjadi dewasa. Orang tua pasti ingin anak-anaknya memiliki masa depan yang baik. Artinya. Orang tua mulai menarik diri dan cara berpikirnya berusaha untuk mencari cara yang aman. anak mencari nasehat dari orang tua. Perubahan pada orang tua membawa dampak pada hubungan remaja dengan orang tua. Orang tua dapat mengerti keinginan anak dan anak dapat mengikuti harapan orang tua terhadapnya. Sebelumnya. orang tua yang memiliki anak yang sudah berada dalam tahap perkembangan remaja berada pada usia 35-40 tahun. dan kasih sayang. Komunikasi yang lancar antara orang tua dan anak akan menciptakan hubungan yang baik antara anak dan orang tua. Ia mulai untuk bersikap mandiri.

Jika melakukann kesalahan/sesuatu yang kurang benar. http://gatotkaca3. Misalnya karena melakukan suatu kesalahan. lelah fisik. sambil membantu bisa berkomunikasi apa yang sebenarnya saya inginkan. tentu saja setelah suasana tenang. Ungkapkan perasaan jika orang tua menghukummu. 5. dan tanpa disadari akan membantah/membangkang perintah orang tua. seandainya tadi siang kalian diajak temanteman kalian untuk main play station dahulu. katakan sejujurnya dan minta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi. dan bertanggung jawab. hanya intensitasnya ditngkatkan. Lain kali setelah suasana tenang. siswa harus mengetahui apa sebenarnya keinginan orang tua. Ketika sarapan. Misalnya orang tua berulang tahun. psikis. atau ciuman. dan siswa jangan enggan mengutarakan kepada orang tua apa yang sebenarnya siswa inginkan. Ketika orang tua meminta tolong untuk membantu. 2.kadang siswa sering stress. 3.com/2011/11/03/membangun-hubungan-yang-harmonis-denganorang-tua/ . usahakan memenuhi kewajiban terlebih dahulu seperti belajar. 2. biasanya sepulang sekolah langsung pulang. Tentu saja dengan bahasa dan tutur kata yang sopan. padahal hasil ulangan harus dimintakan tanda tangan orang tua. hubungi orang tua. Hal ini bisa dilakukan pada waktu yang tepat dan komunikasi yag efektif. sambil berjanji akan lebih giat belajar. Ada beberapa cara yag efektif untuk berkomunikasi dengan orang tua. yaitu sebagai berikut : 1. jangan memotong pembicaraan. jangan dimarahi didepan orang banyak dan lebih baik dimarahi dengan cara lain. segera meminta maaf dan memberi penjelasan yang jujur. Misalnya. B. cari saat yang tepat. CARA EFEKTIF UNTUK BERKOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA. pelukan. tetapi pada hari itu terlambat. katakan kalau kalian bersalah. jangan saat orang tua sedang lelah. dan melihat situasi dan kondisi orang tua saat ini. Waktu meminta tanda tangan jangan langsung pada saat orang tua pulang bekerja. 6. dan makan malam bisa untuk berkomunikasi. yang sebenarnya hanya sebagai pelampiasan dan mencari perhatian orang tua. Apabila ayah dan ibu sedang terlibat pembicaraan. Apabila pulang terlambat. ucapkan selamat ulang tahun. cepat-cepat dibantu. Jika ada masalah yang ingin dibicarakan. Maka untuk menjembatani agar orang tua dan anak bisa sejalan. Misalnya : 1. jangan hanya dikerjakan pada saat ingin meminta sesuatu saja. katakan pula alasannya. berdisiplin. tetapi tunggu dahulu setelah istirahat dan lelahnya hilang. kalian dimarahi didepan orang banyak yang mengakibatkan kalian malu.wordpress. santun. Apabila mempunyai keinginan meminta sesuatuu. makan siang. kerjakanlah secara rutin. sekalipun itu perbuatan baik. waktu ulangan disekolah tadi kalian mendapat nilai yang kurang. 4. Jangan ragu menunjukkan rasa sayang pada orang tua lewat kata-kata. Misalnya.

