Anda di halaman 1dari 14

LINGKUNGAN HIDUP DAN ILMU LINGKUNGAN

Kuliah ke 2 PENGETAHUAN LINGKUNGAN

PERATURAN TENTANG LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA


UU RI NO.4 THN 1982 KETENTUAN-KETENTUAN POKOK PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP UU RI NO. 23 THN 1997 PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP UU RI NO. 32 THN 2009 PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

DEFINISI LINGKUNGAN HIDUP


UNDP, 1995 ad: jumlah total dari semua kondisi yang mempengaruhi eksistensi, pertumbuhan dan kesejahteraan dari satu organisme atau kelompok organisme yang ada di bumi UU NO.32 THN 2009 ad: kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikemanusiaan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

KOMPONEN LINGKUNGAN HIDUP


(A) ABIOTIK : Tanah (bentuk lahan, mineral) Air, dan Udara (atmosfer) (B) BIOTIK : Flora, Fauna

(C) CULTURE : Sosial, Ekonomi, Budaya, Kes.Mas.

LINGKUP LINGKUNGAN
Komponen-komponen dari sistem bumiatmosfer dan unsur-unsur parameter yang berada padanya, saling mempengaruhi (interaksi) dan saling ketergantungan (interdependensi)

Proses interaksi dan interdependensi akan mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

INTERAKSI DAN INTERDEPENDENSI DALAM SISTEM BUMI

Iklim

Fauna
Manusia Lingkungan Binaan

FisikKimia Bumi

Flora

PENDEKATAN DASAR MEMPELAJARI LINGKUNGAN HIDUP


Ilmu lingkungan Ekologi Ekologi adalah lingkungan biologi Ekologi salah satu cabang ilmu lingkungan Ilmu lingkungan disusun oleh : biologi, FisikaGeologi, Ilmu kimia, dan cabang ilmu lainnya (Tandjung, 2006)

Mempelajari lingkungan melibatkan dua pendekatan dasar, yaitu :

lanjutan
1. Fakta bahwa manusia mendiami planet bersamasama dengan makhluk hidup lain sehingga fokus pada interaksi antara sistem-sistem bumi 2. Lingkungan merupakan kesatuan yang menyeluruh dan menekankan bahwa sumber daya dari planet sangatlah berbeda dan terbatas Dengan demikian manusia merupakan pemain utama karena kesejahteraan manusia dan seluruh aktivitasnya yang paling utama mendapatkan perhatian kita.

DASAR-DASAR ILMU LINGKUNGAN


HUKUM DAN PRINSIP ALAM Hukum (ketentuan/kaidah/patokan, mengenai suatu peristiwa atau kejadian) Prinsip (kebenaran yang jadi pokok dasar orang berfikir, bertindak, dsb). Hukum dan Prinsip alam ad : suatu fenomena alam yang mutlak terjadi secara alamiah. Tuhan telah menciptakan alam semesta beserta isinya secara teratur. Apabila satu bagian/komponen terganggu, maka dampaknya akan mengganggu bagian yang lain.

HUKUM TERMODINAMIKA
Sumarwoto (1989) mengemukakan bahwa Hukum Termodinamika adalah hukum alam. Hukum Termodinamika membicarakan tentang energi yang dikelompokkan menjadi 2 kategori : 1. Energi kinetik atau energi aktif ad. Energi dalam keadaan bergerak atau menimbulkan aksi. contoh : sinar matahari, radiasi, panas, aliran angin, gerakan putaran roda kincir.

lanjutan
2. Energi Potensial atau energi berkapasitas. Energi potensial mempunyai kemampuan menghasilkan energi kinetik. contoh : air terjun penggerak turbin listrik, energi kimia dalam baterai, bahan bakar fosil, bahan peledak dan kayu bakar. Tandjung (2006), mengemukakan bahwa ada 2 bentuk Hukum Termodinamika, yaitu :

1. Hukum Termodinamika I tentang kekekalan energi atau paling tidak konservasi energi. Bahwa energi tidak dapat dirusak dan juga tidak dapat dibuat tetapi dapat berubah bentuk menjadi energi lain. contoh : - energi matahari (dapat berubah secara alamiah atau dirubah secara rekayasa manusia menjadi bentuk energi lain) sesampai di bumi tidak pernah habis dipakai, tetapi terjadi perubahan dalam bentuk energi lain - energi listrik berubah menjadi energi penggerak tenaga mesin atau motor.

2. Hukum Termodinamika II (Hukum Entropi) - Bahwa setiap pemakaian suatu bentuk energi tidak pernah tercapai effisiensi 100%. - Dalam suatu proses perubahan bentuk energi menjadi energi lain selalu menghasilkan sisa yang tidak terpakai pada proses itu. - Sisa energi yang tidak terpakai itu disebut Entropi atau limbah. contoh : - saat buat papan dari balok kayu maka entropinya adalah serbuk gergaji (bahan bakar atau keperluan lain) - papan yang dibuat meja atau lemari maka limbahnya serbuk gergaji dan potongan kayu (untuk mainan anak-anak)

Hukum Termodinamika II atau hukum entropi ini ada 2 hal yang dapat kita petik, yaitu : 1. Pencemaran selalu terjadi dan tidak dapat dihindari karena adanya entropi 2. Pencemaran dapat diperkecil karena sesungguhnya entropi adalah sumber energi bagi proses lain.