BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Disintegrasi berasal dari kata dis yang berarti tidak dan integrasi yang berarti menyatu. Sementara itu, fenomena disintegrasi merupakan pecahnya atau lepasnya suatu bagian negara atau wilayah dari suatu negara dan kemudian berdiri sendiri menjadi sebuah negara yang merdeka. Disintegrasi, secara harfiah, dipahami sebagai perpecahan suatu bangsa menjadi bagian-bagian yang terpisah1. Baru-baru ini, terjadi peristiwa disintegrasi Sudan Selatan dari Sudan Utara. Hampir 100 persen warga Sudan Selatan memilih untuk berdisintegrasi dan mendirikan negara baru untuk mengakhiri konflik sipil yang berlangsung selama puluhan tahun. Daerah ini berpenduduk mayoritas etnis Afrika hitam (Nubia) dengan agama Kristen, berbeda dengan Sudan Utara yang berada di sub-Sahara bagian utara yang bercorak gurun sahara serta berpenduduk etnis Arab-Islam. Karakteristik geografis dan iklim yang kontras antara Sudan Selatan dan dunia Arab itu, ditambah lagi dengan perbedaan agama, etnis, bahasa, budaya, dan latar belakang sejarah, membuat dua wilayah di Sudan ini tak pernah merasa dekat. Sudan Selatan cenderung lebih dekat dengan Afrika ketimbang dunia Arab (Timur Tengah)2. Usaha pemisahan sudah dirintis sejak 50 tahun lalu melalui berbagai cara bahkan perang saudara. Sudan Selatan telah mengorbankan jutaan penduduknya termasuk yang tewas dan luka-luka dalam peperangan. Pada 9 Juli 2011, Sudan Selatan resmi menjadi negara Afrika ke-54, setelah referendum digelar dalam kerangka kesepakatan damai, dan 95% memilih untuk merdeka3. Peristiwa ini merupakan puncak dari penyelesaian konflik dan perang sipil yang terjadi di tubuh Sudan. Tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di Sudan tahun 2011 lalu, pada tahun 1998 Indonesia juga mengalami hal yang serupa pada Timor Timur (atau disebut juga dengan nama Timor Lorosae, dan sekarang disebut dengan nama Timor Leste). Dahulunya, Timor Timur merupakan kepemilikan dari Portugal, dan kerap kali disebut sebagai "Propinsi Seberang Lautan" oleh Portugal4. Pada tubuh Portugal tahun 1960-an terjadi pergantian kekuasaan, yang berarti juga pergantian ideologi yang dianut. Diktator Salazar jatuh dan digantikan oleh Marcello Gaetano menyebabkan munculnya ide-ide mengenai liberalisasi dan diizinkannya Portugal untuk mengikuti organisasi1

2

3

4

G.R. Sumantri, Disintegrasi Bangsa, 29 Desember 2009, <http://staff.ui.ac.id/internal/131881133/publikasi/ArtikelDisintegrasiBangsapointers.pdf>, diakses pada 30 November 2011 Majalah Berita Indonesia, Demi Ketentraman Sudan, 06 Februari 2011, <http://www.beritaindonesia.co.id/mancanegara/demi-ketentraman-sudan>, diakses pada 30 November 2011 BBC Indonesia, Sudan Selatan Resmi Merdeka, 9 Juli 2011, <http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/07/110709_sudanselatan.shtml>, diakses pada tanggal 30 November 2011 E.M. Tomodok, Hari-Hari Akhir Timor Portugis, Pustaka Jaya, Jakarta, 1994, p. 10

1

organisasi politik di luar pemerintahan. Ini juga memberikan tempat bagi Propinsi Seberang Lautan untuk turut berkontribusi; sebagai contoh diberikannya dua buah jatah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat di Lisboa5. Namun, kontradiksi di dalam masyarakat akibat cengkeraman empat abad penjajahan Portugal mewarnai kehidupan sehari-hari yang mencerminkan perbedaan pandangan dan kepentingan politik. Pada gilirannya, hal tersebut mengakibatkan terbentuknya kelompok politik yang ragu akan masa depan Timor Portugis. Pada akhirnya, terdapat tiga buah sikap pada tubuh masyarakat Timor Portugis: tetap menginginkan Timor sebagai propinsi milik Portugal, menginginkan kemerdekaan Timor (Xavier Amaral dan Ramos Horta, yang kemudian membentuk Fretilin yang berhaluan komunis), serta masyarakat yang berkeinginan untuk berintegrasi dengan Indonesia (terkenal dengan karena pemberontakan Viqueque 1955, yang tergabung dalam Partai Apodeti)6. Pada 30 November 1975, Deklarasi Balibo menyatakan bahwa seluruh wilayah bekas koloni Timor Portugis berintegrasi dengan bangsa Indonesia, dan dengannya resmi menjadi propinsi Indonesia yang kedua puluh tujuh. Tetapi sayangnya, semenjak tanggal 30 Agustus 1999, bendera merah putih tak lagi dikibarkan di Bumi Lorosae. Timor Timur lepas, berdisintegrasi dari Indonesia setelah jajak pendapat (referendum) yang diadakan PBB menyatakan bahwa 78,5% masyarakat Timor Timur menginginkan kemerdekaan dalam menentukan nasib sendiri7. Baik Timor Leste maupun Sudan Selatan, pada akhirnya berhasil menuntaskan masalah disintegrasi mereka dengan jalan keluar referendum. Lebih dari itu, terdapat juga berbagai bentuk intervensi asing dalam kepentingan disintegrasi kedua negara; seperti peran Australia dan Amerika Serikat dalam upaya mereka mendesak Presiden B.J. Habibie sehubungan dengan Timor Timur dan peran PBB dan Uni Afrika dalam perdamaian Sudan. Dalam paper ini, penulis ingin berfokus terhadap upaya disintegrasi secara historis; pada Timor Leste dalam rentang integrasi ke Indonesia hingga perolehan kemerdekaan mereka sementara pada Sudan Selatan fokus dimulai saat awal mula konflik dengan Sudan Utara hingga perolehan kemerdekaan mereka, intervensi asing, serta penyelesaian masalah disintegrasi kedua negara.

5 6

E.M. Tomodok, Hari-Hari Akhir Timor Portugis, Pustaka Jaya, Jakarta, 1994, p. 12 E.M. Tomodok, Hari-Hari Akhir Timor Portugis, Pustaka Jaya, Jakarta, 1994, p. 88 7 Liputan6.com, Keluar Juga Kerikil Dalam Sepatu Itu, 30 Agustus 2009, <http://berita.liputan6.com/read/242430/Keluar.Juga.Kerikil.dalam.Sepatu.Itu>, diakses pada tanggal 30 November 2011

2

hal. Konflik Lokal. yang merupakan kecenderungan "micro nationalism" dan kontradiktif dengan konsep negara-bangsa. Secession ini bukan merupakan hak namun cenderung kepada sesuatu yang dapat dijadikan bahan perjanjian8. 241 9 A. bukannya ketertarikan atau kepentingan bangsa yang dijajah. dan pemberian fasilitas berupa konferensi.Yayasan Obor Indonesia. Routledge. Landasan Konseptual 1) Tinjauan Hukum Internasional: Secession Konflik-konflik internal yang terjadi di suatu negara dapat berakibat lepasnya suatu wilayah negara (secession) atau bahkan malah berujung pada pembubaran negara. 13 3 . Apa faktor pendukung disintegrasi Timor Timur dari Indonesia dan Sudan Selatan dari Sudan Utara? 2.B. D. Apa bentuk upaya intervensi asing dalam disintegrasi kedua negara dan seberapa pentingnyakah upaya-upaya tersebut? 3. atau justru malah memisahkan etnis yang bersifat homogen9. 2007. New York. 2. 3) Garis Arbitrari (Arbitrary Boundaries) Wilayah jajahan kolonial dibagi atas kehendak kolonial. dan Dinamika Internasional. Intervensi asing hadir dalam bentuk pendanaan. Hipotesis 1. menjadikan etnis-etnis yang bermukim di wilayah tersebut secara tidak natural harus bersatu. pembicaraan agenda mengenai pendisintegrasian berupa referendum mengenai kemerdekaan 8 S. yakni didominasi oleh faktor perbedaan etnisitas dan agama. Jakarta. semacam otonomi sehingga kemerdekaan hanya dimungkinkan atas persetujuan negara penjajah. sehingga kerap kali menyisakan perselisihan. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. Thomson. Hadi. Konsep negara-bangsa sebagai suatu unit politik akan menjadi goyah akibat munculnya dorongan bagi kelompokkelompok etnik untuk melepaskan diri dari negara induknya. 2005. Kepentingan apa yang berhasil dicapai oleh kedua negara setelah disintegrasi tersebut? C. 2) Prinsip Hak Menentukan Nasib Sendiri (Self Determination) Prinsip ini bukanlah untuk dimaksudkan sebagai "hak untuk merdeka" melainkan sebagai selfrule. hal. An Introduction to African Politics. Rumusan Masalah 1. Disintegrasi kedua negara berasal dari faktor perbedaan.

Selain itu. kedua negara jelas mendapatkan hak untuk merdeka atau menentukan nasib sendiri. kedua negara dapat memiliki aset-aset seperti pertambangan dan sebagainya. 4 .mereka 3. aset tersebut tidak lagi dikuasai oleh negara induk melainkan dimiliki dan diolah sendiri. Setelah pada akhirnya kedua negara tersebut berhasil berdisintegrasi.

Konflik Lokal. atau kepala-kepala kampung. kaum pribumi yang miskin dan tidak berpendidikan itu diharuskan pula membayar pajak yang luar biasa berat. Disintegrasi Timor Leste dan Sudan Selatan 1. Hadi. selama lebih dari empat abad Timor Leste merupakan jajahan Portugal. Salah satu jenis pajak tersebut adalah pajak berdiam. kepala-kepala suku. tidak pernah sekalipun ia menuntut apapun terhadap wilayah ini. karena siarannya 10 S. Tidak mampu membayar pajak kepala maka hukuman penjara dua bulan. kesehatan tidak terjamin. termasuk dalam hal ini Timor Leste10. maka tidak akan diterbitkan. p.BAB II PEMBAHASAN A. atau disebut juga dengan "pajak kepala". Begitu juga dengan film impor. Walaupun Timor Leste berbatasan langsung dengan Indonesia. Rendahnya standar hidup juga mengakibatkan kekurangan daya tahan bagi tubuh kaum pribumi. bahkan di Indonesia pun masalah pajak ini tidak terdengar.Yayasan Obor Indonesia. 2007. Kepemerintahan Portugal memang tidak mengubah standar kehidupan orang-orang pribumi di Timor. Jakarta. Setiap penerbitan apapun diharuskan melewati sensor. Kebebasan bersuara atau kebebasan menyatakan pendapat tidak ada di Timor Portugis. Keluh kesah masyarakat Timor Portugis tidak pernah terdengar oleh dunia luar karena isolasi politik yang dijalankan oleh Timor Portugis. Terlebih. Radio Dili tidaklah berfungsi sebagai media penerangan. Selama empat abad menjajah. Tomodok. warga negara yang berumur 18 tahun ke atas dikenakan pajak kepala. Pemungutan pajaknya dilakukan oleh raja-raja. Bila tidak disetujui.M. Pajak kepala tersebut merupakan sumber pendapatan pemerintah yang terbesar. Revolusi Anyelir di Portugal menyebabkan tergulingnya rezim pemerintahan disana. dan disisi lain. pemerintah Portugal tidak ambil andil dalam pengembangan pendidikan di Timor. sementara tenaga medis yang tersedia sangatlah minim. 187 11 E. Jakarta. 1994. hingga kemudian dihimpit oleh situasi pada tahun 1970an ketika Portugal mengumandangkan seruan dekolonisasi bagi daerah-daerah kolonialisme Portugal di seberang samudera. atau kerja rodi hingga pajak tersebut dianggap lunas. dan juga rentan penyakit. Timor Leste Sebelum berintegrasi dengan Indonesia pada tahun 1976.30 5 . hal. Mayoritas penduduk pribumi hidup dalam kondisi paling buruk: miskin. Menurut undang-undang yang berlaku. terlepas apakah objek pajak tersebut bekerja atau tidak11. Pustaka Jaya. serta rendahnya tingkat pendidikan yang mereka kenyam. membuka era baru untuk koloni-koloni Portugal. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. Hari-Hari Akhir Timor Portugis. dan Dinamika Internasional.

Cape Verde.cenderung bersifat menghibur. Dukungan dunia internasional terhadap Fretilin pun makin pupus seiring tiadanya hasil yang diperoleh dari perjuangan-perjuangan Fretilin. bahkan hingga tahun 1990an. muncul pula wacana mengenai HAM mengalir deras. Berita-berita mengenai perjuangan kemerdekaan daerah jajahan Portugal di Afrika (yakni Mozambik. Sao Tome. Jakarta. Kecaman keras banyak datang untuk Indonesia. dan pada tanggal 22. Tidak hanya itu. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara.M. hal. Resolusi ini memuat juga pola posisi PBB di Timor Leste selama 24 tahun ke depan13. dan Dinamika Internasional. Hadi. Hal-hal yang dapat menggoyahkan kedudukan Portugal sedapat mungkin dihindarkan. 2007. Indonesia melakukan serangan darat. Integrasi Timor Leste ke Indonesia pada tahun 1976 tidak serta merta melemahkan tekad faksi politik Fretilin untuk mendirikan negara Timor yang merdeka. dua hari kemudian. laut. terekam kamera wartawan asing dan menyebar ke seantero dunia. Guinea Bissau. Partai Fretilin pun tampil dan memproklamirkan kemerdekaan Timor pada tanggal 28 November. Tomodok. yang tertembak oleh tentara dua minggu sebelumnya.189-192 6 . Dewan Keamanan PBB mengeluarkan suara bulat menyepakati resolusi 384 yang mengakui hak warga Timor Leste untuk menentukan nasib sendiri dan merdeka. badan sensor juga lekat menempel pada buku-buku pengetahuan yang berbahasa asing. serta kental dengan ideologi komunisme. Konflik Lokal. 1994. Invasi yang dilakukan Indonesia ini mendapat kecaman keras dari PBB. Fretilin merupakan partai revolusioner dan radikal dalam usaha kemerdekaan Timor Leste. Jakarta. yang berisi pernyataan kesepakatan mereka atas nama Timor Timur (sebelumnya Timor Portugis) memproklamasikan pengintegrasian bekas Timor Portugis ke NKRI sebagai propinsi yang ke-2712. Naasnya. Desakan dan simpati internasional banyak datang agar Indonesia memberikan kesempatan pada rakyat 12 13 E. dan bilapun ada berita. Puncak ketegangan terjadi pada tahun 1991. Pustaka Jaya. ketika tentara Indonesia menembaki para peziarah yang beriringan menuju taman pemakaman Santa Cruz. Namun. maka hanya berita-berita yang telah lulus sensor yang disiarkan. dan udara ke Timor Leste. Hari-Hari Akhir Timor Portugis. Principe. guna meletakkan karangan bunga pada makam Sebastiano Gomes. Pada tanggal 7 Desember 1977. Partai Apodeti (partai pro-Indonesia) juga memproklamirkan kemerdekaan wilayah tersebut dan menyatakan ingin berintegrasi dengan Indonesia. dan Angola) dijaga ketat agar tidak bocor dan diketahui oleh rakyat pribumi. Deklarasi ini kemudian dikenal dengan nama Deklarasi Balibo. Mereka bergerilya di hutan-hutan dan mengkampanyekan kepada dunia internasional bahwa masuknya Indonesia ke wilayah tersebut pada tahun 1976 merupakan bentuk tindakan aneksasi. Pada tahun 1977. insiden Santa Cruz ini kemudian menewaskan 180 orang.Yayasan Obor Indonesia. p 307 S.

