Anda di halaman 1dari 16
ANDERSON-DARLING TEST
ANDERSON-DARLING TEST
Click to edit Master subtitle style Dyah Lusiyanti Eka Putri Irianti Erma Fitriana Fani Muiz Subhi
Click to edit Master subtitle style
Dyah Lusiyanti
Eka Putri Irianti
Erma Fitriana
Fani Muiz Subhi
2KS 2

Theodore Wilbur Anderson, Jr. Donald A. Darling

Theodore Wilbur Anderson, Jr. Donald A. Darling • Statistik untuk menguji kenormalan data • Jumlah data

Statistik untuk menguji kenormalan data Jumlah data yang kecil (n≤25) Pengamatan diurutkan Dalam beberapa industri dengan data lebih dari 200 dapat menggunakan Anderson Darling Test

• Stephens (1974) : uji Anderson Darling digunakan sebagai uji kenormalan atau kebaikan suai (goodness of
• Stephens (1974) : uji Anderson
Darling digunakan sebagai uji
kenormalan atau kebaikan suai
(goodness of fit) untuk peubah
kuantitatif.

Ø Anderson Darling Test bisa digunakan untuk menguji kenormalan berbagai macam sebaran data, yaitu sebaran normal, lognormal, exponensial, weibull, sebaran logistic.

• Anderson Darling Test ini digunakan untuk mengetahui distribusi dari data sampel. • Anderson Darling Test
• Anderson Darling Test ini digunakan
untuk mengetahui distribusi dari data
sampel.
• Anderson Darling Test yang
merupakan variasi dari Kolmogorov
Smirnov Test (K-S Test),
menggunakan p-value untuk
mengukur apakah sebaran tertentu
tersebut menyebar normal atau
tidak.

Kelebihan Anderson Darling Test adalah uji ini lebih sensitif daripada

5/27/12

• Hipotesis dari Anderson Darling Test: H0: Data mengikuti sebaran tertentu H1: Data tidak mengikuti sebaran
Hipotesis dari Anderson Darling Test:
H0: Data mengikuti sebaran tertentu
H1: Data tidak mengikuti sebaran
tertentu
Statistik uji:
*F merupakan fungsi kumulatif distribusi
(cumulative distribution function) dari
distribusi tertentu.
Significance level: alpha
5/27/12
Daerah kritis: Nilai kritis dari Anderson

Contoh: Data tinggi badan siswa dalam cm:

148.7 147.9 147.3 144.7 149.2
148.7 147.9
147.3
144.7
149.2

149.9

146.3

152.2

155.1

153.3

Contoh: Uji Anderson Darling

• Hipotesis dari Anderson Darling Test: •
• Hipotesis dari Anderson Darling
Test:

α : 5 % Teori pengambilan keputusan:

H0: Data mengikuti sebaran normal H1: Data tidak mengikuti sebaran normal

Terima H0 P-Value Tolak H0 P-Value

5/27/12

> α. < α.

Mean = 149.46

Hitung Manual

Standar deviasi = 3.2428

i

X

F(Z)

Ln F(Z)

n+1-i

F(Zn+1-i)

1-F(Zn+1-i)

ln(1-

F(Zn+1-i))

1

144.7

0.07107013

  • 9 -2.64409

10

0.9590035

  • 19 -3.19427

0.040996

 

2

146.3

0.16491248

-1.80234

9

0.8818254

  • 97 -2.13559

0.118175

 

3

 

0.25267645

   

0.8009302

   

147.3

  • 8 -1.37565

8

9

0.19907

-1.6141

4

 

0.31523488

   

0.5539649

   

147.9

  • 6 -1.15444

7

3

0.446035

-0.80736

5

 

0.40735067

   

0.4680479

   

148.7

  • 3 -0.89808

6

93

0.531952

-0.6312

6

 

0.46804799

   

0.4073506

   

149.2

  • 3 -0.75918

5

73

0.592649

-0.52315

7

       

0.3152348

   

149.9

0.55396493

-0.59065

4

86

0.684765

-0.37868

8

152.2

5/27/12

0.80093029

-0.22198

3

0.2526764

58

0.747324

-0.29126

AD = 0.190 5/27/12
AD = 0.190 5/27/12

AD = 0.190

Minitab versi 15.Perhitungan uji Anderson Darling dapat melalui menu Stat > Basic statistics > Normality test ,

5/27/12

Kemudian pilih Anderson-Darling dalam menu Test of Normality.

5/27/12
5/27/12

Output

• Intepretasi Output Anderson Darling Test v Graphic: dari probability plot terlihat plot data sampel berada
Intepretasi Output Anderson Darling Test
v
Graphic: dari probability plot terlihat plot data
sampel berada di sekitar garis lurus (expected
value), ini menunjukkan bahwa data tinggi badan
menyebar normal.
v
Statistic value:
a.
Mean = 149.5, rata-rata data 149.5 cm, artinya
nilai memusat pada nilai 149.5 cm
b.
b. St. Dev = 3.243, standard deviasi sebesar
3.243. Nilai standard deviasi tidak terlalu besar,
ini menunjukkan keragaman data tidak terlalu
besar yang artinya data bersifat homogen.
N = 10, jumlah sampel yang c. dihitung adalah 10 data
N
=
10,
jumlah
sampel
yang
c.
dihitung adalah 10 data

d. AD = 0.190, nilai Anderson Darling sebesar 0.190. Nilai ini relative kecil, yang berarti terima H0 atau data menyebar normal, namun karena tidak ada parameter yang pasti untuk menentukan menyebar normal, nilai AD ini belum dapat diputuskan secara pasti apakah data menyebar normal atau tidak

5/27/12

TERIMA KASIH