Anda di halaman 1dari 25

Treponema pallidum

4/25/12

Click to edit Master subtitle style

Nama Kelompok

Himmatun Niam Andri Nur Arif R A Moch Arifin Atika Novia A Rahmad Perdana Beti Candra RR Widhorini Dian Imaniati K Sisfania Badriyah Ervi Nur Dityasari Viva Finhar Fatchul Jannah Yuanita Dwi K Hangger Jatu I
4/25/12

Kingdom : Eubacteria Phylum Class Ordo Familia Genus Spesies : Spirochaetes : Spirochaetes : Spirochaetales : Treponemataceae : Treponema : Treponema pallidum 4/25/12

MORFOLOGI

Berbentuk spiral Memiliki 4 sub spesies


o

Treponema pallidum pallidum Treponema pallidum pertenue Treponema pallidum carateum


4/25/12

4/25/12

Epidemiologi
Sejak 1962, kasus-kasus sifilis di Amerika Serikat yang dilaporkan bertambah setiap tahunnya sekurang-kurangnya 4,7%.

4/25/12

Karakteristik
Treponema pallidum, mikroorganisme ini halus, berpilin ketat dengan ujung meruncing dan terdiri dari 6 sampai 14 spiral; berukuran lebar 0,25 sampai 0,3 um dan panjang 6 sampai 15 um
4/25/12

Lanjutan :

bersifat motile dapat ditularkan kepada janin Struktur tubuhnya yang berupa heliks untuk alat gerak dapat mengakses sampai ke sistem peredaran darah dan getah bening inang melalui jaringan dan membran mucosa
4/25/12

Lanjutan :

memiliki genom bacterial terkecil pada 1.14 million base pairs (Mb) dan memiliki kemampuan metabolisme yang terbatas mampu untuk beradaptasi dengan berbagai macam jaringan tubuh mamalia.
4/25/12

PENYAKIT YANG DITIMBULKAN


Treponema ini dapat menyebabkan penyakit sifilis yang merupakan penyakit kelamin ditularkan melalui hubungan kelamin atau melalui sentuhan terhadap luka-luka kulit penderita. Jika yang mengidap penyakit ini adalah wanita hamil, janin akan dapat tertular,4/25/12

Lanjutan :
Sifilis memiliki 3 tingkatan

sifilis tingkat dini ditandai dengan timbul lesi pada tempat masuknya Treponema pallidum, tingkat kedua ditandai dengan nyeri kepala, demam, anoreksia, nyeri pada tulang, dan leher tingkat ketiga ditandai 4/25/12 dengan Guma yang timbul pada

sifilis

Sifilis

Macam macam Sifilis


Sifilis primer Sifilis sekunder Sifilis laten Sifilis tersier Sifilis kardiovaskuler Sifilis kongenital Sifilis kongenital tarda
4/25/12

Patogenitas

Sifilis ditularkan secara alamiah hanya pada manusia dan terutama ditularkan lewat hubungan kelamin atau dari ibu yang terinfeksi kepada janinnya (sifilis bawaan atau sebelum lahir) lewat ari-ari. 4/25/12

Diagnosis Penyakit Sifilis

4/25/12

Pencegahan
Tidak ada vaksin terhadap sifilis. Untuk perseorangan penggunaan kondom sangat efektif. Untuk masyarakat, cara utama pencegahan sifilis ialah melalui pengendalian yang meliputi pemeriksaan serologis dan pengobatan penderita. Sifilis bawaan dapat dicegah dengan 4/25/12 perawatan prenatal (sebelum

Pengobatan
Pengobatan dilakukan dengan antibiotik penisilin, untuk pemantauan serologik dilakukan pada bulan 1, 2, 4, dan 12 tahun pertama dan setiap 6 bulan pada tahun kedua. Jika penderita yang tidak tahan dapat diganti dengan tetrasiklin atau eritromisin.
4/25/12

Sifilis primer

4/25/12

Sifilis sekunder

4/25/12

Sifilis laten

4/25/12

Sifilis tersier

4/25/12

Sifilis kardiovaskuler

4/25/12

Sifilis kongenital

4/25/12

Sifilis kongenital tarda

4/25/12

Sifilis damblee

4/25/12

TERIMA KASIH

4/25/12