Anda di halaman 1dari 14

ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA KELUARGA Disusn oleh NIM : DANDINI SARASWATI : 15710813005

I. IDENTITAS KELUARGA II. Nama Kepala Keluarga Jenis kelamin Umur Agama Suku bangsa Pendidikan Pekerjaan Alamat

: Tn. Kusron : Laki-laki : 29 th : Islam : Betawi : SMP : Wiraswasta : RT 02, RW 05, Kelurahan Rawakalong, Kecamatan Gn.Sindur

1. Anggota keluarga No 1. Nama Ny.Nur hasanah Umur 26 th Sex Perempuan Hub.Keluarga Istri Pendidikan Lulus SMP Pekerjaan IRT Ket

2. Status kesehatan keluarga 3 bulan terakhir TIDAK ADA

3. Pengambilan keputusan dalam keluarga Suami

4. Kematian dalam 3 bulan terakhir TIDAK ADA

III. KEBERSIHAN LINGKUNGAN 1. Perumahan 2. Lantai rumah 3. Lingkungan pekarangan 4. Ventilasi rumah 5. Sumber air minum 6. Kondisi air 7. Kepemilikkan jamban 8. Cara pembuangan sampah 9. Binatang pemeliharaan 10. Jenis binatang pemeliharaan 11. Jarak kandang dengan rumah : Sehat : Ubin : Bersih : Tidak cukup : Sumur : Bersih : Tidak bersih : Dibakar : Tidak punya ::-

KASUS KELUARGA

1.

Analisa Data
Keluarga Tn. K memiliki anggota keluarga 2 orang. Tn. K sebagai kepala keluarga, agama islam, suku bangsa jawa, pendidikan terakhir SMP, pekerjaan wiraswasta, pengambilan keputusan dalam keluarga adalah suami. Tn. M memiliki seorang istri yang bernama Ny. N. Ny. K usia 26 tahun, G1P0A0, H 22mg 4 hari. Pada saat pendataan status kesehatan ibu baik dan ibu memiliki kepercayaan pantangan berupa telur . Namun ibu rutin memeriksakan kehamilannya ke RB Vitalaya. Status imunisasi ibu belum di imunisasi karena anjuran bidan dikarenakan ibu mempunyai penyakit asma dan hipertensi

I. Rumusan masalah

1. Tahap I Ibu belum diimunisasi di umur kehamilan yang sudah 22minggu dan belum dilakukan pemeriksaan HB. Dasar : ibu seharusnya sudah diimunisasi karena untuk pembentukan zat kekebalan antitetanus neonaturum. 2. Ibu memiliki kepercayaan pantangan makan telur Dasar : Ibu hamil seharusnya rajin mengkonsumsi makanan yang mengandung protein untuk memenuhi nutrisi kesehatan ibu dan janin pada saat hamil dan melahirkan.

3. Ibu mempunyai penyakit yang diderita seperti asma dan hipertensi. Dasar : setelah di anamnesa ternyata ibu mempunyai riwayat penyakit keturunan.

Tahap II 1. Ketidaktahuan keluarga tentang masalah kesehatan karena kurangnya informasi 2. Ketidaktahuan ibu untuk pentingnya memeriksakan HB PRIORITAS MASALAH 1. Ibu belum diberikan imunisasi TT 2. Ibu memiliki pantangan tidak makan telor 3. Ibu belum diperiksa HB NO Masalah Besarnya masalah 1. Ibu belum diberikan imunisasi Ibu memiliki kepercayaan pantangan makanan telur Ibu menderita penyakit asma dan hipertensi 2 Derajat keparahan 2 Tingkat kemudahan 3 Kepedulian masyarakat 2 24 2 Skor Ranking

2.

18

3.

27

Keterangan : 1. Besarnya masalah Nilai 3 : Sangat penting Nilai 2 : Penting Nilai 1 : agak penting 3. Tingkat kemudahan Nilai 3 : Sangat penting Nilai 2 : Penting Nilai 1 : Mudah

2. Derajat keparahan Nilai 3 : Sangat parah Nilai 2 : Parah Nilai 1 : Agak parah

4. Kepedulian Masyarakat Nilai 3 : Sangat peduli Nilai 2 : peduli Nilai 1 : agak peduli

PERENCANAAN Masalah Rencana kesehatan kegiatan Ibu tidak 1.Menjelaskan imunisasi tentang : TT a.Pentingnya anc dan tanda-tanda bahaya pada kehamilan b.menjelaskan tentang pentingnya imunisasi TT bagi ibu hamil 2.Melakukan penyuntikan imunisasi TT kriteri a hasil ibu mengerti Ibu di tentang suntik pentingnya imuni ANC dan sasi mengetahui TT tanda-tanda bahaya pada kehamilan a.Ibu mengetahui pentingnya imunisasi TT pada ibu hamil dan mengetahui dampak dari tidak di imunisasi Tujuan Kegiatan 1.Penyuluhan ANC dan tanda- tanda bahaya kehamilan, direncanakan pada tanggal 25 Maret 2012 Evaluasi

1.23-03-2012 telah dilakukan penyuluhan tentang pentingnya ANC dan 2.Suntik Imunisasi tanda-tanda TT, direncanakan saat bahaya pada Posyandu yaitu kehamilan tanggal 01 April 2012 2.Tanggal 01 April 2012 Ibu melakukan pemeriksaan hamil dan tidak melakukan penyuntikkan imunisasi TT Pada tanggal 01-042012 melakukan pemeriksaan kehamilan pada tangal 02-04-2012 Ibu melakukan pemeriksaan hamil

Ibu memiliki pantangan makan telor

.Menjelaskan tentang : Pentingnya protein bagi ibu hamil

ibu mengerti tentang pentingnya makan telor

Ibu memiliki penyakit asma dan hipertensi

Menjelaskan tentang bahaya penyakit yg ibu derita apabila saat persalinan tiba

Ibu mengerti dan akan segera ke bidan apabila ada keluhan tersebut

Ibu tidak akan pantan g makan telor lagi Ibu mende ngark an nasiha t bidan

Pada tanggal 01-042012 melakukan datang ke posyandu dan mengikuti penyuluhan.

pada tangal 02-04-2012 Ibu melakukan pemeriksaan

LANGKAH I : Pengkajian

A. Identitas Nama Umur Suku Agama Pendidikan Pekerjaan : Ny. Nurhasanah : 26 Tahun : Betawi : Islam : SMP : IRT

Alm Rumah : Rawakalong rt 02 rw 05

Alm Kantor Telepon

::-

B. Anamnesa 1. Alasan Kunjungan : Kunjungan Ulang 2. Riwayat Kehamilan : 2.1 Riwayat Menstruasi HPHT : 13-10-2011 , Lamanya : 7 hari, banyaknya: 2/3x ganti pembalut , siklus 30 hari, Teratur/Tidak teratur, Konsistensi darah cair terkadang menggumpal. Tafsiran Persalinan 20-07-2012 2.2 Tanda-Tanda Kehamilan Hasil Test Kehamilan : positif

Tanggal dilakukan Test : 2.3 Pergerakan fetus dirasakan pertama kali : 16 mgg Pergerakan fetus dalam 24 jam terakhir : >10x Ibu merasa sakit pada saat janin bergerak : 2.4 Keluhan yang dirasakan tidak ada 2.5 Diet makan 3x sehari 2.6 Makanan sehari-hari Bervariasi, ada perubahan pola makan pada saat ngidam 2.7 Pola Eliminasi : BAB 1x sehari, BAK 10x sehari 2.8 Aktifitas sehari hari : IRT 2.9 Pola Istirahat, tidur siang hari 1 jam, tidur di malam hari 7 jam. 2.10 Seksualitas 2x dalam seminggu 2.11 Imunisasi 2.12 Kontrasepsi yang pernah digunakan: belum pernah

