Anda di halaman 1dari 16

DAFTAR ISI Hal DAFTAR ISI ...........................................................................................................

1
A. B. C. D. E. F. G. H. JUDUL PENELITIAN...................................................................... 2 BIDANG ILMU ............................................................................... 2 PENDAHULUAN ............................................................................ 2 PERUMUSAN MASALAH ............................................................... 4 TINJUAN PUSTAKA ....................................................................... 4 TUJUAN DAN PENELITIAN ........................................................... 5 KONTRIBUSI PENELITAN ............................................................. 5 METODE PENELITIAN .................................................................. 6

H.1 RANCANGAN PENELITIAN ................................................................. 6 H.2 VARIABLE DALAM PENELITIAN.......................................................... 7 H.3 MODEL YANG DIGUNAKAN ............................................................... 7 H.4 TEKNIK PENGUMPULAN DATA ......................................................... 12 H.5 ANALISIS DATA .............................................................................. 13 I. JADWAL PELAKSANAAN ............................................................. 14

A.

JUDUL PENELITIAN

Aplikasi Wizard Untuk Pengukuran Kualitas Dalam Penggunaan Perangkat Lunak Berbasis Standard Iso 9126-4 B. BIDANG ILMU

Bidang kelimuan adalah IPA dengan Potensi Teknologi Informasi C. PENDAHULUAN Pemanfaatan teknologi informasi sangat berkaitan erat dalam pengembangan bisnis dewasa ini, faktor penting dalam perkembangan tersebut juga sangat

dipengaruhi oleh kualitas perangkat lunak (Software), terutama sebagai interaksi pengguna dengan perangkat keras (hardware). Sehingga dalam bisnis prosesnya, ada beberapa perusahaan yang mulai bergantung dengan perangkat lunak. Saat ini perangkat lunak sudah menjadi kekuatan yang menentukan, dan menjadi mesin yang mengendalikan pengambilan keputusan di dalam dunia bisnis (Pressman, 2003 : p2-3). Pengelolaan perangkat lunak sebagai pengambilan keputusan yang strategis , tentunya harus ditunjang oleh sistem dan perangkat lunak yang berkualitas. Maka diharapkan management dapat memperoleh informasi sebagai sumberdaya yang strategis dan informasi yang berkualitas. Agar perangkat lunak dapat terjamin dengan baik, maka diperlukan pengendalian dan pengelolaan yang mengacu pada kualitas penggunaan perangkat lunak. Jaminan kualitas perangkat lunak merupakan aktivitas mendasar bagi banyak bisnis yang menghasilkan produk yang akan digunakan oleh user baik internal perusahaan maupun eksternal. Untuk memperoleh kualitas

perangkat lunak yang diharapkan, mengevaluasi kualias produk suatu perangkat lunak merupakan elemen kritis dari jaminan perangkat lunak sehingga dapat merepresentasikan kajian pokok dari spesifikasi, desain dan pengkodean (Pressman, 2003 : p216-217). Pengendalian untuk memperoleh kualitas prangkat lunak yang sesuai diharapkan dengan visi, misi dan tujuan organisasi merupakan elemen kritis bagi perusahaan. Sehingga pengujian perangkat lunak yang mengacu pada standard tertentu patut dilakukan. Terutama bagi perusahaan yang sudah menerapkan sistem manajemen mutu yang mengacu pada standar ISO 9001:2008, di dalam standard ISO 9001:2008 klausul 6.3 (b) tertulis bahwa suatu perusahaan harus

memperhatikan dalam penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur

software.

