Anda di halaman 1dari 32

Pedoman No.:03/YA/2009

PEDOMAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN YAYASAN ATTAQWA

Pedoman No.:03/YA/2009 PEDOMAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN YAYASAN ATTAQWA 1

1

PEDOMAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN YAYASAN ATTAQWA

  • I. JENJANG PENDIDIKAN

    • 1. Jenjang pendidikan di Yayasan Attaqwa yang diatur dalam Pedoman Pelaksanaan pendidikan ini terdiri dari:

      • a. Pendidikan pra sekolah

      • b. Pendidikan dasar

      • c. Pendidikan menengah

      • d. Pendidikan tinggi

  • 2. Pendidikan pra sekolah terdiri dari :

    • a. Taman Kanak-Kanak (Raudhatul Athfal)

  • 3. Pendidikan dasar terdiri dari

    • a. Madrasah Ibtidaiyah

    • b. Sekolah Dasar Islam

  • 4. Pendidikan menengah tingkat pertama terdiri dari

    • a. Madrasah Tsnawiyah

    • b. Sekolah Menengah Pertama

  • 5. Pendidikan menengah terdiri dari

    • a. Madrasah Aliyah

    • b. Sekolah Menengah Umum

    • c. Sekolah Menengah Kejuruan.

  • 6. Pendidikan tinggi terdiri dari:

    • a. Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa

    • b. Pesantren Tinggi Attaqwa

  • 7. Selain pendidikan fomal diatas dapat pula didirikan

    • a. Madrasah Diniyah Awaliyah,

    • b. Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ)

  • 2

    II.

    TUJUAN

    • 1. Pendidikan Attaqwa bertujuan untuk menciptakan manusia yang benar, pintar, terampil dan amanah

    • 2. Tujuan Pendidikan Attaqwa setiap jenjang adalah:

      • a. TK bertujuan meletakkan dasar ke arah pengembangan sikap, prilaku, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan peserta didik untuk menjadi muslim yang terbiasa mengamalkan agamanya serta sanggup menyesuaikan diri dengan lingkungan, keperluan pertumbuhan dan perkembagan selanjutnya.

      • b. MI dan SD bertujuan memberikan bekal kemampuan dasar kepada siswa dalam mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat dan mendidik mereka untuk menjadi manusia yang bertakwa dan berkhlakul karimah sebagai muslim yang mengenal dan mengamalkan agamanya serta mempersiapkan mereka untuk dapat mengikuti pendidikan di Madrasah Tsanawiyah atau Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.

      • c. MTS dan SMP bertujuan mengembangkan dan memantapkan kemampuan dasar dalam pengetahuan, agama dan keterampilan yang diperoleh di MI atau SDI yang bermanfaat bagi siswa dalam menjalani kehidupannya sebagai pribadi muslim, anggota masyarakat, warga negara dan sesuai dengan tingkat perkembangannya serta mempersiapkan mereka untuk mengikuti pendidikan menengah dan/atau mempersiapkan mereka untuk hidup dalam masyarakat.

      • d. MA, SMU dan SMK bertujuan:

        • i. Meningkatkan pengetahuan siswa untuk mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian yang dijiwai ajaran agama Islam.

    3

    ii. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal-balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitanya sehingga menjadi masyarakat yang mandiri dan menjiwai ajaran agama Islam. iii. Meningkatkan pengetahuan siswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

    • e. Pendidikan tinggi bertujuan untuk mencetak sarjana atau santri yang memiliki pemahaman yang mendalam dan sistematis tentang ilmu pengetahuan dan memiliki metode penerapannya dalam masyarakat.

    III.

    STRUKTUR ORGANISASI, TUGAS DAN WEWENANG

    • 1. Struktur Organisasi

      • a. Struktur organisasi lembaga pendidikan di Attaqwa adalah sebagai berikut :

        • i. Penanggung Jawab Pengelolaan pendidikan adalah bagian Pendidikan Yayasan Attaqwa

    ii. Unsur pimpinan sekolah terdiri dari kepala, wakil kepala yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan iii. Unsur pemangku kepentingan (stakeholder) adalah Komite Madrasah/Sekolah, yaitu unsur yang memberikan pertimbangan dan dukungan kepada pihak madrasah/sekolah dan Yayasan yang keanggotaannya terdiri dari :

    (1) Kepala

     

    (2)

    Wakil kepala

    (3)

    Kepala tata usaha

    (4) Guru-tetap

    (5)

    Tokoh masyarakat

    (6)

    Wakil pemerintah

    (7)

    Perwakilan Orang tua

     

    4

    iv. Unsur pelaksana administrasi, dilakukan oleh Tata Usaha yang dikepalai oleh Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) yang dibantu oleh para staf yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan.

    • 2. Bagan Struktur organisasi Madrasah/Sekolah yang menggambarkan hubungan kerja dan hirarki kewenangan, adalah sebagai berikut :

    Yayasan Attaqwa (Perguruan) Komite Kepala Madrasah Madrasah/sekolah Tata Usaha Wakil KS Bidang Kurikulum Wakil KS Bidang
    Yayasan Attaqwa
    (Perguruan)
    Komite
    Kepala Madrasah
    Madrasah/sekolah
    Tata Usaha
    Wakil KS Bidang
    Kurikulum
    Wakil KS Bidang
    Administrasi dan
    Keuangan
    Wakil KS Bidang
    Kesiswaan
    Dewan Guru
    • 3. Pengangkatan dan Pemberhentian

      • a. Kepala Madrasah/ Sekolah diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Dewan Pengurus Yayasan Attaqwa atas usulan Kepala Seksi Perguruan. Dalam hal pengangkatan dan pemberhentian Kepala Madrasah/Sekolah Cabang atas usulan Ketua Cabang Yayasan Attaqwa dengan memperhatikan kriteria dan hasil Rapat Pengurus Cabang dengan Guru Tetap Yayasan Attaqwa yang diadakan khusus untuk itu.

    5

    • b. Masa jabatan kepala Madrasah/Sekolah adalah 5 tahun dan dapat diperpanjang untuk satu masa jabatan berikutnya.

    • c. Kepala yang telah menjabat dua periode berturut-turut dapat dipilih kembali apabila telah digantikan oleh kepala yang lain.

    • d. Wakil Kepala Sekolah/Madrasah diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Dewan Pengurus Yayasan Attaqwa atas usulan Kepala Seksi Perguruan. Dalam hal pengangkatan dan pemberhentian Kepala Madrasah/Sekolah Cabang atas usulan Ketua Cabang Yayasan Attaqwa dengan memperhatikan kriteria dan hasil Rapat Pengurus Cabang dengan Guru Tetap Yayasan Attaqwa yang diadakan khusus untuk itu.

    • e. Kepala dan Wakil Kepala Madrasah/Sekolah harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

    i.

    Mempunyai jiwa kepemimpinan (leader)

    ii. Mempunyai kemampuan memimpin dan bekerja

    iii.

    Mempunyai loyalitas terhadap penddidikan di Attaqwa

    iv.

    Minimal mengambdi di Attaqwa selama 5 tahun

    v.

