Anda di halaman 1dari 17

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari

Candi Banyunibo yang berada di pertengahan sawah di selatan candi Prambanan Candi Banyunibo (yang berarti air jatuh-menetes dalam bahasa Jawa) adalah candi Buddha yang berada tidak jauh dari Candi Ratu Boko, yaitu di bagian sebelah timu r dari kota Yogyakarta ke arah kota Wonosari. Candi ini dibangun pada sekitar ab ad ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Pada bagian atas candi ini terdap at sebuah stupa yang merupakan ciri khas agama Buddha. Keadaan dari candi ini terlihat masih cukup kokoh dan utuh dengan ukiran relief kala-makara dan bentuk relief lainnya yang masih nampak sangat jelas. Candi yang mempunyai bagian ruangan tengah ini pertama kali ditemukan dan diperbaiki kemba li pada tahun 1940-an, dan sekarang berada di tengah wilayah persawahan. http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Banyunibo Made with Tripod.com Candi Plaosan sendratari ramayana * sejarah * keunikan temples: banyu nibo, gebang, kalasan, kedulan, barong, prambanan, ratu boko, sam bisari, sari, ijo , sewu, plaosan, lumbung, sojiwan, bubrah, morangan hotel melati, restourant, souvenir, transportasi CANDI PLAOSAN terletak di Dukuh Plaosan Desa Bugisan Kecamatan Prambanan kira-ki ra 1 km ke arah timur dari candi Sewu. Candi Budha ini terdiri atas dua candi ut ama yang terletak berdampingan, masing-masing mempunyai landasan dasar sendiri. Candi yang terletak di sebelah kiri dinamakan Candi Plaosan Lor dan candi yang t erletak di sebelah kanan dinamakan candi Plaosan Kidul. Relief ukiran yang terletak di bagian selatan candi menggambarkan tentang laki-l aki dan candi yang lain menggambarkan tentang wanita. Keistimewaan lain dari can di ini adalah candi Perwata yang meniru bentuk stupa. Candi Plaosan Lor Candi Plaosan Lor terdiri dari dua candi utama dengan tinggi 21 meter. Panjang t embok yang mengelilingi candi sepanjang 50 meter dan lebar 14 meter. Di tembok i ni terdapat gambar Bodhisattva, Kinnara dan beberapa dewa perempuan

transportasi

hotel

restouran

peta

tips perjalanan

Setiap candi mempunyai 6 ruangan yang terbagi dalam 2 tingkat. Di ruangan di lan tai bawah terdapat patung Buddha yang terbuat dari tembaga, tetapi sekarang suda h hilang, yang dikelilingi oleh dua patung Bodhisattva. Relief di tembok menggam barkan pemberian. Relic dan benda yang disucikan berada di lantai atas. Di ruangan yang luas yang terletak di dekat bangunan kedua terdapat patung Buddh a dengan berbagai bentuk.

ensiklopedia bebas Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa Langsung ke: navigasi. [sunting] Candi Plaosan Kidul Berbeda dari Candi Plaosan Lor. Indonesia. Candi yang terletak di sebe lah kiri (di sebelah utara) dinamakan Candi Induk Utara dengan relief yang mengg ambarkan tokoh-tokoh wanita. Di bagian utara kompleks terdapat masih selasar terbuka dengan beberapa arca bu ddhis. Se mentara itu. atau juga dikenal dengan nama Kerajaan Mataram Kuno. Candi Induk Selatan Plaosan Lor dipugar pada tahun 1962 oleh Dinas Purbakala. di Kecamatan Prambanan. Sebagian dari Kala Makara d idekorasi dengan antefixe dan pintu masuk. juga parit buatan. Di dekat candi Plaosan terdapat candi-candi maupun situs-situs yang kurang terpe lihara. arca Buddha. Kecamatan Prambanan. Sebagian candi maupun situs ini sudah tinggal reruntuhan http://candidiy. Candi Plaosan Kidul belum diketahui memiliki can . Adanya kemuncak stupa. tetapi gaya arsitekturnya merupakan perpaduan antara agama Buddha dan Hindu.tripod. Klaten. Provinsi Jawa Tengah . Kabupaten Klaten. dan candi yang terletak di sebelah kanan (selatan) dinamakan Candi Induk Selatan dengan relief menggambarkan tokoh-tokoh laki-laki. cari Salah satu candi Budha kembar utama Plaosan Lor.Candi Plaosan Kidul Candi Plaosan Kidul terdiri dari dua bangunan utama. Candi ini terletak kira-kira satu kilometer ke arah timur-laut dari Candi Sewu atau Candi Prambanan. Walaup un candi ini adalah candi Buddha. serta cand i-candi perwara (pendamping/kecil) yang berbentuk stupa menandakan bahwa candi-c andi tersebut adalah candi Buddha.htm Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Candi Plaosan adalah sebutan untuk kompleks percandian yang terletak di Dukuh Pl aosan. Kompleks Candi Plaosan terdiri atas Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Kompleks ini dibangun pada abad ke-9 oleh Raj a Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada zaman Kerajaan Medang. Jawa Tengah dari dinasti Sailendra abad ke-9 zaman Kerajaan Mataram Kuno. Pada masing-masing candi induk terdapat 6 patung/arca Dhyani Boddhisatwa.com/plaosan. Candi Induk Selatan dipugar pada tahun 1990-an oleh Suaka Peninggal an Sejarah dan Purbakala Jawa Tengah. yang dihiasi dengan motif tumbuh-tumb uhan. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah ca ndi perwara. Daftar isi * * * * * 1 2 3 4 5 Candi Plaosan Lor Candi Plaosan Kidul Lihat pula Lokasi Pranala Luar [sunting] Candi Plaosan Lor Candi Plaosan Lor yang berada di sebelah timur-laut dari candi Prambanan Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama. Desa Bugisan.

