Anda di halaman 1dari 2

Tips Menjaga Kebersihan Alat Kelamin Wanita

By Luthfan Danaswara On 03/20/2012 Leave a CommentIn Lapar Tips Tubuh wanita pada dasarnya memiliki sebuah mekanisme perlindungan apabila ada benda asing yang datang dari luar. Sama halnya yang terjadi pada Alat Kelamin Wanita. Apabila ada kotoran masuk, vagina memiliki sebuah mekanisme self-cleaning (pembersihan mandiri) dengan mengandalkan kelompok bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di dalam dan di sekitar alat vital. Namun sayang, keseimbangan mikroorganisme tersebut dapat terganggu apabila pemiliknya tidak peduli dan tidak awas dengan kebersihan dan keseimbangan tingkat keasaman alat kelaminnya. Setelah membaca tulisan Ini Dia Sebab Mis V Terasa Gatal, para wanita harus tahu, bahwa penggunaan celana basah atau celana dalam yang terlalu ketat, misalnya, dapat mengganggu keseimbangan tingkat mikro organisme di tempat tersebut. Dalam kondisi spesial, perawatan terhadap vagina tidak cukup hanya dengan membersihkan bagian luar. Yak benar, pembersihan bagian dalam vagina-pun perlu dilakukan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat organ reproduksi wanita. Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan: 1.Menggunak ancairan pembersih Cairan pembersih khusus biasanya digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam Alat Kelamin Wanita. Dengan bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman serta jamur, cairan pembilas ini bisa digunakan dalam beberapa menit. Biasanya penggunaannya harus dengan pengawasan dokter. Karena itu, selain cairan pembilas, obat-obatan untuk mengatasi gangguan yang ada juga akan diberikan. Tidak semua gangguan bisa diselesaikan dengan cairan ini. Biasanya cairan ini hanya dapat mengatasi keputihan. Jadi tidak akan mampu mengatasi penyakit kelamin apalagi penyakit menular seksual. 2. Terapi sinar laser Laser digunakan karena obat yang biasanya digunakan untuk membunuh kuman di vagina biasanya butuh waktu lama. Apalagi kalau terjadi resistensi obat. Laser yang digunakan biasanya jenis level rendah atau low level laser therapy. Formulasi dari sinar inframerah dan ultraviolet ini dikatakan mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus dalam waktu yang relatif cepat. Untuk gangguan ringan, penembakan biasanya dilakukan dalam waktu 15 menit sekali. Bila gangguan sudah berat, butuh puluhan menit dengan beberapa kali tembakan dalam beberapa hari. Obat juga kerap diberikan oleh dokter setelah penembakan laser dilakukan. 3. Terapi ozon Metode penggunaan terapi ozon ini layaknya menggunakan cairan pembersih. Dengan alat yang disebut vaginal insuflation, ozon dimasukkan ke organ kewanitaan dalam takaran tertentu (tergantung kasus). Jadi prinsipnya ozon ini berfungsi sebagai desinfektan yang bisa membunuh kuman bakteri dan tujuannya untuk mencegah masuknya kuman yang memungkinkan timbulnya penyakit, dengan periode waktu tertentu pula (tergantung kasus), ozon diperlukan agar kebersihan vagina bisa terjaga. Agar pengobatan efektif, biasanya terapi ini dikombinasi juga dengan obat-obatan. Namun, dalam hal ini ozon tidak bisa digunakan untuk mengatasi penyakit seksual atau penyakit menular seksual. Dan yang jelas, terapi ini harus dilakukan dengan seorang dokter yang

ahli dalam hal ini. Sebab, jika tidak digunakan secara tepat, memasukkan ozon ke organ kewanitaan hanya akan menyebabkan berkembang biaknya bakteri yang malah merugikan vagina. 4. Teknik Penguapan hangat Dalam ritus perawatan tubuh secara tradisional, penguapan hangat biasanya juga digunakan untuk vagina. Meksi begitu, penguapan jelas tidak efektif membunuh mikroorganisme. Penguapan ini biasanya menggunakan ramuan wewangian sehingga menghangatkan dan membuat vagina wangi. Karena itu selayaknya cara ini dilakukan seperti kita menggunakan parfum untuk badan. Tidak ada alasan lain selain alasan kosmetik. Dengan demikian, meski dikatakan penguapan merupakan satu cara merawat vagina, langkah ini bukan untuk mencegah timbulnya penyakit apalagi menghilangkan gangguan. 5. Gurah vagina Meski ada yang menawarkan dan mencoba melakukan langkah ini, cara seperti ini diragukan efektivitasnya. Apalagi yang menanganinya jelas-jelas bukan dokter. Bisa jadi semua mikrooganisme, baik yang merugikan maupun yang normal, akan mati dan hilang dari vagina. Akibatnya, justru vagina malah akan mengalami gangguan. Not recommended girls! 6.Spa Vagina Ini adalah metode perawatan bagian reproduksi wanita yang menggabungkan berbagai terapi kuno. Ada teknik pengasapan atau penguapan. Ada juga teknik pijat akupresur yang diterapkan pada seluruh tubuh dan terutama vagina. Ada juga meditasi gerak atau semacam kegel khusus untuk vagina. Beberapa terapi ini jelas merupakan terapi yang aman dan semua orang kenal terapi ini. Jadi terapi V-spa itu sebenarnya terapi yang umum digunakan dalam perawatan kesehatan, hanya kali ini khusus diterapkan untuk bagian vagina saja, ungkap Hj Worro Harry Soeharman, M.Ph, MKA, penggagas terapi ini. 7.Kuras Vagina Ini adalah pengontrolan dan pembersihan vagina sampai ke mulut serta rongga rahim. Langkah ini menjadi tindakan awal supaya jamur atau kuman tidak merembet sampai ke rongga rahim atau saluran telur yang bisa mengakibatkan kemandulan atau infeksi yang bisa menyebabkan munculnya kanker. Sebab itu wanita yang menderita keputihan hendaknya tidak menunda pengobatan. Supaya tidak repot, penderita bisa mendatangi klinik semacam Klinik Pasutri atau Pusat Pelayanan Keluarga yang memberi pelayanan mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium serta membersihkan Alat Kelamin Wanita sampai ke rongga rahim hingga pengobatannya sampai tuntas.