Anda di halaman 1dari 1

Tugas usia lannjut metode palpation nama : mahardono nim : 6211409110 Palpasi ialah metode pemeriksaan di mana penguji

merasakan ukuran, kekuatan, atau letak sesuatu (dari bagian tubuh di mana penguji ialah praktisi kesehatan). Palpasi dilakukan oleh dokter medis, dokter chiropractic, dokter osteopati, dan malahan ahli akupunktur dan herbal khususnya untuk uji thoraks dan abdomen, dan juga pengujian edema dan palpasi urat nadi. Sumber: wikipedia Palpasi dilakukan dengan menggunakan dengan menggunakan sentuhan atau rabaan. Metode ini dikerjakan untuk mendeterminasi cirri-ciri jaringan atau organ. Palpasi biasa dilakukan terakhir setelah inspeksi, auskultasi dan perkusi. Dalam melakukan papasi, hanya sentuhlah bagian tubuh yang akan diperiksa. Lakukan secara teroganisir dari suatu bagian ke bagian yang lain. Semakin banyak pengalaman, semakin terampil pula perawat membedakan normal dan tidak normal. Ada dua jenis palpasi yaitu palpasi ringan dan palpasi dalam. Palpasi ringan banyak digunakan dalam pengkajian. Dengan caraa ujung-ujung jari pada satu atau dua tangan digunakan secara simultan. Tangan diletakkan pada area yang akan dipalpasi dan jari-jari ditekankan ke bawah perlahan-lahan sampai ditemukan hasil. Palpasi dalam dikerjakan untuk merasakan isi abdomen. Yang dapat dilakukan dengan dua tangan sehingga disebut bimanual. Satu tangan digunakan untuk merasakan bagian yang dipalpasi, tangan lainnya untuk menekan ke bawah. Dengna posisi relaks, jari-jari tangan kedua diletakkan melekat pada jari-jari pertama. Tekanan dilakukan oleh pucuk tangan ke sendi interpalangeal distal. Tekanan dilepas sebelum pindah area kecuali untuk mengetahui adanyaa nyeri tekan. Cara kerja palpasi dapat dilakukan sebagai berikut : 1. Pastikan bahwa area yang akan dipalpasi benar-benar Nampak (tidak tertutup selimut, baju dan lainlain). 2. Cuci tangan sampai bersih dan keringkan. 3. Beritahu pasien tentang apa yang akan dikerjakan. 4. Secara prinsip palpasi dapat dikerjakan dengan semua jari, tetapi jari telunjuk dan ibu jari lebih sensitive. 5. Untuk mendeterminasi bentuk dan struktur organ gunakan jari 2,3, dan 4 secara bersamaan. Untuk palpasi abdomen gunakan telapak tangan dan beri tekanan dengan jari-jari secara ringan. 6. Bila diperlukan lakukan palpasi dengan dua tangan 7. Perhatikan dengan seksama muka pasien selama palpasi untuk mengetahui adanya nyeri tekan. 8. Lakukan palpasi secara sistematis dan uraikan ciri-ciri tentang ukuran, bentuk, konsistensi dan permukaannya. Sumber: http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2144442-pengertian-palpasi-dan-carakerja/#ixzz1rhhrrtRo