Pemeliharaan software yang dikaitkan dengan klausul 8.2.4. yakni organisasi harus memantau dan mengukur karakteristik produk yang dihasilkan untuk membuktikan bahwa persyaratan produk telah dipenuhi. Maka, berkaitan dengan hal tersebut diperlukan pengukuran dan pemantauan berupa evaluasi software yang efektif yang dihasilkan sesuai dengan standard yang telah ada. Salah satu standard yang bisa digunakan untuk mengevaluasi kualitas penggunaan software yaitu Standard ISO 9126-4. Standard ini merupakan salah satu frame work umum mengenai karakteristik dari kualitas perangkat lunak, yang dipercaya mempunyai kekuatan yang lebih adaptable yang dapat digunakan untuk seluruh sistem, terutama untuk menetapkan kerangka umum dalam mengevaluasi sebuah software (Bee Bee Chua, 2004 : p185), sehingga dapat mengevaluasi keefektifan dan kualitas perangkat lunak, dan mendeteksi kesalahan potensial, sehingga visibilitas perangkat lunak suatu elemen sistem dan biaya yang muncul akibat kegagalan perangkat lunak, dapat ditekan. Organisasi yang telah mengimplementasikan ISO 9001:2008, berdasarkan acuan standardnya terutama untuk peningkatan yang berkelanjutan, khususnya di divisi IT dituntut memperoleh andil dalam peningkatan tersebut. Untuk memenuhi peningkatan yang berkelanjutan tersebut, divisi IT yang menghasilkan perangkat lunak harus memantau dan mengukur produk yang telah dihasilkan. Divisi IT harus memantau dan megukur karakteristik produk untuk membuktikan bahwa perangkat lunak yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan, sehingga perencanaan produk yang sesuai yang direncanakan akan tercapai. Dengan demikian persyaratan ISO 9001:2008 dan sasaran mutu dari divisi IT dapat terpenuhi dengan baik. Dari hasil internal audit yang dilakukan secara teratur dan terencana, terdapat temuan yang sampai saat ini belum diselesaikan, sehingga karena temuan tersebut telah ditetapkan sebagai temuan yang harus di agendakan dalam rapat tinjauan manajemen, temuan tersebut yaitu pengukuran dan pemantauan dalam hal ini mengevaluasi keefektifan software yang telah diimplementasikan oleh divisi IT. Sehingga keefektifan dan kualitas dari perangkat lunak pada saat ini belum dapat diketahui kehandalannya. Hal ini menyulitkan untuk mengevaluasi perangkat lunak secara produk secara periodik dengan sistem yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, diperlukan alat bantu untuk mempermudah melakukan 3

pengujian software tersebut, sehingga diperlukan pengembangan sebuah aplikasi yang mampu mendukung aktivitas evaluasi dari pengukuran kualitas perangkat lunak berdasarkan ISO 9126.Sehingga pihak manajemen akan lebih akurat dalam memperoleh informasi untuk menentukan keputusan strategis. Aplikasi wizard merupakan tools yang khas atau unik digunakan dalam prosess pengembangan struktur yang baik, dengan menampilkan beberapa pertanyaan dan jawaban. Dan setiap langkah dalam wizard dimungkinkan dengan tampilan user interface yang baik (Burton, 2000 : p2). sehingga mempermudah dalam pelaksanaan evaluasi software sistem informasi. D. PERUMUSAN MASALAH Perumusan masalah dalam proposal penelitian ini adalah Bagaimana menyusun aplikasi untuk mengevaluasi kualitas penggunaan perangkat lunak dengan menggunakan Standard ISO 9126-4 ?. E. TINJUAN PUSTAKA Penggunaan ISO 9126 untuk mengevaluasi e-learning system ditulis oleh Bee Bee Chua and Laurel Evelyn Dyson. ISO 9126 menjadi model evaluasi yang berpotensi sebagai jaminan kualitas sebuah software, dalam hal ini e-learning yang telah dipergunakan oleh institusi. Selain itu, ISO 9126 dapat dipergunakan untuk membandingkasi antar aplikasi baik yang telah dipergunakan maupun yang akan dipergunakan. Sedangkan Paper yang ditulis oleh Guillermo Jimnez-Prez mengenai design wizard for product lines. Penggunaan desain wizard menurut Guilermo dengan beberapa pertimbangan yaitu: 1. mekanisme dan arsitektur dari program yang harus dijalankan dengan

mudah, sebab banyaknya variasi persyaratan yang ada. 2. 3. 4. Component implementation and parameterization mechanisms. Careful design of specification interfaces. A domain engineering method.

