Anda di halaman 1dari 4

PUSPA PERTIWI NOOR

2 AGONIS
sediaan dan dosis obat 2 agonis
Medikasi Agonis 2 Kerja singkat Terbutalin IDT 0,25mg/semprot Turbuhaler 0,25 mg ; 0,5mg/hirup Respule/solutio 5m/2ml Tablet 2,5 mg Sirup 1,5 ; 2,5 mg/ 5 Inhalasi 0,25 0,5 mg 3 4 x / hari Oral 1,5 2,5 mg 3 4 x / hari Inhalasi 0,25 mg 3 4 x / hari (> 12 tahun) Oral 0,05 mg/kgBB/x 3 4 x / hari Inhalasi 100 mcg, 3 - 4 x / hari Oral 0,05mg / kg BB / x 3 4 x / hari 100 mcg, 3 - 4 x / hari 10 mcg Sediaan obat Dosis dewasa Dosis anak

Salbutamol

IDT 100 mcg/semprot Nebules / solutio 2,5 mg/2 ml, 5 mg / ml Tablet 2 mg, 4 mg Sirup 1 mg, 2 mg / 5 ml IDT100,200mcg/semprot Solutio 100 mcg / ml

Inhalasi 200 mcg, 3 - 4 x / hari Oral 1 2 mg, 3 4 x / hari 200 mcg, 3 -4 x / hari 10 20 mcg

Fenoterol

Prokaterol Agonis 2 kerja lama Salmeterol

IDT 10 mcg/semprot Tablet 25, 50 mcg Sirup 5 mcg / ml

2 4 x / hari 2 x 50 mcg / hari 2 x 5 ml / hari

2 x / hari 2 x 25 mcg / hari 2 x 2,5 ml / hari

IDT 25 mcg/semprot Rotadisk 50 mcg Tablet 10 mcg

2 -4 semprot, 2 x / hari 1 x 10 mg / hari, Malam 2 x 50 mcg / hari 2 x 5 ml / hari 4,5 9 mcg 1 2 x / hari

1 - 2 semprot, 2 x / hari -

Bambuterol

Prokaterol

Tablet 25, 50 mcg Sirup 5 mcg / ml IDT 4,5 ; 9 mcg/semprot

2 x 25 mcg / hari 2 x 2,5 ml / hari 2 x 1 semprot ( > 12 tahun )

Formoterol

Keterangan:- Agonis 2 kerja singkat digunakan sebagai pelega (reliever) pada penatalaksanaan serangan akut asma. Sedangkan 2 agonis kerja lama digunakan untuk mengontrol gejala asma (controller) pada asma persisten.

PUSPA PERTIWI NOOR - IDT (Inhalasi dosis terukur) = MDI (Metered-dose inhaler)

METILSANTIN
Sediaan dan dosis obat metilsantin
Medikasi Teofilin Aminofilin Teofilin lepas lambat Sediaan Tablet 130, 150 mg Tablet 200 mg Tablet 125, 250, 300 mg 400 mg Aminofilin lepas lambat Tablet 225 mg Dosis dewasa 3 5 mg / kgBB / x 3 4 x / hari 2 x 125 300 mg 200 400 mg, 1 x / hari 2 x 1 tablet - 1 tablet, 2 x ./ hari ( > 12 tahun) Dosis anak 3 5 mg / kgBB / x 3 4 x / hari 2 x 125 mg ( > 6 tahun)

Keterangan: Sediaan lepas lambat digunakan sebagai pengontrol (controller)

PUSPA PERTIWI NOOR

Antikolinergik
A. Ipratropium Bromida Mekanisme Kerja Ipratropium untuk inhalasi oral adalah suatu antikolinergik (parasimpatolitik) yang akan menghambat refleks vagal dengan cara mengantagonis kerja asetilkolin. Bronkodilasi yang dihasilkan bersifat lokal, pada tempat tertentu dan tidak bersifat sistemik. Ipratropium bromida (semprot hidung) mempunyai sifat antisekresi dan penggunaan lokal dapat menghambat sekresi kelenjar serosa dan seromukus mukosa hidung. Indikasi Digunakan dalam bentuk tunggal atau kombinasi dengan bronkodilator lain (terutama beta adrenergik) sebagai bronkodilator dalam pengobatan bronkospasmus yang berhubungan dengan penyakit paru-paru obstruktif kronik, termasuk bronkhitis kronik dan emfisema. Sediaan dan dosis obat antikolinergik.

Medikasi

Sediaan Obat

Dosis dewasa

Dosis anak

Ipratroprium bromid

IDT 20 mcg / semprot

40 mcg 3 4 x hari

20 mcg 3 4 x / hari

Solutio 0,25 mg / ml (0,025 % ) nebulisasi

0,25 mg setiap 6 jam

0,25 0,5 mg setiap 6 jam

Azithromycin
Sediaan Kapsul 250 mg x 5 x 6's.

DOSIS Dewasa Penyakit menular seksua Anak 1 x sehari 500 mg selama 3 hari. 1 gram dosis tunggal. 10 mg/kg/hari dosis tunggal selama 3 hari.

PUSPA PERTIWI NOOR