Peristiwa 10 November 1945 10 November 2008 | admin | No Comment | Katagori: Internet, Komunitas, Tips Triks Peristiwa 10 November merupakan

peristiwa sejarah perang antara Indonesia dan Belanda. Pada 1 Maret 1942, tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, dan tujuh hari kemudian, tepatnya, 8 Maret, pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak itu, Indonesia diduduki oleh Jepang. Tiga tahun kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah dijatuhkannya bom atom (oleh Amerika Serikat) di Hiroshima dan Nagasaki. Peristiwa itu terjadi pada Agustus 1945. Mengisi kekosongan tersebut, Indonesia kemudian memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Sebelum dilucuti oleh sekutu, rakyat dan para pejuang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang. Maka timbullah pertempuran-pertempuran yang memakan korban di banyak daerah. Ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar, tanggal 15 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta, kemudian mendarat di Surabaya pada 25 Oktober. Tentara Inggris didatangkan ke Indonesia atas keputusan dan atas nama Sekutu, dengan tugas untuk melucuti tentara Jepang, membebaskan para tawanan yang ditahan Jepang, serta memulangkan tentara Jepang ke negerinya. Tetapi, selain itu, tentara Inggris juga membawa misi mengembalikan Indonesia kepada pemerintah Belanda sebagai jajahannya.NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pun membonceng. Itulah yang meledakkan kemarahan rakyat Indonesia di mana-mana. Di Surabaya, dikibarkannya bendera Belanda, Merah-Putih-Biru, di Hotel Yamato, telah melahirkan Insiden Tunjungan, yang menyulut berkobarnya bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dengan badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat. Bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya, memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober. Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya (Mayor Jenderal Mansergh) mengeluarkan ultimatum yang merupakan penghinaan bagi para pejuang dan rakyat umumnya. Dalam ultimatum itu disebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945. Ultimatum tersebut ditolak oleh Indonesia. Sebab, Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri (walaupun baru saja diproklamasikan), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai alat negara juga telah dibentuk. Selain itu, banyak sekali organisasi perjuangan yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar. Badan-badan perjuangan itu telah muncul sebagai manifestasi tekad bersama untuk membela republik yang masih muda, untuk melucuti pasukan Jepang, dan untuk menentang masuknya kembali kolonialisme Belanda (yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia). Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran dan dahsyat sekali, dengan mengerahkan sekitar 30 000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang. Berbagai bagian kota Surabaya dihujani bom, ditembaki secara membabi-buta dengan meriam dari laut dan darat. Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang lukaluka. Tetapi, perlawanan pejuang-pejuang juga berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk.

Pertempuran besar-besaran ini memakan waktu sampai sebulan. Teuku Moh Hassan sebagai Gubernur Sumatera. Pasukan Inggris dan NICA mengadakan pembersihan terhadap unsur Republik yang berada di kota Medan. dan kendaraan lapis baja yang cukup banyak. sebelum seluruh kota jatuh di tangan pihak Inggris. Wahab Hasbullah serta kiyai-kiyai pesantren lainnya mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat umum (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kiyai) juga ada pelopor muda seperti bung tomo dan lainnya.D Kelly. Pada tanggal 1 Desember 1945. Mengggapi berita proklamasi para pemuda dibawah pimpinan Achmad lahir membentuk barisan Pemuda Indonesia. berlangsung dari hari ke hari. Akibatnya terjadi perusakan dan penyerangan terhadap hotel yang banyak dihuni pasukan NICA. tank. kapal perang.Pihak Inggris menduga bahwa perlawanan rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja. 10 Desember 1945) Tanggal 27 Agustus 1945 rakyat Medan baru mendengar berita proklamasi yang dibawa oleh Mr. dan dari minggu ke minggu lainnya. Medan pada tanggal 13 Oktober 1945. ternyata para tokoh-tokoh masyarakat yang terdiri dari kalangan ulama’ serta kiyai-kiyai pondok jawa seperti KH.E. Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Sejak saat itulah Medan Area menjadi terkenal.E. Namun di luar dugaan. Serangan ini menimbulkan banyak koraban di kedua belah pihak. pihak Sekutu memasang papan-papan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di berbagai sudut kota Medan. Sumber: http://id.D Kelly.kan � Fixed Boundaries Medan Area� ( batas resmi wilayah Medan) diberbagai pinggiran kota MEdan. Sekutu dan NICA melancarkan serangan besar-besaran terhadap kota Medan. Hasyim Asy’ari. Sekutu berhasil menduduki kota Medan.wikipedia. Pendaratan Sekutu di kota Medan terjadi pada tanggal 9 Oktober 1945 dibawah pimpinan T. Ultimatum ini tidak pernah dihiraukan. · Pertempuran di Sumatera ( Medan Area. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itulah yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan. Pendaratan tentara sekutu (Inggris)ini di ikuti oleh pasukan dan NICA yangdipersiapkan untuk mengambil alih pemerintahan. Pada tanggal 15 Desember 194% Sekutu memasang papan yang tertulis. dengan mengerahkan persenjataan modern yang lengkap. makin hari makin teratur. Hal ini jelas menimbulkan reaksi para pemuda dan TKR untuk melawan kekuatan asing yang mencoba berkuasa kembali. Inggris mengeluarkan ultimatum kepada bangsa Indonesia agar menyerahkan senjata kepada Sekutu. Pada tanggal 13 Oktober 1945 pemuda dan TKR bertempur melawan Sekutu dan NICA dalam upaya merebut dan mengambil alih gedung-gedung pemerintahan dari tangan Jepang. Sebuah insiden terjadi di hotel Jalan Bali. Saat itu seorang penghuni hotel (pasukan NICA) merampas dan menginjak-injak lencana Merah Putih yang dipakai pemuda Indonesia. Pada tanggal. Awalnya mereka diterima secara baik oleh pemerintah RI di Sumatra Utara sehubungan dengan tugasnya untuk membebaskan tawanan perang (tentara Belanda). Mereka dipimpin oleh Brigjen T. Pertemuan tersebut memutuskan dibentuknya satu komando yang bernama Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Kedatangan tentara sekutu dan NICa ternyata memacing berbagai iniden. Pada tanggal 10 Agustus 1946 di Tebingtinggi diadakan pertemuan antara komandankomandan pasukan yang berjuang di Medan Area. Pada tanggal 10 desember 1945. Tindakan Sekutu itu merupakan tantangan bagi para pemuda. Pada bulan April 1946. termasuk pesawat terbang. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi. Pusat perjuangan rakyat Medan kemudian dipindahkan ke . Hal ini mengundang kemarahan para pemuda.org/wiki/Peristiwa_10_November Image : http://swaramuslim.net Pertempuran Medan Area 1 Desember 1945 Pada tanggal 9 Oktober 1945 tentara Inggris yang diboncengi oleh NICA mendarat di Medan. KH. sehingga perlawanan itu bisa bertahan lama.

Di Padang dan Bukittinggi pertempuran berlangsung sejak bulan November 1945. di Sumatera Timur terbentuk Badan-badan perjuangan dan laskar-laskar partai. Kelly memberikan ultimatum kepada pemuda Medan agar menyerahkan senjatanya.E.D. dan Belanda. Walikota RI pindah ke Pematang Siantar. Aksi-aksi teror mulai dilakukan oleh Sekutu dan NICA. . Dengan demikian di seluruh Sumatera rakyat bersama pemerintah membela dan mempertahankan kemerdekaan.D. Hampir di seluruh wilayah Sumatera terjadi perlawanan rakayat terhadap Jepang. Selain di daerah Medan. Teuku M. Sekutu. Hassan yang diangkat menjadi Gubernur Sumatra. antara lian di Pandang.E. Serdadu Belanda dan NICA ikut membonceng pasukan ini yang dipersiapkan mengambil alih pemerintahan. Pada tanggal 10 Desember 1945 pasukan Sekutu melancarkan serangan militer secara besar-besaran dengan menggunakan pesawat-pesawat tempur. Untuk melanjutkan perjuangan di Medan maka pada bulan Agustus 1946 dibentuk Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Markas Divisi TKR. Bukit tinggi dan Aceh. Pertempuran itu terjadi. Mereka dengan gigih membalas setiap aksi yang dilakukan pihak Inggris dan NICA. Pertempuran Medan Area dan Sekitarnya Berita Proklamasi Kemerdekaan baru sampai di Medan pada tanggal 27 Agustus 1945. Sekutu. Dalam pertempuran ini Sekutu memanfaatkan pasukan-pasukan Jepang untuk menghadapi perlawanan rakyat sehingga pecah pertempuran yang dikenal dengan peristiwa Krueng Panjol Bireuen. Pasukan Sekutu membebaskan para tawanan atas persetujuan Gubernur Teuku M. Para bekas tawanan ini bersikap congkak sehingga menyebabkan terjadinya insiden di beberapa tempat. Gubernur. Berita tersebut dibawa oleh Mr. Ia ditugaskan oleh pemerintah untuk menegakkan kedaulatan Republik Indonesia di Sumatera dengan membentuk Komite Nasional Indonesia di wilayah itu. Kelly. dan Belanda. Pada tanggal l0 Oktober 1945. Sementara itu dalam waktu yang sama di Aceh terjadi pertempuran melawan Sekutu. seorang bekas perwira tentara Sukarela memelopori terbentuknya TKR Sumatra Tirnur. Pertempuran di sekitar Langsa/Kuala Simpang Aceh semakin sengit ketika pihak rakyat dipimpin langsung oleh Residen Teuku Nyak Arif. Hal ini disebabkan sulitnya komunikasi dan adanya sensor dari tentara Jepang. Pada tanggal 1 Desember 1945 Sekutu memasang papan-papan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di berbagai sudut pinggiran kota Medan. Pada tanggal 9 Oktober 1945 pasukan Sekutu mendarat di Sumatera Utara di bawah pimpinan Brigadir Jenderal T. Di samping TKR. Pada bulan April 1946 pasukan Inggris berhasil mendesak pemerintah RI ke luar Medan. Hassan. Achmad Tahir.Pemantangsiantar. Pada tanggal 18 Oktober 1945 Brigadir Jenderal T. rakyat Medan terus berjuang dengan membentuk Lasykar Rakyat Medan Area. Komandan initerus mengadakan serangan terhadap Sekutu diwilayah Medan. Dalam pertempuran ini pejuang kita berhasil mengusir Jepang. Walaupun belum berhasil menghalau pasukan Sekutu. di daerah-daerah sekitarnya juga terjadi perlawanan rakyat terhadap Jepang.

Komandan initerus mengadakan serangan terhadap Sekutu diwilayah Medan. Pada bulan April 1946. Hampir di seluruh wilayah Sumatera terjadi perlawanan rakayat terhadap Jepang. Pada tanggal 10 Agustus 1946 di Tebingtinggi diadakan pertemuan antara komandankomandan pasukan yang berjuang di Medan Area.D. Bukit tinggi dan Aceh. Sementara di tempat lain pada tanggal 27 Agustus 1945 rakyat Medan baru mendengar berita proklamasi yang dibawa oleh Mr. PERTEMPURAN MEDAN AREA Pada tanggal 9 Nopember 1945. Pusat perjuangan rakyat Medan kemudian dipindahkan ke Pemantangsiantar. pasukan Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Jenderal T. Untuk melanjutkan perjuangan di Medan maka pada bulan Agustus 1946 dibentuk Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Sekutu dan NICA melancarkan serangan besar-besaran terhadap kota Medan. Sebuah insiden terjadi di hotel Jalan Bali.Pertempuran Medan Area 10 Desember 1945 Pada tanggal 24 Agustus 1945.E. antara pemerintah Kerajaan Inggris dan Kerajaan Belanda tercapai suatu persetujuan yang terkenal dengan nama civil Affairs Agreement. Sekutu berhasil menduduki kota Medan. pihak Sekutu memasang papan-papan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di berbagai sudut kota Medan. Kekuasaan itu kelak di kemudian hari akan dikembalikan kepada Belanda. Hal ini mengundang kemarahan para pemuda.D Kelly. Mereka dipimpin oleh Brigjen T. Salah satu kota yang akan didatangi Inggris dengan “menyelundupkan” NICA Belanda adalah Medan. Pasukan Inggris dan NICA mengadakan pembersihan terhadap unsur Republik yang berada di kota Medan. Saat itu seorang penghuni hotel (pasukan NICA) merampas dan menginjak-injak