P. 1
kediri

kediri

|Views: 357|Likes:
Dipublikasikan oleh Nur Arif ヌールアリフ

More info:

Published by: Nur Arif ヌールアリフ on Apr 24, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2014

pdf

text

original

SILSILAH KETURUNAN DINASTI ISANA DI JAWA TIMUR Kajian Ilmiah : A.Iansyahrechza.

F Bahan dari Sejarah Nasional Dan Uum kurikulum 1994 dan Repro Majalah Detektor’s PERPINDAHAN KELUARGA MATARAM KUNO DARI JAWA TENGAH KE JAWA TIMUR MENDIRIKAN DINASTI ISANA Pada masa SRI MAHARAJA RAKAI TULODONG berkuasa, seorang menantu RAKAI WAWA bernama EMPU SENDOK diangkat sebagai Mahamenteri I Hino, dengan gelar RAKRYAN SRI MAMANTRI EMPU SENDOK SANG SRI ISANATUNGGADEWA, sampai pada Masa Pemerintahan SRI MAHARAJA RAKAI WAWA naik tahta di Mataram (Jawa Tengah), setelah EMPU SENDOK naik tahta mengantikan mertuanya sebagai Raja Mataram bergelar SRI MAHARAJA EMPU SENDOK, dalam masa pemerintahanya terjadi bencana alam Gunung Merapi meletus maka ibukota kerajaan dipindahkan ke Medang Jawa Timur, Kerajaan ini sering disebut dengan Kerajaan Medang. Dikerajaan Medang Empu Sendok yang beragama Hindu, berkuasa telah merestui usaha menghimpun kitab suci agama Budha Tantrayana, sedang kitab itu dikenal dengan nama Sang Hiyang Kamahayanikan, Putrinya yang kawin dengan LOKA PALA Bernama SRI ISANA TUNGGAWIJAYA naik tahta di Kerajaan Medang yang kemudian digantikan putrInya bernama MAKUTAWANGWANGSAWARDHANA adapun sang Ratu mempunyai 2 orang Putri antara lain : 1. Putri Yang diperisteri oleh DARMAWANGSA yang naik tahta di Medang pada tahun (991), dengan gelar SRI DARMAWANGSA TEGUH ANANTAWIKRAMATTUNGGADEWA diawal pemeritahannya pernah melakukan serangan ke Kerajaan Sriwijaya. 2. Putri MAHENDRADATTA gelar GUMAPRYA DARMA PATRI kawin dengan anak CANDRA BAYA (Raja Bali) dan melahirkan UDAYANA (Raja Bali). Yang mempunyai putra bernama AIRLANGGA (Raja Mataram Medang Kahuripan) Dimasa pemerintahan DARMAWANGSA gelar SRI DARMAWANGSA TEGUH ANANTAWIKRAMATTUNGGADEWA di Medang (Watan Mas) kerajaan mengalami kemajuan pesat kitab Mahabharata disalin dalam bahasa Jawa Kuno terdiri dari 18 Parwa dan dalam masalah hukum perundang-undangan beliau membuat kitab Siwasasana. Pada waktu upacara perkawinan Putri DARMAWANGSA dengan AIRLANGGA anak MAHENDRADATTA yang kawin dengan UDAYANA (Raja Bali), terjadilah Pralaya (Serangan) dari Kerajaan Wura-Wari di Madiun hal ini terjadi adanya kerja sama antara Kerajaan Wura-Wari dengan Kerajaan Sriwijaya. Dalam peristiwa tersebut kerajaan Medang terpecah belah, AIRLANGGA dapat meloloskan diri dan kembali ke Bali mencari dukungan dari para Berahmana hingga tahun 919 dinobat menjadi raja di Kahuripan dan mulai mengadakan serangan diantara kerajaan yang takluk pada waktu itu antara lain Kerajaan Wratan di perintah BHISMAPRABAWA (1029), Kerajaan Adhamapanuda (1031), dan Kerajaan yang diperintah Rajanya perempuan yang keras digambarkan seperti RASEKSI (1032), Kerajaan Wura-Wari (1032), Kerajaan Wengker (1035), adapun seorang abdi yang setia pada AIRLANGGA yaitu NAROTTAMA yang diangkat RAKRYAN KANURUHAN (sebagai Patih) dan akhirnya AIRLANGGA menjadi pertapa. AIRLANGGA (919-1041), memerintah di Kahuripan mempunyai Isteri selain Putri DARMAWANGSA yang melahirkan SANGGRAMAWIJAYA yang menjadi Pertapa dan bergelar DEWI KILI SUCI dan isterinya anak raja Sriwijaya bernama SANGGRAMAWIJAYATTUNGGADEWI tidak diketahui keturunanya adapun isteri AIRLANGGA dengan Putri Selir melahirkan JAYANEGARA ( Raja Jenggala di Singasari) dan JAYENG RANA (Raja Kediri pertama). SILSILAH KERJAAN JENGGALA DAN PANJALU (KEDIRI) KERAJAAN JENGGALA. Berahmana bernama MPU BHAHARA pada tahun 1041 diberi tugas oleh AIRLANGGA untuk membagi wilayah pada kedua putranya atas pembagian itu antara lain : Kerajaan Jenggala yang beribukota di KAHURIPAN menguasai wilayah, Banyuwangi, Pasuruan, Surabaya, dan Malang. Kerajaan ini tidak lama bertahan hanya diketahui setelah putra AIRLANGGA bernama JAYANEGARA (1041), memerintah diteruskan WAJADRAWA dan digantikan KIRANA. Akan tetapi ada di dalam perasasti Kembang Putih (Tuban) dan Perasasti Turun Hiyang yang menyebutkan nama Raja Jenggala MAPANJI GARASAKAN berperang dengan Raja Panjalu bernama

Mejangan Pungguh.SAMARAWIJAYA dan baru pada tahun 1116-1134 kerajaan Panjalu di perintah oleh BAMESWARA gelar SRI PRAMESWARA.akhirnya pada tahun 1190 Raja Serengga naik tahta dengan gelar SRI SARWESWARA II yang digantikan DANDANG GENDIS naik tahta pada tahun 1200 dengan gelar SRI KERTAJAYA yang mengakhiri pemerintahanya pada tahun 1222 karna pemberontakan Adipati Tumapel yang dikuasai oleh KEN AROK yang mendapat dukungan dari para Berahmana dan kekuasaan kerajaan Kediri direbut sedangkan oleh KEN AROK yang menjadi Raja menamakan kerajaannya dengan nama SINGASARI dengan gelar SRI RANGGAH RAJASA SANG AMURWABUMI yang mengankat JAYASADA menjadi Adipati Kediri kemudian digantikan SASTRA JAYA dan digantikan JAYAKETUANG yang mempunyai putra bernama ARDARAJA yang kawin dengan Putri Raja Kartanegara (Singosari). Kerajaan Panjalu (Kediri) beribukota di Daha dan wilayahnya dari Gunung Kawi dan Sungai Berantas. Kebo Salawah dan lainya. Mpu Tanakung mengubah Wartasancaya dan Lubdaka. KAMESWARA II naik tahta mengantikan SRI GANDARA. Sedangkan sebelah barat laut Nusantara dibawah control Kerajaan Sriwijaya. Raja pertamanya bernama JAYENG RANA (1042) yang digantikan JAYAWARSA (1104). Pengganti Jaya Baya bernama SRI SARWESWARA (1159) dan digantikan SRI ARYESWARA (1169). atau meliputi wilayah Kediri sampai Madiun. Macan Putih. dijamannya kesusastraan maju pesat. yang digantikan SRI RAJA JAYABAYA (1135-1157) jaman SRI RAJA JAYA BAYA antara Panjalu dan Jenggala disatukan dan Lencana kerajaan memakai symbol GARUDA MUKHA yakni symbol Raja Airlangga dijaman itu pula MPU SEDAH dan MPU PANULUH mengubah karya sastra berupa kitab BHARATAYUDA yang menggambarkan peperangan Pandawa dan Kurawa diartikan peperangan Panjalu dan Jenggala Mpu Panuluh mengubah Kakawin Hariwangsa dan Gatutkacasraya. digantikan SRI GANDARA gelar SRI KROCARADIPAGANDARA (1181) dibawah pemerintahanya kontor perairan timur Nusantara dibawah pengawasan Kediri dan diangkatlah seorang Angkatan Laut dengan jabatan Senopati Sarwajala dan pejabat-pejabat kerajaan memakai gelar binatang misalnya. BAMESWARA naik tahta dengan gelar SRI PRAMESWARA. KERAJAAN PANJALU (KEDIRI). dan Mpu Dharmaja mengubah Kakawin Smaradahana. Pada tahun 1182. . SAMARAWIJAYA memerintah digantikan KAMESWARA I (1115) dan dalam tahun 1116.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->