    Sudah menikah

    vi. Bukan PNS

     
    • f. Unsur pelaksana administrasi, seperti dimaksud pada ayat 1.a.iv

    ditetapkan dengan keputusan kepala Madrasah/Sekolah.

    • g. Perwakilan Orang Tua yang menjadi unsur pemangku kepentingan

    seperti yang tertera dalam ayat1.a.iii(7) diatas adalah Ketua dan Sekretaris Persatuan orang Tua Murid.

    • h. Pemberhentian Kepala Sekolah dan wakil Kepala Sekolah disebabkan oleh:

    i.

    Meninggal dunia

    ii. Uzur tetap

     

    iii.

    Menyimpang dari visi dan misi Attaqwa

    iv.

    Mencemarkan nama baik Attaqwa

    v.

    Mengundurkan diri

     

    6

    • i. Dalam hal Kepala Sekolah/Madrasah meninggal dunia dan uzur tetap, maka wakil kepala Madrasah/sekolah menjadi penjabat sementara (Pjs) Kepala sekolah sampai dipilih kepala sekolah yang definitif;

    • j. Jika Kepala Sekolah/Madrasah dianggap melakukan penyimpangan dari visi dan misi Attaqwa, Ketua Badan Pengurus memberi teguran. Kepala Sekolah/Madrasah yang bersangkutan diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri selama 6 bulan. Bila tidak terjadi perbaikan, maka dilakukan kembali pemilihan seperti proses yang tercantum pada point 1 diatas.

      • k. Jika Kepala Sekolah/Madrasah dianggap tidak memiliki loyalitas terhadap Attaqwa dan mencemarkan nama baik Attaqwa, maka diberhentikan dan sementara wakil kepala menjadi pejabat sementara sampai dipilhnya kembali kepala yang definitif

    • 4. Tugas Dan Wewenang

      • a. Perguruan selaku wakil Yayasan sebagai Badan Penyelenggara Pendidikan bertanggung jawab dalam hal

    Menetapkan Rencana Induk Pengembangan Madrasah/Sekolah ii. Pengadaan dan peningkatan guru dan tenaga kependidikan lainnya

    i.

    iii.

    Pengadaan dan pengembangan gedung dan ruang belajar;

    iv.

    Perawatan dan pemeliharaan tanah, gedung dan ruang belajar

    • b. Kepala Madrasah/Sekolah mempunyai tugas:

    i.

    Memimpin menyelenggarakan pendidikan yang meliputi:

    (1)

    Penyusunan program kerja Madrasah/Sekolah;

    (2)

    Pengaturan kegiatan belajar, pelaksanaan penilaian

    (3)

    hasil belajar serta bimbingan dan penyuluhan; Penyusunan Rencana Angaran Pendapatan dan Belanja Madrasah/Sekolah (RAPBM/S);

     

    7

    (4)

    Pendayagunaan perpustakaan dan laboratorium;

    ii.

    Melakukan pembinaan siswa;

    iii.

    Melaksanakan bimbingan dan penilaian atas guru dan tenaga

    iv.

    kependidikan lainnya; Menyelenggarakan administrasi madrasah yang meliputi

    administrasi ketenagaan, keuangan kesiswaan, pelengkapan, kurikulum dan perpustakaan

    • v. Melaksanakan dan memelihara hubungan dengan orang Tua siswa dan lingkungan Madrasah / Sekolah vi. Membuat perencaaan pengembangan, pendayagunaan dan pemeliharaan Madrasah/Sekolah, baik dalam bidang program pendidikan ataupun sarana dan prasarana vii. Menyampaikan Laporan Perkembangan Program Pendidikan kepada Yayasan dengan tembusan kepada Yayasan Pusat

    • c. Wakil Kepala Sekolah bertugas membantu pelaksanaan kegiatan kepala Madrasah/Sekolah dalam bidang masing-masing

    • d. Komite Madrasah/Sekolah bertugas untuk memberikan saran dan pertimbangan kepada Kepala Sekolah ataupun Yayasan dalam pengembangan Kegiatan Sekolah. Aturan terperinci tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran rumah Tangga Komite Madrasah/Sekolah masing-masing yang ditetapkan oleh Rapat Komite Madrasah/Sekolah;.

    • e. Kepala Urusan Tata Usaha sebagai unsur pelaksana administratif berwewenang dan bertugas memberikan pelayanan umum dan administrasi;.

    IV.

    GURU

    • 1. Syarat-syarat rekruitmen guru dan tenaga pengajar.

      • a. Minimal Strata 1

      • b. Berpengalaman mengajar sekurang-kurangnya 3 tahun

    8

    • c. Setiap guru harus memiliki keahlian sesuai dengan materi pelajaran yang diajarkannya

    • d. Khusus pengajar Pondok Putri guru pria disyaratkan sudah berkeluarga

    • e. Lulus penataran yang khusus diadakan oleh Attaqwa

    • 2. Kriteria Guru. Setiap guru harus memenuhi syarat-syarat pokok sebagai berikut :

      • a. Bertaqwa dan berakhlak karimah

      • b. Memahami dan menghayati visi dan misi Attaqwa

      • c. Menguasai materi yang menjadi tugas pokok pengajarannya

      • d. Mempunyai perhatian penuh terhadap pendidikan

      • e. Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan di bidangnya termasuk publikasi-publikasi baru berupa buku atau artikel.

      • f. Mengikuti perkembangan sosial dan kemasyarakatan.

      • g. Menyadari tanggung jawabnya sebagai anggota keluarga besar Attaqwa yang berkewajiban untuk memberikan dakwah dalam rangka membina masyarakat.

  • 3. Status Guru

    • a. Status guru Attaqwa ditetapkan sebagai berikut :

      • i. Guru Tetap

  • Guru Tetap adalah guru yang telah mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun dan telah mendapatkan SK sebagai guru tetap dari Yayasan Attaqwa Guru Tidak Tetap

    Guru tidak tetap adalah guru yang telah mengajar selama 5 (lima) tahun dan mendapatkan SK sebagai guru dari Yayasan Attaqwa

    ii. Guru Bantu

    9

    Guru bantu adalah guru yang berstatus sebagai Pegawai Negri yang ditempatkan di sekolah-sekolah yang ada di bawah Yayasan Attaqwa

    iii. Guru Bakti

    Guru bakti adalah lulusan pelajar Attaqwa (putera-puteri) yang diperbantukan mengajar di sekolah-sekolah yang ada di bawah Yayasan Attaqwa

    • 4. Pengangkatan dan Pemberhentian Guru

      • a. Guru tetap dan tidak tetap diangkat dan diberhentikan oleh Pimpinan Yayasan atas usulan dari Kepala Sekolah

      • b. Guru bantu diangkat berdasarkan rekomendasi dinas pendidikan dan diberhentikan oleh Pimpinan Yayasan atas usulan Kepala Sekolah

      • c. Guru bakti diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Sekolah atas sepengetahuan Pimpinan Yayasan

      • d. Kenaikan Status seorang guru, diusulkan oleh kepala Madrasah/Sekolah, dengan memperhatikan kinerja dan dedikasinya.