Sudan Selatan Perang saudara antara wilayah Utara dan Selatan mewarnai sejarah politik Sudan. Sudan masih belum menemukan perdamaian. yang berarti menyetujui lepasnya Timor Timur dari kedaulatan Indonesia. Hasil jajak pendapat tersebut diumumkan pada tanggal 4 September dengan angka 78. dan ratusan orang tewas. namun demikian pada akhir masa kolonialisasi Inggris dan Mesir. Sudan terbagi menjadi dua. namun demikian di dalam negeri masih berhadapan dengan masalah instabilitas pemerintahan dan pemberontakan. diakses pada tanggal 30 November 2011 7 .shtm>. yang juga merupakan komoditas. Timor Timur saat itu memiliki dua pilihan. dan melakukan penyerangan terhadap kelompok pro-kemerdekaan. Ratusan ribu orang mengungsi ke Nusa Tenggara Barat dengan alasan keamanan14.Timor Leste dalam menentukan nasibnya sendiri. bahkan masih menganut animisme. Sebagai negara dengan wilayah terbesar di benua Afrika. Secara kultural. otonomi khusus dan tetap menjadi bagian dari Indonesia. Konflik Lokal. Protes disebabkan oleh kendali politik yang diserahkan kepada pemerintah wilayah utara yang mayoritas Arab. Jajak pendapat yang menawarkan kedua pilihan tersebut diselenggrakan di Timor Timur pada 30 Agustus 1999. Sudan memiliki sumber daya alam berupa minyak. dan Dinamika Internasional. Jakarta. Disintegrasi Timor Leste yang dimuluskan oleh referendum menghasilkan kemerdekaan Timor Leste secara penuh dan mendapatkan pengakuan internasional pada tanggal 20 Mei 200215 2. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara.org/id/2002/mei2002/timom30. hal. 30 Mei 2002. atau merdeka. Australia Menggertak Timor Timur. Melemahnya stabilitas dan koordinasi politik nasional seiring kejatuhan Soeharto dan menguatnya desakan internasional untuk Indonesia. Dili dan berbagai kota di Timor Leste pun berada pada kekacauan. kedua wilayah tersebut digabungkan yang memicu protes dari penduduk di wilayah selatan. wilayah Utara dan Selatan merupakan dua wilayah yang terpisah.5% dari masyarakat Timor Timur menginginkan kemerdekaan. 191 15 World Socialist Website. dimana wilayah Utara dihuni oleh penduduk yang beragama Islam yang lekat dengan budaya Arab dan wilayah Selatan yang dihuni oleh penduduk Kristen. Hadi. Meski telah lebih dari setengah abad lepas dari kolonialisasi Inggris dan Mesir. <www. 2007. Pada awalnya.wsws.Yayasan Obor Indonesia. pemerintahan Habibie mengambil terobosan kebijakan untuk menyelenggarakan jajak pendapat yang akan menentukan masa depan Timor Timur. yang dikhawatirkan akan mengancam eksistensi kepemerintahan wilayah selatan yang 14 berwenang atas sumur minyak yang S. Insiden ini menjadi momentum strategis bagi pejuang Fretilin yang telah lama menginginkan kemerdekaan atas wilayah tersebut. Hasil jajak pendapat tersebut membuat kelompok pro-integrasi kecewa dan mengamuk. berbagai sarana dan fasilitas publik rusak berat.

euforia ini membawa potensi konflik bagi mayoritas penduduk Arab di Sudan Utara yang disinyalir akan melakukan serangan-serangan untuk mengganggu jalannya referendum. negara-negara di benua Afrika mengalami perubahan administratif dari waktu ke waktu yang merupakan proses yang telah menjadi bagian sejarah politiknya. budaya. diakses pada tanggal 30 November 2011 8 . pada tahun 2005. Di sisi lain. membuat dua wilayah di Sudan ini tak pernah merasa dekat. pembentukan suatu negara di benua Afrika merupakan proses dari wilayah bekas kolonial Eropa pada masa lalu yang membentuk suatu negara tanpa memperhatikan latar belakang budaya penduduk asli.go. Sayangnya.lipi. Penyerangan tersebut mungkin disebabkan oleh dua hal yaitu perebutan wilayah antar suku dan kontrol atas sumur minyak di wilayah Sudan Tengah dan Selatan. Kedua pihak bertikai sepakat menandatangani Addis Ababa Agreement tahun 1972 yang memberikan otonomi kepada wilayah Sudan selatan16. 16 http://www. yang membentuk pemerintahan di wilayah Selatan bertemu dengan presiden Sudan saat itu.php/in/kolom/politik-internasional/403-referendum-penutupkonflik-sudan. Sudan Selatan jauh lebih dekat dengan Afrika ketimbang dunia Arab. calon ibukota Sudan Selatan. bahasa. Perang saudara ini berlangsung selama 17 tahun hingga pemimpin Southern Sudan Liberation. untuk membahas perang yang masih berlarutlarut. dan latar belakang sejarah.mayoritas berada di wilayah Selatan. yang dikenal dengan nama Scramble for Africa. Negara yang memiliki perbedaan kultural antar masyarakatnya ini kemudian dipersatukan dalam sebuah negara. perang saudara kembali terjadi di Sudan ketika Presiden Jafaar Muhammad An-Numeiri mencanangkan pemberlakukan hukum Islam di seluruh wilayah Sudan pada tahun 1983. Perang terus berlanjut hingga disepakati perjanjian damai di Nairobi. Proses ini juga terjadi dalam pembentukan negara Sudan. pemberontak Sudan Selatan mulai melancarkan serangan terhadap pemerintah Sudan Utara. Kenya. Sebenarnya. Pada satu sisi. Hal ini menyebabkan perasaan terdiskriminasi bagi masyarakat Sudan bagian selatan. ditambah lagi dengan perbedaan agama. Jafaar Muhammad An-Numeiri. yang membahas masalah referendum untuk menentukan nasib Sudan selatan pada tahun 2011. Joseph Lagu.politik. Akibatnya. Setahun sebelumnya. Pecahnya perang saudara di Sudan telah terjadi bahkan sebelum deklarasi kemerdekaan tahun 1956. Karakteristik geografis dan iklim yang kontras antara Sudan Selatan dan dunia Arab itu. euforia diwujudkan melalui ekspresi tulisan-tulisan dan bendera-bendera pembebasan yang memenuhi jalan-jalan di Juba.id/index. satu dekade sesudahnya. etnis.