Dalam penelitian lain yang di lakukan Maria Borbely (2011) untuk mengukur library system dengan menggunakan standar ISO 9126-4 Penelitian ini memperkenalkan hasil penelitian yang berfokus pada pengukuran kepuasan 4

pengguna perangkat lunak dalam hal ini adalah sistem informasi perpustakaan (OPAC ) dengan acuan standar ISO 9126-4. Hasil pengukuran diperoleh dengan mengolah data log file yang ada pada Web OPAC , web ini digunakan di

Universitas dan Perpustakaan Nasional Universitas Debrecen. penelitian ini mencari hubungan antara kualitas produk perangkat lunak dan kepuasan pengguna. Studi ini mengukur kepuasan setelah menggunakan perangkat lunak dengan kuesioner. F. TUJUAN DAN PENELITIAN

Tujuan Penelitian ini adalah: a. Membangun aplikasi untuk evaluasi perangkat lunak dengan

menggunakan Standard ISO 9126-4. b. G. Mempermudah melakukan pengukuran terhadap kualitas perangkat lunak. KONTRIBUSI PENELITAN

Sedangkan kontribusi dari penelitian ini dari beberapa segi yakni: a. Memberikan kontribusi praktis adalah hasil dari tesis ini diharapkan

berkontribusi bagi tim yang mempunyai tujuan untuk mengevaluasi software yang telah diimplementasikan di perusahaanya. b. Memberikan kontribusi teoritis semoga dapat memberikan sumbangan

bagi pengembangan teori pendidikan. Terutama dalam pengembangan quality assurance khususnya dibidang rekayasa perangkat lunak. c. Diperolehnya informasi dengan evaluasi tinggi dengan kualitas perangkat

lunak yang baik.

H.

METODE PENELITIAN

H.1 RANCANGAN PENELITIAN

H.2 VARIABLE DALAM PENELITIAN Variabel Penelitian yang dipakai dalam Penelitian ini terdapat didalam ISO 91264 tentang pengukuran kualitas penggunaan yaitu: Variabel Karakteristik

Variabel Sub Karakteristik Efektivitas Tugas

Efektifitas

Penyelesaian Tugas Frekuensi Error Waktu Tugas Efisiensi Tugas Produktivitas Ekonomi Proporsi Produktif Efisiensi Pengguna Relatif Kesehatan dan Keamanan Pengguna Keselamatan orang yang terpengaruh oleh penggunaan sistem

Produktifitas

Keamanan Kerusakan Ekonomi Kerusakan software Skala Kepuasan Kepuasan Kuesioner Kepuasan Kebijaksanaan Dalam Penggunaan

H.3 MODEL YANG DIGUNAKAN 1. Metrik Efektivitas

Metrik Efektivitas menilai apakah tugas-tugas yang dilakukan oleh pengguna mencapai tujuan tertentu dengan akurasi dan kelengkapan dalam konteks tertentu digunakan. Metrik Efektivitas dibagi menjadi: a. Efektivitas Tugas

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui proporsi tujuan dari tugas yang sudah dicapai dengan benar. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: M1 = |1-Ai|1 Keterangan: Ai = Proporsional nilai yang hilang atau komponen yang salah dalam output tugas. b. Penyelesaian Tugas

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui proporsi dari tugas yang sudah diselesaikan. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X =A / B Keterangan: A = jumlah tugas yang telah selesai

B = total jumlah tugas yang dijalankan

c.

Frekuensi Eror

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui frekuensi error yang ada. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = A /T Keterangan: A = jumlah kesalahan yang dibuat oleh pengguna

T = waktu atau jumlah tugas

2.

Metrik Produktivitas

Metrik produktivitas menilai sumber daya yang pengguna konsumsi dalam kaitannya dengan efektivitas yang dicapai dalam konteks tertentu yang digunakan. Sumber daya yang paling umum adalah waktu untuk menyelesaikan tugas, meskipun sumber daya yang relevan lainnya dapat mencakup usaha pengguna, bahan atau biaya penggunaan keuangan.

Metrik Produktivitas dibagi menjadi berikut: a. Waktu Tugas

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = Ta Keterangan: Ta = Waktu Tugas

b.