org/w/index. Pada kompleks ini terdapat beberapa perwara berbentuk candi dan stupa. Sebagian di antara candi perwara telah dipugar.di induk.wikipedia. Buddha lantau.org/wiki/Candi_Plaosan NASKAH PENGENALAN DASAR STUDI LAPANGAN ARKEOLOGI (LANDASSTULAR XIV) 2005 Oleh Tislam Masykur di KAISAR FIB UH · Sunting Dokumen NASKAH PENGENALAN DASAR STUDI LAPANGAN ARKEOLOGI (LANDASSTULAR XIV) 2005 .php?title=Candi_Plaosan&oldid=51 91859" Kategori: * Candi di Jawa Tengah * Candi Buddha Kategori tersembunyi: * Rintisan bertopik Indonesia * Rintisan bertopik Buddhisme http://id.wikipedia. [sunting] Pranala Luar Candi Plaosan Diperoleh dari "http://id. sedang lokasi Candi Plao san Kidul adalah : [2].jpg Artikel bertopik Agama Buddha ini adalah sebuah rintisan . * l * b * s Candi Buddha di Indonesia Pulau Jawa Batujaya · Borobudur · Candi Kalasan · Candi Mendut · Candi Pawon · Candi Ngawen · Candi Pla osan · Candi Sari · Candi Lumbung · Candi Bubrah · Candi Sewu · Candi Sojiwan · Candi Banyun ibo · Ratu Baka · Candi Brahu · Candi Jawi · Candi Jago · Candi Jabung · Candi Sumberawan Pulau Sumatra Candi Muara Takus · Muaro Jambi · Biaro Bahal Garuda Pancasila Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. [sunting] Lihat pula * Candi Sewu * Candi Prambanan [sunting] Lokasi Dengan Wikimapia lokasi Candi Plaosan Lor adalah : [1]. A nda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