  • 5. Tugas dan Wewenang

    • a. Memberikan pendidikan dan pengajaran kepada setiap

    • b. Mempersiapkan materi ajar dengan memperhatikan rencana pembelajaran

    • c. Menumbuhkan motivasi belajar bagi siswa ajar

    • d. Mengembangkan minat dan kemampuan siswa ajar

    • e. Menciptakan situasi yang kondusif bagi terlaksananya kegiatan belajar mengajar

    • f. Membina siswa agar mengikuti peraturan dan tata tertib sekolah

  • 6. Hak

    • a. Guru Tetap berhak:

      • i. Mendapatkan honor tetap.

  • 10

    ii. Mendapat Tunjangan yang terdiri dari tunjangan masa bakti, tunjangan mengajar, uang transport, uang tunjangan jabatan struktural, mendapat hak pensiun, dan pembebasan infaq sekolah, dana pemeliharaan dan bangunan bagi putra puterinya yang belajar di Attaqwa

    iii.

    Rincian terhadap tunjangan-tunjangan tersebut diatur

    iv.

    menurut kebijakan Pimpinan Yayasan Penghargaan dapat diberikan kepada guru yang telah mengabdi sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun

    • b. Guru Tidak Tetap berhak mendapat: i.

    Honor

    ii. Tunjangan jabatan, tunjangan masa bakti dan transport

    • c. Guru Bantu berhak mendapat

      • i. honor kelebihan jam dan transport Guru Bakti berhak mendapat: Honor, tunjangan asrama dan

    ii.

    • V. PROGRAM PENDIDIKAN DAN SISTEM PENGAJARAN

      • 1. Pra Sekolah

        • a. Agama

        • b. Disiplin

        • c. Kemampuan berbahasa

        • d. Daya pikir

        • e. Daya cipta

        • f. Perasaan/emosi

        • g. Kemampuan bermasyarakat

        • h. Keterampilan

        • i. Jasmani.

    11

    2.

    Madrasah Ibtidaiyah

    • a. Pendidikan agama

     

    i.

    Akidah Akhlak

    ii.

    Ibadah Syariah

    iii.

    Baca Tulis Al-Qur’an

    iv.

    Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an

    • b. Pendidikan kewarganegaraan

    • c. Bahasa Indonesia

     
    • d. Bahasa Inggris

    • e. Membaca dan menulis

    • f. Matematika Pengantar sains

    • g. IPS Sejarah

     
    • h. Ketrampilan tangan dan kesenian

    • i. Pendidikan jasmani dan kesehatan

    • j. Komputer

     

    3.

    Madrasah Tsanawiyah

    • a. Pendidikan agama

    i.

    Qur’an Hadits

    ii.

    Akidah Akhlak

    iii.

    Ibadah Syariah

    • b. Pendidikan kewarganegaraan

    i.

    BahasaBahasa Indonesia

    ii.

    Bahasa Inggeris

    iii.

    Bahasa Arab

    iv.

    Bahasa Daerah

    • c. Matematika

     
    • d. Sejarah Kebudayaan Islam

    • e. IPS

    i.

    Sejarah

    ii. Geografi

     

    iii. Ekonomi

     

    12

    • f. Sains

    • g. Ketrampilan tangan dan kesenian;

    • h. Pendidikan jasmani dan kesehatan;

    • i. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    • 4. Madrasah Aliyah

      • a. Pendidikan agama

        • i. Qur’an Hadits

    ii.

    iii.

    Akidah Akhlak

    Ibadah Syariah

    • b. Pendidikan kewarganegaraan

    • c. Bahasa

      • i. Bahasa Indonesia Bahasa Inggeris Bahasa Arab Bahasa Asing

    ii.

    iii.

    iv.

    • d. Matematika

    • e. Sejarah Kebudayaan Islam

    • f. Ilmu Pengetahuan Sosial

      • i. Sejarah ii. Geografi

    iii. Ekonomi

    • g. Sosiologi

    • h. Sains

      • i. Fisika ii. Kimia

    • i. Ketrampilan tangan dan kesenian;

    • j. Pendidikan jasmani dan kesehatan;

    • k. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    • 5. Perguruan Tinggi

      • a. STAI

    13

    Disesuaikan dengan standar pengajaran perguruan tinggi agama islam berdasarkan jurusan masing-masing

    • b. Diploma

    • c. PTA

    • 6. Kalender Pendidikan

      • a. Tahun ajaran dimulai setiap bulan Juli dan diakhiri pada bulan Juni

      • b. Tahun ajaran terdiri dari 2 (dua) semester (gasal dan genap). Semester Gasal dimulai dari bulan Juli dan berakhir pada bulan Desember. Semester Genap dimulai dari Bulan Januari dan berakhir pada bulan Juni.

      • c. Ujian Semester dilaksanakan pada akhir masing-masing semester.

      • d. Ujian Tengah Semester (Mid Semester Test) dapat dilaksanakan pada pertengahan semester.

      • e. Libur ditentukan oleh Perguruan dengan mempertimbangkan

  • 7. Sistem Pengajaran Sistem pengajaran yang meliputi pelajaran, praktikum, diskusi /seminar, penelitian, kerja lapangan, penyusunan karya ilmiyah dan ujian komprehensif dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    • 8. Kurikulum

      • a. Kurikulum yang digunakan pada tiap-tiap jenjang pendidikan mengacu kepada Kurikulum Nasional dengan menambah muatan lainnya yang dipandang perlu sebagai ciri Perguruan Attaqwa.

      • b. Muatan kurikulum yang merupakan ciri Perguruan Attaqwa diatur tersendiri dalam surat Keputusan Pimpinan Perguruan Attaqwa.

    VII. KESISWAAN

    14

    • 1. Penerimaan Siswa

      • a. Penerimaan siswa/santri dilakukan pada setiap permulaan tahun ajaran.

    • b. Yang dapat diterima sebagai calon siswa/santri adalah mereka yang memenuhi persyaratan pada setiap jenjang pendidikan.

    • c. Persyaratan yang di maksud pada poin b diatur oleh masing-masing kepala madrasah/sekolah.

    • d. Calon siswa/santri yang dapat diterima sebagai siswa/santri, adalah mereka yang lulus dalam ujian saringan.

    • e. Ujian saringan yang dimaksud pada point d diatur oleh kepala Madrasah/Sekolah.

    • 2. Kedisiplinan Siswa

      • a. Setiap siswa/santri berkewajiban untuk mentaati segala peraturan dan ketentuan yang berlaku pada Madrasah/Sekolah dan berkewajiban menjaga nama baik Madrasah/Sekolah.

    • b. Peraturan dan Ketentuan Kedisiplinan Madrasah/Sekolah dibuat oleh Kepala Madrasah/Sekolah masing-masing

    • 3. Organisasi Siswa

      • a. Pada jenjang pendidikan tingkat pertama dan menengah atas dapat dibentuk Organisasi kesiswaan/ kesantrian;

      • b. Organisasi kesiswaan/ kesantrian yang dimaksud harus mendapatkan pengesahan dari kepala sekolah dengan sepengetahuan Pimpinan Perguruan.

