P. 1
Manajemen nyeri

Manajemen nyeri

|Views: 50|Likes:
Dipublikasikan oleh Awali Karunia Jati

More info:

Published by: Awali Karunia Jati on Apr 25, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2012

pdf

text

original

Manajemen nyeri Definisi : tindakan menghilangkan nyeri atau mengurangi nyri ke tingkat yang nyaman yang dapat diterima

pasien Aktivitas Kaji nyeri termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas, dan factor presipitasi. Amati ketidaknyamanan yang ditunjukkan secara non-verbal, khususnya pada pada pasien yang mengalmi ketidakefektifan komunikasi. Yakinkan bahwa pasien menerima perawatan nyeri sesuai dengan kebutuhan. Gunakan strategi komunikasi terapeutik untuk mengetahui pengalaman nyeri dan pasien. Tentukan nilai pengaruh adari nyeri terhadap kualitas kehidupan (misalnya tidur, perilaku, aktivitas, kognitif, mood, hubungan, tanggungjawab peran.) Evaluasi penglaman nyeri selalu termasuk riwayat nyeri kronik dari individu atau keluarga . Ajarkan pasien untuk penggunaan tehnik non-farmakologi (misalnya biofeedback, TENS, hipnotis, relaksasi, guided imagery, terapi music, distraksi, terapi bermain, terapi aktivitas, acupressure, aplikasi panas dingin dan massage) sebelum, setelah dan jika memungkinkan selama aktivitas nyeri berlangsung ; sebelum nyeri terjadi atau meningkat. Dorong pasien untuk memonitor nyerinya sendiri dan untuk mengatasi nya sesuai dngan kebutuhan. Gunakan tindakan control nyeri sebelum nyeri semakin bertambah Promosikan istirahat yang adekuat untuk memfasilitasi pengurangan nyeri Berikan informasi yang akurat untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dan respon tehadap nyeri. respon

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->