3. Riwayat kehamilan,persalianan dan nifas yang lalu no Tgl/Thn Partus 1. Hamil ini Tempat partus Usia Kehamilan Jenis Partus Penolo ng Penyulit JK L/p PB& BB

4. Riwayat Kesehatan

4.1 Riwayat penyakit yang pernah di derita : Tidak ada 4.2 Riwayat keturunan : Tidak ada 4.3 Perilaku kesehatan Pengguna alcohol : tidak Obat/jamu yang sering digunakan : tidak Merokok, makan sirih : tidak ganti pakaian dalam 2x kali ganti celana dalam 5. Riwayat Psikososial 5.1 Apakah kehamilan ini direncanakan ? YA 5.2 Jenis kelamin yang diharapkan ? Apa saja yang penting selamat 5.3 Status perkawinannya : Sah 5.4 Ibu pantang makanan tertentu : Tidak 5.5 Suami sebagai pengambil keputusan : YA 5.6 Ibu memiliki kepercayaan tertentu: TDK 5.7 Ibu dan keluarga sangat menginginkan anak ini : YA 5.8 Tempat bersalin yang di inginkan : Bidan

B. Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan umum 1. Keadaan Umum Keadaan Emosional 2. Tanda-Tanda Vital : > TD :180/90 > RR : 18x/menit :baik :Stabil Kesadaran : Compos Mentis

> Nadi : 80x/menit, 3. Tinggi Badan Berat Badan Sebelum Hamil Kenaikan BB sebelum hamil : 155 cm, : 55 kg : 50 kg : 5 kg

>Suhu 36C

Pemeriksaan Sistematis 2.1 Kepala : > Rambut > Muka > Kelopak mata > Konjungtiva > Sklera : tidak rontok, tidak berketombe, tidak marasmus. : tidak oedema : tidak pucat (anemis) : tidak anemis : tidak ikterik

> Mulut dan Gigi : tidak karies,dan tidak terdapat sariawan 2.2 Leher : < Kel Thyroid < Kel Getah Bening 2.3 Dada dan Axila Mamae : # Membesar : YA Simetris : YA : tidak ada pembesaran : tidak ada pembesaran

# Benjolan/tumor : Tidak ada # Areola # pengeluaran # Axila : Hiperpigmentasi : Ada tapi sedikit

: Tidak ada pembesaran

# Jantung : tidak di lakukan

# Paru

: tidak di lakukan

2.4 Punggung dan Pinggang Posisi tulang belakang : Lordosis fisiologis Nyeri Pinggang : YA

2.5 Ekstremitas atas dan bawah Atas : tidak oedema Oedema : Tidak ada, Varises : Tidak ada, Refleks patela : ada Tanda

Bawah : Simetris, YA, human : tidak ada C. Pemeriksaan Obstetrik 1. Abdomen a. inspeksi Pembesaran

: ya, sesuai dengan usia kehamilan

Memanjang/melintang : Memanjang Linea alba/nigra : ada striae albicans/livide ada

Bekas luka operasi/ sectio caesaria : tidak ada Gerak janin : tidak ada b. Palpasi a. kontraksi : tidak ada b. Leopold : TFU : 2 jari atas PX Teraba : kurang bulat, lunak, tidak melenting (bokong)

c. Leopold II : kanan : bagian punggung janin kiri : bagian terkecil dari janin

d. Leopold III : bagian bawah teraba kepala (bulat, keras, melenting) e. Leopold IV : tidak di lakukan f. Tafsiran berat janin: C. Auskultasi: Djj : puntum maksimum ( PM ) kuadran kanan bawah kanan