bervariasi mulai dari yan g agak mudah hingga ke tingkat yang sangat sulit. situs-situs pandai besi kerajaan Luwu. 1965). Salah seorang guru besar arkeologi adalah Prof. baik teknik maupun non teknik. Dengan kata lain seorang arkeolog sebet ulnya adalah seorang yang bekerja atau bergiat dalam penemuan sebagai salah satu t ugas pokoknya melalui sebuah perjalanan. dalam mengumpulkan atefak-artefak neolitik. itupun sebenarny a diawali oleh perjalanan seseorang yang berminat pada keunikan dan keindahan al am. sebetulnya bukanlah ekspedisi yang tidak dirancanakan terlebih dahulu. Lalu bagaimana dengan Indonesia ? jawabannya sama. kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa potensi situs tersebut tidak dapat dicapai dengan mudah. untuk kasus seperti ini dapat d ijumpai. 1981). adalah seorang alumni dan dosen A rkeologi Unhas yang mendirikan KORPALA UNHAS. Jika dianggap bahwa duni a arkeologi di Indonesia dimulai sejak adanya kegiatan Rumphius pada abad XVII ( Hadimuljono. didominasi oleh mahasiswa-mahasis wa dari jurusan Arkeologi. M undardjito yang tercatat sebagai salah seorang pendiri dari MAPALA UI. pada abad ke XIV hingga tahun 1600 .UI. Tidak dapat dipungkiri bahwa. Mereka yang telah dijelaskan di atas adalah sedikit dari sejumlah arkeolog. Selanjutnya kegiatan kearkeologian di Sulawesi Selatan dimulai dengan kegiat an Paul dan Fritz Sarasin yang melakukan kegiatan kepencitaalamannya pada tahun 1902-1903. S. Iwan Sumantri M. kadang kala m emerlukan waktu perjalanan satu hingga tiga hari dengan berbagai resiko yang men ghadang. Demikian pula Norman Edwin. salah seorang pencinta alam Indonesia yang tewas di puncak Ac onqagua. 1992). di bagian timur Indonesia umumnya dan Sulawesi Sel atan khususnya. MAPA GAMA dan KAPALA Sastra Universitas Gadjah Mada serta MAPALA Universitas Ind onesia mulai sejak berdirinya hingga sekarang. adalah mantan mahasiswa jurusan Arkeologi FS. Begitu pula dengan di Universitas Hasanuddin. jika kita melakukan perjalanan ke situs Kamasi di Kecamatan Kalumpang. Nur.S sebagai salah seoran g pendiri PA Edelweis FS-UH. Dr. yang kemudian menjadi data etnografi dan arkeologi. dengan kata lain derajat kesuli tan untuk mencapai situs-situs arkeologi di Indonesia. baik senior maupun junior sangat sadar akan pentingnya memiliki seperangkat pengetahuan kepencintaalaman dalam mendukung kegiatan ilmia h mereka. Kabupaten Mamuju. Contoh.A. terutama sejak dimulainya kegiatan kearkeologian di du nia pada abad ke XII M. Tercatat pula Almarhu m Kusen. Pengalaman menunjukan bahwa un tuk mencapai sebuah situs yang derajat kesulitannya sangat tinggi.misalnya monumen India May a terjadi karena adanya ekspedisi penaklukan yang dilakukan oleh bangsa Eropa (W illey and Sablof. merupakan daerah yang kaya akan potensi situs Arkeologi Prasejar ah. Situs yang tidak kurang pentingnya adalah konteks Pra Islam di Sulawesi Selatan yaitu. kegiatan Sarasin inilah yang kemudian memancing para peneliti asing l ainnya untuk datang ke Sulawesi Selatan. Situs ini terkenal sebagai situs Neolitik yang telah ditulis d alam buku Sejarah Nasional Indoesia jilid I. Namun. dosen jurusan Arkeologi FS-UGM yang begitu produktif dalam masa hidupn ya adalah seorang pencinta alam dikampusnya.. sehingga seorang arkeolog seharusnya me mbekali dirinya dengan sistem keterampilan berjalan di alam terbuka. The lonic Expedition yang dilaksanakan pada tahun 1726 m enghasilkan buku The Antiquities of Ionia (diterbitkan pada tahun 1976) terkenal s ebagai buku yang memuat tentang perjalanan arkeologi yang pertama (Daniel 1983). Di benua Amerika penemuan situs-situs arkeologi. Pra Islam dan Islam. Muh. Nam paknya kegiatan arkeologi di benua Eropa dan benua Amerika sebagaimana yang tela h dijelaskan secara ringkas di atas menunjukan bahwa awal kegiatan arkeologi sel alu berhubungan dengan kegiatan ekspedisi atau perjalanan.Dasar Sejarah penemuan situs-situs di dunia kebanyakan terjadi dengan tidak senga ja (Hole and Haizer. Sampai disi ni dapat kita lihat adanya keterkaitan antara kegiatan kepencintaalaman dengan a rkeologi. tercatat Drs.

terencana. Berdasarkan kenyataan tersebut. Peningkatan atas kepercayaan pada diri sendiri. sebetulnya dapat dibangun di bangku kuliah. c. maka penumbuhan syarat-syarat tersebut dalam diri mahasiswa tidak dapat dimasukkan dalam bentuk mata kuliah tersendiri. Melihat dan hadir send iri walaupuin hanya satu kali. Konsep Sebagaimana kita ketahui. baik secara individ u maupun secara berkelompok adalah : a. Di pihak lain. Sangatlah tidak mudah untu k menjangkau situs ini. diyakini akan mempertebal rasa cinta tanah air. seseorang yang berkecimpung dalam kegia tan dunia arkeologi dalam sejarah perkembangan arkeologi di berbagai dunia maupu n di Indonesia. Infrastruktur belum selengkap yang dibutuhkan. semakin sering pula kita melihat dan merasakan kehadiran Tuhan secara spiritual. secara umum maupun di bagian Sulawesi Selatan secara khusus yang kita ketahui sebagai wilayah yang sebagian besar medannya sangat su lit untuk dicapai dan serba kekurangan fasilitas. memiliki rasa ingi n tahu yang besar akan fenomena keragaman budaya serta berdisiplin tinggi. Secara r inci.-an yang terletak di Rongkong nun jauh diatas gunung. Diperlukan suatu kondisi dan seperangkat pengetahuan hid up di alam bebas untuk dapat bertahan hidup dan melakukan penelitian arkeologi d i tempat itu. tetapi oleh karena begitu banyak nya mata kuliah yang harus dipelajari pada Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Uni versitas Hasanuddin. Keberag aman budaya Indonesia melahirkan budaya yang seperti kita hadapi sekarang ini da pat dijumpai pada situs-situs. cinta dan keterampilan akan kehidupan dunia alam bebas. Mempertebal penghayatan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Kurang masuk akal kiranya jika seorang mengatakan ia mencintai ta nah airnya dengan baik tanpa ia pernah mengenalnya sendiri secara akrab. jauh lebih berarti daripada melihat melalui media berkali-kali. padahal keg iatan arkeologi seharusnya berjalan cepat untuk menghindarkan pengrusakan tehada p situs-situs arkeologi sebagai akibat pembangunan yang buas. Dengan dasar di atas. Mempertebal panghayatan terhadap rasa cinta tanah air. Kedamaian. manfaat yang dapat dipetik dari pelembagaan kegiatan kepencintaalaman bagi mahasiswa arkeologi Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin. Setiap tantangan selalu membe rikan nilai tambah kepada setiap individu yang berani menghadapinya. antara lain memerlukan ketertar ikan. ke heningan. Perjalanan ke situs-situs yang terletak nan jauh di luar kota di sana. b. Rasa keperc . Syarat-syarat yang diperlukan bagi calon-calon penggiat di lapangan arkeolo gi. maupun mampu merancang suatu perja lanan arkeologis. memerlukan persyarataan khusus. Semakin sering kita melakukan kegiatan semacam ini. Univ ersitas Hasanuddin adalah satu-satunya Universitas di luar Jawa dan Bali yang me mbina jurusan Arkeologi yang diharapkan mampu bergiat pada bidang kearkeologian di Indonesia bagian timur. sekali lagi bahwa. keunikan budaya dan keindahan alam semesta selalu memancarkan kemahabe saran Tuhan. berdedikasi tinggi dan mempunyai disiplin yang tinggi terhadap bidang ilmu yang digelutinya melalui suatu kegiatan pendidikan atau latihan das ar yang sistemtis. Dalam keadaan sepe rti inilah dituntut seorang calon Arkeolog yang mempunyai syarat-syarat umum. jurusan ini diharapkan akan dapat melahirka n arkeolog-arkeolog yang tangguh di lapangan. Sulawesi Selatan belum semaju dengan daerah lainn ya di Indonesia bagian barat. dan berjenjang kepada mahasiswanya sedini mungkin yang dikelola oleh lembaga Himpunan Mahasiswa Jurusan Arkeologi FS-UH. Keb anyakan daerah. belum disentuh oleh sistem transportasi yang lancar.

