Anda di halaman 1dari 1

Pada dasarnya, fast food adalah makanan siap saji yang dikonsumsi secara instan.

Pengertian fast food merujuk kepada pengolahan dan penyajian makanan yang serbacepat. Makananmakanan yang termasuk ke dalam kelompok makanan fast food, antara lain: fried chicken, burger, atau frozen fast food seperti chicken nuggets, french fries, sosis, chicken wings, dan sebagainya. Biasanya, fast food memiliki ciri kandungan kalori yang tidak seimbang, bahkan sering disebut kalori kosong atau tidak bergizi. Makanan yang dapat dikatakan bergizi adalah makanan yang cukup kualitas dan kuantitasnya serta mengandung unsur yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Kriteria makanan bergizi adalah komposisi makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur sesuai dengan kebutuhan tubuh. Zat tenaga berasal dari karbohidrat dan lemak. Sumber karbohidrat: beras, sagu, jagung, ubi, singkong, roti, sukun, gula murni, dan padanannya.Zat pembangun dari protein. Sumber protein hewani: daging, ikan, ayam, hati, telur, susu, dan hasil olahannya. Sumber protein nabati: tempe, tahu, kacang-kacangan dan padanannya. Zat pengatur dari vitamin dan mineral. Sumber vitamin dan mineral banyak pada sayuran dan buah-buahan. Fast food juga mengandung bahan-bahan peyusun makanan bergizi, namun kadar bahanbahan yang terkandung dalam fastfood itu tidak seimbang, bahkan bisa dikatakan berlebih. Pada umumnya menu fast food mengandung lebih tinggi kalori, garam dan lemak termasuk kolesterol, dan menu tipe western umumnya hanya sedikit mengandung serat. Serat adalah makanan yang membuat kita merasa kenyang. Karena kandungan serat pada fastfood sangat rendah, kebanyakan orang-orang pengonsumsi fastfood memakan fastfood dalam porsi besar untuk membuat mereka merasa kenyang.