      • c. Tujuan utama dari organisasi kesiswaan/ kesantrian, adalah membantu tugas kepala Sekolah/ Madrasah dalam menyiapkan kader-kader pemimpin dan turut mensukseskan program pembinaan dan pengembangan sekolah/ madrasah secara menyeluruh, khususnya dalam bidang kesiswaan/kesantrian.

    15

    • d. Prosedur pemilihan dan pengangkatan pengurus organisasi seperti pada poin di atas, diatur dalam AD/ART Organisasi kesiswaan/ kesantrian tersebut.

    • e. Susunan pengurus organisasi kesiswaan/ kesantrian harus mendapat pengesahan dari kepala sekolah dengan sepengetahuan Pimpinan Perguruan ..

    Kegiatan-kegiatan siswa/santri diluar Sekolah/Madrasah yang mengatas namakan

    • f. Madrasah/Sekolah harus seizin kepala madrasah/ Sekolah dan sepengetahuan Pimpinan Perguruan.

    VIII. UJIAN- UJIAN

    • 1. Ujian tertulis dilakukan pada akhir semester I dan II Ujian lisan dan praktikum dilaksanakan dengan keputusan Pimpinan Pondok dan kepala Madrasah/Sekolah.

    • 2. Ujian Tengah Semester dilaksanakan oleh masing-masing Madrasah/ sekolah

    • 3. Ujian khusus/ lokal untuk tingkat akhir di setiap jenjang pendidikan dilaksanakan oleh Perguruan Attaqwa;

    • 4. Ujian Nasional dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    VI. KEUANGAN

    Pengelolaan keuangan dilaksanakan dengan merujuk pada pedoman no pengelolaan keuangan di Yayasan Attaqwa

    ....

    tentang

    VII.

    KOORDINASI

    16

    1.

    Rapat Perguruan di adakan sekurang-kurangnya sebulan sekali.

    • 2. Rapat Perguruan dihadiri oleh kepala-kepala madrasah/sekolah, akademi, sekolah tinggi dan pesantren tinggi

    • 3. Rapat Perguruan membahas kegiatan madrasah/ sekolah dan laporan keuangan serta masalah yang berkembang.

    VIII.

    KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP

    Hal - hal yang belum diatur dalam Pedoman ini akan diatur dalam peraturan tersendiri.

    Dengan ditetapkan Pedoman ini maka ketentuan lain dalam yayasan yang telah di tetapkan mengenai hal yang sama dinyatakan tidak berlaku

    Pedoman ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Apabila terdapat kekeliruan atau kekurangan akan diperbaiki sebagaimana mestinya.

    Ditetapkan di :Pada tanggal : BADAN PENGURUS YAYASAN ATTAQWA

    K.H. M. AMIN NOER, LC

    Ketua

    H. IRFAN MAS’UD MA

    17

    Sekretaris

    PEDOMAN PENGELOLAAN TPQ

    Posted by badkotpqkotategal pada Oktober 3, 2010

    P E D O M A N

    PENGELOLAAN PENDIDIKAN TKQ / TPQ

    PENDAHULUAN

    Pendidikan non formal anak-anak muslim di tingkat TKQ-TPQ / TKA-TPA diharapkan dapat meningkatkan wawasan keislaman dan kemampuan membaca Al Quraan para Santri. Melalui pendidikan ini, insya Allah, akan dihasilkan anak-anak muslim yang mau dan mampu berinteraksi dengan Al Quran.

    Agar pendidikan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN Kota Tegal memiliki standard dalam pelaksanaannya, maka perlu disusun suatu panduan. Pedoman Pengelolaan Pendidikan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN ini, dimaksudkan untuk memberi gambaran umum petunjuk pelaksanaan dalam penyelenggaraan pendidikan, baik yang diselenggarakan di Gedung TPQ (Bekas Rumah Pengurus), Masjid dan Mushola. Khusus di Masjid dan Mushola dilaksanakan setiap bulan Ramadhan yaitu kegiatan Praktek Tadarus Al Qur’an 30 Juz.

    • I. PENDIDIKAN TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN

    Pendidikan merupakan upaya sistematis pembinaan Siswa / Santri dengan menyiapkan forum yang kondusif. Pendidikan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN terdiri dari :

    • 1. Pendidikan Utama

    • 2. Pendidikan Pendukung.

    1.1. Pendidikan Utama

    Pendidikan Utama berisi materi-materi yang berperan membentuk generasi muslim yang mengenal baca tulis Al Quran dan taat beribadah, berdo’a dan menegakkan shalat, antara lain :

    • 1. Pendidikan Al Qur’an

    • 2. Pendidikan Ibadah

    • 3. Pendidikan Pasca Khataman

    1.1.1. Pendidikan Al Qur’an.

    • a. Merupakan pendidikan dasar yang membekali Santri dalam membaca dan menulis Al

    Quran

    18

    dengan menggunakan modul (Jilid).

    • b. Membina Santri untuk gemar membaca Al Quraan dan mampu menuliskannya.

    • c. Membekali Santri dalam berinteraksi dengan Al Quraan secara lebih intensif di kemudian hari.

    • d. Modul atau Jilid 1-5, Gharib dan Ilmu Tajwid sebagai pedoman dalam pembelajaran Al

    Quran.

    • e. Santri yang telah lulus seluruh Modul / Jilid, insya Allah, mampu:

      • - Membaca Al Quraan dengan Tartil memenuhi kaidah bacaan bertajwid.

      • - Mengerti Bacaan Gharib dalam Al Quraan.

      • - Memahami Ilmu Tajwid.

      • - Lancar menulis Al Quraan.

        • 1.1.2. Pendidikan Ibadah.

    • a. Merupakan pendidikan untuk membentuk pribadi muslim yang taat beribadah.

    • b. Membina Santri untuk mampu menghafal bacaan do’a dan ayat-ayat Al Quran.

    • c. Membina Santri untuk taat beribadah melaksanakan shalat.

    • d. Santri yang telah lulus materi ini, insya Allah, mampu:

      • - Hafal beberapa do’a sehari-hari.

      • - Hafal surat-surat pendek dalam Al Quraan.

      • - Melaksanakan ibadah shalat fardlu.

        • 1.1.3. Pendidikan Pasca Khataman.

    • a. Merupakan pendidikan untuk membentuk pribadi muslim yang gemar membaca Al Quraan.

    • b. Membina Santri untuk mampu menghafal seluruh Surat Al Quraan dalam Juzz ke-30.

    • c. Membina Santri untuk mampu membaca (Tilawah) Al Quraan dengan berlagu.

    • d. Membina Santri untuk mampu menterjemahkan secara lafdziyyah bacaan shalat, ayat-

    ayat Al

    Quran dan bacaan-bacaan doa.

    • e. Santri yang telah lulus materi ini , Insya Allah, mampu:

      • - Hafal Al Quraan Juzz ke-30.

      • - Mampu melakukan Tilawah Al Quraan berlagu.

      • - Mampu menterjemahkan bacaan shalat, ayat-ayat Al Quraan dan bacaan-bacaan doa tertentu.

    1.2. Pendidikan Pendukung

    Pendidikan ini dimaksudkan untuk mengembangkan potensi diri dan kemampuan beraktivitas sosial. Santri dibina untuk mampu mengekspresikan bakat dan minatnya dalam aktivitas ekstra kurikuler, seremonial dan event perlombaan, antara lain :

    • 1. Ekstra kurikuler

    • 2. PHBI, Seremonial (Peringatan Hari Besar Islam)

    19

    3.

    Event atau lomba-lomba

    • 1.2.1. Ekstra kurikuler.

    Membina Santri untuk berkemampuan seni Islami dalam berbagai kegiatan ekstra kurikuler

    yang menjadi pilihan para Santri. Adapun ekstra kurikuler tersebut antara lain:

    • - Menggambar dan Mewarnai.

    • - Kaligrafi.

    • - Membaca Puisi.

    • - Qosidah.

    • - Drama.

    • - Seni Tilawah.

    • - Seni Rebana

    • - Dan lain sebagainya.

      • 1.2.2. PHBI (Seremonial)

    Membina Santri untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seremoni dalam rangka

    perayaan / peringatan hari-hari besar umat Islam. Adapun aktivitas seremonial tersebut antara lain:

    • - Perayaan Tahun Baru Hijriyyah.

    • - Peringatan Maulid Nabi Muhammad s.a.w.

    • - Peringatan Isra’ Mi’raj.

    • - Kegiatan Bulan Ramadlan (Nuzulul Qur’an, Tadarus, dll)

    • - Halal Bi Halal

    • - Dan lain sebagainya.

      • 1.2.3. Event perlombaan.

    Membina Santri untuk berprestasi dalam berbagai kegiatan lomba tingkat TKQ-TPQ /

    TKA-TPA baik yang diselenggarakan internal maupun eksternal. Adapun event perlombaan tersebut antara lain:

    • - Festifal Anak Shalih Indonesia (FASI).

    • - Musbaqah Tilawatil Quraan untuk TKA-TPA.

    • - Lomba melukis dan mewarnai.

    • - Lomba kaligrafi.

    • - Lomba 17 Agustus

    • - Dan lain sebagainya.

    II. UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN

    Unsur-unsur yang terlibat dalam proses pendidikan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN

    adalah:

    1. Yayasan atau Lembaga Pendidikan

    • 2. Pengelola Pendidikan

    20

    3.

    Peserta Pendidikan (Santri)

    • 2.1. Pengurus Lembaga Pendidikan Fahmal Qur’an

    Pengurus Lembaga Pendidikan adalah penyelenggara pendidikan TKQ-TPQ FAHMAL

    QUR’AN yang berkewajiban untuk:

    a.

    Menyediakan Ruang Pendidikan.

    b.

    Menyediakan meja dan kursi atau tempat duduk yang lain.

    c.

    Mempersiapkan alat bantu pendidikan, seperti: microphone, pengeras suara, Komputer

    dan lain

    sebagainya.

    d.

    Mempersiapkan peralatan tulis-menulis dalam proses penyampaian materi, seperti:

    papan tulis,

    kapur, spidol, penghapus dan lain sebagainya.

    e.

    Memberi fasilitas Guru / Ustadz(ah) dalam proses pembelajaran.

    f.

    Mempersiapkan modul / Jilid dan materi-materi pembinaan yang lainnya.

    g.

    Memberi dukungan pembiayaan untuk memperlancar proses pendidikan.

    • 2.2. Pengelola

    Pengelola adalah Pengurus Lembaga Pendidikan yang bekerja sama dalam mengelola

    pendidikan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN. Dalam aktivitas pengelolaan sehari-hari, Terdiri dari:

    • 1. Pembina Pengurus

    • 2. Ketua Pengurus

    • 3. Kepala TPQ

    • 4. Tim Mutu (Kordinator)

    • 5. Asatidz

    • 6. Kepanitiaan

    • 7. Komite

    2.2.1. Pembina Pengurus Mengarahkan Ketua dan jajarannya, Komite, Asatidz dalam mencapai tujuan pendidikan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN. Melakukan aktivitasnya antara lain:

    • a. Mengarahkan proses pendidikan agar tetap dalam jalur kebijakannya.

    • b. Memantau, mengawasi dan memperbaiki pelaksanaan proses pendidikan.

    • c. Menyusun pedoman-pedoman yang mendukung proses pendidikan dengan

    memperhatikan

    masukan dari Ketua dan Jajarannya, Komite, Asatidz, Santri dan Orang tua Santri.

    • d. Menjaga kontinyuitas proses pendidikan agar dapat mencapai tujuannya.

    21

    • e. Memberikan nasehat kepada Ketua dan Jajarannya dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran

    Pengelolaan (RKAP) sebagai masukan kepada Pengurus Bidang Pendidikan untuk pembinaan

    Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN tahun berikutnya.

    • g. Menerima laporan keuangan dari TKQ – TPQ FAHMAL QUR’AN.

    2.2.2. Ketua Pengurus Penanggungjawab pengelolaan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN yang bertugas mengkoordinasikan seluruh aktivitas administrasi, keuangan, Kepala TPQ, Ustadz(ah),

    team Mutu dan pembinaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN di Gedung TPQ, Masjid dan Mushola. Melakukan aktivitas antara lain:

    • a. Koordinasi administrasi.

      • - Melakukan sosialisasi sistim pendidikan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN.

      • - Memantau Kepala TPQ, Team Mutu, Ustadz(ah) dan Santri.

      • - Mengajukan Proposal Kegiatan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN, baik event internal

    maupun eksternal, kepada Pengurus FAHMAL QUR’AN Bidang Pendidikan.

    • - Membuat Laporan Pengelolaan pendidikan tiap bulan dan tiap tahun yang diserahkan

    kepada Pengurus FAHMAL QUR’AN Bidang Pendidikan.

    • b. Koordinasi Keuangan.

      • - Mengatur dana operasional TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN melalui Bendahara untuk

    aktivitas penyelenggaraan pendidikan atau kegiatan Santri.

    • - Mengatur distribusi dana operasional kepada Kepala TPQ / Panitia Kegiatan untuk

    digunakan mendukung proses pendidikan atau penyelenggaraan kegiatan.

    • - Memantau penggunaan dana operasional yang telah diberikan kepada Kepala TPQ / Panitia

    Kegiatan.

    • c. Koordinasi Kepala TPQ dan Ustadz(ah).

      • - Mengkordinasikan Kepala TPQ dan Ustadz(ah) dalam tugas belajar mengajar, ekstra

    kurikuler, seremonial maupun event perlombaan.

    • - Memantau aktivitas Kepala TPQ dan Ustadz(ah) dalam proses pembelajaran.

    • - Memberi Teguran kepada Kepala TPQ dan atau Ustadz(ah) yang melanggar peraturan

    Pengelola.

    • - Memberikan masukan kepada Advisor untuk menindak Kepala TPQ atau Ustadz(ah) yang

    22

    tidak mengindahkan teguran sampai ketiga kali.

    • d. Koordinasi pembinaan Santri.

      • - Memantau kemajuan belajar Santri.

      • - Mengkoordinasikan proses belajar Santri dengan Kepala TPQ, Ustadz(ah) dan Orang Tua

    Santri.

    • - Mengkoordinasikan ketersediaan sarana belajar mengajar, seperti buku / Jilid, Materi

    Hafalan, Raport, meja-kursi belajar dan lain sebagainya.

    2.2.3. Kepala TPQ Mengkoordinasikan aktivitas administrasi, keuangan, Ustadz(ah) dan pembinaan Santri

    TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN di masing-masing TPQ. Melakukan aktivitas antara lain:

    • a. Koordinasi administrasi.

      • - Memantau Team Mutu, Ustadz(ah) dan Santri.

      • - Mengajukan Permohonan Uang Muka Operasional untuk satu bulan ke depan dan

    menyampaikan Pertanggungjawaban Uang Muka pada akhir bulan kepada Ketua Pengurus.

    • - Membuat laporan kemajuan pendidikan tiap bulan yang diserahkan kepada Ketua Pengurus.

      • b. Koordinasi Keuangan.

        • - Menerima dana operasional TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN dari Bendahara untuk

    aktivitas

    penyelenggaraan pendidikan.

    • - Mempergunakan dana operasional mendukung proses pendidikan yang dilengkapi dengan

    bukti-

    bukti pengeluaran.

    • c. Koordinasi Team Mutu dan Ustadz(ah).

      • - Mengkordinasikan Team Mutu dan Ustadz(ah) dalam tugas belajar mengajar, ekstra

    kurikuler, seremonial maupun event perlombaan.

    • - Memantau aktivitas Team Mutu dan Ustadz(ah) dalam proses pembelajaran.

    • - Memberi Teguran kepada Team Mutu atau Ustadz(ah) yang melanggar peraturan.

    • - Memberikan masukan kepada Kepala TPQ untuk menindak Team Mutu atau

    Ustadz(ah) yang tidak mengindahkan teguran sampai ketiga kali.

    • d. Koordinasi pembinaan Santri.

      • - Memantau kemajuan belajar Santri.

      • - Mengkoordinasikan proses belajar Santri dengan Team Mutu, Ustadz(ah) dan Orang Tua

    23

    Santri.

    • 2.2.4. Team Mutu (Kordinator)

    Melakukan aktivitas Evaluasi Santri dalam pembinaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN di masing-masing TPQ. Melakukan aktivitas antara lain:

    • a. Menguji setiap Santri yang akan naik jenjang kelas / jilid

    • b. Melakukan verifikasi atas hasil EBTA Santri yang telah diuji Ustadz(ah) yang

    bersangkutan dan

    telah diperiksa Kepala TPQ.

    • c. Menentukan kelulusan Santri yang diverifikasi.

    • d. Membina Ustadz(ah) dalam meningkatkan kemampuan mengajar modul / Jilid

    • e. Membantu Kepala TPQ dalam pengelolaan administrasi Santri.

      • 2.2.5. Ustadz(ah).

    • a. Mengisi Daftar Hadir Santri dan Kemajuan Belajar Santri.

    • b. Mengajar Santri dalam: Modul / Jilid, menulis Arab, ibadah dan ekstra kurikuler.

    • c. Melakukan konfirmasi kepada Orang Tua Santri atas ketidakhadiran Santri.

    • d. Memberikan Laporan Pembinaan Santri Kepada Kepala TPQ.

      • 2.2.6. Kepanitiaan.

    • a. Mengelola kegiatan internal dan eksternal TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN, antara lain:

      • - Tahun Baru Islam (Hijriyyah).

      • - Maulid Nabi Muhammad s.a.w.

      • - Ramadlan / Syawal.

      • - Isra’ dan Mi’raj.

      • - Imtihan dan Ikhtitam Santri.

      • - Festival Anak Shalih Indonesia (FASI).

      • - Lomba Santri.

      • - Pelatihan Ustadz(ah).

      • - Kegiatan Refreshing.

      • - Workshop Pendidikan.

      • - Dan lain sebagainya.

        • b. Dibentuk berdasarkan kebutuhan dari dan oleh Pengelola.

        • c. Bertanggungjawab dengan memberikan Laporan Kepanitiaan secara tertulis /

    terdokumentasi.

    • 2.2.7. Komite

    • a. Memberikan tanggapan, saran dan masukan dari para wali santri

    • b. Ikut memberikan evaluasi tentang hasil-hasil pendidikan yang dicapai

    • c. Ikut serta membantu kepanitiaan dalam berbagai kegiatan atau event

    24

    • d. Mensosialisasikan lembaga pendidikan di lingkungan TKQ-TPQ

    • e. Berperan aktif mengembangkan potensi lembaga TKQ-TPQ

      • 2.3. Peserta Pendidikan (Santri)

    Santri adalah obyek pendidikan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN yang berkewajiban untuk:

    • a. Mendaftar ulang / baru pada awal tahun pendidikan sebagai Santri TKQ-TPQ FAHMAL

    QUR’AN.

    • b. Mengikuti proses dan aktivitas pendidikan.

    • c. Mendengarkan dan memperhatikan materi yang disampaikan Ustadz(ah).

    • d. Mencatat hal-hal yang perlu.

    • e. Mengikuti EBTA (test) yang diselenggarakan.

    • f. Mengikuti Imtihan dan Khataman Santri.

    • g. Mengikuti acara seremonial kegiatan dan event perlombaan Santri.

    • h. Membayar uang Sumbangan Pengelolaan Pendidikan (Syahriyah) dan Infaq.

    III. PENGELOLAAN SANTRI

     

    3.1.

    Asas Pengelolaan

    Asas Pengelolaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN adalah Islam yang bersumber kepada Al Quraan, Al Hadits, Ijma dan Qiyas para ulama.

     

    3.2.

    Tujuan Pengelolaan.

    Secara umum tujuan Pengelolaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN adalah untuk:

    “Terbentuknya masyarakat yang beriman, berilmu dan beramal shalih dalam rangka mengabdi kepada Allah dan mengharap keridlaan-Nya.”

     

    3.3.

    Visi Pengelolaan

    Visi Pengelolaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN adalah:

    “Insya Allah, Menciptakan generasi yang gemar membaca dan mengkaji Al Qur’an,

    menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman dalam hidupnya”

     

    3.4.

    Misi Pengelolaan

    Misi Pengelolaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN adalah:

    1.

    Membantu pendidikan agama Islam di Sekolah

     

    2.

    Membantu peran orang tua dalam pendidikan Agama

    3.

    Menyiapkan generasi lembaga Masjid dan Da’wah

    3.5.

    Nilai-nilai Pengelolaan

    Nilai-nilai (Values) Pengelolaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN adalah:

    1.

    Ibadah.

    2.

    Profesional.

    3.

    Kualitas.

     

    25

    4.

    Prestasi.

    • 5. Perbaikan.

      • 3.6. Target Pengelolaan.

    Secara umum target Pengelolaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN, insya Allah,

    adalah:

    Santri yang telah lulus seluruh jilid mampu membaca Al Quraan dengan Tartil memenuhi kaidah

    a.

    Bacaan Bertajwid, mengerti Bacaan Gharib dalam Al Quraan dan memahami Ilmu Tajwid, serta

    hafal Al Quraan Juzz ke-30 dan mampu membaca (Tilawah) dengan berlagu.

    b.

    Santri dapat beribadah dengan baik, khususnya dalam membaca Al Quraan dan

    menegakkan

    shalat.

    c.

    Santri yang berakhlaq mulia dan memiliki keterampilan / kemampuan sesuai ekstra

    kurikuler yang

    dipilih.

    d.

    Santri dapat berprestasi dalam setiap event perlombaan yang diikuti.

    • 3.7. Waktu Pembinaan / Belajar

    Adapun hari dan waktu belajar Santri tersebut adalah:

    • a. Hari belajar adalah lima hari, yaitu: Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis.

    • b. Waktu belajar.

      • - Untuk TKQ : Jam 14.00 s/d 15.45 WIB.

      • - Untuk TPQ : Jam 16.00 s/d 17.30 WIB.

        • 3.8. Asal Santri

    Para Santri yang mengaji di TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN dapat dikelompokkan dalam:

    • a. Anak Lingkungan Kelurahan Sumurpanggang

      • - Untuk TKQ : TK Nol Besar s/d SD Kelas II.

      • - Untuk TPQ : SD Kelas III s/d VI.

        • b. Anak dari Luar Lingkungan Kelurahan

          • - Untuk TKQ : TK Nol Besar s/d SD Kelas II.

          • - Untuk TPQ : SD Kelas III s/d VI.

            • 3.9. Jilid Santri (ideal)

    Jilid Santri disusun berdasarkan kemampuan minimal Santri, namun tidak menutup kemungkinan Santri dapat naik lebih dari satu jilid dalam satu semester. Hal ini mengharuskan dalam pembinaan Santri menerapkan metode Cara Belajar Santri Aktif (CBSA).

    26

    Insya Allah, apabila Santri mulai belajar sejak kelas TK Nol besar dapat diharapkan mampu menyelesaikan seluruh jilid pada SD kelas III, serta mampu menghafal Juzz ke-30 Al Quraan dan Tilawah berlagu, maupun Terjemah Lafdliyyah pada SD Kelas IV-VI. Adapun jilid-jilid Santri tersebut adalah:

    • a. Jilid 1 : Jilid 1 untuk TK Nol Besar, semester 1.

    • b. Jilid 2 : Jilid 2 untuk TK Nol Besar, semester 2.

    • c. Jilid 3 : Jilid 3 untuk SD Kelas I, semester 1.

    • d. Jilid 4 : Jilid 4 untuk SD Kelas I, semester 2.

    • e. Jilid 5 : Jilid 5 untuk SD Kelas II, semester 1 dan 2

    • g. Jilid 6 : Bacaan Gharib untuk SD Kelas III, semester 1.

    • h. Jilid 7 : Ilmu Tajwid untuk SD Kelas III, semester 2.

    • i. Persiapan Khotmil Qur’an : Tahfidz dan Tilawah untuk SD Kelas IV-VI, semester 1-2.

      • 3.10. Materi Pembinaan Santri

    Materi-materi pembinaan Santri TKQ/TPQ FAHMAL QUR’AN adalah buku-buku modul

    atau Jilid dan buku-buku yang lainnya, yaitu:

    • a. Jilid 1 – 5 Untuk TKQ/TPQ Al Quraan

    • b. Pelajaran Bacaan Gharib / Musykilat dan Hati-hati dalam Al Quraan

    • c. Pelajaran Ilmu Tajwid Praktis untuk TKQ/TPQ Al Quraan

    • d. Kumpulan Materi Hafalan dan Terjemahnya

    • e. Buku-buku ekstra kurikuler yang berkaitan dengan: menggambar dan mewarnai, kaligrai,

    qosidah,

    puisi, drama dan tilawah.

    • f. Buku-buku yang disesuaikan dengan pembinaan ibadah, akhlaq, dan lain sebagainya.

      • 3.11. SDM Pengajar

    Pengelolaan Santri TKQ-TPK FAHMAL QUR’AN perlu ditangani oleh Ustadz(ah) yang

    berkompeten dengan kriteria:

    • - Ustadz(ah) yang telah memiliki ijazah (syahadah) Metode Pengajar Al Qur’an dari Koordinator

    Qiraaty, IQRA maupun Tilawati.

    • - Ustadz(ah) yang telah mengikuti Pelatihan Tahsin Al Quraan.

    • - Diutamakan Ustadz(ah) yang pernah berpengalaman mengajar Santri TKQ-TPQ FAHMAL

    QUR’AN.

    Ustadz(ah) pengajar TKQ-TKQ FAHMAL QUR’AN juga perlu memperoleh pembinaan yang berkelanjutan, terutama dalam:

    • - Pembinaan Tahsin Al Quraan dari Koordinator

    • - Pelatihan, seminar atau workshop kependidikan.

    • - Dan kegiatan-kegiatan lain yang mendukung kemampuan dalam mendidik Santri TKQ- TPQ

    27

    FAHMAL QUR’AN.

    • 3.12. Metode Pengajaran

    Agar pembinaan Santri TKQ-TPK FAHMAL QUR’AN dapat berlangsung dengan efektif,

    maka diterapkan metode:

    • - Klasikal.

    • - Individual.

    • - CBSA (Cara Belajar Siswa Akti).

    • - Indoor.

    • - Outdoor.

    Metode-metode tersebut diterapkan dengan teknik pengajaran:

    • - Ceramah.

    • - Tanya jawab.

    • - Diskusi.

    • - Demonstrasi.

    • - Pemanduan.

    • - Permainan.

    • - Tadabur Alam.

      • 3.13. Lokasi Pembinaan

    Pembinaan Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN memanfaatkan sarana dan prasarana yang terdapat di lingkungan masyarakat. Lokasi rutin:

    • - Gedung TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN.

    • - Masjid dan Mushola (Rutin di Bulan Ramadhan)

    Lokasi non rutin, bila diperlukan:

    • - Gedung Sekolah terdekat jika diperlukan.

    • - Ponpes At-Tholibiyah.

      • 3.14. Tata tertib Santri

    Untuk menegakkan disiplin, menggugah semangat dan memperlancar proses pembinaan

    ditetapkan Tata Tertib Santri. Beberapa peraturan yang perlu dicantumkan antara lain:

    • a. Berusaha datang tidak terlambat.

    • b. Menjaga ketertiban di Gedung TPQ dan Masjid atau Mushola.

    • c. Rajin mengaji dan belajar.

    • d. Menghormati Ustadz dan Ustadzah.

    • e. Berbakti kepada Orang Tua.

      • 3.15. Tanda pengenal

    Tanda pengenal berupa Seragam bagi Santri dan Pengelola.

    • 3.16. Evaluasi Pengelolaan

    Tujuan evaluasi pengelolaan adalah untuk memberi penilaian dalam rangka usaha perbaikan sistim pembinaan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN. Dilakukan evalusi terhadap pengelolaan yang diselenggarakan, Ustadz(ah), materi maupun Santri.

    28

    1.

    Evaluasi pengelolaan.

    Evaluasi yang dilakukan untuk mengukur keberhasilan pengelolaan pendidikan dan

    pelaksanaan kegiatan-kegiatannya. Dilakukan dalam Rapat Pengelola, Rapat Panitia/Team dan laporan-laporan.