kemampuan yang seperti itu sangat ber harga dan dapat digunakan dalam aspek kehidupan lainnya. Kedua hal tersebut sangat penting artinya bagi terciptanya suat u kerjasama yang ideal. Peningkatan atas kemandirian ( Self-reliance). Meningkatkan kemampuan untuk bekerja sama. Dengan kegiatan seperti itu akan diperoleh suatau dorongan untuk menaklukkan ketakutan. i. Peningkatan atas disiplin pribadi ( Self-dicipline). Mengembangkan Outdoor skill. k. sekalipun sangat sede rhana. Kesulitan dan masalah di alam bebas dalam hal cuaca medan. orang pertama harus memperhitungkan semua hal yang dapat terjadi. pencinta alam telah didorong untuk mengetahui be rbagai keterampilan di luar bidang studi arkeologi yang mungkin berupa fotografi . e. Peningkatan atas kemampuan individual dalam menghadapi kesulitan dan memecahk an persoalan. Sema ngat petualangan dalam kehidupan di alam bebas selalu didorong oleh semangat aga r berani menghadapi medan yang penuh ketidakpastian dan bahaya. h. Pra-Landasstular. dan sebagainya. . Dalam melaksanakan tugas m ereka sebagai seorang calon peneliti. waktu d an peralatan. diving. d. Pembiasaan diri dalam menghadapi situasi yang tidak pasti dan berbahaya. di luar bidang studi arkeologi tanpa dipaksa. memahami arti solidaritas dan toleransi bagi kepentingan kelompok dan dirinya sendiri. sekalipun tanpa unsur pemaksaan ( misalnya senjata). g. f. Tantangan dalam kehidupan di alam bebas yang keras sangat mudah membangkitkan kesadaran manusia untuk saling memah ami diri. kegiatan ini diharapkan berguna bagi ilmu mereka geluti. Suasana dan kondisi di alam be bas selalu mendorong kita untuk responsif terhadap sesuatu yang diperlukan tanpa harus merepotkan orang lain. handycraft. Dalam permainan ini. dorongan dan contoh bila diperlukan. menentukan lintas secara cermat. jurnalistik. Mengembangkan jiwa kepemimpinan ( Leadership). memberikan pengarahan. kelelahan dan ketidaksabaran. Pelaksanaan kegiatan ini memberikan gambaran dasar tentang cara k erja dan hal-hal mendasar yang banyak bersentuhan dengan kegiatan lapangan arkeo logi. ia telah melkukan sesuatu yang disebut kepemimpinan. membagi tanggung jawab sec ara tepat memberikan instruksi secara jelas. Bentuk kegiatan Kegiatan pengenalan dasar studi lapangan arkeologi ini adalah kegiatan yang memuat pendidikan dasar bagi seorang calon arkeolog. keragu-r aguan. banyak hal-hal yan g besar yang dapat dicapai. antara lain : a. Semua outdoor sport tertentu sangat baik bag i physicalfitness. j. Adapun muatan kegiatan secara umum yang dilaksanakan meliputi tiga tahap. Leadership sangat menentukan suatu ekspedisi penelitian arkeologi sebagai contoh sederhana kita lihat dalam r ock climbing. minimal sebagai dasar. seterusnya melalui suatu kerja sama. termasuk apa yang terbaik untuk diri sendiri.ayaan terhadap dirinya ( self confidence) akan bertambah. melalui kehidupan di alam lepas. medis. Orang pertama ini disebut leader. Kegiatan kepencintaalama n cenderung untuk mendorong orang untuk berdisiplin diri. hampir setiap kegiatan kita hadapi bagi individu yang bergerak di dunia kepencintaalaman. hal demikian akan selalu dihadapinya dengan suka cita se kalipun kadang-kadang diluar kemampuannya. Mengembangkan kesegaran jasmani.