lencana Merah Putih yang dipakai pemuda Indonesia. Tentara Inggris yang diboncengi oleh NICA mendarat di Medan. Mengggapi berita proklamasi para pemuda dibawah pimpinan Achmad lahir membentuk barisan Pemuda Indonesia. Dalam melaksanakan hal-hal yang berkenaan dengan pemerintah sipil. Pada tanggal 10 desember 1945. Dalam persetujuan ini disebutkan bahwa panglima tentara pendudukan Inggris di Indonesia akan memegang kekuasaan atas nama pemerintah Belanda. dan Belanda. Pada tanggal 9 Oktober 1945 rencana dalam Civil Affairs Agreement benar-benar dilaksanakan. Teuku Moh Hassan sebagai Gubernur Sumatera. antara lian di Pandang. Medan pada tanggal 13 Oktober 1945. Sekutu. Awalnya mereka diterima secara baik oleh pemerintah RI di Sumatra Utara sehubungan dengan tugasnya untuk membebaskan tawanan perang (tentara Belanda). Pertempuran itu terjadi. Inggris dan Belanda membangun rencana untuk memasuki berbagai kota strategis di Indonesia yang baru saja merdeka. Kelly . Serangan ini menimbulkan banyak koraban di kedua belah pihak. pelaksanaannya diselenggarakan oleh NICA dibawah tanggungjawab komando Inggris. Akibatnya terjadi perusakan dan penyerangan terhadap hotel yang banyak dihuni pasukan NICA. Pada tanggal 1 Desember 1945. Pertemuan tersebut memutuskan dibentuknya satu komando yang bernama Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Sejak saat itulah Medan Area menjadi terkenal.E. Hal ini jelas menimbulkan reaksi para pemuda dan TKR untuk melawan kekuatan asing yang mencoba berkuasa kembali.

mereka berusaha menghancurkan konsentrasi TKR di Trepes. Sehari setelah mendarat Tim RAPWI mendatangi kamp-kamp tawanan yang ada di Medan atas persetujuan Gubernur M. Dengan adanya Insiden tersebut Brigadir Jenderal T. Pemerintah Republik Indonesia di Sumatera Utara memperkenankan mereka untuk menempati beberapa hotel yang terdapat di kota Medan. Sejak saat itu nama Medan Area menjadi terkenal. markas besar divisi TKR dan walikota pindah ke Pematang Siantar. KESIMPULAN Pada tanggal 9 November 1945.D. tapi karena mereka datang bersama NICA yang berusaha memulihkan kembali kekuasaan belanda di Indonesia maka pada tanggal 10 Desember 1945. Insiden pertama kali terjadi tanggal 13 Oktober 1945 di Jalan Bali. Selanjutnya diadakan pemanggilan bekas Giyugun dan Heiho ke Sumatera Timur. Hasan. Akibatnya hotel itu diserang dan dirusak oleh kalangan pemuda. di Sumatera dibentuk laskar-laskar partai. Pasukan Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Jenderal T. Gubernur. Medan. Dan pada tanggal 10 Agustus 1946 di selenggarakan suatu pertemuan antara para Komando-Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Pada tanggal 1 Desember 1945. Pada tanggal 10 Agustus 1946. Trepes.D. terbentuk juga badan-badan perjuangan yang sejak tanggal 15 Oktober 1945 menjadi Pemuda Republik Indonesia Sumatera Timur dan kemudian berganti nama menjadi Pesindo. Pertemuan itu memutuskan dibentuknya suatu komando yang bernama Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Dengan terjadinya peristiwa seperti itu. Pada bulan April 1946 tentara Sekutu Inggris sudah mulai mendesak Pemerintah Republik Indonesia di Medan.E. Brigadir Jenderal T.E. terjadilah Insiden antara pejuang Indonesia dengan Sekutu. Kelly mengancam para pemuda untuk menyerahkan senjata yang dimilikinya. dan tiap sektor terdiri dari empat subsektor. ternyata bekas tawanan menjadi arogan dan sewenang-wenang sehingga memancing munculnya insiden. Kelompok itu langsung dibentuk menjadi Medan Batalyon KNIL. Markas komando resimen berkedudukan di sudi mengerti. Di bawah komando itulah mereka meneruskan perjuangan di Medan Area.D. Selanjutnya mereka ditempatkan di Binjai. PKI mempunyai barisan Merah. dan hotel-hotel lainnya. Tiap-tiap sektor berkekuatan satu batalyon. PNI memiliki laskar yang bernama Nasional Pelopor Indonesia (Napindo). Komando resimen itu terdiri atas empat sektor.D. Dan di bawah komando inilah mereka