com/read/2011/01/10/18/412263/referendum-unik-berlangsung-di-sudan-selatan>. Dikarenakan diskriminasi perlakuan bangsa koloni terhadap rakyat Sudan. Hampir 100 persen warga Sudan Selatan memilih untuk memisahkan diri dan mendirikan negara baru untuk mengakhiri konflik sipil yang berlangsung selama puluhan tahun. diakses pada tanggal 30 November 2011 19 S. Masyarakat Sudan memerlukan kedaulatan atas kehidupan mereka tanpa harus dipersatukan oleh ikatan masa lalu yang tidak mereka inginkan17. dan Dinamika Internasional. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. Intervensi Asing dalam Proses Disintegrasi Timor Leste dan Sudan Selatan Sebuah benang merah dari fenomena disintegrasi yang terjadi pada Timor Leste dan Sudan Selatan adalah banyaknya campur tangan asing yang bermain.state. tetangga seberang laut. Lewat mekanisme diplomatis. <http://international. 10 Januari 2011. sikap Australia dalam kasus Timor nampak fluktuatif. membuat kertas suara dibuat sesederhana mungkin dan tidak terdapat tulisan. 2007. hanya 15% penduduknya saja yang bisa membaca. Disintegrasi Timor Leste dari Indonesia membuat Indonesia sewajarnya kecewa terhadap Australia. melainkan gambar atau simbol saja18.gov/r/pa/ei/bgn/5424. Integrasi Timor ke Indonesia tidak lepas dari determinan konstelasi politik internasional saat Perang Dingin. Setelah bertahun-tahun ditimpa perang saudara. Pemisahan Sudan Utara dan Sudan Selatan dianggap solusi terbaik meskipun masih banyak isu yang menggantung termasuk isu sengketa wilayah Abyei yang kaya minyak. Berbeda dengan Sudan Selatan yang merupakan bagian dari negara Sudan saat pertama kali memproklamirkan kemerdekaan. Australia mendukung penuh 17 U. Australia adalah negara yang mendukung integrasi Timor ke Indonesia. namun kemudian berbalik dan mendukung disintegrasi Timor dari Indonesia. <www. Konflik Lokal. Kejatuhan Soekarno dan naiknya Habibie pada tahun 1999 menjadi titik balik posisi politis Australia. dan integrasi tersebut (walaupun dilakukan melalui operasi militer Indonesia) direstui oleh negara-negara Barat-liberalis yang tidak ingin melihat Timor dipimpin oleh Fretilin dan bertransformasi menjadi The Cuba of Asia. 192 9 . Department of State: Diplomacy in Action. Background Note: Sudan. B. Timor Leste bukanlah salah satu propinsi yang berada pada bendera merah putih saat proklamasi kemerdekaan berkumandang. hal. Jakarta. Awal mula disintegrasi Timor Portugis adalah sebuah integrasi paksa pada tahun 1976 dikarenakan ketidakmampuan Portugal dalam melakukan proses dekolonisasi yang tuntas di wilayah tersebut pada periode 1970an19. 8 April 2011. Referendum Unik Berlangsung di Sudan.S. Keinginan Sudan Selatan untuk berdisintegrasi pada akhirnya tersalurkan melalui referendum.dibawah satu bendera.Yayasan Obor Indonesia.htm> diakses pada tanggal 30 November 2011 18 Okezone Internasional. pada akhirnya referendum digelar pada 9 Januari 2011. Hadi. yakni pada tanggal 17 Agustus 1945.okezone.

John Howard. Howard. Hanya saja. 2007. Sebagaimana yang kita ketahui bersama. Hadi. akan lebih menguntungkan bila Timor dititipkan pada Indonesia yang telah teruji bebas komunis melalui operasi militernya21. dalam hal disintegrasi Timor. hal 200 10 . Hal ini jelas merupakan cobaan berat bagi Amerika. Perdana Menteri Australia saat itu. dan memunculkan Soeharto sebagai Presiden yang baru sekaligus menandai pergantian wajah Indonesia melalui Orde Baru yang dipimpinnya.Yayasan Obor Indonesia. dan dapat sedikit bernafas lega saat komunisme di Indonesia berhasil diberangus melalui Angkatan Darat. Regulasi tersebut tentu saja mencakup urusan tender pengolahan Celah Timor bilamana status kawasan ini dimenangkan oleh Indonesia. yakni Timor Portugis. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. peran Amerika Serikat lebih condong ke arah ideologi. Nafas lega Amerika Serikat sempat terhenti ketika Portugal memutuskan untuk melepas wilayah jajahannya di kawasan Asia Tenggara. hal 197 S. Konflik Lokal. Konflik Lokal. Amerika Serikat tidak semata-mata mendukung integrasi ini hanya karena efek domino yang akan ditimbulkan bilamana Timor Portugis dikuasai Fretilin yang kekirian. Jakarta. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. Australia. 20 21 S. tetapi juga nilai pasaran Indonesia yang menguat serta arti penting strategis dan ekonomis Indonesia dalam perspektif global. menulis surat yang ditujukan untuk Habibie. dimana dunia tidak lagi bipolar. karena corak Fretilin yang kekirian dan berarti kerugian bagi strategi pembendungan komunisme di Asia tenggara. Penarikan dukungan Australia atas kedaulatan Indonesia atas Timor Leste disinyalir merupakan akibat dari hilangnya wewenang pemerintah Indoensia dalam menentukan hak eksplorasi tambang di celah Timor. Tidak hanya Australia yang bermain dalam disintegrasi Timor Leste.kemerdekaan Timor Leste. sama seperti Australia. Integrasi Timor ke Indonesia yang semula didukungnya malah diancam dan dikecam. setelah gagal melobi IMF. Amerika berperang hegemoni dengan Uni Soviet. dan Dinamika Internasional. apalagi pasca perang dingin. Bagi Amerika. IMF mengharuskan Indonesia untuk melakukan open tender terhadap semua transaksi ekonomi nasional. Amerika memutar balik punggung dari masalah Timor Leste. 2007. namun juga Amerika Serikat. Hadi. Lebih terhenti lagi saat mengetahui Partai Fretilin memenangi pemilu pertama pasca dekolonialisasi Portugal pada tahun 1975. Jakarta. mengambil sikap yang bertentangan dengan sikap yang diambil oleh negarawan Australia sebelumnya. bila sikap Australia ramai dengan warna dan motif ekonomis.Yayasan Obor Indonesia. apalagi setelah dipukul mundurnya Amerika keluar dari Vietnam. Hanya saja pada akhirnya. berisi seruan agar posisi Timor Leste sejajar sebagai sebuah bangsa dalam politik internasional20. dan Dinamika Internasional. karena telah terikat oleh IMF dalam penanganan krisis ekonomi yang dideritanya. terlihat jelas sangat oportunis demi kepentingan ekonomi nasionalnya sendiri.

Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. keduanya telah ikut campur dalam masalah integrasi Timor ke Indonesia. Invasi militer Indonesia ke Timor membuat hubungan diplomatik Lisabon dengan Jakarta putus. dan kembali melakukan hal yang sama ditambah dengan kecaman dan peringatan agar sesegera mungkin dilakukan disintegrasi antara Timor Timur dengan Indonesia. namun hanya saat momen itu saja.Yayasan Obor Indonesia. 2007. memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia sehari setelah Operasi Seroja 7 Desember 1975. Portugal. Amerika Serikat mengharapkan pemerintah Indonesia membiarkan warga Timor Leste kembali ke kampung halaman mereka (setelah mengungsi di Nusa Tenggara Barat) dan membiarkan pasukan penjaga perdamaian internasional menuntaskan misi mereka dalam menjaga stabilitas di kawasan tersebut.Australia dan Amerika Serikat sepakat akan banyaknya pelanggaran HAM yang dilakukan militer Indonesia di tanah Timor. Hadi. Portugal selalu berusaha menyelipkan agenda mengenai Timor Leste di setiap sidang Majelis Umum. sebagai negara penjajah wilayah Timor Leste. dan kolusi antara militer Indonesia dan kelompok prokemerdekaan harus segera diakhiri22. hal 212 11 .Yayasan Obor Indonesia. Forum PBB dijadikan medan diplomasi bagi Indonesia yang memerlukan dukungannya atas pendudukan di Timor Leste. yang kemudian diklaim sebagai bentuk invasi dan menyalahi kaidah hukum internasional. dan Dinamika Internasional. sebaliknya Portugal terus menerus menyerukan di forum ini agar Indonesia menarik 22 23 S. namun rupanya sepadan dikarenakan sikap memaafkan dari banyak negara terhadap Portugal yang walaupun telah empat abad menjajah Timor belum pernah memberikan pembangunan yang berarti. Jakarta. Tidak hanya itu. Pemutusan hubungan diplomatik ini merupakan sebuah harga yang sangat mahal. akibat kerusuhan yang terjadi di Portugal dan yang terjadi di Angola dan Mozambik. hal 203 S. dan tidak memberikan edukasi yang beradab. Konflik Lokal. Bisa dikatakan yang dilakukan oleh Portugal semata-mata karena alasan nama baik di muka internasional. Hadi. Selama 25 tahun Portugal terus merengek mengenai Timor Leste setelah pada awalnya terburu-buru melepaskannya. Jakarta. 2007. cukup aktif dalam membela daerah bekas koloninya tersebut. Peran yang cukup substansial pada disintegrasinya Timor dari Indonesia dipegang oleh PBB. menanggapi tindakan Indonesia ini. Di forum PBB. Amerika Serikat dan Australia. Portugal. menjadi pahlawan Timor Leste. Konflik Lokal. dan Dinamika Internasional. di mata internasional. supaya terlihat memiliki andil dalam masalah bekas wilayah koloninya23. Portugal. Kisah yang terjadi kemudian adalah masuknya Tentara Indonesia dalam rangka mengendalikan keamanan dan ketertiban di Timor. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. Sikap kedua negara ini jelas menyudutkan Indonesia pada posisi bersalah terhadap Timor Leste. Letak geografis Timor yang jauh dari Portugal serta bertumpuknya masalah internal yang mesti diselesaikan membuat Portugal memilih untuk angkat kaki dan mencuci tangan dari segala keributan yang terjadi di tanah Timor.

UNAMET disinyalir kurang netral dalam perekrutan staf lokal di Timor Leste dengan kecenderungan memilih dari kalangan prokemerdekaan dibanding dari kalangan pro-integrasi24. diantaranya Amerika Serikat dan PBB. hukum. Jakarta. PBB membentuk UNAMET. dan lain sebagainya. dipimpin oleh Ian Martin guna memfasilitasi dan mengawasi jalannya jajak pendapat. dalam hal ini. Aktor-aktor yang bermain pada disintegrasi Timor Leste rupanya tampil kembali pada episode disintegrasi Sudan Selatan. jelas masih menyisakan konflik-konflik berupa perang sipil atau pemberontakan karena perselisihan yang telah lama terakumulasi. memfasilitasi banyak hal dalam rangka penghentian kekerasan di Timor Leste. mayoritas memilih opsi kedua. Ini tak lepas merupakan hasil perundingan bangsa-bangsa Eropa yang menjajah benua Afrika lewat perundingan Scramble for Africa yang dilaksanakan di Jerman. Majelis Umum PBB mengecam aneksasi Indonesia ke Timor Leste dan menghimbau agar rakyat Timor Leste diberi kebebasan untuk menentukan nasibnya sendiri. Inggris sejak tahun 1924 menjalankan politik isolasi antara Sudan Selatan yang mayoritas Kristen dan Animisme dengan Sudan Utara yang mayoritas muslim. Kerikil dalam Sepatu: Diplomasi Penyelesaian Kasus Timor Leste di PBB. Peluang terjadinya konflik di Afrika sangatlah besar. Pada 19 November 1976. Perundingan ini menjadikan suku-suku yang bertentangan terpaksa menyatu demi kepentingan politis bangsa penjajah atau malah membuat suku yang homogen terpisahpisah karena alasan sentimentil penjajah. bahkan bila tanpa campur tangan Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. PBB. budaya dan pendidikan. Penduduk wilayah utara dipersulit untuk pindah ke Selatan. hal. Sehingga. 24 A. bahwa etnis hitam Afrika nonmuslim yang bermukim dibawah bendera Sudan merupakan orang-orang yang dengan sangat terpaksa tinggal menyatu bersama orang-orang Arab Muslim yang mendominasi segala aspek. Meskipun selama 23 tahun periode integrasi ratusan milyar rupiah telah dikucurkan pusat tiap tahunnya sebagai bentuk wujud otonomi. Perundingan ini. United Nation Assistance Mission for east Timor. yakni menentukan nasib sendiri. demikian juga sebaliknya. mulai dari politik. pada akhirnya. Kusaeni. Naiknya Habibie sebagai presiden membuat warga Timor mendapatkan kesempatan memilih: terus menjadi bagian dari Indonesia dengan otonomi ataukah pergi menentukan nasib sendiri.semua pasukannya keluar dari wilayah Timor Leste. walaupun telah berlangsung lama. perselisihan yang terjadi di Sudan merupakan perselisihan yang alami atau wajar terjadi. Pustaka Antara Utama. Telah dijelaskan sebelumnya. Barat punya andil besar terhadap kondisi Sudan sekarang. 58 12 . 2000. Para diplomat Indonesia pesimistis dan mencium adanya konspirasi Barat dari UNAMET karena Ian Martin dikenal karena reputasinya yang garang dalam persoalan HAM di LSM yang pernah dipimpinnya. tanpa bantuan campur tangan asing pun konflik dapat terjadi karena arbitrary boundaries ini.

