Anda di halaman 1dari 10

SIANG KLINIK

FRAMINGHAM RISK SCORE

Oleh : dr. Lita Bestari

Pembimbing : Prof. Dr.dr.Djanggan Sargowo, Sp.PD, Sp.JP (K) FIHA, FCACP, FESC, FASCC

EMERGENCY MEDICINE FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA/RSU Dr.SAIFUL ANWAR MALANG 2012

Framingham Risk Score

Pendahuluan Framingham risk score digunakan untuk memperkirakan resiko penyakit

kardiovaskular/coronary heart disease (CHD) seseorang 10 tahun yang akan datang. Perhitungan ini akan memperkirakan seseorang yang mempunyai resiko tinggi terhadap CHD, sehingga dapat diberikan tindakan preventif yaitu obat untuk menurunkan tekanan darah dan menurunkan kadar cholesterol, perubahan gaya hidup.1 Penelitian yang dilakukan untuk memprediksi seseorang mempunyai resiko terkena penyakit CHD adalah dengan melihat hubungan antara tekanan darah tinggi menurut Joint National Commitee (JNC) dan kategori cholesterol dengan CHD menurut National Cholesterol Education Program ( NCEP) Adult Treatment Panel III ( ATP III ). Telah diterima secara luas bahwa umur, jenis kelamin, tekanan darah tinggi, merokok, dan diabetes adalah faktor resiko terjadinya CHD. 1 Pengukuran Faktor Resiko Setiap pemeriksaan jantung, partisipan akan dilakukan pemeriksaan fisik, antropometri, pengukuran tekanan darah dan phlebotomi pada pembuluh darah yang beresiko. Pengkuran tekanan darah dilakukan dengan menggunakan sphygmomanometer air raksa pada lengan kiri saat pasien sedang duduk dan menggunakan manset yang sesuai. Pengukuran dilakukan oleh 2 pemeriksa, dan diambil rata-rata nya. Serum total dan HDL cholesterol diukur dengan menggunakan metode standar enzim. Status merokok menurut pengakuan partisipan. Diabetes bila gula darah puasa 126mg/dL ( offspring cohort ) atau 140mg/dL ( original cohort ) atau

menggunakan insulin atau obat antidiabetes. Penggunaan obat hipertensi menurut pengakuan partisipan.2 Vascular Age Umur pembuluh darah yang dikronologiskan pada seseorang yang mempunyai resiko prediksi yang sama namun pada level normal, yaitu :3 cholesterol total 180mg/dL HDL cholesterol 45mg/dL Tekanan darah sistolik 125 mmHg yang tidak diobati Bukan perokok Bukan penderita diabetes melitus

Umur pembuluh darah pada laki-laki dengan faktor resiko 20% akan dicapai pada saat usia 70 tahun, sedangkan pada wanita dicapai pada usia > 80 tahun. Namun pada faktor resiko individual terdapat variasi yaitu setiap peningkatan tekanan darah sistolik 10 mmHg akan meningkatkan vascular age 1,5 4 tahun pada laki-laki, 3- >5 tahun pada wanita. Kebutuhan terapi antihipertensi akan meningkatkan vascular age 3-8 tahun pada laki-laki, dan 4-11 tahun pada wanita. Pengaruh rokok dan diabetes melitus pada laki-laki dan wanita mempunyai pengaruh yang berbeda pada vascular age. Pengaruh rokok pada laki-laki akan meningkatkan vascular age 7-15 tahun dan wanita 5-13 tahun. Pengaruh diabetes pada laki-laki akan meningkatkan vascular age 6-13 tahun dan wanita 12-17 tahun.3 Efek Faktor Resiko Single yang Variasi dengan Faktor Resiko Lain yang Tetap

Semua faktor resiko yang tetap prediksi 10 tahun ke depan secara substansi lebih besar dengan penambahan usia. Akselerasi nya akan terlihat jelas pada usia 60 tahun, karena tekanan darah sistolik yang spesifik dengan pertambahan usia. Resiko prediksi lebih besar pada lakilaki daripada wanita.3

Hasil Pada umur separo baya laki-laki dan perempuan mempunyai nilai rata-rata serum cholesterol dan tekanan darah sistolik yang serupa dengan yang mempunyai prevalensi merokok dan menggunakan obat antihipertensi. Prevalensi diabetes lebih tinggi pada pria, sedangkan kadar serum cholesterol lebih tinggi pada wanita.3 Diskusi

Resiko seumur hidup untuk cardiovascular disease ( CVD ) adalah suatu yang substansial, dan kondisinya sering tersembunyi atau tiba-tiba muncul tanpa ada tanda awal, hal ini menegaskan bahwa pentingnya pencegahan. Faktor resiko adalah hal yang penting untuk suatu CVD. Estimasi secara global, resik CVD. Adanya hubungan secara paralel antara atherosklesrosis pada daerah pembuluh darah yang berbeda berbagi sama dengan faktor resiko, hal ini menjelaskan faktor resiko seseorang untuk diprediksi terkena CVD. Prediksi faktor resiko ini juga dapat digunakan untuk memprediksi penyakit CVD secara spesifik yaitu CHD ataupun stroke.2 Tabel 1.Nilai CVD untuk Wanita