Efisiensi Tugas

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui seberapa efisien penggunaan website. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = M1/T Keterangan: M1 T = Waktu tugas = Efektivitas tugas

c.

Produktivitas Ekonomi

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui biaya efektif dalam penggunaan. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = M1/C Keterangan: M1 = Efektivitas Tugas C = Total BiayaTugas

d.

Proporsi Produktif

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui proporsi waktu saat pengguna melakukan tindakan produktif. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = Ta / Tb

Keterangan: Ta = waktu produktif = waktu tugas - waktu membantu - waktu error - waktu cari Tb = waktu tugas

e.

Efisiensi Pengguna Relatif

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui seberapa efisien pengguna dibandingkan dengan ahli. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: Efisiensi Pengguna Relatif X = A / B Keterangan: A = Efisiensi Tugas Pengguna Biasa B = Efisiensi Tugas Pengguna Ahli

3.

Metrik Keamanan

Metrik Keamanan menilai tingkat resiko bahaya kepada orang-orang, perangkat lunak, bisnis properti, atau lingkungan dalam konteks tertentu digunakan. Ini termasuk kesehatan dan keselamatan pengguna baik dan mereka terpengaruh oleh penggunaan, serta konsekuensi fisik atau ekonomi yang tidak diinginkan. Metrik Keamanan dibagi menjadi berikut: a. Kesehatan dan Keamanan Pengguna

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui masalah kesehatan pada user saat menggunakan website. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = 1-A / B Keterangan: A = jumlah pengguna yang melaporkan masalah kesehatan B = total jumlah pengguna

b.

Keselamatan orang yang terpengaruh oleh penggunaan sistem

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui kejadian berbahaya untuk orang yang terkena dampak saat menggunakan sistem.

Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = 1-A / B Keterangan: A = jumlah orang terkena dampak bahaya B = total jumlah orang yang berpotensi terkena dampak oleh sistem

10

c.

Kerusakan Ekonomi

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui terjadinya kerusakan ekonomi. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = 1-A / B Keterangan: A = jumlah kejadian kerusakan ekonomi B = total jumlah penggunaan

d.

Kerusakan software

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui terjadinya kerusakan software. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X=1-A / B Keterangan: A = banyaknya kejadian kerusakan perangkat lunak B = total jumlah situasi penggunaan

4.

Metrik Kepuasan

Metrik kepuasan menilai sikap pengguna terhadap penggunaan produk dalam konteks penggunaan tertentu. Kepuasan dipengaruhi oleh persepsi pengguna tentang sifat-sifat produk perangkat lunak (seperti yang diukur dengan metrik eksternal) tentang efisiensi, produktivitas, dan keselamatan dalam penggunaan. Metrik Kepuasan dibagi menjadi berikut: a. Skala Kepuasan

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui kepuasan dari user.

Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X=A/B Keterangan: A = kuesioner memproduksi skala psikometrik B = rata-rata populasi

b.

Kuesioner Kepuasan

11

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui kepuasan user terhadap fitur software tersebut. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X = (Ai) / n Keterangan: Ai = tanggapan terhadap pertanyaan n = jumlah tanggapan

c.

Kebijaksanaan Dalam Penggunaan

Subvariabel ini digunakan untuk mengetahui proporsi dari pengguna potensial memilih untuk menggunakan sistem. Di subvariabel ini mengunakan metode elemen data perhitungan yaitu: X=A/B Keterangan: A = jumlah penggunaan perangkat lunak digunakan B = jumlah pengguna diharapkan menggunakan perangkat lunak.

H.4 TEKNIK PENGUMPULAN DATA Metode pengumpulan Data yang digunakan pada Penelitian ini, yaitu: Observasi Observasi adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan pengamatannya melalui hasil kerja pancaindra mata serta dibantu dengan pancaindra lainnya. Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah

mendeskripsikan setting yang dipelajari, aktivitas-aktivitas yang berlangsung, orang-orang yang terlibat dalam aktivitas, dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut. 1. Kuesioner

Kuesioner adalah pertanyaan tertulis yang diberikan kepada responden untuk dijawab. Responden dapat memberikan jawaban dengan memberi tanda pada salah satu atau beberapa jawaban yang telah disediakan, atau dengan menuliskan jawabannya (Kountur, 2007: 189). Penulis mempergunakan kuesioner ini sebagai alat pengumpulan data yang paling utama yang dikembangkan berdasarkan kisikisi yang telah ditentukan sebelumnya.

12

H.5 ANALISIS DATA Pada bagian ini akan dilakukan proses pembandingan hasil pengukuran penelitian yang telah didapatkan sebelumnya. Adapun metode pembandingan ini adalah dengan Uji T-Test (Paired Sample T Test) . Metode ini digunakan karena t-test dapat digunakan untuk menguji kecocokan atas perbedaan pada suatu eksperimen yang menggunakan satu kelompok sampel. Apabila sebelum melakukan

eksperimen, peneliti melakukan pengukuran awal (pre test), maka peneliti akan mempunyai dua kelompok nilai yang berasal dari satu kelompok sampel. Apabila eksperimen itu mempunyai dampak terhadap hasil (tujuan eksperimen), maka kedua kelompok skor tersebut akan menunjukkan perbedaan yang signifikan. Apabila hasil perhitungan tersebut berbeda secara signifikan, maka hipotesa diterima. Langkah-langkah pengujian sebagai berikut : a. Menentukan Hipotesis Ho : Tidak ada perbedaan antara pre-test (sebelum menggunakan aplikasi) dengan Post-Test (setelah penggunaan aplikasi).

b.

Menentukan tingkat signifikansi

Pengujian menggunakan uji dua sisi dengan tinggal signifikansi a: 5 %. Tingkat signifikansi dalam hal ini berarti kita mengambil risiko salah dalam mengambil keputusan untuk menolak hipotesis yang benar sebanyak-banyaknya 5 % (signifikansi 5 % atau 0,05 adalah ukuran standar yang sering digunakan dalam penelitian).

c.

Menentukan t hitung Dapat dilihat dari hasil analisis uji T Test, dalam hal ini menggunakan

software SPSS 15 untuk mengnalisis Uji T Test tersebut.

d.

Menentukan T Tabel Tabel distribusi t dicari pada a=5% : 2 = 2,5 % (uji 2 sisi) dengan derajat

kebebasan (df) n-1.

e.

Kriteria Pengujian Ho diterima jika t tabel t hitung t tabel

13

Ho ditolak jika t hitung < -t tabel atau t hitung > t tabel Berdasar probabilitas : Ho diterima jika P value > 0,05 Ho ditolak jika P value < 0,05

f.

Membandingkan t hitung dengan t tabel dan probabilitas

Dari hasil perhitungan tersebut, maka t hitung akan dibandingkan dengan t tabel. Jika perbedaannya signifikan, maka disimpulkan bahwa hipotesa diterima. perhitungan t-test dengan lebih mudah dan cepat tanpa perlu melakukan perhitungan.

I. No. 1 2 3 4

JADWAL PELAKSANAAN Tahap Penelitian Tahap Pengumpulan Data Tahap Pelaksanaan Penelitian Tahap Penyusunan Laporan Pelaksanaan Seminar Jadwal Penelitian (Bulan) 1 2 3 4

J.

PERSONALIA PENELITIAN
1. Ketua Peneliti : a. Nama Lengkap dan Gelar : Yuthsi Aprilinda S.Kom., M.Kom b. Jenis Kelamin : Perempuan c. Golongan Pangkat dan NIP : III/b, 000001102 d. Jabatan Fungsional : Lektor e. Jabatan Struktural : KepalaProgram studi f. Fakultas/Program Studi : Teknik Informatika g. Perguruan Tinggi : Universitas Bandar Lampung h. Bidang Keahlian/Disiplin Ilmu : Rekayasa Perangkat Lunak i. Waktu untuk Penelitian ini : 12 jam/minggu 2. Anggota Peneliti a. (Nama Lengkap dan Gelar b. Jenis Kelamin c. Golongan Pangkat dan NIP d. Jabatan Fungsional e. Jabatan Struktural f. Fakultas/Program Studi

