Anda di halaman 1dari 2

HEPATITIS Istilah "Hepatitis" dipakai untuk semua jenis peradangan pada hati (liver).

Penyebabnya dapat berbagai macam, mulai dari virus sampai dengan obat-obatan, termasuk obat tradisional. Virus hepatitis juga ada beberapa jenis, hepatitis A, hepatitis B, C, D, E, F dan G. Manifestasi penyakit hepatitis akibat virus bisa akut ( hepatitis A ) dapat pula hepatitis kronik ( hepatitis B,C ) dan adapula yang kemudian menjadi kanker hati ( hepatitis B dan C ).

Infeksi hepatitis C merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia dengan angka insidensi 170 juta orang di seluruh dunia. Salah satu masalah utama yang ditimbulkan penyakit ini karena hampir 85 % orang yang terinfeksi akan menjadi kronis, dan sepertiganya akan berkembang menjadi sirosis atau kerusakan jaringan hati yang berat . Apakah yang dimaksud dengan penyakit Hepatitis C ? Merupakan peradangan pada jaringan liver / hati yang disebabkan oleh virus hepatitis C. Keadaan ini dapat berlanjut menjadi kerusakan jaringan hati yang luas yang disebut sirrosis hepatis. Pada beberapa kasus sirosis akan berkembang menjadi kegagalan hati, termasuk kanker hati. Apakah penyebab infeksi Hepatitis C ? Penyebabnya adalah virus hepatitis C, merupakan family Flaviviridae, termasuk golongan virus RNA. Bagaimana cara penularan penyakit ini ? Penyebaran virus ini melalui darah, dapat melalui jalan tranfusi darah, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, misal pada pengguna narkoba suntik, transplantasi organ. Hepatitis C juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual, namun kemungkinannya kecil, namun memiliki pasangan seksual yang berganti-ganti dapat meningkatkan resiko infeksi. Berbeda dengan hepatitis B, penularan melalui ibu hamil ke janin saat proses kelahiran ataupun melalui ASI juga tidak biasa ditemukan. Hepatitis C juga dapat ditularkan melalui kecelakaan kerja, misalnya pada petugas kesehatan yang terkena darah / cairan tubuh yang terkontaminasi virus. Lebih dari 50% kasus hepatitis C ditransmisikan melalui penggunaan obat-obatan suntik / injeksi. Bagaimana cara penularan penyakit ini ? Penyebaran virus ini melalui darah, dapat melalui jalan tranfusi darah, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, misal pada pengguna narkoba suntik, transplantasi organ. Hepatitis C juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual, namun kemungkinannya kecil, namun memiliki pasangan seksual yang berganti-ganti dapat meningkatkan resiko infeksi. Berbeda dengan hepatitis B, penularan melalui ibu hamil ke janin saat proses kelahiran ataupun melalui ASI juga tidak biasa ditemukan. Hepatitis C juga dapat ditularkan melalui kecelakaan kerja, misalnya pada

petugas kesehatan yang terkena darah / cairan tubuh yang terkontaminasi virus. Lebih dari 50% kasus hepatitis C ditransmisikan melalui penggunaan obat-obatan suntik / injeksi.
Hepatitis adalah peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut", hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis".

Penyebab
Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obatobatan.