Anda di halaman 1dari 8

PERANGKAT RPP SMK NEGERI 1 PINRANG (Pendidikan Akuntansi)

(SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG) (Perangkat RPP Berbasis Subjek Spesific Paedagogy)

Oleh : ROBY ADITIYA 099 204 079

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI 2012

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pembelajaran Alokasi Waktu A. Standar Kompetensi B. Kompetensi Dasar C. Indikator : 1. Kognitif Produk: a. Menjelaskan perbedaan jurnal penyesuaian perusahaan jasa dengan perusahaan dagang. b. Menjelaskan perbedaan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang dengan pendekatan ikhtisar laba-rugi dengan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang dengan pendekatan harga pokok penjualan. c. Menjelaskan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang untuk sistem perpetual d. Menjelaskan pengertian, tujuan, dan jenis-jenis kertas kerja Proses: a. Mencermati bukti memo dan neraca saldo. b. Mencermati akun-akun yang membedakan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan laba-rugi, pendekatan harga pokok penjualan dan untuk sistem perpetual. c. Mencermati akun-akun untuk setiap kolom pada kertas kerja : SMK Negeri 1 Pinrang : Kompetensi Kejuruan Akuntansi : X/I : Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang : 1 x 20 menit : Menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang : Membuat Ikhtisar Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

2. Psikomotorik Membuat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan ikhtisar laba-rugi. Membuat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan harga pokok penjualan. Membuat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang untuk sistem perpetual. Menyusun kertas kerja perusahaan dagang.

3. Afektif Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi: Teliti Cermat

Jujur Bekerja keras Inovatif Bertanggung jawab

Keterampilan sosial, meliputi: Berpendapat Bertanya Saling menghargai

D. Tujuan Pembelajaran Peserta didik diharapkan: 1 Kognitif Produk: a. Mampu menjelaskan perbedaan jurnal penyesuaian perusahaan jasa dengan perusahaan dagang. b. Mampu menjelaskan perbedaan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang dengan pendekatan ikhtisar laba-rugi dengan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang dengan pendekatan harga pokok penjualan. c. Mampu menjelaskan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang untuk sistem perpetual Proses: a. Mampu mencermati bukti memo dan neraca saldo. b. Mampu mencermati akun-akun yang membedakan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan laba-rugi, pendekatan harga pokok penjualan dan untuk sistem perpetual. c. Mampu mencermati akun-akun untuk setiap kolom pada kertas kerja Psikomotorik a. Mampu membuat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan ikhtisar laba-rugi. b. Mampu membuat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan harga pokok penjualan. c. Mampu membuat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang untuk sistem perpetual. d. Mampu menyusun kertas kerja perusahaan dagang. Afektif Mampu mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi: Teliti Cermat Jujur Bekerja keras Inovatif

2.

3. -

Bertanggung jawab

Mampu mengembangkan keterampilan sosial, meliputi: Berpendapat Bertanya Saling menghargai

E. Materi Pembelajaran 1. Neraca Saldo 2. Jurnal penyesuaian perusahaan dagang 3. Kertas kerja perusahaan dagang F. Bahan 1. Format-format jurnal penyesuaian. 2. Format-format kertas kerja G. Alat Laptop, LCD, Kalkulator, whiteboard, spidol.

H. Strategi dan Metode Pembelajaran 1. Ceramah. 2. Tanya jawab. 3. Demonstrasi. I. Langkah-langkah Kegiatan 1. Pra Pembelajaran (5 menit): a. Mempersiapkan peserta didik untuk belajar (absen dan motivasi). b. Melakukan stacturing dengan cara mengemukakan tujuan dan batasbatas tugas serta mengingatkan masalah-masalah pokok yang akan dibahas. c. Melakukan apersepsi dengan mempersilakan peserta didik untuk menyatakan secara kontekstual mengenai jurnal penyesuaian. d. Guru menyimpulkan pengalaman/pengetahuan peserta didik tentang jurnal penyesuaian. 2. Kegiatan Inti (10 menit) a. Penjelasan pengertian jurnal penyesuaian, dicapai dengan menggunakan metode ceramah b. Penjelasan tentang perbedaan jurnal penyesuaian perusahaan jasa dengan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang, dicapai dengan menggunakan metode ceramah. c. Penjelasan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan ikhtisar laba-rugi, dicapai dengan menggunakan metode ceramah dan Tanya jawab.

d. Penjelasan tentang cara mencatat ayat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan ikhtisar laba-rugi, dicapai dengan metode demonstrasi. e. Penjelasan jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan harga pokok penjualan dicapai dengan menggunakan metode ceramah dan Tanya jawab. f. Penjelasan tentang cara mencatat ayat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang pendekatan harga pokok penjualan, dicapai dengan metode demonstrasi. g. Penjelasan tentang jurnal penyesuaian persediaan barang dagang untuk siten perpetual, dicapai dengan metode ceramah dan Tanya jawab. h. Penjelasan tentang cara mencatat ayat jurnal penyesuaian persediaan barang dagang untuk system perpetual, dicapai dengan metode demonstrasi. i. Penjelasan tentang cara menyusun kertas kerja perusahaan dagang, dicapai dengan metode ceramah, dan demonstrasi. 3. Penutup (5 menit) a. Guru melakukan evaluasi secara lisan dan tulisan dengan mengajukan beberapa pertanyaan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai. b. Guru mempersilahkan siswa untuk meninjau kembali pelajaran dengan cara merangkum inti-inti pelajaran. c. Guru menyimpulkan hasil pembelajaran J. Sumber Pembelajaran. 1. Paket Keahlian Akuntansi 2. Buku-Buku Akuntansi Yang Relevan. 3. LP 1: Produk. 4. LP 2: Proses. 5. LP 3: Pengamatan Perilaku Berkarakter. 6. LP 4: Pengamatan Keterampilan Sosial. 7. Silabus. K. Evaluasi Bobot evaluasi dalam sesi ini adalah: 1. Kognitif 20% 2. Psikomotor 50% 3. Kerapihan 10% 4. Ketelitian 10% 5. Konsistensi 10% 100% ===== Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)= 75% L. Materi Jumlah

1. Perbedaan Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa Dengan Persediaan barang dagang. Perbedaan jurnal penyesuaian perusahaan jasa dengan persediaan barang dagang terletak pada akun khusus yang dimiliki oleh persediaan barang dagang yang tidak dimiliki oleh perusahaan jasa yaitu akun persediaan barang dagangan. 2. Jurnal Penyesuaian Persediaan barang dagang Dengan Pendekatan Ikhtisar Laba Rugi Jurnal penyesuaian persediaan barang dagang dengan pendekatan ikhtisar laba-rugi dilakukan dengan cara akun persediaan barang dagang (awal) dihapuskan dengan mendebit akun ikhtisar laba-rugi dan mengkredit akun persediaan barang dagang (awal) tersebut, serta memunculkan kembali persediaan barang dagangan dengan cara mendebit persediaan barang dagang (akhir) dan mengkredit akun ikhtisar laba-rugi. a. Menutup akun persediaan barang dagang awal periode (yang terdapat pada neraca sisa awal periode) di pindahkan ke akun ikhtisar laba-rugi dengan ayat jurnal sebagai berikut :

Tanggal

Nama Akun Ikhtisar Laba-rugi Persediaan barang dagangan (awal)

Ref

Debit Rp xxx -

Kredit Rp xxx

b. Memunculkan akun persediaan barang dagang akhir periode (yang akan dimunculkan pada neraca sisa akhir periode) di pindahkan ke akun ikhtisar laba-rugi dengan ayat jurnal sebagai berikut : Tanggal Nama Akun Persediaan barang dagangan (akhir) Ikhtisar Laba-rugi Ref Debit Rp xxx Kredit Rp xxx

3. Jurnal Penyesuaian Persediaan barang dagang Dengan Pendekatan Harga Pokok Penjualan

Jurnal penyesuaian persediaan barang dagang dengan pendekatan harga pokok penjualan dilakukan dengan cara akun-akun yang merupakan unsur harga pokok yaitu persediaan barang dagang, pembelian, retur pembelian, potongan pembelian, dan beban angkut pembelian akan ditutup dan dipindahkan ke akun harga pokok penjualan. a. Persediaan barang dagang awal Tanggal Nama Akun Harga pokok penjualan Persediaan barang dagangan (awal) b. Persediaan barang dagang akhir Tanggal Nama Akun Persediaan barang dagangan (akhir) Harga pokok penjualan c. Pembelian Tanggal Nama Akun Harga pokok penjualan Pembelian d. Beban angkut pembelian Tanggal Nama Akun Harga pokok penjualan Beban angkut pembelian Ref Debit Rp xxx Kredit Rp xxx Ref Debit Rp xxx Kredit Rp xxx Ref Debit Rp xxx Kredit Rp xxx Ref Debit Rp xxx Kredit Rp xxx

e. Retur pembelian Tanggal Nama Akun Retur pembelian Harga Pokok Penjualan f. Potongan pembelian Tanggal Nama Akun Potongan Pembelian Harga pokok penjualan Ref Debit Rp xxx Kredit Rp xxx Ref Debit Rp xxx Kredit Rp xxx

M. Sumber Toto Sucipto, Moelyati, Soemardi dan Suyoto. 2004. Siklus Akuntansi, Jakarta: Yudhistira. Pada Bab X Hal 138 147. Hendi Soemantri. 1999. Dasar-Dasar Akuntansi SMK, Bandung: Armico. Pada Bab VII Hal 155-157.