Tabel 2.Resiko CVD untuk Wanita

Tabel 3. Nilai CVD untuk Pria

Tabel 4. Resiko CVD untuk Pria

Laki-laki umur 35 tahun dan wanita umur 40 tahun yang mempunyai faktor resiko maksimal diklasifikasikan sebagai high risk ( 20%), laki-laki < 55 tahun dan wanita < 60 tahun dengan satu faktor resiko dengan tidak memperhatikan seberapa ekstrim faktor resiko tersebut, sama dengan laki-laki yang umur < 40 tahun dan wanita umur < 50 tahun dengan faktor resiko multipel termasuk diabetes melitus atau merokok ( tapi tidak keduanya ) dapat diklasifikasikan sebagai lower risk ( 20% ).2 Kategori resiko tidaklah sama terutama untuk kategori resiko rendah dan intermediate. Kategori resiko CHD 10 tahun yang akan datang:4

Kategori resiko rendah bila memiliki nilai 6%, ada juga yang membagi resiko rendah bila memiliki nilai 10%

Kategori resiko intermediate bila memiliki nilai 10% - 20%

Kategori resiko tinggi bila memiliki nilai >20%

Implikasi Bila seseorang mempunyai resiko tinggi CVD ( > 20% ) maka dibutuhkan tindakan yang agresif untuk merubah faktor resikonya. Tujuan terapi dislipidemia, diabetes melitus, dan hipertensi harus dihubungkan dengan resiko CVD. Resiko CVD harus dimonitor perkembangannya pada pasien yang sedang melakukan terapi. Faktor resiko lain yang tidak termasuk dalam variabel ini juga dinilai, yaitu obesitas, pemeriksaan EKG yang menunjukkan hipertrofi ventrikel kiri, resiko resistensi insulin, trigliserida, dan faktor keturunan CVD.2 Baik pria dan wanita setengah baya mempunyai resiko 10%-20%. Wanita berumur 65 tahun, bukan penderita diabetes melitus, perokok dan tekanan sistolik 138 mmHg yang tidak diobati, total cholesterol 200 mg/dL, dan HDL < 55mg/dL mempunyai faktor resiko CHD 10 tahun yang akan datang sebesar 16%, walaupun pada ATP III faktor resikonya hanya 5%. Terdapat perbedaan yang cukup besar karena wanita ini mempunyai prehipertensi, perokok, faktor umur menempatkan dia mempunyai resiko heart failure dan stroke, yang mana tidak diperhitungkan dalam ATP III. Sebaliknya bila ada penurunan tekanan darah sistolik menjadi 120 mmHg mempunyai faktor resiko CHD 10 tahun yang akan datang menurun sebesar 11% ( sedangkan ATP III hanya 4% ).3 Penutup Pencegahan primer merujuk pada individu yang belum menunjukkan gejala klinis dari suatu penyakit. Pencegahan sekunder merujuk pada usaha untuk mecegah berulangnya penyakit yang sudah diketahui. Pencegahan penyakit CHD membutuhkan identifikasi dan pengobatan faktor resiko yang menunjukkan efikasi obatnya pada clinical trials. Pengobatan

coronary atherosclerosis dan managemen pencegahan faktor resiko harus merupakan bagian integral dari managemen penyakit ini baik akut maupun kronis.5

DAFTAR PUSTAKA
1. Peter W.F.Wilson, , Ralph B.DAgostino, Daniel Levy, Albert M.Belanger, Halitz

Silberhatz, William B.Kannel. Prediction of Coronary Heart Disease Using Risk Factor Categories. Circulation, Journal of The American Heart Association 1998, 97:1837-1847.
2. Ralph B.DAgostino, Sr.Ramachandran.S, Michael J Pencina, Philip.A Wolf, Mark Cobain,

Joseph M.Massaro, William B.Kennel. General Cardiovascular Risk Profile for Use in Primary Care : The Framingham Heart Study. Circulation, Journal of The American Heart Association 2008, 117:743-753.
3. Amanda K.Marma, Donald M.Llyod-Jones. Systematic Examination of The Updated

Framingham Heart Study General Cardiovascular Risk Profile. Circulation, The Journal of The American Heart Study 2009, 120:384-390.

4. Writing Commitee Members, Philip Greenland, Joseph S.Alpert, George A.Beller, Emelia

J.Benjamin, Matthew J.Budoff, Zahi A.Fayet, et al. 2010 ACCF/AHA Guideline for Assessment of Cardiovascular Risk in Asymptomatic Adults : A Report of The American College of Cardiology Foundation/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines. Circulation, The Journal of The American Heart Study 2010, 122:e584-e636.
5. Valentine Fuster, Richard A.Walsh, Robert A.ORourke, Philip Poole-Wilson, editors.

Hursts The Heart.12th Edition. McGraw-Hills; 2008.