Pra-Landasstular Pra-Landasstular merupakan kegiatan yang dilaksanakan sebelum Landasstural. A. Sosiologi Pedesaan. Adalah fasilitator dalam kegiatan materi ruangan dan materi fisik. Materi fisik meliputi : Olah raga pembentukan fisik untuk persiapan di lapangan. 2. Kegiatan ini dilaksanakan setiap 2 x seminggu selama 3 bulan. Tujuan nya adalah untuk menciptakan keseragaman pengetahuan yang akan sangat berguna ba gi kepentingan kegiatan arkeologi dikemudian hari. Adalah semua mahasiswa yang belum pernah mengikuti kegiatan Landasstular. 1. Organizing Committe (OC)/ panitia Adalah organisatoris dan bertugas mengkoordinir kegiatan pralandas.b. Peserta didik. 2. pelaksanaan kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang men ggeluti ilmu arkeologi. fotografi dan penggambaran). dengan tujuan untu k mengeliminir resiko yang mungkin terjadi pada saat melakukan perjalanan. Navigasi Darat (peta dan kompas). 3. Teknik pengambilan data (deskripsi. Perangkat Pra-Landasstular: 1. Pra-L andasstular berisi kegiatan materi kelas dan materi fisik. 4. . PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat). Pasca-Landasstular. Materi kelas meliputi : PPAT (Persiapa Perjalanan Alam Terbuka). mengingat materi pemahaman yang diberikan merupakan mate ri yang berkaitan dengan kegiatan alam terbuka dan materi pengenalan arkeologi d asar. Tekni penulisan laporan. Satuan Kerja Lapangan disingkat SKL. Survival (meliputi zoologi dan Botani). Landasstular. c. Steering Committe (SC) Adalah pemimpin evaluasi harian dan pengarah serta pemantau kinerja OC dan SKL.

dan 1. b. Peserta didik wajib menghafalkan nama khusus yang diberikan kepada masingmasing peserta didik. undangan. 7. peserta didik wajib membawa peralatan tulis menulis pada materi ruangan pakaian seragam pada saat materi fisik. 8. Pada bagian akhir dari kegiatan pra-landasstular akan dilakukan : . yaitu terdiri dari push-up. Aturan Umum : 1. Peserta didik wajib hadir 10 menit sebelum kegiatan berlangsung. wajib menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. sit-up dan beck-up yang jumlahnya ditentukan oleh i nstruktur. c. Kekuasaan tertinggi berada di tangan instruktur. dan segala kegiatan yang ter jadi pada waktu materi berlangsung harus sepengetahuan instruktur. Aturan khusus : 5. Nama-nama ini diambil dari istilah-istilah arkeologi. maka tidak akan diperkenankan mengikuti k egiatan pada hari itu. Bila poin kedua tidak didindahkan. 2. dosen dan mahasiswa arkeologi lain yang tidak t ermasuk dalam poin-poin diatas. 9. Peserta didik wajib membawa kartu kontrol pada hari pra-landas. Bila poin pertama tidak diindahkan. Peserta Partisipan Adalah mahasiswa lama. maka tidak akan diikutkan untuk kegiatan s elanjutnya. Instruktur berhak memberikan sanksi kepada seluruh peserta. Dilarang membawa senjata tajam diluar instruksi. Sanksi-sanksi : a. Bila aturan umum atau aturan khusus dilanggar maka akan dikenakan sanksi set. 3. Peserta didik dan SKL wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ( > 60 %). 6. Dilarang membawa dan mengkonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang sel ama kegiatan berlangsung. kecuali dengan alasan logis. 6.5. Instruktur Pengajar pada materi ruangan dan materi fisik yang diberikan kepada peserta didi k pada saat Pra-Landasstular yang ditunjuk oleh OC. Semua perangkat pra-Landas. 4.

antara lain : 1. b. di Poliklinik Univ ersitas Hasanuddin dengan tujuan agar kondisi kesehatan peserta didik dapat dike tahui sebelum Landasstular. Adapun bahan ujian/ evaluasi adalah seluruh materi ruangan yang telah diberikan sebelumnya ( PPAT. hak dan kewajiban peserta serta manual acara kegiatan kepada seluruh peserta. navigasi darat. tali-temali. Hasil ujian/evaluasi. Landasstular Landasstular adalah. 2. . e. Organizing Committe (OC)/ panitia Adalah organistor dan koordinator kegiatan Landasstular. Peserta yang akan mengikuti Landasstular adalah Peserta yang dinyatakan lulus seleksi apabila telah memenuhi nilai standar kelulusan. P3K. 3. teknik penulisan laporan dan sosiologi pedesaan). tata tertib . Meliputi aplikasi materi ruangan dan fisik y ang telah diterima pada saat pra landasstular.a. Survival. Perangkat Landasstular 1. Kegiatan ini sangat berguna untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa baru arkeologi (peserta didik) tentang hal-hal yang mendasar yang banyak bersentuhan dengan kegiatan lapangan arkeologi. Pemeriksaan kesehatan secara kolektif untuk peserta didik. Dengan sistem Flying Camp (perkemahan berpindah) atau pun Bascamp (perkemahan berpusat). Pemeriksaan perlengkapan dan peralatan yang diwajibkan untuk kegiatan Landass tular. c. teknik pengumpula n data. Pembagian naskah Landasstular. Kehadiran 2. kegiatan yang dilaksanakan setelah Pralandasstular sel ama 7-10 hari di lapangan. B. 4. d. selain itu juga untuk melatih kemampuan men ejemen bagi mahasiswa lama yang mengikuti kegiatan ini. Ujian untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan peserta didik. Penyeleksi ujian dila kukan oleh panitian pelaksana atau orang yang telah ditetapkan oleh panitia pela ksana. Peserta didik Adalah peserta didik yang dinyatakan lulus kegiatan pra-landas. berdasarkan beberapa k riteria penilaian dari panitia. Steering Committe (SC) Adalah pengarah dan pemantau kinerja SKL di lapangan. Satuan Kerja Lapangan (SKL) Adalah fasilitator dalam kegiatan Landasstular.

Pimpinan Operasi (PO) Adalah penanggungjawab utama operasi lapangan. 6. 2. Peserta didik wajib hadir 5 menit sebelum kegiatan berlangsung. Semua peserta wajib membawa perlengkapan masak dan ransum masing-masing. Dilarang membawa senjata tajam diluar instruksi. Pimpinan operasi berhak menjatuhkan sanksi kepada peserta yang melanggar atu ran. Semua peserta diwajibkan menjaga keselamatan dan ketertiban. Instruktur Adalah penilai pada saat pengaplikasian materi kelas dilapangan. Dilarang membawa dan mengkonsumsi minuman keras serta obat-obatan terlarang s elama kegiatan. maka akan dikenakan s anksi oleh yang berhak memberikan sanksi. Apabila teguran yang diberikan tidak diindahkan/diaba ikan maka tidak diperkenankan mengikuti kegiatan selanjutnya. Peserta didik wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Aturan khusus : 1. Bila hal tersebut dilanggar. Sanksi yang dimaksud tersebut ialah pu sh-up. 5. 4. . 4. 8.dsb). PO ditunjuk pada saat rapat penyu sunan struktur kepanitiaan. 3. Sanksi-sanksi : Setiap peserta wajib menaati aturan yang berlaku sebagaimana yang diatur dalam a turan umum dan aturan khusus. Aturan umum : 1. 6.5. Peserta didik wajib mengenakan atribut yang telah diinstruksikan. kecuali dengan alas an yang logis (sakit. Peserta partisipan Adalah peserta Landasstular yang terdiri dari undangan dan dosen. Semua peserta wajib mengikuti instruksi dari Pimpinan Operasi. 2. Pendamping Adalah anggota Kaisar yang mengajukan diri atau ditunjuk oleh panitia pelaksana sebagai pendamping bagi peserta didik. 3. Semua pihak yang terlibat wajib menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. sit-up dan back-up. 7.

Dosen bertugas untuk memantau tindakan-t indakan yang mungkin terjadi di lapangan dan sekaligus memantau proses jalannya . c. Pendamping Dalam kegiatan landasstular. d. Pimpinan Operasi (PO) Dalam kegiatan lapangan seseorang harus bertindak sebagai penanggungjawab (PO) l apangan. Jika dalam kasus agak sulit menetukan seorang pendamping yang idea l. Kesulitan demikian juga dapat diatasi dengan cara belajar secara khusus kepada dosen. selayaknya seorang pendamping ikut belajar bersama peserta didik. Dalam suatu kasus dimana seorang pendamping tidak mampu menyelesaikan suatu persoalan dalam kelompoknya. maka pemilihan seorang instruktur. Instruktur Dalam kegiatan apapun haruslah ada seorang instruktur. berdedikasi tinggi. Sedangkan bagi peserta yang dinyatakan ga gal dalam kegiatan ini. Selanjutnya tidak diberikan rekomendasi penelitian oleh ketua HMJ dan direkomendasikan untuk tidak mengikuti mata kuliah Metode Ar keologi I Tugas-tugas pokok perangkat Landasstular : a. maka pemilihan pendamping yang ditujukan itu haruslah juga seorang yang dianggap mengetahui. Dosen Seorang dosen di lapangan yang ideal adalah seorang yang pernah mengajar materi kepencintaalaman.Pada bagian akhir dari kegiatan ini. Pengetahuan seorang dosen di lapan gan harus lebih baik dari seorang instruktur dan sangat mengetahui kegunaan ilmu kepencintaalaman bagi dunia arkeologi. tegas. peserta didik haruslah didampingi oleh satu atau du a pendamping. ditujukan kepada seorang yan g dianggap mengetahui masalah-masalah kepencintaalaman. peserta yang dinyatakan lulus dalam kegiat an ini akan diberikan selembar scraft yang warnanya akan ditentukan kemudian dan warnanya berbeda dari tahun ke tahun. Setiap pengalihan acara di lapangan haruslah diketahui d an dengan izin pimpinan operasi. b. terlebih dalam kegiatan L andasstular ini. atau pernah memimpin suatu ekspedisi atau setidak-tidaknya pe rnah jadi instruktur pada kegiatan yang sama. Tidak satu pun kegiatan di lapangan tanpa sepen getahuan atau izin PO. belum dapat diterima sebagai anggota keluarga mahasiswa arkeologi FS-UH. maka seorang pimpinan operasi haruslah seorang yang bertanggung jawab. yang berakibat tidak diikutsertakan pada setiap kegiatan atau a cara yang diadakan oleh HMJ. tahu paling tidak pernah mempelajari seluk beluk kepe ncintaalaman. Seorang instruktur adala h seorang yang pernah melakukan ekspedisi dan mengasai materi dengan baik. maka ketua panitia at au ketua HMJ dapat meminta bantuan atau tenaga dari luar yang telah diketahui ke handalannya dalam dunia kepencintaalaman. Jika dalam kasus sulit menentuka seorang instruktur yang ideal. maka pendamping tersebut diwajibkan meminta saran kepada instruktu r atau pimpinan operasi. menguasai medan pendidikan dan menguasai seluk-beluk dunia kepencintaalaman.

Berhak mendapatkan perlakuan yang layak 2. Memediasi semua kegiatan Landasstular 2. Peserta Didik : Hak : 1. Membuat konsep pelaksanaan kegiatan 3. Berhak berkonsultasi dengan pendamping 3. Membawa semua peralatan yang telah ditetapkan oleh panitia 2. mendampingi dan memantau kinerja panitia dan SKL 2. Dosen wajib memberikan teguran kepada mahasiswa lama baik dalam bentuk lisan mau pun tulisan kepada mahasiswa yang melanggar hak azasi manusia yang mungkin terja di ataupun aturan main yang telah ditetapkan bersama. Menaati segala aturan yang telah ditetapkan selama mengikut kegiatan 3. Diharapkan kepada semua do sen yang bertugas pada lingkungan jurusan arkeologi dapat menghadiri proses pend idikan/ latihan lapangan ini. Mengarahkan. Menaati segala peraturan yang telah ditetapkan 3. Berhak mendapatkan fasilitas yang telah ditetapkan Kewajiban 1. Mengikuti semua kegiatan Landasstular . Mengikuti semua kegiatan yang telah ditetapkan 2. Hak dan Kewajiban Dalam Landasstular XIV 1. Satuan Kerja Lapangan Hak : 1. Steering Committe (SC) Hak : 1. Berkoordinasi dengan panitia pelaksana 4. Mendapatkan fasilitas yang telah ditetapkan Kewajiban : 1. Mendapatkan fasilitas yang telah ditetapkan Kewajiban 1.pendidikan. Mengikuti semua kegiatan Landasstular 3.

Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Landasstular XIV 6. 1. Membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan. Mendapatkan fasilitas yang telah ditetapkan Kewajiban : 1. Mengambil keputusan tertinggi di lapangan Kewajiban : 1. Pimpinan Operasi (PO) Hak : 1. Memberikan sanksi kepada setiap perangkat Landasstular yang terbukti bersalah 2. Bertangungjawab hingga LPJ 5. Mengatur peserta didik dampingannya 2. 2. Mendapatkan ransum yang telah disiapkan oleh panitia. Memberikan arahan dan petunjuk yang benar kepada peserta didik. Organizing Committe Hak : 1. . Membuat pembelaan dalam setiap keputusan yang dilakukan Kewajiban : 1. Mengarahkan seluruh kegiatan Landasstular XIV 2. Menjalankan konsep kegiatan yang telah dibuat oleh steering committee. 7. 4. Memimpin evaluasi kegiatan setiap malamnya 3. Menaati segala peraturan yang telah ditetapkan 2. Peserta Partisipan Hak : 1. Mengikuti setiap kegiatan Landasstular. Pendamping Hak 1. 3. Kewajiban. Berkoordinasi dengan SC dalam mengambil keputusan.4.

5. 3. Bagi peserta did ik yang dinyatakan lulus dalam kegiatan Landasstular akan diberikan sertifikat d an nomor keanggotaan dalam Keluarga Mahasiswa Arkeologi FS-UH. sendok dan gelas plastik . 8. c. Kewajiban 1. Nestine 2. Pasca. PERALATAN STANDAR PESERTA DIDIK LANDASSTULAR XIV KAISAR FS-UH A. Menaati peraturan yang telah ditetapkan. Mendapatkan fasilitas yang ada dan telah ditetapkan sebelumnya. Peralatan perorangan a. Kompor gas dan parafin maksimal 2 kompor 2. Pisau dapur maksimal 2 bush 3. 2. Skala. Piring plastik. Ukuran +20 meter B. b. Instruktur Hak Memberikan penilaian berkenaan dengan materi terhadap peserta didik. 2. Menaati peraturan yang telah ditetapkan.2. K egiatannya berupa proses penyusunan hingga presentase laporan kegiatan oleh pese rta didik dan laporan pertaggungjawaban oleh panitia pelaksana. Peralatan masak dan makan 1. Terdiri dari ukuran 5 cm. 10 cm. a. Memberikan materi yang lengkap kepada peserta didik. Peralatan arkeologi (peralatan kelompok) 4. 30 cm dan 100 cm (contoh terla mpir) 1. Peralatan kelompok 1. Penunjuk arah (contoh terlampir) Kompas Kamera foto ( SLR/ pocket) Roll meter. 20 cm. 6.landas Ini merupakan rangkaian kegiatan yang paling akhir pada kegiatan Landasstular. Ukuran minimal 50 cm Luv Tali godam. 4.

Kompas c. Celana lapangan i.Untuk perempuan berukuran 60-80 liter e. Peralatan observasi 1. Peralatan perorangan a. Kaos kaki mimal 3 pasan c. Tali Prusik ukuran 5 meter b. tenda b. Topi rimba k. Matras . Sleeping bag (SB) b. tali rapiah satu rol besar warna hitam 2. Rain coat (jaket anti air) f. Peralatan perorangan a. Peta (disediakan oleh panpel) 2. Geiter (pelindung kaki) D. Peralatan kelompok a.b. Korek api C. Sendal d. Kaos tangan l. Ponco ( jas hujan) g. Senter dan baterai h. Carrier : .Untuk laki-laki berukuran 80-120 liter . Sepatu b. Baju kaos Artefak j. Peralatan tidur 1. Peralatan kelompok a.

c. Kaos kaki E. Peralatan kelompok a. Lembar deskripsi e. Perlengkapan kelompok a. disesuaikan dengan kebutuhan dan medan H. Kotak PPPK minimal 2 buah b. Penggaris ukuran 30 ddan 50 cm minimal 3 buah b. Kartu Identitas Catatan: Keterangan lebih lanjut hubungi Pan-Pel. kertas grafik ukuran A3 minimal 2 lembar c. Pakaian pribadi. Busur derajat minmal 3 buah d. Papan pengalas F. Peralatan tulis-menulis 1. Jangkar minimal 3 buah 2. Buku catatan ( note book) d. . Kupluk d. Ballpoint b. Termometer 2. Perlengkapan perorangan a. Perlengkapan medis 1. Pensil c. Obat-obatan pribadi G. Peralatan perorangan a.

5. minum minuman keras. c. 4. 2. Apabila terjadi pelanggaran terhadap peraturan dan tata-tertib. Setiap peserta diwajibkan membawa perlengkapan masak pribadi 8. Selama kegiatan berlangsung peserta tidak diperkenankan untuk malakukan pe rbuatan yang dapat mengganggu kegiatan seperti . d an kegiatan lain yang mengganggu. Peserta LANDASSTULAR tidak diperkenankan membawa senjata tajam. LANDASSTULAR Dilaksanakan dalam bentuk kegiatan lapangan. 7. 5. Peserta undangan. Pimpinan operasi merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dan penanggung jawab di lapangan. LANDASTULAR merupakan kegiatan wajib yang diadakan oleh Keluarga Mahasiswa Ar keologi Universitas Hasanuddin. 1. 2. berjudi. maka peser ta tersebut akan dikenakan sanksi terringan berupa hukuman set dan terberat adal ah tidak diikutkan pada kegiatan selanjutnya. Mahasiswa baru arkeologi sebagai peserta didik/calon anggota Kaisar. steering dan peran gkat lapangan dalam mengambil suatu keputusan. Pemberian sanksi hanya dilakukan oleh pimpinan operasi saja setelah pembac aan dosa dilakukan di kamp. b. Selain PO tidak berhak memberikan sanksi. Mahasiswa arkeologi atau keluarga mahasiswa arkeologi sebagai penyelenggara. 9. Pimpinan operasi berhak konsultasi kepada presiden kaisar. Perserta Landasstular terdiri atas : a. 3. d. Setiap peserta diwajibkan membawa ransum pribadi. Mahasiswa arkeologi dari universitas lain sebagai partisipan. tetapi berhak untuk mencatat da n melaporkan pelanggaran yang terjadi pada pimpinan operasi. 6. Tata tertib ini dibuat untuk ditaati. 3.TATA TERTIB LANDASSTULAR XIV Keluarga Mahasiswa Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin 1. . Peserta dan perangkat lapangan LANDASSTULAR wajib mematuhi dan tunduk terhada p peraturan dan tata tertib yang telah dan akan disepakati. minuman keras dan narkoba. 4.