Anda di halaman 1dari 8

MATERI BILOGI KELAS X HAKIKAT BIOLOGI: 1. Biologi: Ilmu yang khusus mempelajari makhluk hidup. 2.

Ciri-ciri makhluk hidup : Mempunyai susunan tubuh yang spesifik Melakukan metabolism Memerlukan nutrisi (yang akan dipecah2 menjadi energi) Transportasi (pengamkutan zat2 makanan) Bergerak (perubahan posisi tubuh) Iritabilitas (kepekaan dan reaksi terhadap rangsang) Regulasi (aturan sistem yg ada di dalam tubuh makhluk hidup untuk dapat hidup seimbang, serasi dan selaras) Kemampuan beradaptasi Reproduksi Tumbuh dan berkembang Memiliki gen Mengalami evolusi OBJEK BIOLOGI: 1. Objek biologi: seluruh Makhluk hidup yang ada di muka bumi. Mulai dari makhluk hidup yang berukuran kecil-besar. Mulai dari yang paling sederhana tingkat organisasinya-paling kompleks. 2. Tingkat organisasi kehidupan: a. Makromolekul, b. organel, c. sel (bagian terkecil dari makhluk hidup yg memiliki struktur dan fungsi) d. Jaringan (beberapa sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama) e. Organ f. sistem organ g. populasi h. komunitas i. ekosistem j. biosfer (paling luas) PERAN BIOLOGI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA : 1. Bidang Kedokteran menyelidiki sebab-sebab timbulnya suatu penyakit, cara penanggulangannya dan pencegahannya. 2. Bidang Pertanian tentang penemuan bibit unggul melalui seleksi, persilangan atau pembastaran, mutasi-radiasi pada tanaman, serta kultur jaringan, sehingga ditemukan variasi yang baru. 3. Bidang Peternakan penemuan dan peningkatan produksi hewan2 yang unggul melalui seleksi buatan, persilangan.

4. Bidang Industri pengembangan industri pangan, sandang dll. 5. Bidang Farmasi penemuan berbagai jenis obat, antibiotika, vaksin, dll. KLASIFIKASI : 1. Klasifikasi: kegiatan pengelompokan makhluk hidup yang didasarkan pada keseragaman atau pada sifat dalam keragaman. 2. Melalui klasifikasi akan diperoleh tingkatan kelompok makhluk hidup atau takson. 3. Urutan tingkat takson dari yang paling tinggi hingga yang paling rendah: Kingdom Filum/Divisio Kelas Bangsa/Ordo Suku/Famili Marga/Genus Jenis/Spesies. 4. Jenis/Spesies merupakan unit paling rendah dari klasifikasi, sehingga memiliki persamaan paling banyak dan anggotanya paling sedikit. Semakin rendah tingkatannya maka persamaan semakin banyak, perbedaan semakin sedikit dan anggotanya semakin sedikit. Contohnya : Rhizophus stolonifer dan Rhizophus oryzae, kedua jamur ini masuk dalam genus yang sama tetapi spesies yang berbeda. METODE ILMIAH: 1. Metode Ilmiah : merupakan cara pemecahan masalah menggunakan langkahlangkah ilmiah. 2. Langkah-langkah metode ilmiah: a. identifikasi masalah b. merumuskan masalah c. mengumpulkan keterangan d. menyusun hipotesis e. melakukan eksperimen f. menarik kesimpulan g. menguji kesimpulan dengan eksperimen h. membuat laporan ilmiah 3. Hipotesis adalah dugaan sementara yang akan diuji dengan eksperimen, hipotesis diterima jika hasil penelitian sama dengan hipotesis, jika tidak sama maka akan ditolak. Penulisan Hipotesis yang benar adalah: a. Ditulis dengan singkat dan merupakan kalimat tanya (ada tanda : ?) b. Berupa pernyataan yang mengarah pada tujuan penelitian dan dirumuskan dengan jelas. c. Berupa pernyataan yang dirumuskan dengan maksud untuk dapat diuji secara empiris. d. Menunjukkan dengan nyata adanya hubungan antara dua variabel atau lebih. Contoh : Apakah pupuk urea mempengaruhi kecepatan tumbuh tanaman? 4. Variabel pada penelitian : a. Independent (experimental) variable : variabel bebas yang menyebabkan timbulnya variabel terikat b. Dependent (responding) variable : variabel terikat yang tergantung kepada variabel bebas/terjadi karena variabel bebas

c. Constant (fix) variable : variabel terkontrol yang selalu tetap. 5. Contoh : Penelitian pertumbuhan padi Super toy. Variabel yang ada antara lain adalah tanah, pH, air, cahaya, suhu, udara, pupuk dan parasit tanah. Diantara variabel tersebut kita memilih variabel pupuk urea untuk diteliti pengaruhnya terhadap pertumbuhan padi Super toy dan variabel lain tidak diteliti. Variabel pupuk urea tersebut disebut VARIABEL BEBAS, sedangkan variabel yang lain (tanah, pH, air, cahaya, suhu, udara) disebut VARIABEL KONTROL. Pertumbuhan padi Super toy disebut VARIABEL TERIKAT. Jadi dapat disimpulkan : Hipotesis : Apakah pupuk urea mempengaruhi kecepatan tumbuh padi Super toy? a. Variabel bebas : pupuk urea b. Variabel kontrol : pH, air, cahaya, suhu, udara (dikontrol supaya sama untuk semua padi) c. Variabel terikat : pertumbuhan padi Super toy {karena pertumbuhan padi Super toy tergantung pada pupuk urea yang diberikan (variabel bebas)} d. Variabel variabel ini dapat berubah - ubah sesuai dengan peristiwa/pengaruh yang akan diteliti pada suatu organisme. e. Jika sudah terbukti bahwa pupuk urea mempengaruhi pertumbuhan padi maka dapat dilakukan penelitian lanjutan, yaitu ingin mengetahui berapa kadar pupuk urea yang efektif untuk pertumbuhan padi yang optimal. Variabel bebas : kadar pupuk ure: 10%, 20%, 30% (bebas penentuannya), variabel terikat : pertumbuhan yang paling optimum untuk padi. VIRUS 1. Berasal dari bahasa Latin yang artinya : Racun. Alasannya karena 99% virus menyebabkan penyakit, selebihnya dapat digunakan untuk vaksin, penelitian dan pengobatan penyakit kanker, diabetes dll. 2. Ciri ciri : a. Aseluler : tidak memiliki organel2 sel (ribosom, mitokondria, sitoplasma, protoplasma dll), sehingga tidak mampu melakukan metabolisme tubuh. b. Memiliki 2 sifat: i. makhluk hidup jika masuk ke dalam tubuh makhluk hidup dan melakukan reproduksi (replikasi secara siklus litik dan lisogenik, pelajari gambarnya dari buku paket). ii. Sebagai benda jika berada di luar tubuh inangnya/makhluk hidup dan akan mengkristal. Dapat dibiakkan di dalam embrio telur ayam. c. Parasit obligat intraselular : sebagai parasit hanya di dalam tubuh makhluk hidup/inangnya saja sehingga hanya mampu melakukan aktivitas hidupnya di dalam tubuh inangnya. d. Tubuhnya hanya terdiri dari inti (DNA atau RNA saja, tidak pernah duaduanya) yang akan mengatur replikasinya. e. Tubuh virus yang mampu menginfeksi inangnya adalah : virion f. Proses replikasi virus ada 2 siklus:

i. litik (adsorpsi,penetrasi, eklifase, perakitan/asembling,lisis) ii. lisogenik (adsorpsi, penetrasi, penyusupan inti sel virus yang sudah menyusup ke intisel inangnya disebut : profage), pembelahan. g. Tahapannya replikasi virus: i. Adsorpsi : ujung ekor bakteriofage menempel pada dinding sel bakteri. ii. Penetrasi : DNA virus masuk ke sitoplasma bakteri. iii. Eklifase : DNA virus mengambil alih DNA bakteri, memecah DNA bakteri, terjadi proses transkripsi & translasi, dibentuk bagian-bagian tubuh virus. iv. Perakitan/asembling : pematangan, perakitan tubuh virus. v. Lisis : setelah terbentuk virus-virus baru, dinding selbakteri akan pecah/lisis, virus ke luar tubuh bakteri. 3. Penyakit yang disebabkan oleh virus : a. Pada Hewan: i. Ayam : Tetelo disebabkan oleh virus NCD ii. Hewan Ternak : penyakit kuku dan mulutoleh virus Foot and mouth disease. iii. Unggas : flu burung oleh virus avian iv. Monyet /anjing : rabies karena virus Rabies b. Pada Tumbuhan: i. Padi : padi jadi kerdil karena virus Tungro ii. Jeruk : kerusakan pada tubuhnya karena virus CVPD iii. Tembakau : bercak pada tembakau karena virus TMV c. Pada Manusia : i. Cacar : pox virus ii. Rabies :Rhabdovirus iii. Influenza : Orthomyxovirus iv. Polio : Picornavirus v. Demam berdarah : Togavirus vi. AIDS : HIV vii. Hepatitis : Hepadnavirus viii. Ebola : virus ebola ix. Gondong : Mumps virus MONERA : 1. Berasal dari bahasa Yunani : moneres yang artinya tunggal. Termasuk pada organisme bersel tunggal yang prokariotik, artinya belum memiliki membran inti sel sehingga inti langsung berhubungan dengan sitoplasma 2. Anggota monera adalah : Eubacteria dan Cyanobacteria. 3. Dalam sistem 6 Kingdom oleh Carl Woose, Archaebacteria dipisahkan dari monera, Archaebacteria hidup ditempat yang ekstrim 4. Bakteri berasal dari kata bacterion yang artinya batang, walaupun tidak semua bakteri berbentuk seperti batang. 5. Ciri-ciri : a. Uniseluler, hidup secara koloni atau soliter b. Bentuknya ada bulat/kokus, batang/basillus, spiral/spirilium c. Berkembang biak secara:

i. aseksual (pembelahan biner) ii. seksual/paraseksual: transduksi (dengan bantuan virus) trasformasi (pemindahan DNA plasmid bebas ke sel bakteri lain) konjugasi (perpindahan secara langsung materi genetik di antara bakteri + dan - melalui jembatan sitoplasma d. Struktur dasar: i. dinding sel ii. membran sel iii. sitoplasma iv. inti sel v. ribosom vi. mesosom e. Struktur tambahan: i. Flagel ii. Cilia iii. Phili iv. Klorosom v. Plasmid vi. Kapsul vii. Vakuola gas viii. Endospora 6. Berdasarkan kebutuhan oksigen: a. Aerob b. Anaerob 7. Berdasarkan cara mendapatkan makanan: a. Autotrof : dapat membuat makanannya sendiri dengan menggunakan senyawa-senyawa yg ada. b. Heterotrof : tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga dapat diperoleh secara parasit (merugikan inangnya) dan saprofit (menggunakan sisa-sisa senyawa organik). 8. Berdasarkan kepekaan dinding sel terhadap zat warna: a. Bakteri gram + : dinding sel tebal, banyak menyerap zat warna, warna ungu. b. Bakteri gram - : dinding sel tipis, sedikit menyerap zat warna, warnanya merah muda/pink. 9. Berdasarkan jumlah flagelnya: a. Atrik: tidak ada flagel b. Monotrik: mempunyai 1flagel pd salah satu ujung c. Amfitrik : mempunyai lebih dari 1 flagel pada kedua ujungnya d. Lopotrik : mempunyai lebih dari 1 flagel di salah satu ujungnya e. Peritrik: mempunyai flagel diseluruh permukaan tubuhnya 10. Peran bakteri yang menguntungkan: a. Bipestisida alami : Bacillus thuringensis b. Membantu proses pembusukan sisa makanan di usus besar dan pembentukan vit K : Eschericia coli ( E. Coli ) c. Yoghurt : Lactobacillus bulgaricus (menggunakan bahan dasar susu)

