Anda di halaman 1dari 2

TUMPI JAGUNG

Nama bahan Pakan : Tumpi Jagung Nama asing : corn epidermis Nama latin :Tumpi jagung merupakan limbah agroindustri perontokan jagung pipilan. Ketersediaannya cukup kontinyu dan terkadang menimbulkan masalah dalam pembuangan atau penyimpanannya, terutama pada saat berlangsungnya panen raya jagung. Tumpi jagung bersifat amba (bulky) dan belum dimanfaatkan secara optimal untuk pakan ternak. Bagi usaha pemipilan jagung, keberadaan tumpi pada jagung pipil kering sawah dapat memperlambat proses pengeringan jagung. Menurut informasi dari seorang supplier bahan pakan ternak, bahwa jumlah tumpi pada jagung pipilan di industri pakan ternak diperkirakan sebanyak 2%. (Mariyono, 2006). Provinsi penghasil jagung di Indonesia meliputi Jawa Timur : 5 jt ton; Jawa Tengah : 3,3 jt ton; Lampung : 2 jt ton; Sulawesi Selatan: 1,3 jt ton; Sumatera Utara : 1,2 jt ton; Jawa Barat : 700 800 rb ton, sisa lainnya (NTT, NTB, Jambi dan Gorontalo) dengan rata-rata produksi jagung nasional 16 jt ton per tahun . Sementara itu, produsen jagung terbesar saat ini adalah Amerika Serikat (38,85% dari total produksi dunia), diikuti China 20,97%; Brazil 6,45%; Mexico 3,16%; India 2,34%; Afrika Selatan 1,61%; Ukraina 1,44% dan Canada 1,34%. Sedangkan untuk negara-negara Uni Eropa sebanyak 7,92% dan negara-negara lainnya 14,34%. Total produksi jagung pada tahun 2008/2009 adalah sebesar 791,3 juta MT. Tabel 1: Potensi daerah penghasil tumpi jagung di Indonesia Propinsi Lahan Sesuai Lahan yang digunakan Sumatra Sumatra utara 2.824.585 3.379.255 Riau 3.345.827 4.930.494 Jambi 2.552.268 2.820.298 Sumatra Selatam 4.012.669 4.468.325 Kalimantan Kalimantan Barat Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Sulawesi Selatan Maluku + Papua Papua Bali + Nusa Tenggara Nusa Tenggara Barat INDONESIA 7.666.814 1.801.573 9.110.136 2.743.567 9.943.353 604.796 47.468.611 5.893.013 1.508.004 3.941.815 2.388.532 0 542.921 27.009.963

Selisih 554.670 1.584.667 268.030 455.656 1.773.801 293.569 5.168.321 355.035 9.943.353 62.055 20.459.157

(Zubachtirodin, 2007) Tabek 2: Kandungan nutrisi tumpi jagung dan kulit kopi Tumpi Jagung Kulit Kopi 87,3 89,7 BK (%) 78,1 72,9 BO (%) 8,7 6,6 PK (%) 0,89 0,72 LK (%) 60,2 68,1 NDF (%) 24,8 57,7 ADF (%) 0,09 0,13 Ca (%) 0,51 0,31 P (%) (Pamungkas, 2008). Pemanfaatan tumpi jagung sebagai pakan ternak sapi potong tidak bersaing dengan kebutuhan pakan sapi perah maupun unggas. Hasil uji palatabilitas tumpi jagung pada ternak sapi perah, sapi potong, domba dan kambing adalah sangat baik. (Mariyono, 2006).

DAFTAR PUSTAKA

Mariyono dkk.2006.Teknologi Pakan Murah untuk Sapi Potong: Optimalisasi Pemanfaatan Tumpi Jagung.Lokakarya Nasional Tanaman Pakan Ternak.Pasuruan hlmn 183 191. Zubachtirodin dkk.2007.Wilayah Produksi dan Potensi Pengembang Jagung. Jagung: Teknik Produksi dan Pengembangan.Maros hlmn 462 473. Pamungkas, Dicky dan R. Utomo.2008.Kecernaan Bahan Kering In Sacco Tumpi Jangung dan Kulit Kopi Substrat Tunggal dan Kombinasi sebagai Pakan Basal Sapi Potong.SemiNas Tek. Pet. Dan Veteriner. Pasuruan Hlmn 205 211. Anonim.2011.Jagung.http://id.wikipedia.org/wiki/pembicaraan:jagung.html.di akses pada Kamis, 19 April 2012.