    • 2. Evaluasi Ustadz(ah).

    Evaluasi yang dilakukan untuk mengukur kompetensi Ustadz(ah) dan keberhasilan mereka

    dalam membina Santri TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN.

    • 3. Evaluasi Santri.

    Evaluasi yang dilakukan untuk menguji kemampuan Santri dalam mengikuti pelajaran. Dilakukan ketika Santri akan naik jilid, mengikuti lomba atau mengikuti suatu kegiatan tertentu. Santri yang telah lulus seluruh jilid dan mengikuti Imtihan dan Ikhtitam memperoleh Sertifikat/Ijazah.

    Evaluasi Santri untuk kenaikan jilid:

    • - Internal Test

    : Ustadz(ah) yang bersangkutan.

    • - : Kepala TPQ.

    Verikasi

    • - : Team Mutu atau Kordinator.

    Kelulusan

    • - Dokumentasi : Form Evaluasi dan Raport Santri.

    Evaluasi Santri oleh Team FAHMAL QUR’AN dapat dilakukan sesuai kebutuhan FAHMAL QUR’AN. Dilakukan oleh Team Evaluasi FAHMAL QUR’AN bekerja sama dengan Pengelola TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN.

    3.17. Laporan pengelolaan

    Setiap aktivitas yang diselenggarakan harus memberi laporan terdokumentasi. Laporan

    Pengelolaan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN ada tiga jenis, yaitu:

    • 1. Laporan Bulanan

    Adalah laporan Ketua Pengurus, Kepala TPQ dan Ustadz(ah) yang terdiri dari:

    • a. Surat pengantar.

    • b. Tagihan Pengelolaan.

    • c. Catatan Umum Pengelolaan.

    • d. Daftar Karyawan dan Pembinaannya.

    • e. Data Santri.

    • f. Daftar Nama, Pembiayaan dan Kemajuan Belajar santri.

    • g. Laporan Keuangan, bila diperlukan.

      • 2. Laporan Panitia dan Team

    Adalah laporan kegiatan yang memerlukan suatu Panitia atau Gugus Tugas (Team). Kepanitiaan atau Team yang dibentuk dalam rangka melaksanakan suatu kegiatan, seremonial dan atau perlombaan memberikan laporan terdokumentasikan. Format laporan disesuaikan dengan kebutuhan pelaporan, untuk masing-masing kegiatan ada kemungkinan berbeda.

    29

    3. Laporan Tahunan Adalah laporan Kepala TPQ dalam mengelola seluruh aktivitas Pengelolaan TKQ-TPQ FAHMAL QUR’AN yang terdiri dari:

    • a. Program Kerja.

    • b. Rencana Kerja dan Anggaran Pengelolaan (RKAP).

    • c. Realisasi Program Kerja.

    • d. Kemajuan Pendidikan.

    • e. Keuangan.

    • f. Evaluasi dan Saran.

    • g. Lampiran.

      • - Proses Pengajaran.

      • - Aktivitas.

      • - Keuangan.

      • - Prestasi.

      • - Dokumentasi, dan lain-lain.

    IV. SUMBER PENDANAAN

    • 4.1. Wali Santri

      • - Syahriyah

      • - Infaq dan Shodaqoh

    • - Lainnya

    4.2.

    Donatur

    • - Pengurus

    • - Warga Masyarakat

      • 4.3. Sumbangan

        • - Perorangan

        • - Pemerintah

        • - Instansi yang tidak mengikat

          • V. PENUTUP

    Segala Daya dan Upaya Wajib diusahakan, Namun keberhasilan adalah hak Allah SWT. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu mendapat petunjuk ke jalan kebenaran dan ridha Allah SWT.

    P R A K A T A

    30

    Bismillahirrahmanirrahim,

    Puji syukur kehadirat Allah SWT, Sholawat dan salam kami haturkan kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW beserta ahlul baitnya, keturunannya, shohabatnya, pengikutnya dan umatnya. Mudah-mudahan limpahan rahmatNya, ilmu dan barakahNya tetap terlimpah kepada kita, Amin.

    Umat Islam adalah umat yang mendapat predikat dan kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT ketimbang umat-umat sebelumnya. Tentunya predikat ini mengandung sebuah konsekuensi logis yaitu kwalitasnya maupun kwantitasnya. Kwantitas akan mengikuti kwalitas, jika kwalitas baik maka kwantitas akan bertambah, sebaliknya jika kwalitas jelek maka kwantitas akan berkurang.

    Para pendahulu kita orang-orang yang sholeh dan ikhlas hatinya telah berhasil membuat umat yang berkwalitas sehingga agama Islam ini sangat pesat penyebarannya, konon mencapai 99 %. Berbagai cara dan metode telah dilakukan agar risalah yang besar yaitu Islam dapat diterima ditengah-tengah penganut paham lain.

    Di era modern ini kwalitas umat jauh harus lebih baik mengingat tantangan jaman yang begitu cepat. Perlu kiranya pembenahan di segala sektor keberagamaan yang tepat dan cepat. Untuk itu pendidikan keagamaan selain perlu ditingkatkan jumlahnya juga kwalitasnya.

    Untuk menuju pendidikan yang berkwalitas tidaklah mudah. Perlu perjuangan yang keras, metodik yang tepat, SDM yang kompetitip, kurikulum yang komperhensip serta Sistem Evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karenanya Pedoman Pengelolaan Pendidikan mutlak diperlukan adanya. Pedoman itu sebagai petunjuk teknis dan barometer pelaksanaan pendidikan nantinya.

    Kami sengaja mengumpulkan berbagai sumber informasi dan data untuk menyusun sebuah Pedoman Pengelolaan Pendidikan ini khususnya di TKQ dan TPQ. Harapannya agar dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan pendidikan Islam khususnya di TKQ dan TPQ. Namun tentunya karya kami ini belumlah sempurna, untuk itu kami mengharap kritik dan saran dari berbagai pihak agar karya ini akan lebih baik lagi dan lebih bermanfaat bagi umat.

    Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak khususnya guru dan orang tua kami serta teman seperjuangan yang telah memberi inspirasi sehingga terbitlah karya ini.

    Tegal, 16 Ramadhan 1430 H

    6 September 2009 M

    Penyusun

    REFERENSI :

    31

    1.

    Kurikulum TKQ-TPQ Provinsi Jawa tengah, 2004

    • 2. Panduan FASI, 2007

    • 3. Metodologi Pendidikan Agama Islam, Depag RI, 2001

    • 4. Pedoman Guru Pendidikan Agama Islam, Depag RI, 1995

    • 5. Islam Menuju Yang Diridhoi Tuhan, KH. A. Aziz Fadil, Tegal, 2008

    • 6. Musyawarah Pengurus TKQ-TPQ, 2009

    • 7. Musyawarah Komite, Dewan Asatidz dan Kordinator TKQ-TPQ, 2009

    • 8. WWW.pendis.depag.go.id

    • 11. Panduan Mengajar Al Qur’an Metode Tilawaty, 2009

    • 12. Sumber-sumber lainnya.

    32