Anda di halaman 1dari 11

TUGAS AKHIR PRAKTIKUM MANAJEMEN BASIS DATA IMPLEMENTASI BASIS DATA STUDI KASUS PENYEWAAN MOBIL

DISUSUN OLEH 1. TRIYANI AYUNING TYAS 2. FITRI ERVIANA 3. SYAIFUL FUAD KELAS J3C110003 J3C110073 J3C110 INF B/P1

PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN INFORMATIKA DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karuniaNya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik. Laporan ini dibuat sebagai tugas akhir mata kuliah Manajemen Basis Data. Selain itu, laporan ini dapat dijadikan bahan pembelajaran khususnya bagi mahasiswa Diploma Institut Pertanian Bogor (IPB). Kami mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT, kepada kedua orang tua dan semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan laporan ini. Dan juga kepada pembaca yang telah menggunakan laporan ini sebagai panduan belajar Manajemen Basis Data. Akhir kata, semoga laporan ini bermanfaat bagi kami dan para pembaca untuk memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan khususnya dalam bidang Basis Data. Kritik dan saran kami harapkan agar kekurangan dalam makalah ini dapat diperbaiki.

Bogor, Desember 2011

Penyusun

DAFTAR ISI

Cover........................................................................................................................1 Kata Pengantar ........................................................................................................2 Daftar Isi .................................................................................................................3 1. Pendahuluan 1.1.Latar Belakang ............................................................................4 1.2. Tujuan ........................................................................................5 1.3.Siapa Mengerjakan Apa ................................................................5 2. Dasar Teori 2.1.Basis Data .....................................................................................7 2.2.ERD ............................................................................................7 2.3.DBMS ...........................................................................................8 2.4.Normalisasi ..................................................................................8 2.5.Query ............................................................................................9 2.6.SQL .............................................................................................9 3. Desain Basis Data 3.1.Proses Bisnis Studi Kasus .,...............................................................11 3.2.Asumsi dan Batasan Studi Kasus ......................................................12 3.3.Entitas dan Proses ..............................................................................12 3.4.ERD ( Tahap i) ...................................................................................12 3.5.Diagram Tabel (Tahap I).....................................................................13 3.6.Struktur Tabel (Tahap I) .....................................................................13 3.7.Normalisasi .........................................................................................16 3.8.ERD ( Tahap ii) ..................................................................................27 3.9.Diagram Tabel (Tahap II)...................................................................27 3.10. Struktur Tabel (Tahap II) .............................................................28

4. Implementasi Data 4.1.SQL Pembuatan Tabel ...................................................................31 4.2.Implementasi Aplikasi ...................................................................36 4.3.SQL..................................................................................................40

5. Penutup 5.1.Kesimpulan..........................................................................................45 5.2.Saran ....................................................................................................45 Daftar Pustaka.......................................................................................................46

1.

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Basis data merupakan himpunan kelompok data yang saling berhubungan agar dapat dimanfaatkan dengan cepat dan mudah. Kelompok data ini disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Basis data memiliki prinsip kerja dan tujuan yakni pengaturan data. Tujuan utama basis data adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data yang dibutuhkan. Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi. Selain itu, Basis data menentukan kualitas informasi, keakuratan, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya, mengurangi duplikasi data (data redudancy). Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan, dan juga dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar. Seiringnya perkembangan zaman, database semakin dibutuhkan. Biasanya, database digunakan dalam proses bertransaksi. Seperti E-banking, jual beli dan penyewaan. Transaksi tersebut sangat membutuhkan penyimpanan data yang rapi dan benar. Dalam pembuatan studi kasus basis data yang baik dan benar, dibutuhkan contoh langsung dari kegiatan-kegiatan yang terjadi disekitar kita. Hal tersebut bertujuan agar pemahaman terhadap konsep-konsep yang diterapkan menjadi lebih mudah untuk dipahami. Dimana teori-teori yang digambarkan secara teoritis akan terlihat lebih real apabila diaplikasikan pada kasus yang sering terjadi di kehidupan kita. Disamping itu, pemilihan tema penyewaan mobil menurut kami sangatlah tepat. Data-data yang berinteraksi didalamnya dapat dijadikan sebuah kasus untuk dibuatkan databasenya. Proses interaksi antara objek objek dapat kita jadikan sebagai acuan dalam pembuatan database. Di dalam kasus penyewaan mobil terjadi proses penyewaan mobil oleh member. Maka dibutuhkanlah penyimpanan data yang tersusun. Selain tersusun rapi, dibutuhkan juga ketelitian dan keakuratan dalam menghitung biaya penyewaan agar jasa penyewaan mobil tidak mengalami kerugian. Proses persediaan mobil dari pemasokpun harus didata dengan benar dan teliti. Dengan metode pembuatan query dengan SQL, dapat membantu kita dalam melihat semua proses yang terjadi pada kasus penyewaan mobil. Pegawai dapat mencari data dengan mudah. Selain mencari, pegawai juga dapat mengedit data lebih cepat. Data pegawai pun harus disusun

dengan rapi. Proses sewa mobil dalam kasus penyewaan mobil sangatlah penting dan harus dikelola dengan baik.

1.2. Tujuan Menyimpan data pegawai dengan baik. Menyimpan data member dengan baik. Menyimpan data buku dengan baik. Mengatur peminjaman dan pengembalian dengan baik. Memudahkan pegawai memasukkan dan mengedit data. Memudahkan pegawai mencari data.

1.3. Siapa Mengerjakan Apa Erita Kuswandari : Desain Basis Data, Implementasi Basis Data, Laporan, Mencetak, Menjilid, Burning CD M.Fikhir Karbala : Power Point, Laporan Hadian Maulana : Mencari Sumber, Laporan

2. DASAR TEORI

2.1. Basis Data Kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu. Ada juga yang mendefinisikan basis data adalah sekumpulan data berbagi pakai yang secara logika berhubungan dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi.

2.2. ERD ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan, yaitu : a. Entitian informasi Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999: 30). Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang. b. Atribut Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips. c. Hubungan / Relasi Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relasi dapat digambarkan sebagai berikut : Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu basis data yaitu (Abdul Kadir, 2002: 48) :

1). Satu ke satu (One to one)

Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B. 2). Satu ke banyak (One to many) Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A. 3). Banyak ke banyak (Many to many) Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.

2.3. DBMS Software yang digunakan untuk mengelola data dalam database agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan. DBMS adalah sebuah program yang memfasilitasi penyimpanan dan pengambilan informasi yang terstruktur pada komputer. DBMS juga dapat didefinisikan sebagai software system yang memungkinkan user untuk mendefinisikan, membuat, memelihara dan mengontrol akses terhadap basis data. Contoh DBMS antara lain Microsoft Access, SQL server, Oracle.

2.4. Normalisasi Normalisasi merupakan proses penentuan atribut-atribut mana saja yang dikelompokkan dalam 1 relasi/tabel atau dekomposisi relasi ber - anomali untuk menghasilkan relasi yang lebih kecil. Normalisasi merupakan salah satu teknik untuk menghasilkan sekumpulan relasi degan property yang sesuai kebutuhan data sebuah interprise.

2.5. Query Query berguna untuk mengakses record record dari satu tabel atau lebih yang mempunyai atribut sesuai dengan kriteria kreiteria tertentu.

2.6. SQL SQL (Structured Query Language) adalah Bahasa Database yang memungkinkan pengguna untuk membuat database dan struktur tabel, melakukan operasi dasar (insert, update dan delete), melakukan query sederhana dan kompleks. Komponen SQL ada dua yaitu :

a.

Data Definition Language (DDL) Bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan dan memberi nama entiti, atribut, dan relationship yang diperlukan aplikasi, termasuk security dan integrity constraint.

b.

Data Manipulation Language (DML) Bahasa untuk melakukan manipulasi data pada Basis Data.

3. DESAIN BASIS DATA

3.1. Proses Bisnis Studi Kasus Studi kasus yang kami ambil adalah jasa penyewaan mobil. Di dalam jasa penyewaan mobil terdapat beberapa proses bisnis yang terjadi. Proses bisnis yang terjadi antara lain bertransaksi, peminjaman mobil, pengembalian mobil, pemasokan mobil dan pembayaran. Adapun proses transaksi dilakukan oleh member dengan pegawai. Disini member dan pegawai terhubung dengan entity transaksi. Transaksi dilakukan member dengan pegawai agar dia dapat menyewa mobil. Penyewaan mobil sudah ditentukan waktunya, yaitu 3 hari. Member bebas meminjam mobil, tidak ditentukan jumlahnya. Pegawai dapat melayani beberapa member dalam satu waktu. Dan ini dapat dilihat dari jumlah transaksi yang dilakukan. Buku buku dibeli dari penerbit. Ini disebut proses pemasokan atau pemasukan barang. Di dalam proses pemasokan, penerbit tidak dibatasi untuk memasok jumlah buku terbitannya. Pada proses peminjaman terdapat tanggal pinjam, tanggal harus kembali dan tanggal kembali. Ini digunakan sebagai parameter pengembalian dan peminjaman buku. Tanpa adanya tanggal, pengelola perpustakaan tidak dapat menghitung denda dan total bayar. Selain itu, tanggal juga menentukan akhir batas penyewaan. Tanggal pinjam buku sama dengan tanggal transaksi. Karena pada saat transaksi merupakan pada saat itu juga member meminjam buku. Dan nomer transaksi setiap member berbeda beda. Di dalam peminjaman buku, kita mempunyai aturan denda. Denda ini dikenakan kepada member yang telat mengembalikan buku. Denda ini dapat kita buat dengan menggunakan query. Dalam kasus ini, harga sewa antara buku yang satu dengan yang lain dibedakan. Hal ini dikarenakan harga pembelian buku terhadap penerbit berbeda beda. Selain dari hal tersebut, biaya pemeliharaan pun menjadi pertimbangan. Harga sewa buku dapat kita lihat pada awal nomer buku. Pembayaran dilakukan pada saat buku dikembalikan. Sehingga pegawai langsung menjumlahkan harga sewa dengan denda yang dikenakan. Ini dapat kita sebut total bayar.

3.2. Asumsi dan Batasan Studi Kasus Member dapat melakukan beberapa kali transaksi. Sekali melakukan transaksi hanya dilayani oleh satu pegawai.

Satu transaksi dapat menyewa banyak buku. Satu buku dapat disewakan untuk beberapa transaksi dalam waktu berbeda. Dari hasil many to many ini, maka akan dihasilkan tabel sewa. Penerbit dapat memasok banyak buku. Disini kita tidak dapat melihat berapa banyak buku yang dipasok oleh setiap penerbit. Harga pembelian buku ke penerbit pun tak ada.

3.3. Entitas dan Proses


1. 2. 3. 4. 5. Proses : 1. 2. 3. 4. Bertransaksi Pelayanan Peminjaman dan pengembalian , Pembayaran Pemasokan Entitas : Member Pegawai Transaksi Buku Penerbit