P. 1
Tugas 2 Rancangan-Desain Jenis Metode Penelitian

Tugas 2 Rancangan-Desain Jenis Metode Penelitian

|Views: 91|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Zainuddin Aflah

More info:

Published by: Muhammad Zainuddin Aflah on Apr 24, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2013

pdf

text

original

PENELITIAN EKSPERIMEN A. Langkah Penelitian Eksperimen Pada prinsipnya sama dengan jenis penelitian lainnya.

Yang secara eksplisit dapat dilihat seperti berikut : 1. Melakukan kajian secara induktif yang berkaitan erat dengan permasalahan yang hendak dicapai. 2. Mengindentifikasi permasalahan 3. Melakukan studi literatur dari beberapa sumber yang relevan, memformulasikan hipotesis penelitian, menentukan definisi

operasional dan variabel. 4. Membuat perencanaan penelitian yang di dalamnya mencakup kegiatan : a. Mengidentifikasi variabel luar yang tidak diperlukan, tetapi memungkinkan ternyadinya kontaminasi proses eksperimen. b. Menentukan cara untuk mengontrol mereka c. Memilih desain riset yang tepat d. Menentukan populasi, memilih sampel yang mewakili dan memilih (assign) sejumlah subjek e. Membagi subjek ke dalam kelompok kontrol maupun kelompok eksprimen. f. Membuat instrumen yang sesuai, memvalidasi instrumen dan melakukan pilot study agar memperoleh instrumen yang

Mengorganisasi dan mendeskripsikan data sesuai dengan variabel yang telah ditentukan 8. 1966) 1. Praeksperimen Desain 1. Mengidentifikasi prosedur pengumpulan data dan menentukan hipotesis 5. Melakukan eksprimen 6. Mengumpulkan data kasar dari proses eksperimen 7. Desain Penelitian Eksperimen (Cambell dan Stanley. Melakukan analisis data dengan teknik statistika yang relevan 9.memenuhi diperlukan. persyaratan untuk mengambil data yang g. B. Membuat laporan penelitian eksperimen. Perbandingan Group Statis Ketarangan : X = ada treatment = tidak menerima treatment . Pra Eksperimen Keterangan : Pada Desain 1 Ini Tidak Ada Group Kontrol Pretes Y1 Variabel terikat X Postes Y2 Desain 2.

Pada desain praeksperimen ini keberadaan grup tidak dipilih secara random. Grup Eksperimen Kontorl Variabel terikat X Postes Y2 Y2 2. Postes Hanya Group Kontrol Dengan Random Subjek Grup Variabel terikat Postes (R) Eksperimen X Y2 (R) Kontorl Y2 Desain 4. Subjek Random Desain Pretes-Postes Grup Grup Pretes Variabel terikat X Postes Y2 Y2 Y1 (R) Eksperimen Y1 (R) Kontorl Desain 6. Eksperimen Desain 3. Desain Tiga Group Salomon Grup (R) (R) (R) Eksperimen Kontorl 1 Kontrol 2 Pretes Y1 Y1 - Variabel terikat X X Postes Y2 Y2 Y2 . Memasangkan Subjek Hanya Postes Secara Random Grup Variabel terikat Postes Eksperimen X Y2 (Mr) Kontorl Y2 Desain 5.

Eksperimen Semu Desain 9. Desain Empat Grup Salomon Grup Pretes Variabel terikat X X Postes Y2 Y2 Y2 Y2 Y1 (R) Eksperimen Y1 (R) Kontorl 1 (R) Kontrol 2 (R) Kontrol 3 Desain 8. Satu Grup Time Seri Y1 Y2 Y3 Y4 X Y5 Y6 Y7 Y8 .Desain 7. Pengaruh Imbangan Variabel terikat X Postes Y2 Y2 Pengulangan Treatment Eksperimen X1 X2 X3 X4 1 Group A B C D 2 Group B A D B 3 Group C D A C 4 Group D C B A Rerata Rerata Rerata Rerata kolom 1 kolom 2 kolom 3 kolom 4 Desain 11. Faktorial Sederhana Variabel Atribut Level 1 Level 2 Variabel Eksperimen Treatment Treatment B Cell 1 Cell 3 Cell 2 Cell 4 3. Pretes-Postes Grup Kontrol Tidak Secara Random Grup Pretes Eksperimen Y1 Kontrol Y1 Desain 10.

Desain 12. Grup Kontrol Time Series Grup Eksperimen Kontrol Y1 Y2 Y3 Y4 X Y1 Y2 Y3 Y4 - Y5 Y6 Y7 Y8 Y5 Y6 Y7 Y8 .