meneruskan perjuangan di Medan Area. diselenggarakan suatu pertemuan di Tebing Tinggi antara para komando pasukan yang berjuang di Medan Area. Pada tanggal 10 Oktober 1945 dibentuk TKR Sumatera Timur dengan pimpinannya Achmad Tahir. pihak Sekutu-Inggris memasang papan-papan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di daerah-daerah pinggiran kota Medan. Dengan adanya kekuatan itu. Bahkan pada tanggal 10 Desember 1945. Kelly mendarat di kota Medan. Disamping TKR. . Kelly memberi ultimatum agar para pemuda Medan menyerahkan senjatanya kepada sekutu. Insiden itu berawal dari ulah seorang penghuni hotel yang merampas dan menginjak-nginjak lencana Merah Putih. Dampak dari insiden itu menjalar ke beberapa kota lain seperti Pematang Siantar. Inggris bersama NICA melakuan pembersihan terhadap unsur-unsur Republik Indonesia di Medan. Aksi tersebut tentu saja mendapat perlawanan yang sengit dari pemuda Medan.E. Hotel Astoria. Setelah dikeluarkannya Maklumat Pemerintah tentang terbentuknya partai-partai politik pada bulan November 1945. Masyumi mempunyai laskar Hisbullah dan Parkindo mendirikan Pemuda Parkindo. Kelly kembali mengancam para pemuda agar menyerahkan senjata yang mereka miliki dan jika tidak. Inggris pun menduduki kota Medan. akan ditembak mati. Grand Hotel. Pasukan Sekutu-Inggris juga semakin memperkeruh suasana dengan permusuhan dikalangan pemuda Indonesia di Sumatera.E. Tanjung Lapangan. Awalnya kedatangan mereka disambut baik oleh penguasa medan. seperti Hotel de Boer. dan Brastagi.mendarat di Sumatera Utara yang diikuti oleh pasukan NICA. Sementara itu pada tanggal 18 Oktober 1945. Brigadir Jenderal T.

sekitar 200. Mereka berkomplot dengan Belanda (tentara NICA) dan memperalat Jepang untuk menjajah kembali Indonesia. Selain menghadapi serangan musuh. Kemerdekaan harus dicapai sedikit demi sedikit melalui perjuangan rakyat yang rela mengorbankan segalanya. Tanggal 27 Agustus 1945. Palang Merah. yang telah menjadi lautan api. Setelah Jepang kalah. dibentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR). 18 Agustus 1945. meninggalkan kota Bandung menuju pegunungan di selatan. Perobekan dengan bayonet tersebut dilakukan oleh seorang pemuda Indonesia bernama Mohammad Endang Karmas. lagu "Halo-Halo Bandung" ditulis untuk melambangkan emosi mereka. cetakan teks tersebut telah tersebar. terjadi insiden perobekan warna biru bendera Belanda. Indonesia belum sepenuhnya merdeka. seiring janji akan kembali ke kota tercinta. rakyat menghadapi banjir besar meluapnya Sungai Cikapundung. . Keadaan ini dimanfaatkan musuh untuk menyerang rakyat yang tengah menghadapi musibah.SUATU hari di Bulan Maret 1946. Jalan Braga (sekarang Gedung Bank Jabar). Korban makin banyak berjatuhan. Jumlah anggotanya 300 orang. beberapa pesawat terbang Inggris membom daerah Lengkong Besar.000 penduduk mengukir sejarah dengan membakar rumah dan harta benda mereka. sehingga warnanya tinggal merah dan putih menjadi bendera Indonesia. Insiden Perobekan Bendera Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Peristiwa yang memperburuk keadaan terjadi pada tanggal 25 November 1945. tentara Inggris datang untuk melucuti tentara Jepang. dalam waktu tujuh jam. Esoknya. 17 Agustus 1945. Pada tanggal 21 Desember 1945. Di Gedung DENIS. Ratusan korban terbawa hanyut dan ribuan penduduk kehilangan tempat tinggal. pihak Inggris menjatuhkan bom dan rentetan tembakan membabi buta di Cicadas. penyelidikan dan perbekalan. disusul oleh terbentuknya Laskar Wanita Indonesia (LASWI) pada tanggal 12 Oktober 1945. Berbagai tekanan dan serangan terus dilakukan oleh pihak Inggris dan Belanda. Berita pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan dari Jakarta diterima di Bandung melalui Kantor Berita DOMEI pada hari Jumat pagi. dibantu oleh Moeljono. Tanggal 5 Desember 1945. Beberapa tahun kemudian. Dicetak dengan tinta merah oleh Percetakan Siliwangi. terdiri dari bagian pasukan tempur.