d. Yakult : Lactobacillus casei shirota (menggunakan bahan dasar susu) e. Nata de coco : Acetobacter xylinum (menggunakan bahan dasar air kelapa) f. Menambat N2 bebas di udara : Nitrococcus dan Nitrosomonas. 11. Peran bakteri yang merugikan : a. Menginfeksi luka : Clostridium tetani b. Sakit Tiphus : Salmonella typhii c. TBC : Mycobacterium tubercolosis d. Leprae : Mycobacterium leprae e. Pes : Pasteurella pestis 12. Vaksin yang digunakan untuk imunisasi adalah : a. BCG : untuk TBC b. DPT : difteri, pertusis, tetanus c. Kotipa : Kolera, tiphus dan paratiphus ARCHAEBACTERIA 1. Hidup di tempat yang ekstrim : a. Suhu dan keasaman tinggi : Thermoasidofil, contoh Sulfolobus b. Kadar garam yang tinggi : Halobacterium c. Kadar gas methan yang tinggi/di rawa-rawa : Methanobacterium PROTISTA 1. Meliputi organisme Eukariotik (sudah memiliki membran inti), hal ini yang membedakan Protista dengan Monera. 2. Uniseluler dan multiseluler 3. Terdiri dari 3 kelompok besar: a. Protista menyerupai Hewan (Protozoa) b. Protista menyerupai jamur (Fungi) c. Protista menyerupai tumbuhan (Ganggang/Algae). 4. Protozoa dibagi menjadi 4 Filum berdasarkan alat geraknya: a. Rhizophoda/Sarcodina/Pseudophoda (bergerak dengan kaki semu) b. Flagellata/Mastigophora (bergerak dengan bulu cambuk) c. Cilliata (bergerak dengan bulu getar) d. Sporozoa (tidak memiliki alat gerak) 5. Rhizophoda: a. Bergerak dengan kaki semu yang merupakan tonjolan sitoplasma. Tonjolan tersebut terjadi karena ada aliran dari plasma sol ke plasma gel. b. Hidup di perairan bebas di air tawar, air laut, tempat berlumpur, parasit pada manusia dan hewan. c. Parasit pada manusia : i. Entamoeba histolytica hidup pada usus manusia dan menyebabkan disentri amuba. ii. Entamoeba gingivalis : membusukkan sisa makanan di sela-sela gigi. iii. Foraminifera : memiliki pelindung tubuh dari zat kersik/kapur. Endapan pelindung tubuh ini disebut globigerina, sebagai penunjuk adanya tambang minyak bumi. iv. Radiolaria : mengandung zat kersik dan endapannya membentuk tanah Radiolaria untuk bahan penggosok.

6. Flagellata: a. Tubuhnya panjang, oval, bulat. b. Bentuk tetap karena ada pelikel yang melindungi tubuhnya. c. Reproduksi dengan pembelahan biner. d. Dibagi menjadi 2: i. Zooflagellata : tidak memiliki plastida ii. Fitoflagellata : memiliki klorofil sehingga bisa berfotosintesis e. Beberapa contoh Zooflagellata adalah : i. Leishmania donovani : menyebabkan penyakit kalaazar pada manusia ii. Trypanosoma evansi : menyebabkan penyakit surra pada hewan teknak iii. Trypanosoma brucei : menyebabkan penyakit Nagana pada hewan ternak iv. Trypanosoma gambiense : menyebabkan penyakit tidur pada manusia v. Trypanosoma rhodosiensis : menyebabkan penyakit tidur pada manusia(biasanya di daerah Afrika) vi. Trypanosoma cruzi : menyebabkan penyakit chagas/anemia pada anak2 vii. Trypanosoma foetus : menyebabkan penyakit nagana pada hewan ternak f. Beberapa contoh Fitoflagellata : i. Euglena viridis : memiliki klorofil, 2 flagel, vakuola kontraktil, bersel satu, memiliki stigma warna merah ii. Volvox globator 7. Cilliata: a. Ciri khasnya memiliki bulu getar, b. bentuknya ada seperti sandal, memiliki 2 jenis vakuola : makanan dan kontraktil c. Cilia digunakan untuk bergerak, mengambil makanan, & menerima rangsang d. Hidup di air tawar dan laut terutama yang banyak senyawa organik. e. Contoh Paramecium : i. Bentuk seperti sandal ii. Cilia diseluruh permukaan tubuhnya iii. Reproduksi aseksual dengan pembelahan biner iv. Reproduksi seksual dengan konjugasi (lihat di buku paket hal 68 dan pelajari lebih lanjut untuk struktur dan reproduksi seksualnya) 8. Sprorozoa: a. Tidak memiliki alat gerak, b. Parasit pada manusia dan hewan c. Bentuk tubuhnya bulat atau oval d. Tidak memiliki vakuola kontraktil e. Reproduksi : aseksual dan seksual f. Contoh Plasmodium: i. menyebabkan penyakit malaria, vektornya nyamuk Anopheles betina ii. Reproduksi aseksual di dalam tubuh nyamuk, seksual di tubuh manusia. (lihat juga siklus hidupnya di buku paket hal 69)

9. Macam-macam penyakit malaria, Empat jenis parasit malaria yang dapat menginfeksi manusia: a. Plasmodium falciparum: menyebabkan penyakit malaria tropika, ganas dan mematikan b. P. Vivax : menyebabkan malaria tertiana, gejala demam 2 hari sekali (ringan) c. P. Malariae : menyebabkan malaria kuartana, gejala demam 3 hari sekali d. P.ovalae : menyebabkan penyakit mirip dengan malaria tertiana. PROTISTA MIRIP TUMBUHAN: 1. Tubuh masih seperti thalus : belum dapat dibedakan mana akar, batang, dan daun. 2. Ada 4 Filum : a. Chlorophyta : ganggang hijau, pigmen dominan klorofil, contohnya: i. Spirogyra ii. Ulva sp. (dapat dimakan jadi sayur) iii. Chlorella (alternatif untuk protein sel tunggal dengan ciri-ciri : uniseluler, kloroplas bentuk mangkuk, mampu membelah diri menjadi 4 sel anakan, proteinnya tinggi) b. Rhodophyta : ganggang merah, pigmen dominan fikoeritrin, contoh Gelidium dan Eucheuma. Fungsi sebagai bahan pembuatan agar-agar. c. Phaeophyta : ganggang coklat, pigmen dominan fukosantin, contoh: Sargassum dan Turbinaria. Fungsi: memiliki senyawa alginat/algin yang dapat digunakan sebagai pengental es krim, bahan kosmetik, bahan baku tekstil dll. d. Chrisophyta : ganggang keemasan, pigmen dominan karoten, contoh: Navicula. PROTISTA MIRIP JAMUR/FUNGI: 1. Dibagi menjadi 2 filum : Myxomicota dan Oomycota 2. Oomycota: a. Tubuh terdiri atas benang2 hifa tidak bersekat, bercabang2, mengandung banyak inti, dinding selnya terdiri dari selulosa. b. Hidup di air secara parasit atau saprofit. c. Reproduksi secara generatif menghasilkan oospora. d. Contohnya: i. Saprolegnia (parasit pada ikan) ii. Plasmopora viticola(parasit pada anggur) iii. Pythium debaryanum (parasit pada tumbuhan muda yang sedang disemai) iv. Saccharomyces (jamur uniseluler yang sering disebut Khamir, berkembang biak membentuk tunas, sering digunakan untuk mengembangkan adonan makanan karena mampu mengubah glukosa menjadi alkohol dan karbondioksida, karbondioksida inilah yg menyebabkan adonan menjadi mengembang) 3. Myxomicota: a. Disebut juga jamur lendir, tidak memiliki kloroplas dan dapat bergerak secara amoeboid. b. Hidup sebagai parasit dan saprofit c. Contoh : Dictyostelum.