Anda di halaman 1dari 14

PERBEDAAN MUSIK KLASIK (MOZART) DENGAN 4/24/12 MUSIK NEW AGE (KITARO) TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN KALA I FASE

AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA DI RUMAH BERSALIN KASIH IBU KECAMATAN GROGOL KABUPATEN KEDIRI

Ferry Nur Nasyroh Putri Salisati A SupentiMaster subtitle style Click to edit Tiyan Adi S.

Latar Belakang

4/24/12

Proses dinamik persalinan meliputi empat komponen saling berkaitan yang mempengaruhi baik mulainya dan kemajuan persalinan, yaitu passanger (janin), passage (pelvis ibu), power (kontraksi uterus), dan psikis (emosi ibu). Bila persalinan dimulai, interaksi antara passanger, passage, power, dan psikis harus sinkron untuk terjadinya kelahiran pervaginam spontan (Walsh, 2007). Kemajuan persalinan pada kala I fase aktif merupakan saat paling melelahkan, berat, dan kebanyakan ibu mulai merasakan nyeri. Dalam fase ini kebanyakan ibu merasakan nyeri hebat karena kegiatan rahim mulai lebih aktif. Kontraksi semakin lama, semakin kuat dan sering yang dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan pada ibu bersalin kala I bisa berdampak meningkatnya sekresi adrenalin, yang dapat menyebabkan vasokonstriksi sehingga suplai oksigen ke janin menurun. Penurunan aliran darah menyebabkan melemahnya kontraksi rahim dan berakibat memanjangnya proses persalinan sehingga dapat menyebabkan persalinan lama (Danuatmadja, 2004).

4/24/12

Tujuan penelitian
Tujuan penelitian ini adalah:

Untuk mengidentifikasi kontraksi uterus dan pembukaan serviks pada ibu inpartu kala I fase aktif pada primigravida yang diberi musik klasik (Mozart) Untuk mengidentifikasi kontraksi uterus dan pembukaan serviks pada ibu inpartu kala I fase aktif pada primigravida yang diberi musik new age (Kitaro) Untuk menganalisa perbedaan musik klasik (Mozart) dengan musik new age (Kitaro) terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif pada primigravida

4/24/12

Bahan dan Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode analitik komparasi, yang mengkaji adanya perbedaan musik klasik (Mozart) dengan musik New Age (Kitaro) terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif pada primigravida. Pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dan sampling penelitian adalah ibu inpartu kala I primigravida di RB Kasih Ibu Grogol Kabupaten Kediri selama satu bulan.

4/24/12

Next..

metode pengumpulan data yang diterapkan adalah setiap ibu inpartu yang datang dilakukan anamnesa dan disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah: ibu yang bersedia diteliti, primigravida, hamil aterm (37-41 minggu), inpartu kala I fase aktif, janin letak kepala, kepala janin sudah masuk Pintu Atas Panggul, kecemasan tingkat sedang, pendidikan terakhir SMA. Sedangkan Kriteria Eksklusi adalah: Usia <20 tahun dan >35 tahun, TB <145 cm, TFU <30 cm atau >32 cm.

4/24/12

Tempat, waktu dan subjek penelitian


1. Tempat penelitian Penelitian dilakukan di Rumah Bersalin Kasih Ibu Grogol Kabupaten Kediri 2. Waktu penelitian Waktu penelitian dilakukan dimulai tanggal 25 Mei sampai dengan 26 Juni 2011 3. Subjek penelitian Subjek penelitian adalah ibu inpartu kala I primigravida di Rumah Bersalin Kasih Ibu Grogol Kabupaten Kediri

4/24/12

Hasil penelitian dan pembahasan

4/24/12

No. Kriteria

Hasil penelitian
6 1

Jumlah Presentase 85,7%

1. Kontraksi adekuat, pembukaan serviks 1cm/jam 2. Kontraksi <adekuat, pembukaan serviks < 1 cm/jam Jumlah

14,3%

Tabel 1. Kontraksi Uterus dan Pembukaan Serviks Kala I Fase Aktif pada Primigravida yang Diberi Musik Klasik (Mozart)

100%

4/24/12

No. Kriteria 1. Kontraksi adekuat, pembukaan serviks 1cm/jam 2. Kontraksi <adekuat, pembukaan serviks < cm/jam Jumlah

Jumlah

Presentase

4 1 1 5

80%

20%

Tabel 2. Kontraksi Uterus dan Pembukaan Serviks pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif pada Primigravida yang Diberi Musik New Age

100%

4/24/12

Kelompok
Musik klasik 6 Musik Jumlah new age 4 10

Kemajua Kontraksi adekuat, n persalina pembukaan serviks n 1cm/jam Kontraksi <adekuat, pembukaan serviks < 1 cm/jam Jumlah

Tabel 3. Perbedaan Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Antara Ibu yang Mendengarkan Musik Klasik (Mozart) dan Musik New Age (nilai fo)

12

4/24/12

Kelompok Musik klasik Kemajuan Kontraksi persalinan adekuat, pembukaan serviks 1cm/jam Kontraksi <adekuat, pembukaan serviks < 1 cm/jam Jumlah 5,83 Musik Jumlah new age 4,17 10 Tabel 4. Perbedaan Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Antara Ibu yang Mendengarkan Musik Klasik (Mozart) dan Musik New Age (nilai fh)

1,17

0,83

12

Pembahasan

4/24/12

Hasil penelitian adalah 85,7% yang diberi musik klasik (Mozart) mengalami kontraksi uterus yang adekuat dan pembukaan serviks 1cm/jam. Kontraksi uterus ibu adekuat dan pembukaan serviks 1cm/jam setelah diberi musik klasik (Mozart), dikarenakan seluruh ibu inpartu yang menjadi responden dalam penelitian ini (100%) memiliki kecemasan tingkat sedang yang membuat ibu bisa diarahkan untuk fokus untuk mendengarkan musik klasik. Ibu yang berkonsentrasi mendengarkan musik klasik membuat ibu menjadi relaks dan tenang sehingga oksitosin akan mengalir, oksitosin sangat berpengaruh dalam kontraksi uterus, oksitosin yang mengalir lancar dalam tubuh ibu saat ibu menjelang persalinan membuat kontraksi ibu menjadi adekuat, kontraksi rahim yang adekuat berbanding lurus dengan pembukaan serviks. Semakin adekuat kontraksi rahim, semakin cepat pembukaan dan penipisan serviks.

4/24/12

Kesimpulan

Kontraksi uterus dan pembukaan serviks pada ibu inpartu kala I fase aktif pada primigravida yang diberi musik klasik (Mozart) didapatkan sebagian besar responden mengalami kontraksi uterus yang adekuat dan pembukaan serviks 1cm/jam. Kontraksi uterus dan pembukaan serviks pada ibu inpartu kala I fase aktif pada primigravida yang diberi musik new age (Kitaro) didapatkan sebagian besar responden mengalami kontraksi uterus yang adekuat dan pembukaan serviks 1cm/jam. Ada perbedaan kemajuan persalinan kala I fase aktif antara ibu yang mendengar musik klasik (Mozart) dengan musik new age (Kitaro).

4/24/12

Terima Kasih