Sangat sulit untuk menghadirkan keharmonisa dan mempertahankan keharmonisan tersebut.lelah fisik dan psikis dapat membuat remaja susah mengendalikan emoosinya sehingga terkadang dalam kondisi tersebut remaja menentang/membengkang segala perintah dari orang tua untuk mencari perhatian. disaat remaja mengalami masalah sehingga mengalami strees. . sehingga antara remaja dan orang tua bisa saling memahami satu sama lain.Pendapat saya : menurut artikel ini hubungan harmonis antara remaja dan orang tua didasari dengan terjalinnya komunikasi yang baik. Maka dari itu penting sekali orang tua juga belajar memahami anaknya secara keseluruhan begitu juga sebaliknya.

Artikel Gaya Hidup Materialisme .

keuntungan industri di Inggris dari segmen pasar anakanak diestimasikan mencapai sebesar 30 miliar poundsterling. Dari hasil temuan polling ini. Sebab. Meski demikian. Berdasarkan hasil penelitian. pertanyaan penting muncul mengenai bagaimana membiarkan anak tumbuh dan berkembang yang bebas dari berbagai macam teknik pemasaran produk industri. Fenomena rusaknya mental anak-anak akibat materialisme itu pun tampak sangat parah di negara maju seperti Inggris. sebagian besar orang dewasa Inggris meyakini bahwa anak-anak generasi zaman sekarang lebih materialistis dibandingkan anak anak sebelumnya. orang dewasalah yang harus bertanggung jawab atas fenomena tingginya level pemasaran produk komersial pada anak-anak. Lembaga The Children's Society menyatakan. "Kita tidak bisa menyalahkan anakanak begitu saja karena munculnya budaya ini. mental anak-anak menjadi rusak." ujarnya. kasih sayang tidak mesti ditunjukkan dalam bentuk harta bahkan membuat orangtua harus rela utang sana-sini untuk memenuhinya. Orangtua pun harus menjadi lebih teguh menolak semua permintaan konyol dari anak-anak terhadap suatu barang dengan harga yang sangat mahal.Materialisme Merusak Mental Anak-Anak Salah satu penyebab munculnya masalah mental pada anak-anak dan remaja akibat rasa ingin memiliki yang berlebihan (posesif). Selama ini orang dewasa apakah mendukung anak menjadi materialistis atau tidak. Kepala Lembaga National School Partnership Mark Fawcett menyatakan. Temuan ini berdasarkan survei GK NOP yang melibatkan 1. sekitar 89 persen orang dewasa di sana sepakat bahwa anak-anak semakin menjadi materialistis dibandingkan sebelumnya. Kepala The Children's Society Bob Reitemer menuturkan. Polling ini di antaranya menanyakan tentang berbagai macam permintaan anak-anak kepada orangtuanya. Salah satunya adalah sifat hedonisme Harta bukanlah segalanya. anak-anak harus . Padahal. Menurut Fawcett. Namun sayangnya. akibat kehidupan modern yang serba materialisme itu. tidak mungkin melindungi anak-anak dari dunia nyata saat ini. tapi harus didampingi.225 responden orang dewasa di Inggris. Tercatat. Dr Rowan William dari The Archbishop of Canterbury menyatakan. bukan berarti tanpa jalan keluar. semua orang dewasa dari semua komponen harus bersama-sama bertanggung jawab bahwa anak-anak jangan sampai dieksploitasi. masuknya beragam informasi dengan bebas memang bisa didapatkan anak-anak.

