PUISI BAHASA INDONESIA D I S U S U N Oleh: Nama: Muhammad Taufik Rizon Kelas: X.4 Guru Pembimbing: Dahlia S.

Pd Tahun Ajaran 2011/2012

Sumber: http://www. Cinta bulan di mata hujan Kita masih berasingan Di bawah kelambu kalbu Menanti tiba bulan Menerusi mata hujan Kita saling bertanya Tidak kelihatan pun Kuyup sinar bermanja di rumputan. Harum bulan Mewangikan hujan Lalu wujud kecintaan Di bawah pohon lengang Aku berbisikan antara angin Luah rasa ke ras-ras rindu Wajah sunyiku bergentayangan Malam ini tetes hujan Jelma di kalbu mengetuk pintu Membiarkan daun-daun luruh Di tasik bening kolam air mata Menimbunkan pucuk-pucuk gerimis Tindih dingin membelit hadir.ipuisi.com/puisi-cinta-cinta-bulan-di-mata-hujan .PUISI KECINTAAN Cinta Bulan Di Mata Hujan Pengarang: Jamaludin D.

com/2012/04/puisi-keagamaanpuisi-keagamaan. Wahai junjungan ku. disaat ini semua dosa yang pernah aku lakukan.PUISI KEAGAMAAN Aku Ingin Menjadi Hambamu Pengarang: Hj. Pemilik nyawa ku. Ampuni semua kebusukkan ku. jadikanlah waktu-waktu malam dan siang ku di penuhi dengan zikir kepada-Mu Kokohkan anggota badanku untuk berbakti pada-Mu Teguhkan tulang-tulang ku untuk berbakti kepada Mu. Ya Tuhan ku. Teguhkan tulang-tulang ku untuk melaksanakan niat ku. Dengan Rahmat-Mu Engkau sembunyikan kejelekan itu dengan karunia -Mu Engkau menutupinya.Farida Hanum Ya Allah.blogspot. Ampunilah aku di malam ini. semua kedunguan yang pernah aku amalkan. semua kejelekan yang pernah aku rahasiakan. Pelindung ku. Karuniakan pada ku kesungguhan untuk bertakwa kepada –Mu Sumber: http://kampung-jawa. yang telah Engkau suruhkan Malaikat yang mulia mencatatnya. Yang aku sembunyikan dan aku tampakkan yang aku tutupi atau aku tunjukan.html .

Tiada yang romantis atau membiuskan angan Ke dalam khayal yang beku Dan ratusan hari terkubur diam Pantai ini telah sepi. Hanya derai cemara udang. hijau Dan di beberapa sudut tumbuh padang rumput Ada cemara udang.. perahu nelayan Yang sepuluh tahun yang lalu belum kulihat Ini adalah pantai kenangan Sumber: http://blogbintang.com/puisi-keindahan-alam .PUISI KEINDAHAN ALAM Derai Cemara Udang Pengarang: Katjah Angin pantai disela gerimis Mendera pelan. Hanya rintik gerimis yang tidak kunjung reda Tidak juga menjadi hujan deras Ada yang berubah Pantai ini merubah dirinya menjadi teduh.. sejenak Berteduh di bawah Pohon-pohon cemara udang Kemudian lenyap ke arah Gubuk-gubuk bambu yang reot Tanpa atap di tepian jalanan pantai Senja ini..

begitu seram masa depan tanah ini. demi hewan-hewan.html . pepohonan. merana.com/2008/02/puisi-hijaukan-tanahini. demi penghuni dalam lautan demi pepohonan nan rindang. demi masa depan anak-anak bangsa Sumber: http://www. dan berdarah Adakah suatu hukum yang adil ditanah ini ? Atau suatu hukum sedang sembunyi ketakutan ? Gara-gara kelompok manusia serakah yang kejam Berakibat pembantaian masal hewan-hewan. dan manusia sendiri Jika terlihat kelompok manusia sedang membantai keji hutan hijau Tembak sajalah! Hijaukan tanah ini ! Demi manusia-manusia . Aneh….PUISI LINGKUNGAN Hijaukan Tanah Ini Pengarang: Nenen Gunadi Ketika pohon-pohon nan hijau bertumbangan udara mulai memanas nan menyengat Air dan lautan mulai keruh menghitam Penghuni dalam lautan meratap sekarat tak berdaya Tanah mulai meradang gersang dan berasap tebal Binatang-binatang punah korban pembantaian brutal manusia Dan terakhir manusia-manusia musnah korban pembantaian keserakahan Bayangkan…. justru manusia-manusia saling menuding dan saling berkata benar Nyatanya tanah ini merintih.greenpressreport.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful