Anda di halaman 1dari 16

PENYAMAKAN MINERAL

ADA 2 MACAM : 1. CHROOM valensi 3 2. Alluminium valensi 3

Dalam Perdagangan : 1. Bhn Penyamak Chroom: jenis konstrasi (%) chromatan pwdr 25 ch romosal pwdr 25 chrom Aluin 15 Na bichromat 51

basisitet (%) 33 1/3 33 1/3 0 -

2. Bhn.Penyamak Alluminium Tawas putih :K2SO4Al2(SO4)3 24H2O

Bhn Penyamak Chroom--------------suatu garam Komplex Chroomsulfat-basis (chroom valensi 3). Kemampuan menyamaknya : tergantung pada derajad penyamakan (% basisitet)------------- y.i adanya OH dalam complex tsb

Ada 4 macam bsisitet y.i ; 1. garam chroom 100% asam atau 0% basis SO4 keterangan : 3 tangan Cr SO4 mengikat gugus Sulfat

SO4 2. garam chroom 100% basis atau 0% asam. OH ketrg. ; 3 tanganChroom semua mengikat OH OH Cr OH

3. garam chroom 33.3 % basis atau 66.6% asam keter.: 2 tangan mengi SO4 kat gugus asam OH 1 tangan mengi Cr SO4 kat basa

4. garam chroom 66,6 % basis atau 33,3 % asam OH keterangan : 2 tangan mengikat 2 gugus OH Cr OH dan 1 tangan mengikat gugus asam SO4

Cr

OH OH

Mekanisme Penyamakan (Thorstenson,1976)


1.Solution : Chroomsulfat dasar dilarutkan--------2. Masking dengan SodiumFormiat--------Ion Formiat dalam larutan membentuk dasar chroomformiat kompleks dengan mengantikan beberapa tempat SO4 dengan chroom kopleks. 3.Fixation-------------- terjadi reaksi antara kation chroom kompleks dengan an-io karboksilat asam amino kolagen.

Sifat bahan penyamak chroom


Sifat bahan penyamak Chroom Pada basisitet rendah----------molekul kecil---------penetrasi cepat---------daya ikat kecil-------------dan sebaliknya.

PENYESUAIAN KULIT PICKEL SEBELUM DISAMAK CHROOM

Kulit pickle + Nathiosulfat * + air---------pH jadi 3 3.5-----------siap disamak Chroom.

dapat diganti : Na hyposulfat atau NaCl

Cara Penyamakan:
Kulit di-masukkan dalam tong + larutan Chroom-----putar dg kecepatan dan waktu tertentu Awal penyamakan digunakan bassisitet 33,3 %. Selama penyamakan bassisetet dinaikkan sedikit-2 hingga mencapai 66.6% (maksimal) menaikkan bssisitet dg memakai : NAkarbonat atau Na Thiosulfat

TES UNTUK SAMAK CHROOM: dengan BOILING TEST

kulit dg ukuran luas tertentu----------direbus dalam air mendidih selama 1 jam---------dilihat luasnya mengkerut tidak. Bila mengkerutnya lebih dari 10 %-------penyamakan belum.. selesai .

Keunggulan bhn. penyamak Chroom


1. Peresapan garam Chroom pada kolagen berjalan cepat-----------tanpa melalui pembengkaan kolagen 2. Hasil samak chroom lebih lemas dan lebih lentur strukturnya. 3. Waktu penyamakan lebih cepat. 4. Sifat phisis/ kimiawi lebih baik.

Penyamakan allum
Untuk penyamakan: kulit kelinci /marmuT kulit macan kumbang kulit reptile : ular, biawak Tidak cocok : untuk kulit sepatu karena tak tahan air

pH pada Penyamakan Allum


1. bila alkalis-------alumnya sangat alkalis ----kulitnya keras---------sangat wulet & bersifat seperti logam. 2. bila terlalu asam-------penyamakannyajadi kurang matang--------kulit jadi tipis. Yang baik pH: 5 atau lebih sedikit.

Cara penyamakan Allum


1. Dengan Cairan a. kulit direndam------------ larutan Allum selama 3 hari dan dibalik-balik------------tiriskan 3 mg----------timbun dalam serbuk gergaji ( yg tanpa tannin ) semalam------------lakukan staking( pengetunan)---------diampelas dg batu apung--------kulit beludru.

1b. Dengan Drum kulit pickle + bh.penyamak Allum-----------------diputar 2 3 jam---------kulit diangkat-----------biarkan semalamm (ditumpuk )--------esuk harinya diputar lagi 0.5 1 jam----------digantung----------keringkan pada udara lembab 2 3 hari-----diregang dengan tangan atau mesin sampai kulit lemas. 2. Dengan pasta kental Kalium Allum; garam (NaCl); air ( dicampur) + kuning telur + air----------kental sepert bubur Cara penggunaan : laburkan pada kulit ( pada bagian berdaging)------------tebal kira-kira 0.5 cm.

MANFAAT BAHAN : garam : untuk kelembaban kuning telur; agar kulit berisi ; empuk ; terasa seperti beludru