Anda di halaman 1dari 4

Aku dan LDK: Ini Ceritaku, Mana Ceritamu?

BIODATA Nama Angkatan : Makbul Siregar : 2009

Perguruan Tinggi : Universitas Sumatera Utara Fakultas Jurusan Facebook Blog Email No Hp Amanah : Pertanian : Peternakan : makbul siregar : makbulsiregarblogspot.com : siregar.makbul@yahoo.co.id : 081396231617 : Wakil Bendahara (BKM AL-MUKHLISIN)

Aku dan LDK: Ini Ceritaku, Mana Ceritamu? Aku dan LDK Saya adalah seorang mahasiswa di Fakultas Pertanian Jurusan Peternakan Universitas Sumatera Utara Medan. Dulunya saya tidak ada niatan untuk melanjutkan kuliah namun Ibu saya memilki keinginan yang cukup besar untuk menjadikan kami anaknya sebagai oarang yang berpendidikan pesan ibu saya kami (ayah dan ibu saya) tidak memilki harta kekayaan untuk kalian kami hanya ingin kalian mencari dengan ilmu yang kalian peroleh. Alasan saya tidak untuk kuliah karena melihat penghasilan orangtua yang tidak mencukupi ditambah lagi biaya hidup bagi kami karena saya anak ke 5 dari 6 bersaudara gak kebayang rasanya untuk kuliah untuk biaya hidup saja sudah sulit. Namun ibu saya bersikeras mendukung dan memotivasi saya untuk kuliah, melihat semangat ayah dan ibu saya tidak mau kalah dengan uang seadanya saya berangkat ke Medan dan tinggal di kos kawan untuk beberapa hari menjelang SNMPTN, dalam Surat Alam Nasyrah ayat 5 Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Alhamdulilah doa saya dan kedua orangtua saya didengar ALLAH. Awal mulanya di Fakultas Pertanian saya begitu risau dibarengi rasa takut dan jengkel karena di Fakultas Pertanian paling tinggi tingkat senioritas hal ini terasa pada saat masamasa OSPEK ternyata diluar dugaan saya hal ini berlanjut hampir tiap hari dikerjai oleh senior membuat saya malas untuk kekampus. Semangat saya untuk menjadi yang terbaik tidak bisa dikalahkan tingginya senioritas saya tetap mengikuti perkuliahan. Mushala Al-Mukhlisin merupakan tempat nongkrong saya bila sedang tidak ada perkuliahan selain mendapati banyak teman yang seiman juga tempat paling aman jauh dari yang namanya senioritas selain itu di Mushala inilah sebagai awal pergerakan dakwah kampus dimana kami mahasiswa baru dibentuk kepribadiannya untuk menjadi aktivis dakwah kampus melalui mentoring. Pertama saya hanya ikutan saja karena saya belum mengetahui apa itu aktivis dakwah kampus dan mentoring maklum di SMA saya belum ada rohis dan mentoring seperti ini. Alhamdulilah saya dipertemukan dengan seorang pementor yang luar biasa inspiratif selain pintar, rajin, tampan dia juga seorang pengusaha. Sifat inilaha yang saya temukan pada awal taarufan sama bang Adrian Hilman hal ini juga yang membuat saya tetap bertahan mengikuti mentoring. Selain itu bang Adrian dalam menyampaikan materi mentoring selalu membuat suasana yang baru untuk menghilangkan kebosanan ternyata berhasil kami selalu semangat mengikuti mentoring. Hal yang paling saya suka dari mentoring selain materi yang menambah khasanah islami juga pemutaran video motivasi serta informasi terbaru yang berkaitan dengan mahasiswa misalnya informasi lomba menulis, beasiswa dsb.
2

Aku dan LDK: Ini Ceritaku, Mana Ceritamu? Kira-kira pada saat mentoring kedua atau ketiga kami satu tim mentoring diajak menyaksikan sebuah video inspiratif sang penulis jejak mas Ambar Prabowo. Setelah menyaksikan video yang berdurasi beberapa menit itu kami ditugaskan untuk menulis 100 keinginan di atas kertas karton seperti halnya mas Ambar Prabowo yang sukses dengan coretan ketercapaian keinginan yang diraihnya. Saya menuliskan 100 keinginan yang ingin saya raih dan menempelkannya di dinding kamar saya. Pada saat itu beberapa keinginan dari 100 keinginan yang saya tulis adalah menerima beasiswa tiap bulan, naik pesawat, IP 3,5, punya laptop dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak keinginan yang saya tulis perlahan tercapai juga, sungguh luar biasa nikmat dan karunia ALLAH. Sesungguhnya ALLAH itu maha pemurah dan penyayang bagi hambanya yang mau meminta dan bersyukur padaNYA. Saya menerima beasiswa Tanoto Foundation dimana beasiswanya dikirim tiap bualan kerekening saya selain itu Tanoto Foundation membuat acara Gathering bagi TF Scholars yang acaranya di adakan di Ciawi Bogor jadi naik pesawat dech kesana. Syarat penerima beasiswa Tanoto Foundation IP minimal 3,25 Alhamdulilah IP saya 3,29. Masih teringat keinginan saya ingin punya laptop sesuatu hal yang tidak mungkin bagi saya karena melihat penghasilan orangtua yang hanya seorang petani. Ternyata ALLAH berkata lain dengan mengumpuli uang beasiswa saya dapat beli laptop dalam surat Ar Rahmaan ALLAH berfirman yang artinya Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?. Jadi bukan karena sudah beberapa keinginan telah dikabulkan ALLAH tapi yang terpenting adalah keistiqomahan kita serta rajin berusaha dan berdoa karena ada kata-kata bijak mengatakan doa tanpa usaha namanya bohong dan usaha tanpa doa namanya sombong. Pengkaderan Mushala Al-Muklishin melalui beberapa tahap yaitu diawali dengan mentoring kemudian berlanjut ke Daurah Intelektual Muslim (DAIM 1 sampai DAIM 3) namun tidak sedikit mahasiswa yang mengikuti pengkaderan ini mungkin belum terbukanya hatinya untuk menolong agama ALLAH ini padahal dalam surah Muhammad ayat 7 Allah berfirman yang artinya Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. Setelah menjalani DAIM 2 maka akan diangkat menjadi pengurus BKM. Sungguh penglaman yang luar biasa bagi saya awal pengrus BKM saya diamanahkan menjadi anggota Diklat jadi sekalian ikut pelatihan dech. Seiring berjalannya waktu terjadi penambahan pengurus dan perubahan kedudukan karena adik-adik baru sebagai aktivis telah hadir disini saya diamanahkan menjadi wakil bendahara. Hal ini mengejutkan saya karena ditiap organisasi saya belum pernah menjadi bendahara suatu pelajaran yang berharga bagi saya untuk melanjutkan pergerakan

Aku dan LDK: Ini Ceritaku, Mana Ceritamu? menjadikan ADF (Aktivis dakwah Fakultas) menjadi suatu latihan kejujuran yang berarti bagi saya. Semakin saya terjun dalam Lembaga Dakwah Kampus semakin memberi kepahaman bagi saya dalam mengarungi dunia fana dan pentingnya dakwah. Sebagai asisten di salah satu laboratorium saya juga menjadikan asisten itu menjadi alat dalam pengembangan dakwah di kampus karena menjadi asisten sangat memilki pengaruh yang besar bagi mahasiswa di fakultas pertanian jadi membuat saya semangat untuk menebar dakwah. Pesan saya bagi pembaca adalah terbarlah dakwah jalin ukhuwah jadilah muslim sejati semangat.