Anda di halaman 1dari 1

Suatu hari ada alah satu dosen yang pernah bercerita tentang pengalaman hidupnya kepada saya.

Suatu dosen saya ini pernah mengalami kondisi yang sangat tidak menentu, beliau kesulitan dana untuk memenuhi biaya kuliah S3-nya. Suatu hari beliau meminta san g suami unutk mengantarnya berjalan-jalan menggunakan sepeda motor. Beliau berpi kir rejeki akan datang jika kita keluar rumah, dan sudah ada rejeki yang menungg u kita. Setelah berputar-putar agak lama, beliau melihat ada sebuah seminar di s alah satu hotel di malang, lalu beliau meminta suami beliau pulang dan langsung masuk untuk mengikuti seminar. Padahal beliau tidak tahu seminar itu bayar atau tidak, namun beruntungnya karena seminar itu gratis, dan tinggal langsung masuk. Ternyata pemateri seminar tersebut seorang Mentri. Karena datang telah dosen saya akhirnya duduk di deretan paling belakang. tidak berselang lama, acara tersebut berakhir dan saat pak menteri hendak keluar dari ruangan, beliau melambai pada dosen saya, dan dosen saya pun kebingungan, beliau menoleh kesamping dan belakang namun tidak ada orang. Salah satu ajudan menteri itu, bergegas dan memanggil dosen saya "Iya Kamu". lalu dosen saya menemui ment eri tersebut dan sang menteri mengatakan "Mau gak kamu ke Jakarta!!", dengan ter kejut dosen saya menjawab "Tentu", lalu sang mentri mengeluarkan sejumlah uang d an mengatakan "Ini uang 2,5 juta, saya tunggu di kantor saya". dan beberapa hari kemudian dosen saya pergi ke jakarta dan sempat membantu beberapa kegiatan disa na. Pesan dosen saya, hidup ini tidak terjadi tiba-tiba, ada kekuatan lain yang meng atur, ikuti kata hatimu. Cerita ini nyata.