banyak keluarga di Indonesia yang membelanjakan banyak uang untuk sesuatu yang belum tentu mereka butuhkan. 60 persen responden percaya bahwa mental anakanak dan remaja rusak akibat iklan dan pemberitaan di media. Sebanyak 63 persen responden wanita dalam survei ini lebih cenderung berpikir bahwa media merupakan penyebab utama munculnya budaya materialisme pada anak-anak. tidak jarang anak-anak menginginkan sesuatu karena melihat iklan atau melihat temannya sudah memilikinya.materialisme ini juga didukung dengan kemampuan orang tuanya yang dapat atau memanjakan anaknya dengan cara membelinya. "Menjual gaya hidup pada anak-anak telah mengakibatkan budaya kompetisi materialisme serta membuat mereka menjadi sangat individualis dan serakah nantinya ketika dewasa dan hidup bersosialisasi. Ini tidak berbeda dengan fenomena Lebaran di Indonesia. Tekanan produk komersial terhadap anak-anak memberikan dampak merusak mereka. penemuan lainnya." paparnya.0 Pendapat saya :di era modern sekarang ini ditambah lagi meningkatnya kepintaran manusia dalam mencimptakan suatu produk membuat sikap orang berubah setiap tahunnya. "Bukti itu menunjukkan bahwa di Inggris maupun Amerika Serikat (AS) yang paling terpengaruh akibat tekanan produk-produk komersial adalah meningkatnya angka masalah kesehatan mental. salah satu faktor penyebab utama munculnya masalah mental pada anak-anak dan remaja itu akibat untuk memenuhi rasa ingin memiliki yang berlebihan (posesif). Sementara itu. bahkan banyak sekali anak yang masih berumur 5th yang sudah memiliki sikap tersebut conothnya: ada seorang anak perempuan berjalan dengan ibunya di toko mainan karena ditoko tersebut menjual beraneka ragam barbie yang membuat anak tersebut menangis dan menyuruh mamanya untuk membelinya dengan jumlah banyak. . Salah satunya dalam hal berpakaian atau barang-barang elektronik. hanya 56 persen responden pria yang setuju dengan pernyataan tersebut. Hasil survei itu menunjukkan bahwa hampir 90 persen responden berpikir bahwa iklan-iklan saat Natal justru menekan orangtua untuk menghabiskan lebih banyak uang dibandingkan kemampuan mereka sebenarnya.lautanindonesia. http://www.com/forum/index.didorong dan diberikan pengertian bahwa nilai diri mereka itu lebih dari sekadar barangbarang yang mereka miliki. Sebab. Kemudian.php?topic=6589." ujarnya. Materialisme merupakan salah satu sikapnya banyak orang yang menjadi korban salah satunya adalah anak-anak yang memiliki sikap ingin memiliki lebih. Sebab. Profesor bidang kejiwaan anak-anak dari Institute of Child Health London Philip Graham menyatakan. Hal tersebut secara tidak langsung merusak mental anak tersebut menjadi egois dan serakah.

kasus bullying. Anda pun sebagai orangtua harus berhati-hati dalam memberikan pengertian dan pengajaran kepada anak. ternyata dapat menimbulkan stres di kalangan anak. Hal ini terjadi utamanya di negara barat. kecemasan. Selain paham materialisme. dan ketidakbahagiaan. Berdasarkan jajak pendapat dari 400 anak perempuan yang dijadikan obyek penelitian ini-di mana dua dari lima anak-anak perempuan berusia sepuluh hingga 15 tahun-menyatakan sangat membenci dirinya sendiri setelah melihat gambar para idola yang tampak sempurna dan glamour. Liz Burnley. Berdasarkan hasil jajak pendapat.Paham Materialisme Picu Stress Anak Penulis : Team Andriewongso. dan masalah keluarga juga rentan menimbulkan stres pada anak-anak. atau ponsel dengan model terbaru. Persoalan materi dianggap telah memicu anak-anak mudah stres. jika ingin anak tidak mudah tertekan mentalnya.kecemasan dan ketidak bahagiaan dalam menghadapi sebuah tekanan dalam . ujian sekolah. Menurut Dr.com Rabu. Mereka pun ingin berpenampilan seperti idolanya sehingga berkeinginan untuk memiliki pakaian. 16 Juli 2008 Perkembangan sosial yang sangat cepat di zaman yang serba modern dengan berbagai tren masa kini. dari Girlguiding UK yang juga bergabung dalam penelitian ini mengatakan para gadis belia menghadapi sebuah tekanan generasi baru usia yang menyebabkan mereka sering menderita stres. orang dewasa sangat berperan dalam kaitannya dengan tingkat stres ini karena mereka telah menumbuhkan paham materialisme dan seksualitas secara prematur. Andrew McCulloch dari Yayasan Kesehatan Mental Amerika. setengah dari total responden mengetahui bahwa ada teman mereka yang mengalami depresi dan dua dari lima gadis mengetahui bahwa ada temannya yang suka menyakiti diri sendiri. Jadi. Bagaimana pendapat Anda? Pendapat saya:dengan meningkatnya materialisme yang ada di lingkungan remaja membuat para remaja menjadi stress. gadget.

orang tua seharusnya tegas dengan keuangan yang akan diberikan oleh anaknya dan juga memberikan anaknya pelajaran atau pengertian tentang tindakan tegas dan bertanggung jawab dalam penggunaan uang dan fasilitas .arti mental para remaja yang merosot . hal ini dapat dihentikan dengan dukungan dari orang tua dan pengertian dari anak-anaknya.