Kolonel Abdul Haris Nasution selaku Komandan Divisi III. sebelah selatan Bandung. maka judul berita diperpendek menjadi Bandoeng Laoetan Api.00 Bandung Selatan telah kosong dari penduduk dan TRI. untuk memutuskan tindakan apa yang akan dilakukan terhadap Kota Bandung setelah menerima ultimatum Inggris. Atje Bastaman dengan bersemangat segera menulis berita dan memberi judul Bandoeng Djadi Laoetan Api. Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Tetapi api masih membubung membakar kota.Bandoeng Laoetan Api Ultimatum agar Tentara Republik Indonesia (TRI) meninggalkan kota dan rakyat. Gudang besar itu meledak dan terbakar. Di sana-sini asap hitam mengepul membubung tinggi di udara. Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan rakyat dengan maksud agar Sekutu tidak dapat menggunakannya lagi. Almarhum Jenderal Besar A. di mana terdapat pabrik mesiu yang besar milik Sekutu. disitu timbul pendapat dari Rukana. berbicaralah semua orang. kurang lebih pukul 24. di pertemuan itu. Pertempuran yang paling seru terjadi di Desa Dayeuhkolot. Dari puncak itu Atje Bastaman melihat Bandung yang memerah dari Cicadas sampai dengan Cimindi. TRI bermaksud menghancurkan gudang mesiu tersebut. pada tanggal 24 Maret 1946. Peristiwa ini melahirkan lagu "Halo-Halo Bandung" yang bersemangat membakar daya juang rakyat Indonesia.” Yang dia sebut lautan api. melahirkan politik "bumihangus".H Nasution. Keputusan untuk membumihanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan. mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan rakyat untuk meninggalkan Kota Bandung. Namun karena kurangnya ruang untuk tulisan judulnya. Seorang wartawan muda saat itu. yaitu Atje Bastaman.H Nasution teringat saat melakukan pertemuan di Regentsweg (sekarang Jalan Dewi Sartika). Memang dalam pembicaraan itu di Regentsweg. Jadi saya kembali dari Jakarta. 1 Mei 1997 Istilah Bandung Lautan Api muncul pula di harian Suara Merdeka tanggal 26 Maret 1946. Sejak saat itu. tetapi sebenarnya lautan air” A. Bandung Lautan Api kemudian menjadi istilah yang terkenal setelah peristiwa pembakaran itu. Dia berpendapat. “Mari kita bikin Bandung Selatan menjadi lautan api. menyaksikan pemandangan pembakaran Bandung dari bukit Gunung Leutik di sekitar Pameungpeuk. Staf pemerintahan kota Bandung pada mulanya akan tetap tinggal di dalam kota. Semua listrik mati. tetapi kedua pemuda itu pun ikut terbakar di dalamnya. Selanjutnya TRI bersama rakyat melakukan perlawanan secara gerilya dari luar Bandung. Mereka mengungsi ke arah selatan bersama para pejuang. Setelah tiba di Tasikmalaya. Kedua pemuda itu berhasil meledakkan gudang tersebut dengan granat tangan. Hari itu juga.00 itu juga ikut keluar kota. Untuk itu diutuslah pemuda Muhammad Toha dan Ramdan. Nah. . karena kekuatan TRI dan rakyat tidak akan sanggup melawan pihak musuh yang berkekuatan besar. Garut. setelah kembali dari pertemuannya dengan Sutan Sjahrir di Jakarta. rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota. Pembumihangusan Bandung tersebut merupakan tindakan yang tepat. tetapi demi keselamatan maka pada jam 21. Dan Bandung pun berubah menjadi lautan api. setelah bicara dengan Sjahrir itu. Komandan Polisi Militer di Bandung. Rakyat tidak rela Kota Bandung dimanfaatkan oleh musuh. Banyak yang bertanya-tanya darimana istilah ini berawal.