Tempat : di bawah pusat Frekuensi : 144 x/ menit. Teratur Intensitasnya : kuat


1. Anogenital (tidak di lakukan) a. Inspeksi Perineum luka parut Vulva/Vagina :warna.Luka.. Fistulaoedema.. Farises. Pengeluaran pervaginam......warna. Konsistensi ..jumlah. Anus: haemoroid b. Pemeriksaan dalam (jika ada indikasi)(tidak di lakukan) Serviks dan vagina Dinding Vagina......posisi serviks Konsistensi.mobilitas c. Pelpi metri klinis :?k/p 1. Promontorium : 2. Conjugata diagonaalis: 3. Conjugata Vera : 4. Linea inominata :

5. Dinding samping/side wall: 6. Spina ischiadika : 7. Distantia interspinarum : 8. Sacrum : 9. Oc Coccygis : 10. Arcus Pubis : 11. Imbang Feto Pelviks : 12. Kesan Tunggal : A. Pemeriksaan Laboratorium (tidak di lakukan) Darah : HB :gr%. Golongan darah : .. Urin : Protein :.Reduksi ; Pemeriksaan penunjang lain :

Langkah II : INTERPRETASI DATA Diagnosa Ibu : Ny. Nurhasanah , Umur 26 tahun, G1 P0 A0, Umur kehamilan 24 Minggu. Dasar : HPHT tgl 13-10-2011, TP 20- 07-2012.

Diagnosa Janin : Tunggal Hidup, Intra Uterin.

Langkah III : DIAGNOSA MASALAH POTENSIAL - Tidak ada

Langkah IV : TINDAKAN SEGERA/ KOLABORASI

- Tidak ada

Langkah V : PERENCANAAN ASUHAN 1. Bina Hubungan baik dengan Ibu 2. lakukan infom councent 3. Jelaskan hasil pemeriksaan pada ibu 4. Jelaskan kepada Ibu tanda-tanda bahaya kehamilan. 5. Jelaskan kepada ibu mengenai pentingnya imunisasi TT pada ibu hamil 6. Jelaskan kepada Ibu cara minum tablet Fe yang benar. 7. Anjurkan Ibu untuk selalu rutin memeriksakan kehamilannya 8. Dokumentasikan hasil Pemeriksaan.

Langkah VI : PELAKSANAAN ASUHAN 1. 2. 3. Membina hubungan baik dengan Ibu Melakukan infom councent kepada ibu Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada ibu bahwa ibu dan janinnya dalam keadaan sehat,usia kehamilannya 24 mg 4. Menjelaskan tanda-tanda bahaya kehamilan pada ibu seperti : Sakit kepala yang hebat Penglihatan kabur Oedema pada wajah Nyeri perut yang hebat Oedema pada ekstremitas

Perdarahan pervaginam Gerakkan janin berkurang

5. 6.

Menjelaskan kepada ibu mengenai pentingnya imunisasi TT pada ibu hamil Menjelaskan kepada Ibu cara minum tablet fe. Tablet fe diminum 1x sehari dengan mengunakan air putih/ air jeruk, dan di minum pada saat malam hari sebelum tidur. Dan juga menganjurkan ibu untuk mengurangi minum kopi/ air the karena akan mengganggu penyerapan dari tablet fe.

7.

Menganjurkan kepada ibu agar selalu memeriksakan kehamilannya ketenaga kesehatan minimal 4kali selama kehamilannya

8.

Mendokumentasikan hasil pemeriksaan

Langkah VII : EVALUASI 1. Telah terbinanya hubungan baik antara bidan dengan pasien 2. Ibu telah menyetujui pemeriksaan kehamilan 3. Ibu Telah mengerti tentang hasil pemeriksaan pada ibu saat ini 4. Ibu mengerti dan bisa menyebutkan apa saja tanda-tanda bahya kehamilan setelah diberikan umpan balik. 5. Ibu Telah mengerti pentingnya imunisasi TT pada ibu hamil 6. Ibu bmengerti dan ibu mempunyai keinginan untuk meminum vitamin penambah darah secara teratur dan benar 7. Ibu berjanji akan selalu memeriksaan kehamilannya ditenaga kesehtan dan dilakukan secara rutin 8. Hasil pemeriksaan telah didokumentasikan