Mengindentifikasi adanya permasalah yang signifikan untuk dipecahkan melalui metode deskriptif b. Membuat laporan penelitian . Mendesain metode penelitian yang hendak digunakan. teknik samplingm.PENELITIAN DESKRIPTIF Penelitian dengan metode deskriptif mempunyai langkah penting seperti berikut : a. sampel. Melakukan studi pustaka yang berkaitan dengan permasalahan penelitian e. Mengumpulkan dan mengorganisasikan serta menganalisis data dengan menggunakan teknik statistika yang relevan h. dan menganalisis data g. dan pertanyaan penelitian dan atau hipotesis penelitian f. Membatasi dan merumuskan permasalahan secara jelas c. Menentukan tujaun dan manfaat penelitian d. menentukan instrumen pengumpul data. tarmasuk dalam hal ini menentukan populasi. Menentukan kerangka berpikir.

serta dalam bidang tertentu menentukan hubungan serta menentukan penelitian empiris antar fenomena hubungan empiris FAKTOR PENELITIAN DASAR . dan Menguji kegunaan teori Tujuan dilakukan prinsip dasar. PERBEDAAN PENELITIAN DASAR DAN PENELITIAN TERAPAN PENELITIAN TERAPAN Pemerintahan atau Lingkungan penelitian Akademik bisnis Inisiatif penelitian Peneliti Klien atau sponsor Biaya penelitian Peneliti atau bantuan Klien melalui kontrak Jenis penelitian Mandiri Kelompok Disiplin ilmu Satu atau dua Multidisiplin Setting penelitian Laboratorium/ lapangan Lapangan Keluwesan Lebih fleksibel Kurang fleksibel Manfaat penelitian Pengembangan ilmu Pemecahan masalah Menjawab sedikit Menjawab beberapa Sifat penelitian pertanyaan pertanyaan Menguji signifikansi Menguji signifikansi Jenis pengujian secara statistik secara praktik Aplikasi. Fisik. dipelajari. kedokteran. dan Bidang penelitian rekayasa.PENELITIAN TERAPAN Langkah – langkah a) Sesuatu yang sedang diperlukan. dan diperiksa kelemahannya b) Satu dari kelemahan-kelemahan yang diperoleh. dalil. dan sosial pendidikan Menguji teori. perilaku. diukur. dipilih untuk penelitian c) Biasanya dilakukan pemecahan dalam laboratorium d) Kemudian dilakukan modifikasi sehingga penyelesaian dapat dilakukan untuk diterapkan e) Pemecahannya dipertahankan dan menempatkannya dalam suatu kesatuan sehingga ia menjadi bagian yang permanen dari satu sistem.

Posttest-Only Control Design R R X O1 O2 Disini ada dua kelompok yang masing-masing dipilih secara random (R). dua kelompok yang telah dipilihsecra random. Pengaruh dari treatment adalah : (O2 – O1) – (O4 – O3) . Pengaruh adanya treatment adalah : O1 .EKSPERIMEN MURNI Bentuk-bentuk design eksperimen murni adalah: a. kemudian diberi pretest untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara kelompok yang akan digunakan untuk eksperimen dengan kelompok kontrolnya. kelompok yang tidak diberi treatment disebut kelompok control.O2 b. Pretest-Control Group Design R O1 X O2 R O1 O2 Dalam bentuk ini. Kelompok satu diberi treatment dan kelompok yang lain tidak kelompok yang diberi treatment tersebut kelompok yang diberi treatmentdisebut kelonpok eksperiment. Hasil pretest yang baik bila ada kesamaan karakteristik antara kelompok eksperimen dengan kelompok control.

PENELITIAN KUALITATIF Ada beberapa pendapat dalam memperinci tahapan kegiatan kualitatif. Endang S Sedyaningsih Mahamit (2006) tahapan penelitian kualitatif meliputi. Data Recording Procedures 6. 1. Data Analysis Procedures 7. wawancara. 1) Menentukan permasalahan 2) Melakukan studi literatur 3) Penatapan lokasi 4) Studi pendahuluan 5) Penetapan metode pengumpulan data. The Qualitative Narrative Pendapat lain dari Dr. dokumen. The Researcher’s Role 4. Creswell dalam bukunya Research Design. menyebutkan bahwa tahapan atau prosedur dalam pendekatan kualitatif meliputi langkah-langkah sebagai berikut. Qualitative and Quantitative Approaches (1994). The Data Collection Procedures 5. diskusi terarah 6) Analisa data selama penelitian 7) Analisa data setelah. The Type of Design 3. seperti yang dikemukakan oleh John W. Verification Steps 8. validasi dan reliabilitas . The Assumptions Of Qualitative Designs 2. observasi.

2 Inductive analysis Mendalami rincian dan kekhasan data guna menemukan kategori. cerita. Ciri. dan kesaling hubungan. terbuka pada apapun yang timbul. personal.. dimensi. deskrifsi tebal.ciri pokok Penelitian Kualitatif 1 Naturalistic inquiry Mempelajari situasi dunia nyata secara alamiah. dapat dibantu table frekuensi. terbuka beradaptasi sesuai perubahan yang terjadi (tidak bersifat kaku) . 3 Holistic Seluruh gejala yang dipelajari dipahami sebagai perspective sistem yang kompleks lebih dari sekedar penjumlahan bagian-bagiannya. kajian/inkuiri dilakukan secara mendalam.8) Hasil. 6 Dynamic systems Memperhatikan proses. historis dan waktu 9 Emphatic Netrality Penelitian dilakukan secara netral agar obyektif tapi bersifat empati 10 design flexibility Desain penelitiannya bersifat fleksibel. tidak melakukan manipulasi. naratif. 4 Qualitative data Deskripsi terinci. menganggap perubahan bersifat konstan dan terus berlangsung baik secara individu maupun budaya secara keseluruhan 7 Unique case Menganggap setiap kasus bersifat khusus dan orientation khas 8 Context Sensitivity Menempatkan temuan dalam konteks sosial. 5 Personal contact Peneliti punya hubungan langsung dan bergaul and insight erat dengan orang-orang. situasi dan gejala yang sedang dipelajari.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->