Anda di halaman 1dari 1

PENGKAJIAN PAYUDARA Kira-kira Sembilan wanita akan mengalami kanker payudara pada usia 85 tahun (potter, 1996).

hal ini adalah penyebab utama kedua kematian akibat kanker.deteksi awal adalah kunci penyembuhan.perawat menjalankan peran utama dalam pemeriksaan payudara dan penyuluhan pada wanita mengalami kanker payudara serta perlunya pemeriksaan terhadap adanya massa atau adanya ketidakteraturan dalam jaringan payudara. ANATOMI DAN FISIOLOGI PAYUDARA Payudara adalah sepasang kelenjar mammari yang terletak pada dinding dada anterior pada klien wanita dewasa , payudara secara normal menyebar diarea dari iga kedua atau ketiga sampai iga keenam atau ketujuh, dan dari tepi sentralkegaris midaksilari. Tiap payudara berisi jaringan glandular dan fibrosa, lemakretromammari dan subkuntaneus.jaringan glandular tersusun dari lobus-lobus yang menyebar disekitar putting dari tiap payudara.lapisan jaringan subkatan fibrosa menyokong payudara.penyebaran pembuluh dan saluran limfatik mengalirkan cairan limfe dari payudara ke jaringan limfe aksilari, supraklavikula, dan subklavikula.diaksila jaringan mammary bersentuhan langsung dengan jaringan limfe aksila.payudara pria terdiri atas putting kecil dan areola, menutupi lapisan tipis jaringan payudara yang tidak dapat dibedakan dengan jaringan sekitarnya. PEMERIKSAAN FISIK Inspeksi Klien membuka pakaian atau selimut nya untuk memungkinkan visualisasi simultan pada kedua payudara. Palpasi Palpasi memungkinkan perawat menentukan kondisi jaringan payudara dan nodus limfe.jaringan payudara yang terdiri atas kelenjar,ligmen penompang fibrosa dan lemak. Massa abnormal dipalpasi untuk menentukan

1. Lokasi dalam kaitannya kuadran 2. Diameter dalam setimeter 3. Bentuk (misalnya bulat atau cakram) 4. Konsistensi (lunak, liat, atau keras) 5. Nyeri tekan 6. Mobilitas 7. Ciri khas (apakah tepi jelas atau tidak jelas)