Terjadilah pertempuran jarak dekat. . terdengar tepat pukul 04. Musuh mulai mundur pada 14 Desember 1945. Akhirnya. TKR berhasil menguasai Jalan Raya Ambarawa Semarang.30 WIB. TNI AD memperingati tanggal tersebut setiap tahun sebagai Hari Infanteri. pukul 17. dengan siasat penyerangan mendadak secara serentak di segala sektor. Pejuang yang telah bersiap-siap di seluruh penjuru Ambarawa mulai merayap mendekati sasaran yang telah ditentukan.00 WIB. membuat tentara sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa menuju Semarang. Pasukan TKR berhasil merebut benteng pertahanan sekutu yang tangguh. dan segala penjuru Ambarawa penuh suara riuh desingan peluru. Akhir pertempuran Sekitar pukul 16. Seketika.PERTEMPURAN AMBARAWA JALANNYA EMPAT HARI Pertempuran Ambarawa berlangsung empat hari. Dari tanggal 12 hingga 15 Desember 1945. para pejuang RI tak pernah gentar sedikitpun. Keberhasilan Panglima Besar Jenderal Soedirman ini kemudian diabadikan dalam bentuk monumen Palagan Ambarawa. Mereka melancarkan serangan dengan gigih seraya melakukan pengepungan ketat di semua penjuru kota Ambarawa. dari 13-15 Desember 1945. patah tumbuh hilang berganti”. Serangan dadakan tersebut diikuti serangan balasan musuh yang kalang kabut. Semangat juang pasukan TKR menjadi penentu kemenangan dalam melawan musuh. dan ledakan granat. Jenderal Soedirman sebagai pemimpin pasukan menegaskan perlunya mengusir tentara sekutu dan Ambarawa secepat mungkin. pasukan TKR memiliki tekad bulat membebaskan Ambarawa atau dengan pilihan lain gugur di pangkuan ibu pertiwi. Awal Pertempuran Perjuangan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin Jenderal Soedirman pada pertengahan Desember 1945. Dengan semboyan “Rawe-rawe rantas malang-malang putung. Pertempuran berakhir dengan kemenangan gemilang pada pihak TKR. pasukan sekutu mundur dan Ambarawa sambil melancarkan aksi bumi hangus pada 15 Desember 1945. Sebab sekutu akan menjadikan Ambarawa sebagai basis kekuatan untuk merebut Jawa Tengah. para pejuang tidak menghiraukan desingan-desingan peluru maut dan lawan. Persediaan logistik maupun amunisi musuh sudah jauh berkurang.30 WIB pada 12 Desember 1945. Dengan gerakan pengepungan rangkap ini sekutu benar-benar terkurung dan kewalahan. dentuman meriam. dan pengepungan musuh dalam kota Ambarawa berjalan dengan sempurna. Letusan tembakan sebagai isyarat dimulainya serangan umum pembebasan Ambarawa. Peristiwa Pertempuran Ambarawa Serangan pembebasan Ambarawa yang berlangsung selama empat hari empat malam dilancarkan dengan penuh semangat pantang mundur. Walaupun dihadang dengan seluruh kekuatan persenjataan modern serta kemampuan taktik dan strategi sekutu. Kemenangan pertempuran Ambarawa pada 15 Desember 1945.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful