Anda di halaman 1dari 5

Nama : Abdul Rouf Kelas NPM : 1KA40 : 10111028

Manusia Dan Penderitaan

1. Penderitaan Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin atau lahir batin. Penderitaan akan dialami semua orang, hal itu sudah merupakan risiko hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan pada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan dari-Nya.

2. Siksaan Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yang sifatnya psikis misalnya: a. Kebimbangan: dialami seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan yang akan diambil. Bagi orang yang lemah berfikirnya, masalah kebimbangan akan lama dialami, sehingga siksaan itu berkepanjangan. b. Kesepian: dialami seseorang yang merasa kesepian walaupun berada di lingkungan ramai. Kesepian ini tidak boleh dicampuradukkan dengan keadaan sepi seperti yang dialami petapa yang tinggalnya ditempat sepi. Tempat mereka memang sepi tetapi hati mereka tidak sepi. Dan sebaliknya ada orang yang tempatnya ramai tetapi hatinya sepi. c. Ketakutan: merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Banyak macam sebab yang menjadikan seseorang meras ketakutan yaitu,

a. Claustrophobia : takut terhadap ruangan tertutup b. Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka c. Gamang : takut berada di tempat ketinggian d. Kegelapan : takut bila berada di tempat gelap e. Kesakitan : takut yang disebabkan rasa sakit f. Kegagalan : takut akan mengalami kegagalan

3. Kekalutan Mental Kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar. Gejala-gejala permulaan seseorang mengalami kekalutan mental : a. Nampak pada jasmani : merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung b. Nampak pada kejiwaan : rasa cemas, ketakutan patah hati, apatis, cemburu, mudah marah Tahapan-tahapan gangguan kejiwaan adalah : a. Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan Si Penderita baik jasmi maupun rohani; b. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif; Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown). Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut : a. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna. b. Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma, berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi

c. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial. Proses proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorong kearah : a. Positif : Trauma yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup b. Negatif: Trauma yang dialami diperturutkan atau diperlarutkan, sehingga mengalami frustasi. Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti : 1. Kota-kota besar : yang memberikan tantangan hidup yang berat, sehingga mereka dikejar-kejar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya; 2. Anak-anak muda usia : yang tidak berhasil dalam mencapai apa yang dikehendaki atau di idam-idamkan, karena tidak berimbangnya kemampuan dan tujuannya; 3. Wanita : pada umumnya lebih mudah merasakan suatu masalah yang dipendam ke dalam hati atau perasaannya, tetapi sulit mengeluarkan perasaannya tersebut, mereka memiliki kondisi tubuh yang lemah; 4. Orang yang tidak beragama : tidak memiliki keyakinan, bahwa di atas dirinya ada kekuasaan yang lebih tinggi, sehingga sifat pasrah tidak dikenalnya; 5. Orang-orang yang terlalu mengejar materi : seperti pedagang dan pengusaha memiliki sifat ngoyo dalam memperoleh tujuan kegiatannya, mencari untung sebanyak mungkin, mereka adalah kaum materialistis. Penderitaan maupun siksaan yang dialami oleh manusia memang merupakan beban berat tetapi jika tidak begitu manusia akan lupa pada Sang Penciptanya yaitu ALLAH SWT.

4. Penderitaan Dan Perjuangan Manusia adalah makhluk berbudaya, dengan budayanya itu ia berusaha mengatasi penderitaan yag mengancam atau dialaminya. Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidup

5. Penderitaan, Media Massa Dan Seniman Dalam dunia modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya mensejahterakan manusia dan

sebagian lainnya membuat manusia menderita. Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Tetapi tak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni sehingga para pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni. Sedangkan berdasarkan sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut : a. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia : Penderitaan yang menimpa manusia ini karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungannya sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam

sekitarnya.Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Perbuatan buruk itu, yaitu : Perbuatan semena-mena kepada pembantu rumah tangga; Perbuatan buruk orang tua yang menganiaya anak; Perbuatan buruk para pejabat zaman orde lama; Perbuatan buruk manusia terhadap lingkungan misalnya, banjir dan tanah longsor, perbuatan lalai : gas beracun.

b. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan/azab Tuhan. Beberapa kasus penderitaan yang dapat diungkapkan : Seorang anak lelaki buta sejak dilahirkan, yang diasuh dengan tabah oleh orang tuanya Nabi Ayub mengalami siksaan Tuhan, tetapi dengan sabar menerima cobaan ini Tenggelamnya Firaun di laut Merah adalah azab yang dijatuhkan Tuhan kepada orang yang angkuh dan sombong

6. Pengaruh Penderitaan Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya dan Sikap yang timbul pada orang yang mengalami penderitaan berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Contoh sikap negatif yaitu penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalkan tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan. Sikap positif biasanya kreatif dan tidak mudah menyerah. Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya.