Anda di halaman 1dari 4

PEMBACAAN SKALA MULTIMETER ANALOG

Pendahuluan Perlunya kita mengenali beberapa istilah yang dipakai dalam teknik pengukuran yang mungkin belum disinggung pada bahasan materi sebelumnya. Hal ini penting sebab untuk menjaga agar tidak terjadi kesalahan yang besar dalam melakukan pengukuran. Istilah-istilah tersebut adalah sebagai berikut :

1. Instrument : sebuah alat untuk menentukan nilai atau besaran suatu kuantitas / variabel 2. ketelitian ( ACCURACY ) : Harga terdekat suatu pembacaan pengukuran mendekati harga sebenarnya dari variabel yang diukur 3. Ketepatan ( PRECISION ) : Suatau ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang serupa. Dengan memberikan suatu harga tertentu bagi sebuah variabel. ketepatan ( presisi ) merupakan suatu ukuran tingkatan yang menunjukkan perbedaan hasil pengukuran pada pengukuran-pengukuran yang dilakukan secara urutan 4. Sensitivitas ( SENSITIVITY ) : Perbandingan antara sinyal keluaran atau respon instrument terhadap perubahan masukan atau variabel yang diukur 5. Resolusi ( RESOLUTION ) : Perubahan terkecil dalam nilai yang diukur terhadap tanggapan instrument 6. Kesalahan ( ERROR ) : Penyimpangan variabel yang diukur ( hasil pengukuran ) dari harga ( nilai ) yang sebenarnya

Pada butir 6 kesalahan terjadi karena beberapa sebab dan umumnya kesalahan dibagi 3 jenis utama : 1. Kesalahan Umum ( Gross Error ) : disebabkan oleh manusia Contoh : Pembacaan alat ukur ; penyetelan tidak tepat ; pemakaian tidak sesuai ; salah penaksiran 2. Kesalahan Sistematis ( Systematic Error ) : Kekurangan pada instrument , Contoh : Kerusakan ; Aus ; pengaruh lingkungan 3. Kesalahan tak disengaja ( Random Error ) : Oleh penyebab-penyebab yang tidak langsung diketahui 4. Contoh : Perubahan-perubahan parameter ; sistem pengukuran secara acak

Keterkaitan dalam pembacaan skala multimeter khususnya sistem analog sangat besar dengan kesalahan yang mungkin terjadi , terutama kesalahan umum ( gross error ). Adapaun prosentase kesalahan umum dapat dirumuskan.

Gambar-gambar pada lembar latihan menunjukkan skala yang dimiliki oleh multimeter analog.

PETUNJUK : Gunakanm rumus dibawah, hanya jika mengalami kesulitan pembacaan simpangan jarum.

Ohmeter : Hasil = B U X Penunjukan

Voltmeter dan Ampermeter : Dimana : B U = Batas ukur ( Range ) FSD = Full Scale Deflection ( Penyimpangan skala penuh )

Untuk pengukuran arus searah (DC) 600 mA atau 12 A, gunakan terminal COM ( - ) dan terminal dengan tanda DC 600 mA atau DC 12 A. atau sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengukur tegangan tinggi DC dibawah 1200 V, setel saklar range pada range DCV dan saklar Polaritas pada posisi + DC. terminal yang digunakan yaitu : terminal COM ( - ) dan terminal DC 1200 V. Untuk mengukur tegangan dibawah 60 mV DC, setel saklar Range ke Range 60 mV, dan gunakan terminal COM ( - ) dan terminal DC 60 mV. Pengukuran tegangan 1200 V AC, Saklar Range di setel ke range ACV serta menggunakan terminal COM ( - ) dan AC 1200 V.