: Ahmad Cucus S.Kom., M.Kom : Laki-Laki : III/a. 00000 : Asisten Ahli : Sekretaris Fakultas : Teknik Informatika

14

g. Perguruan Tinggi : Universitas Bandar Lampung h. Bidang Keahlian/Disiplin Ilmu : Rekayasa Perangkat Lunak i. Waktu untuk Penelitian ini : 12 jam/minggu a. b. c. d. e. f. g. h. i. Nama Lengkap dan Gelar : Agus Sukoco., M.Kom Jenis Kelamin : Laki-Laki Golongan Pangkat dan NIP : III/a, 00000 Jabatan Fungsional : Asisten Ahli Jabatan Struktural : Fakultas/Program Studi : Teknik Informatika Perguruan Tinggi : Universitas Bandar Lampung Bidang Keahlian/Disiplin Ilmu : Rekayasa Perangkat Lunak Waktu untuk Penelitian ini : 12 jam/minggu

A. Perkiraan Biaya Penelitian Rincian biaya penelitian yang mengacu pada kegiatan penelitian berupa rekapitulasi biaya penelitian: 1. Perjalanan (apabila perlu maksimum 20% ) 2. Bahan dan alat keperluan penelitian (maksimum 40%) 3. Honor Tim Pelaksana (maksimum 30%) 4. Lain-lain meliputi administrasi, komunikasi, publikasi (10%) Anggaran Biaya

No

Komponen

Harga
20.855.000 27.630.000 14.000.000 6.990.000 69.475.000

1 Honor Tim Pelaksana 2 Bahan dan alat keperluan penelitian 3 Perjalanan/Publikasi 4 Lain-lain pengeluaran TOTAL Rincian Anggaran: 1. Honor Tim Pelaksana No Pelaksana

1 Peneliti Utama 2 Peneliti Anggota 3 Pembantu peneliti/teknisi Jumlah Biaya 2. Bahan No Nama Bahan

Jumlah Jumlah Honor/Jam Pelaksana Jam/Minggu 1 15 10.000 2 1 15 10 10.000 3.500

Biaya 6.450.000 12.900.000 1.505.000 20.855.000

Volume 1 set/tahun 1 unit/tahun 1 unit/tahun

Biaya Satuan 20.000.000 5.000.000 950.000

Biaya 20.000.000 5.000.000 950.000

1 Sewa Komputer Server 2 Sewa PC 3 Sewa Printer

15

4 5 6 7 8

Sewa Scanner Map Folder Kertas Printer Pen Drive 4gb CD/DVD Blank Jumlah Biaya

1 unit/tahun 10 buah 4 Rim 3 buah 1 box

800.000 15.000 40.000 90.000 300.000

800.000 150.000 160.000 270.000 300.000 27.630.000

3. Perjalanan/Publikasi No 1 2 3 4 5 Rincian Konferensi/seminar Biaya Publikasi Paper/Journal Validasi Software Sewa Kendaraan Literature (buku/pakar) Jumlah Biaya Volume Biaya Satuan 2 2 1 1 2 1.500.000 1.500.000 4.500.000 1.000.000 1.250.000 Biaya 3.000.000 3.000.000 4.500.000 1.000.000 2.500.000 14.000.000

4. Lain-lain pengeluaran (Administrasi, Publikasi dan Operasional) No 1 2 3 4 Uraian Kegiatan Volume 3 exp 1 1 15 1 250jam Biaya Satuan 130.000 500.000 1.500.000 150.000 1.500.000 2.000 350.000 Biaya 390.000 500.000 1.500.000 2.250.000 1.500.000 500.000 350.000 6.990.000

Pembuatan Proposal Administrasi Dokumentasi Meeting tim peneliti(konsumsi) 5 Maintenance fee (server) 6 Penggunaan Internet 7 Lain-lain Jumlah Biaya

B. Daftar Pustaka C. Lampirkan riwayat hidup ketua dan anggota peneliti serta daftar penelitian 5 tahun terakhir dari tim peneliti.

16