Anda di halaman 1dari 6

TUGAS DISKUSI EKONOMI PERDAGANGAN INTERNASIONAL KELAS XI SOS 2

NAMAKELOMPOK : ARSYIL MAHARISKY EDY SURIANTO KHUSFATUL FITRI S. P. FARDIYANTI MUTAMASIKA VERANI ROSA DAHA RAMA YUDA S. ONY ARGA SADEWA

SMA ISLAM MALANG

I. Perdagangan Internasional Pengertian Perdagangan Internasional Perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk Negara lain atau kesepakatan bersama demi tercapainya kesejahteraan di masing-masing pihak Manfaat Perdagangan Internasional a. Memperoleh barang yang tidak diperoleh di dalam negeri b. Memperoleh keuntungan dari spesialisasi c. Memperluas pasar industry dalam negeri d. Transfer teknologi modern e. Meningkatkan produktivitas Penjelasan a. Karena setiap negara tidak dapat menghasilkan semua barang-barang yang dibutuhkan b. Memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialis c. Suatu industry masih dapat menaikkan produksi dan meningkatkan keuntungan apabila masih terdapat pasar untuk barang-barang yang dihasilkan d. Mempelajari teknik produksi yang lebih efisien dan produktif manajemen yang lebih modern Tujuan Untuk memperluas sepak terjang jalur perekonomian serta untuk mencari keuntungan financial yang lebih tinggi Import a. Melarang importbarng yang berlebihan Karen dapat memperbruk harga barang dalam negeri b. Import barang-barang yang sudah jadi

c. Menerima barang-barang import tanpa adanya seleksi yang ketat (kelayakan) d. MemberI kebijakan yang dapat meningkatkan kualits barang yang ada di Indonesia Export a. Mengirim barang-barang yang kurang diminati orang Indonesia b. Mengirim barang-barang mentah ke luar negeri c. Membatasi pengiriman barang-barng yang sudah jadi Factor Pendorong Perdagangan Internasional a. Memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri b. Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara c. Adanya perbedaan kemampuan, penguasaan, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi d. Adanya perbedaan keadaan seperti SDA, iklim, tenaga kerja, budaya dan jumlah penduduk, yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi e. Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu baru untuk menjual produk tersebut f. Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang g. Keinginan membuka kerjasama dukungan politik dan dukungan dari negara lain h. Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negarapun di dunia tidak hidup sendiri Teori Perdagangan Internasional Isi teori : bahwa sebuah keunggulan (absolut) mutlak aalah kalau suatu negara mutlak dapat menghasilkan sesuatu dengan lebih baik Pelopornya : Adam Smith

Teori keunggulan komperatif Isi teori : setiap negara atau bangsa seperti halnya orang akan memperoleh hasil dari perdagangan dengan mengekspor barang-barang atau jasa yang merupakan keunggulan komperatif terbesarnya dan mengimport barang-barang atau jasa yang buka komperatifnya Pelopornya : David Ricardo Isi teori : perdagangan internasional sangatlah rumit dan kompleks, kerumitan itu disebabkan karena adanya batas-batas politik dan kenegaraan yang dapat menghambat

perdagangan, misalnya boa, tarif quota barang impor Pelopor : Amir M. S.

II. Pelaksanaan Perdagangan Internasional di Indonesia Gambaran umum Perdagangan Internasional Perdagangan Internasional yang terjadi di Indonesia sejak dahulu hingga sekarang tidak pernah berubah. Hal ini disebabkan karena beberapa factor diantaranya factor SDM yang ada di Indonesia sangat lemah, maksudnya pemikiran dan cara kerja orang Indonesia cenderung terbelakang/ ketinggalan dibandingkan SDM di negara-negara lain. Factor SDA yang tidak dapat dimanfaatkan dengan baik dan maksimal oleh rakyat Indonesia. Padahal jika masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan SDA tersebut dengan baik Perdagangan Internasional yang di Indonesia akan berjalan lancar dengan cara menjalankan eksportimport. Selain itu factor system hukum yang ada di Indonesia kurang mendukung terhadap masyarakat Indonesia yang melakukan eksportimport. Minimnya jaminan kemanan dan factor itulah yang menyebabkan Perdagangan Internasional di Indonesia tidak perna berjalan dengan lancar dan cenderung gagal

Pelaksanaan Perdagangan (Eksport-Import) Pelaksanaan perdagangan eksport di Indonesia yaitu masih dapat dibilang buruk karena harga yang dieksport dari Indonesia keluar berupa barang mentah yang harganya sangat rendah/ murah sehingga Indonesia mengalami kerugian yang sangat tinggi dan berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia yang menyebabkan Indonesia mengalami kerugian yang sangat besar. Pelaksanaan perdagangan Import di Indonesia termasuk import yang gagal karena barang jadi yang diimport ke Indonesia sebagian besar bahan bakunya berasal dari Indonesia yang dibeli dengan harga yang murah/ rendah kemudian diimport lagi ke Indonesia dengan harga tinggi yang berakibat kerugian dalam perekonomian dan Perdagangan Internasional di Indonesia. Selain itu, adanya import di Indonesia mengakibatkan melemahnya harga-harga produk dalam negeri yang dianggap oleh masyarakat Indonesia berkualitas rendah dibandingkan dengan produk yang diimport ke Indonesia Kebijakan-kebijakan dalam Perdagangan a. Harga suatu barang/ bahan pokok dipantau secara intensif oleh pemerintah b. Berusaha meningkatkan kualitas produk dalam negeri c. Masyarakat dianjurkan selalu menggunakan produk dalam negeri d. Memperketat dan lebih selektif dalam penerimaan barang yang akan masuk ke Indonesia e. Kelayakan guna dan kesehatan bagi masyarakat Indonesia sebagai konsumen harus terjamin dan diutamakan Permasalahan a. Kurangnya fasilitator b. Peraturan kurang menguntungkan bagi yang menjalankan

Perdagangan Internasional c. Rendahnya SDM

d. Tidak efisiensinya penanganan Perdagangan Internasional e. Kurang lepas dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelanggar aturan Perdagangan Internasional Saran Sebaiknya pemerintah lebih memperhatikan agen-agen maupun pelaku Perdagangan Internasional, agar terciptanya suatu kinerja yang dinamis dan efektif. Meningkatkan produktifitas serta kualitas maupun kuantitas agar dapat bersaing/ laku di pasar Internasional dan hubungan timbale balik Perdagangan Internasional, meningkatkan suatu hubungan antar pelaku Perdagangan Internasional sehingga dapat terciptanya suatu hubungan antar pedagang yang lebih kondusif. Kesimpulan Perdagangan Internasional sebtulnya sangat baik untuk mendorong perkembangan Internasional dan ekonomi suatu negara, tetapi dalam hal ini Indonesia masih sangat jauh dari harapan yang diinginkan melalui Perdagangan Internasional dikarenakan factor-faktor di atas yang menimbulkan ketidakefektifan kinerja masyarakat maupun Perdagangan Internasional sehingga menimbulkan banyak permasalahan-permasalahan yang belum dapat terselesaikan baik melalui jalur hukum maupun personel.