integrasi antara Sudan Selatan dan Utara menjadi terhalang. Kehadiran menlu AS saat itu Collin Powel saat penandatanganan menunjukkan peran penting Amerika. beroperasi di negara tersebut. China National Petroleum Corp (CNPC).Meskipun alasannya untuk mencegah penyakit malaria. industri minyak di Selatan mampu meraup keuntungan hingga 4.com/2011/01/23/disintegrasi-sudan-bahaya-politik-referendum/. Lebih dari 20 miliar dolar peralatan militer dikirim ke Eritrea. sebagai utusan presiden AS. Setelah lewat perjuangan yang lama tujuan Amerika akhirnya terwujud di era presiden Obama sekarang lewat referendum 201125. 25 http://farid1924. mantan senator John Danforth ditunjuk oleh George Bush Jr. Lantaran perusahaan migasnya. sedangkan pemerintah hanya memperoleh pemasukan 100 juta dolar dari sumber lainnya. pada tahun 1995. Sebelumnya. Semua itu menjadi alat penekan untuk untuk mewujudkan tujuan politik Amerika. diakses pada tanggal 30 November 2011 13 . sementara Utara merupakan kawasan yang didominasi Muslim dan bangsa Arab. Apabila referendum itu memutuskan untuk memisahkan diri.wordpress.4 miliar dolar AS sepanjang 2010 lalu. Sementara itu. menjadi penengah gencatan senjata antara SPLA dengan pemerintah Sudan. Jimmy Carter. Referendum 2011 ini merupakan implementasi dari Comprehensive Peace Agreement tahun 2005 di Nairobi. Pada pertengahan 2001. wilayah selatan kemungkinan akan menguasai sekitar 80 persen minyak Sudan. Amerika Serikat memang sudah sejak lama menjadikan pemisahan Sudan Utara dan Selatan menjadi target politiknya di kawasan itu. Jumlah itu setara dengan hampir 98 persen pemasukan yang diperoleh wilayah tersebut. Negara kolonial itu memberikan jalan bagi berkembangnya gerakan misionaris Kristen di Selatan dan menghalangi penyebaran Islam di kawasan itu. Menurut laman Washington Times. bahwasannya Selatan adalah kawasan penganut Kristen dan asli Afrika. perhatian besar datang dari pemerintah Cina. demikian juga sebaliknya. Etiopia. namun motif sebenarnya adalah untuk memisahkan dua kawasan itu. dengan alasan membuka bantuan kemanusiaan. pemerintah Clinton meluncurkan kampanye untuk membuat ketidakstabilan pemerintah Sudan. The Sunday Times (17/11/1996) pernah mengungkap. Uganda. Akibatnya. Politik identitas berdasarkan agama dan ras pun dibangun oleh kolonial Inggris. Kebijakan kolonial Inggris ini kemudian terbukti menjadi salah sumber konflik di masa sekarang. Tak hanya AS. mantan presiden AS. termasuk ke tentara pemberontak Sudan Selatan (SPLA).

kira-kira 300 ribu orang telah tewas dan hampir 3 juta orang lainnya mengungsi dari rumah mereka. contohnya kepentingan Australia. C. Konsep ini kemudian menjadikan Sudan Selatan mau tidak mau harus terpisah dari Sudan. Pada kasus Sudan Selatan.co. karena konflik internal yang banyak terjadi disana. tidak mengherankan bila kepentingan Cina di Sudan begitu besar. Sejak pertempuran antara pemberontak dan pasukan pemerintah mulai 8 tahun lalu. Konflik-konflik internal yang terjadi di suatu negara dapat berakibat lepasnya suatu wilayah negara (secession) atau bahkan malah berujung pada pembubaran negara. walaupun hal ini merupakan warisan kolonialisme. terdapat kekurangharmonisan antara masyarakat disana. intervensi asing tidak tampak nyata karena pada dasarnya kedua negara memang tidak akur.Karena itu. penulis menganalisis melalui perspektif hukum internasional. yang kemudian terakumulasi menjadi konflik panjang dengan tempo puluhan tahun yang menjadikan disintegrasi sebagai jalan keluar permasalahan. dengan menempatkan pasukan penjaga perdamaian Uni-Afrika-PBB di Darfur (UNAMID). kepentingan keamanan Asia Tenggara. dan juga kepentingan Indonesia. Demi Ketentraman Sudan. diakses pada tanggal 30November 2011 14 .voanews. yakni konsep secession dan hak menentukan nasib sendiri. CNPC menguasai saham 41 persen atas perusahaan The Petrodolar Operating Company Ltd yang beroperasi di Sudan. Sementara itu.html>. Sudapet asal Sudan (8 persen). intervensi asing pada disintegrasi Sudan Selatan dari Sudan tidak begitu signifikan seperti yang terjadi pada disintegrasi Timor Timur dari Indonesia. Penjaga Perdamaian PBB Tetap di Darfur Setahun Lagi. Pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika-PBB telah ditempatkan di Darfur sejak tahun 2008.id/mancanegara/demi-ketentraman-sudan> diakses pada tanggal 30 November 2011 Voice of America. Ketidakakuran ini merupakan buah kolonialisme Inggris di Sudan pada zaman lampau. dan Al Thani Corporation dari United Arab Emirates (5 persen)26.beritaindonesia. Pemilik saham lainnya adalah Petronas asal Malaysia (40 persen). <http://www. Intervensi asing pada disintegrasi Timor dari Indonesia jauh lebih kompleks karena harus menadahi banyak kepentingan. Portugal. SINOPEC asal China (6 persen). PBB telah mendesak semua orang yang terlibat dalam konflik di Darfur agar bertindak ke arah gencatan sejata dan persetujuan perdamaian yang permanen27. yang dimaksudkan untuk melindungi kaum sipil dan berusaha memelihara tertib hukum. Pada dasarnya. PBB dalam disintegrasi Sudan berperan dalam menjaga perdamaian dan ketertiban hukum disana. Yang terjadi di tubuh Sudan murni 26 27 Berita Indonesia.com/indonesian/news/Penjaga-Perdamaian-PBB-Tetap-di-Darfur-Setahun-Lagi126447948. Telah kita ketahui bersama bahwa pada tubuh Sudan. Analisis Dalam mengkaji disintegrasi yang terjadi di Timor Leste dan Sudan Selatan. Amerika Serikat. 30 Juli 2011 <http://www.

Meskipun begitu.merupakan konflik internal. Australia mendukung integrasi Timor ke Indonesia dengan syarat bahwa integrasi tersebut mendapatkan dukungan internasional. mengakibatkan perang saudara selama berpuluh-puluh tahun dan hampir mengalami kejenuhan. motif ekonomi Australia. menimbulkan kekhawatiran Amerika Serikat akan munculnya bibit komunisme di Asia Tenggara. yakni buah dari pelepasan etnis-etnis yang bersengketa dan melepaskan diri dari negara induk. dan tempo atau rentang waktu gencatan senjata. motif ideologi Amerika Serikat. yang kemudian dimenangkan oleh Fretilin. bukan karena tangan-tangan asing yang sengaja mengobok-obok negara Sudan. masih terdapat kaidah-kaidah hukum humaniter guna melindungi masyarakat sipil dalam konflik/gencatan senjata. Ini terjadi pada rakyat Sudan Selatan yang merasa termarginalkan dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat (Sudan Utara). Permasalahannya adalah. selaku negara induk. dan motif gambaran heroik milik Portugal. upaya pemisahan diri dari negara induk inilah yang menyebabkan konflik internal bersenjata. Indonesia tidak pernah memaksakan diri memasukkan Timor Timur sebagai propinsi milik Indonesia bila tidak didesak oleh Amerika Serikat dan Australia. dijamin oleh hukum internasional guna melindungi kedaulatan negaranya. Lepas tangan Portugal akan daerah jajahannya di Asia Tenggara menimbulkan kenisbian kekuasaan di Timor. kedua negara ini bersikeras menginginkan disintegrasi Timor Leste dari Indonesia. Berbeda dengan yang terjadi di Sudan Selatan. setelah 'diurus'. Portugal seharusnya menjadi aktor yang bertanggung jawab sebagai penguasa administrasi hingga Timor Portugis melaksanakan hak 15 . Herannya. hal ini dilihat dari jumlah korban yang jatuh. Indonesia sebagai negara induk juga merasa kecolongan dan terkhianati oleh pihak-pihak asing yang semula menginginkan integrasi wilayah Timor ke Indonesia tetapi pada akhirnya malah menginginkan perceraian Indonesia dengan Timor Leste. kerusakan yang terjadi. Motifmotif kemudian muncul. Yang terjadi di Sudan Selatan dan Timor Leste merupakan gencatan senjata yang melewati batas wajar. Aspek internasional di Timor Leste sangat kental sejak awal berintegrasi dengan Indonesia karena ia adalah koloni Portugal yang sedang dalam proses dekolonisasi. karena negara induk berusaha sedapat mungkin untuk memelihara kedaulatan negaranya yang telah dijamin oleh hukum internasional. disintegrasi Timor Leste hampir sepenuhnya berisikan campur tangan asing. Disintegrasi Sudan Selatan juga menandai adanya micro nationalism. Indonesia. Keberhasilan Indonesia dalam menumpas komunisme membuat Amerika mempercayakan Timor Leste untuk 'dirawat' oleh Indonesia. sementara secession merupakan upaya dari negara mikro untuk menggerogoti kedaulatan negara induk.

Arbitrary boundaries dengan gampang memberi jalan keluar bagi penentuan nasib bagi Timor Leste namun sedikit menyusahkan bagi Sudan Selatan. bukannya ditinggalkan begitu saja. Negara-negara Eropa yang porak poranda akibat perang masih ingin menjadikan wilayah-wilayah koloni mereka sebagai sumber bahan mentah yang murah bagi rekonstruksi pasca perang. Dengan disintegrasi. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. Pada kasus Timor Leste. Begitupun dengan Sudan Selatan yang jumlah kekayaan minyaknya konon sanggup meraup keuntungan sebanyak 4. hal 262 29 S. 2007. Berbeda dengan Sudan Selatan. sesuai dengan kaidah di dalam Perjanjian Wina 1978 tentang Perjanjian Internasional Dalam Kaitan Dengan Suksesi Negara30. Wilayah Timor Leste hanya mengambil wilayah yang dulu pernah dijajah oleh bangsa Portugis saja.4 miliar dollar AS sepenghujung tahun 2010 lalu.Yayasan Obor Indonesia.menentukan nasib sendiri sebagaimana diatur oleh Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 1541 Tahun 196028 . Konflik Lokal. Jakarta. Jakarta. Hadi. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. permasalahan ini cukup mudah karena perbedaan sejarah kolonialisme yang berbeda dengan Indonesia. 2007. Timor Leste. tersebutkan pada doktrin uti possidetis dalam hukum internasional: “batas-batas wilayah suatu negara baru mengambil batas-batas wilayah kolonial yang sudah ada”29.Yayasan Obor Indonesia. Hadi. dan Dinamika Internasional. Pelaksanaan hak menentukan nasib sendiri ini juga tetap harus menjaga dan menghormati batas-batas wilayah yang telah ada sebelumnya. karena keterikatannya dengan sejarah kolonialisme dengan negara induk. Hadi. Jakarta. Konflik Lokal. yang batas wilayahnya setelah menentukan nasib sendiri masih dipersengketakan.Yayasan Obor Indonesia. hal 245 30 S. hal 266 16 . Prinsip hak menentukan nasib sendiri tidak dimaksudkan sebagai hak untuk merdeka. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. dan Dinamika Internasional. 28 S. 2007. dapat mengeksplorasi sumber daya alamnya yakni berupa pertambangan minyak di wilayah yang disebut dengan nama Timor Gap atau Celah Timor. Ketika suatu bangsa memproklamasikan kemerdekaannya. dan Dinamika Internasional. dari sini kita dapat melihat bahwa dasar pemikiran untuk melanggengkan kolonialisme saat pembahasan rancangan Piagam PBB masih sangat kental. Konflik Lokal. Hak menentukan nasib sendiri berakhir setelah sekali digunakan. saat itu pula sudah habis haknya akan menentukan nasib sendiri. Timor Leste setidaknya dapat bernafas lega karena akhirnya berpisah dengan masyarakat Indonesia yang kulturnya merupakan 'didikan' dari bangsa penjajah Belanda.

dukungannya tidak ditampakkan). dan kepentingan 17 . intervensi asing yang terjadi pada disintegrasi Sudan Selatan tidak begitu berpengaruh karena konflik internal yang terjadi sudah terakumulasi sangat lama. Pada proses disintegrasi kedua negara. kepentingan Indonesia dan stabilitas Asia Tenggara akan hadirnya pengaruh komunis yang diprakarsai oleh partai Fretilin.BAB III KESIMPULAN Disintegrasi yang terjadi pada Timor Leste dan Sudan Selatan pada akhirnya selesai dengan jalur referendum atau jajak pendapat. Timor Leste. seperti kepentingan Inggris selaku bangsa penjajah pada disintegrasi Sudan Selatan. disisi lain. kepentingan Australia yang menginginkan minyak di Celah Timor. Hanya saja. Pada dasarnya. terdapat intervensi asing. kepentingan Amerika Serikat (dan PBB) yang menginginkan ideologi komunisme musnah (pada akhirnya setelah Timor bergabung dengan Indonesia. ada atau tidak adanya intervensi dari asing tetap akan mengantarkan Sudan Selatan pada disintegrasi dengan Sudan. konflik disintegrasinya merupakan sebuah wadah yang menadahi begitu banyak kepentingan asing.

Selanjutnya. namun perlu kita ketahui bersama bahwasannya suatu konsep penyelesaian bisa saja sangat ideal. karena pada akhirnya memutuskan untuk berdisintegrasi setelah puluhan tahun lamanya berkonflik dengan negara induknya.Portugal guna mencari muka di ajang internasional agar dimaafkan atas dosa kolonialisme-nya di Timor dan di sisi lain agar terlihat memiliki andil dalam menangani konflik di wilayah koloninya. dan hak untuk mengolah atau mengeksplorasi kekayaan 18 . Timor Leste. Pemberian otonomi khusus memang sebuah jalan keluar yang baik bagi Timor dan Sudan Selatan. di pihak lain. Indonesia pada insiden Santa Cruz menimbulkan trauma pada masyarakat Timor. wilayah Utara didominasi oleh etnisitas Arab yang beragama Islam sementara wilayah Selatan didominasi oleh suku Nubia (Afrika) serta beragama Kristiani. namun lebih karena pengalaman dan trauma buruk ketika menjadi bagian dari Indonesia. Diskriminasi itu berlanjut hingga pembagian kekuasaan. serta selektif merespon partisipasi aktor eksternal dalam penyelesaian permasalahan konflik-konflik internal yang muncul. Selama 23 tahun periode integrasi Timor Timur ke Indonesia. Intervensi asing pada derajat tertentu berarti dapat mengarah pada erosi kedaulatan nasional. upaya penanganan konflik yang dilakukan oleh pemerintah cenderung bersifat reaktif dan parsial saja. yang kemudian berujung pada pelanggaran hak asasi manusia. Hal ini mengakibatkan warga Sudan Selatan memutuskan untuk memisahkan diri dari Sudan. bahkan masih menganut animisme. berdisintegrasi bukan semata karena hasrat untuk menjadi sebuah negara merdeka. ditambah lagi karena pasokan minyak banyak berlokasi di wilayah Selatan. hak untuk menentukan nasib sendiri (melalui referendum). Disintegrasi yang terjadi di Sudan Selatan lebih cenderung disebabkan perasaan terdiskriminasi akan pembagian wilayah Utara-Selatan. tetapi perlu diingat bahwa otonomi khusus bukanlah sebuah garansi emas akan keberlangsungan integrasi. Penting bagi kita untuk waspada dan seksama mengikuti perkembangan konstelasi global. namun bisa jadi tidak sejalan ketika dalam proses tataran pelaksanaan. membuat warga Sudan Selatan percaya diri dan optimis akan keberlangsungan negara Sudan Selatan. sementara pendekatan yang lain meskipun ada tetapi kurang mendapat fokus yang memadai. karena akan menjadikan dinamika konflik makin tidak dapat dikendalikan dan dikontrol pemerintah pusat. tetapi belum tentu kepentingan-kepentingan yang semula diinginkan oleh kedua negara kemudian terpenuhi. Disintegrasi telah terlaksana. Pendekatan militer masih menjadi tumpuan utama. Kedua negara telah mendapatkan kemerdekaan. Timor telah diberikan hak otonomi daerah khusus. Hal tersebut juga berlaku bagi Sudan Selatan yang diberi otonomi khusus juga. Pola seperti ini sebenarnya berbahaya karena tidak berorientasi pada penyelesaian secara substansial. pemberian edukasi dan infrastruktur wilayah.

Jakarta: Pustaka Antara Utama. dan mengakibatkan orang-orang Timor Leste yang dekat secara garis kekerabatan berpisah dengan orang-orang Nusa Tenggara Timur karena berbeda penjajah. New York: Routledge. Tomodok. Mereka menerapkan apa yang disebut dengan arbitrary boundaries yakni wilayah jajahan.shtml>. tanpa memperhatikan aspek etno-sosio-religion yang berada sebelumnya. 2005. Syamsul dkk. Dari Laman Web: BBC Indonesia. 9 Juli 2011. <http://www. Alex. diakses pada tanggal 30 November 19 . seperti yang terjadi pada negara-negara di wilayah Eropa Barat. hingga rendahnya kohesi sosial antarkomponen bangsa. Ini kemudian mengakibatkan suku Nubia harus bersatu dengan suku Arab dibawah satu bendera. lenyapnya struktur adat (karena wilayah jajahan lebih berlaku daripada wilayah adat). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. tanpa ada campur tangan dari mantan negara induk.co. Walaupun kolonialisme telah usai sejak lama. Konflik Lokal dan Dinamika Internasional. juga Amerika Latin. jejak hitam masih terasa di negara-negara pasca kolonial yakni berupa rapuhnya batas teritorial negara. Disintegrasi Pasca Orde Baru: Negara. Kusaeni. Disintegrasi ini sebetulnya tidak perlu ada. Ahmad. 2007.alamnya. Jakarta: Pustaka Jaya. 200. Kerikil dalam Sepatu: Diplomasi Penyelesaian Kasus Timor Leste di PBB. ketidaksiapan institusi politik. An Introduction to African Politics. Hari-Hari Akhir Timor Portugis. Thomson.bbc. Tidak ada peristiwa perebutan wilayah atau keinginan untuk berdisintegrasi disana. Negara toh bisa saja dibentuk dengan berdasarkan keinginan politis suatu bangsa. Ini semua ulah bangsa-bangsa Eropa yang melakukan penjajahan pada benua Asia dan Afrika. Sudan Selatan Resmi Merdeka.uk/indonesia/dunia/2011/07/110709_sudanselatan. DAFTAR PUSTAKA Dari Buku atau Jurnal: Hadi. 1994. Eliza.

S. <www. 30 <http://staff. Australia Menggertak Timor Timur. Disintegrasi Bangsa. Demi Ketentraman Sudan. <http://www.2011 Berita Indonesia. Referendum Unik Berlangsung di Sudan.id/internal/131881133/publikasi/Artikel-DisintegrasiBangsapointers.ac.pdf>.com/indonesian/news/Penjaga-Perdamaian-PBB-Tetap-di-Darfur-Setahun-Lagi126447948.id/mancanegara/demiketentraman-sudan> diakses pada tanggal 30 November 2011 http://farid1924. Demi Ketentraman Sudan.com/read/2011/01/10/18/412263/referendum-unik-berlangsung-di-sudan-selatan>. diakses pada tanggal 30November 2011 World Socialist Website. Penjaga Perdamaian PBB Tetap di Darfur Setahun Lagi.co. <www.go.state. diakses pada 30 November 2011 Okezone Internasional. Background Note: Sudan.ui. diakses <http://international. pada tanggal 30 November 2011 http://www. Department of State: Diplomacy in Action. 8 April 2011.gov/r/pa/ei/bgn/5424.R.co.com/2011/01/23/disintegrasi-sudan-bahaya-politik-referendum/.html>.org/id/2002/mei2002/timo-m30. diakses pada tanggal 30 November 2011 U. November 2011 Majalah Berita Indonesia.beritaindonesia. 06 Februari 2011.voanews.shtm>. 30 Juli 2011 <http://www. 30 Mei 2002. diakses pada tanggal 30 November 2011 20 .lipi.beritaindonesia. diakses pada tanggal 30 November 2011 G.wsws.id/mancanegara/demi-ketentraman-sudan>. Sumantri.htm> diakses pada tanggal 30 November 2011 Voice of America.okezone. 29 Desember diakses pada 2009.id/index. <http://www.wordpress.politik. 10 Januari 2011.php/in/kolom/politik-internasional/403-referendum-penutup-konflik-sudan.

DISINTEGRASI TIMOR LESTE DAN SUDAN SELATAN Disusun guna memenuhi tugas akhir mata kuliah Perbandingan Politik 21 .

Disusun Oleh: Afina Nurul Faizah 10/296376/SP/23832 Perbandingan Politik A JURUSAN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2012 22 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful