Anda di halaman 1dari 11

TUGAS KULIAH ILMU PENYAKIT Manajemen Diet Berbagai Penyakit

Disusun oleh : Nama NIM : Tony Adi Setiawan : 09/283041/KU/13369

PROGRAM STUDI GIZI KESEHATANN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS GADJAH MADA 2012

KASUS I. Pasien stroke dengan dimensia pada usia 70 tahun, BB 50 Kg A. Tujuan Diet : Memenuhi kebutuhan gizi Memperbaiki keadaan stroke, seperti disfagia, pneumonia, kelaina ginjal, dan dekubitus Mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit B. Syarat Diet : Cukup energi, 35-40 kkal/Kg BB Protein 0,8-1 g/Kg BB Lemak 20-25% dari kebutuhan energi. Utamakan sumber lemak tidak jenuh ganda, batasi sumber lemak jenuh <10% dari kebutuhan energi. Kolesterol dibatasi <300mg. Karbohidrat 60-70% dari kebutuhan energi Vitamin cukup, terutama vitamin A, riboflavin, B6, asam folat, b12, C, dan E Mineral cukup, terutama kalsium, magnesium, dan kalsium Batasi penggunaan natrium 2 gr/hari atau 5 gr garam dapur perhari Cukup serat untuk mencegah konstipasi Cairan 6-8 gelas/hari Makanan diberikan dalam porsi kecil dan sering C. Makana Yang Tidak Dianjurkan Produk olahan garam dapur, soda/baking powder, kue yang terlalu manis dan gurih Jeroan atau babat hewan Makanan yang diolah dengan digoreng Sayur dan buah yang menimbulkan gas (sawi, kol, kembang kol, lobak, nangka, durian, serta produk yang diawetkan dengan natrium) Sayuran berserat tinggi (daun singkong, daun katu, daun mlinjo, pare, dan sayuran mentah) Minyak kelapa, minyak kelapa sawit, margarin dan mentega, santan kental, krim, dan produk gorengan Minuman bersoda, alkohol, serta teh, kopi, dan cokelat yang kental Masakan berbumbu tajam D. Makanan Yang Dianjurkan Sumber karbohidrat (beras, kentang, ubi, singkong, terigu, hunkwe, tapioka, sagu, gula, madu, serta produk olahan yang dibuat tanpa garam dapur, baking powder/soda, seperti makaroni, mie, bihun, roti, biskuit, dan kue kering Sumber protein hewani (daging sapi dan ayam tidak berlemak, ikan, telur ayam, susu skim, dan susu penuh dalam jumlah terbatas) Sumber protein nabati (semua kacang-kacangan selain produk olahan yang dibuat denga garam dapur)

Sayuran (sayuran berserat sedang, dimasak dahulu, seperti bayam, kangkung, kacang panjang, labu siam, tomat, tauge dan wortel) Buah-buahan (buah segar, dibuat jus atau disetup, seperti pisang, pepaya, jeruk, mangga, nanas, dan jambu biji serta tanpa bahan pengawet) Sumber lemak (minyak jagung dan minyak kedelai, margarin dan mentega tanpa garam yang digunakan untuk menumis atau setup serta santan encer) Minumam (susu skim, sirup, serta teh, kopi, cokelat dalam jumlah terbatas dan encer) Bumbu yang tidak tajam E. Perhitungan Kebutuhan Zat Gizi Kebutuhan Energi = 35 kkal x 50 = 1750 kkal Perincian : Protein = 0,8 g x 50 = 40 gr = 160 kkal = 40 gr Lemak = 25% x 1750 = 437,5 kkal = 48,6 gr Karbohidrat = 65% x 1750 = 1137,5 kkal = 284,37 gr Jumlah = 1735 kkal Prosentase Pemenuhan = 1735/1750 x 100% = 99,14% F. Contoh menu Pagi Nasi Telur dadar Cah labu siam Susu skim

Siang Nasi Ayam panggang bumbu kuning Sup sayuran Pepaya Pukul 16.00 Susu skim

Pukul 10.00 Puding maizena

Malam Nasi Ikan panggang bumbu tomat Sup tahu sutra Tumis kacang panjang Jeruk Pukul 21.00 Teh manis

KASUS II. Pasien stroke laki-laki dengan hipertensi berat, usia 50 tahun, BB 90 Kg (obese), Kolesterol total 300 mg/dl A. Tujuan Diet : Menurunkan berat badan Menurunkan kadar kolesterol total darah Menjaga takana darah agar tidak terjadi kompikasi yang lebih parah Mengubah jenis dan asupan lemak makanan Meningkatkan asupan karbohidrat kompleks dan menurunkan asupan karbohidrat sederhana Mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit B. Syarat Diet : Cukup energi 2200 kkal Protein 10-20% dari total energi. Ikan sangat dianjurkan karena kaya omega-3 tetapi sumber protein nabati lebih dianjurkan Lemak 20-25% dari total energi. Utamakan sumber lemak tidak jenuh ganda dan batasi kolesterol <300mg/hari Karbohidrat 55-65% dari kebutuhan energi Vitamin cukup, terutama vitamin A, riboflavin, B6, asam folat, b12, C, dan E. Mineral cukup, magnesium, dan kalium Batasi garam dapur 2 gr/hari Cukup serat untuk menurunkan kolesterol darah dan mencegah konstipasi Cairan 6-8 gelas/hari Makanan diberikan dalam porsi kecil dan sering C. Makana Yang Tidak Dianjurkan Produk olahan garam dapur, soda/baking powder, kue yang manis dan gurih Jeroan atau babat hewan serta makanan berlemak Makanan yang diolah dengan digoreng atau dimasak dengan santan Sayur dan buah yang menimbulkan gas (sawi, kol, kembang kol, lobak, nangka, durian, serta produk yang diawetkan dengan natrium) Sayuran berserat tinggi (daun singkong, daun katu, daun mlinjo, pare, dan sayuran mentah) Minyak kelapa, minyak kelapa sawit, margarin dan mentega, santan kental, krim, dan produk gorengan Minuman bersoda , alkohol, serta teh, kopi, dan cokelat yang kental Masakan berbumbu tajam D. Makanan Yang Dianjurkan Sumber karbohidrat (beras, kentang, ubi, singkong, terigu, hunkwe, tapioka, sagu, gula, madu, serta produk olahan yang dibuat tanpa garam dapur, baking powder/soda, seperti makaroni, mie, bihun, roti, biskuit, dan kue kering.

Sumber protein hewani (daging sapi dan ayam tidak berlemak, ikan, telur ayam, susu skim, dan susu penuh dalam jumlah terbatas) Sumber protein nabati (semua kacang-kacangan selain produk olahan yang dibuat denga garam dapur) Sayuran (sayuran berserat sedang, dimasak dahulu, seperti bayam, kangkung, kacang panjang, labu siam, tomat, tauge dan wortel) Buah-buahan (buah segar, dibuat jus atau disetup, seperti pisang, pepaya, jeruk, mangga, nanas, dan jambu biji serta tanpa bahan pengawet) Sumber lemak (minyak jagung dan minyak kedelai, margarin dan mentega tanpa garam yang digunakan untuk menumis atau setup serta santan encer) Minumam (susu skim, sirup, serta teh, kopi, cokelat encer dan jumlah terbatas Bumbu yang tidak tajam E. Perhitungan Kebutuhan Zat Gizi Kebutuhan Energi = 2200 kkal Perincian : Protein = 10% x 2200 = 220 kkal = 55 gr Lemak = 25% x 2200 = 550 kkal = 61 gr Karbohidrat = 65% x 2200 = 1430 kkal = 357,5 gr Jumlah = 2200 kkal F. Contoh Menu Pagi Siang Malam Nasi Nasi Nasi Telur dadar Pepes ikan Ayam goreng Loaf tahu Kering tempe Tahu bacem Cah wortel Sayuran asam Cah capcay Susu skim Jeruk apel Pukul 10.00 Pukul 16.00 Puding maizena Susu skim

KASUS III. Pasien stroke wanita, usia 45 tahun, BB 50 Kg dengan Diabetes Mellitus A. Tujuan Diet : Mempertahankan kadar glukosa darah supaya normal dengan menyeimbangkan asupan makan dengan insulin (ndogenous dan exogenous), dengan obat penurun glukosa oral dan aktivitas fisik Mencapai dan mempertahankan kadar lipid serum normal Menjaga berat badan agar tetap normal Memperbaiki keadaan stroke serta menghindari komplikasi Meningkatkan derajat kesehatan B. Syarat Diet : Energi cukup untuk mencapai dan mempertahankan berat badan normal. Kebutuhan energi ditentukan dengan memperhitungkan kebutuhan untuk metabolisme basal sebesar 25-30 kkal/Kg BB normal, ditambah kebutuhan untuk aktivitas fisik dan keadaan khusus, misalnya hamil, laktasi serta ada tidaknya komplikasi Protein 10-15% dari total kebutuhan energi Lemak 20-25% dari kebutuhan energi. Utamakan sumber lemak tidak jenuh ganda, batasi sumber lrmak tidak jenuh <10% dari kebutuhan energi. Kolesterol dibatasi <300mg Karbohidrat 60-70% dari kebutuhan energi Vitamin cukup, terutama vitamin A, riboflavin, B6, asam folat, b12, C, dan E. Mineral cukup Cukup serat (25 g/hari) untuk menurunkan kolesterol darah dan mencegah konstipasi C. Makanan Yang Tidak Dianjurkan Makanan yang mengandung gula sederhana (gula pasir, gula jawa, sirup, jam, jeli, buah-buahan yang diawetkan dengan gula, susu kedelai manis, minuman botol ringan dan es krim) Mengandung banyak lemak seperti, cake, makanan siap saji (fast food), gorengan Mengandung banyak natrium seperti, ikan asin, telur asin, makanan yang diawetkan D. Makanan Yang Dianjurkan Sumber karbohidrat kompleks (nasi, roti, mie, kentang, singkong, ubi, dan sagu) Sumber protein rendah lemak (ikan, ayam tanpa kulit, susu skim, tempe, tahu, dan kacang-kacangan) Sumber lemak dalam jumlah terbatas Sayuran dengan kandungan serat cukup Makanan diolah dengan cara dipanggangm dikukus, disetup, direbus, dan dibakar Minyak jagung dan minyak kedelai

E. Perhitungan Kebutuhan Zat Gizi Kebutuhan Energi Kebutuhan basal = 25 kkal x 50 Kebutuhan aktifitas (sedang) = 50% x 1250 Total Perincian : Protein = 10% x 1875 = 187,5 Lemak = 25% x 1875 = 468,75 Karbohidrat = 65% x 1875 = 1218,75 Jumlah = 1875 F. Contoh Menu Pagi Siang Nasi Nasi Telur dadar Pepes ikan Setup buncis Sayur asam Pepaya Madu Pukul 10.00 Pukul 16.00 Bubur sagu mutiara Puding maizena

= 1250 = 625 = 1875 kkal kkal kkal kkal

kkal kkal kkal = 46,87 gr = 52,1 gr = 304,7 gr

Malam Nasi Ayam goreng Cah capcay Setup nanas madu

KASUS IV. Pasien laki-laki usia 50 tahun dengan gagal ginjal kronis, BB 60 Kg A. Tujuan Diet : Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal dengan memperhitungkan sisa fungsi ginjal, agar tidak memberatkan ginjal. Mencegah dan menurunkan kadar ureum darah yang tinggi (uremia) Mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit Mencegah atau mengurangi progresifitas gagal ginjal, dengan memperlambat turunnya laju filtrasi B. Syarat Diet : Cukup energi, 35 kkal/Kg BB Rendah protein 0,6-0,75 mg/Kg BB dan harus bernilai biologis tinggi Lemak 20-30% dari kebutuhan energi. Utamakan sumber lemak tidak jenuh ganda. Karbohidrat cukup, yaitu kebutuhan energi total dikurangi energi dari protein dan lemak. Natrium dibatasi (1-3 g) untuk mencegah hipertensi Kalium dibatasi (40-70 mEq) untuk menghindari hiperkalemia, oliguria, dan anuria Cairan dibatasi, yaitu sebanyak jumlah urin sehari ditambah pengeluaran cairan melalui keringat dan pernapasan 500 ml Vitamin cukup, suplementasi piridoksin, asam folat, vitamin C, dan Vitamin D bila perlu. C. Makana Yang Tidak Dianjurkan Kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti tempe dan tahu. Kelapa, santan, minyak kelapa, margarin, mentega bisa dan lemak hewan. Sayuran dan buah-buahan tinggi kalium pada pasien dengan hiperkalemia D. Makanan Yang Dianjurkan Sumber karbohidrat (nasi, bihun, jagung, kentang, makaroni, mie, tepung-tepungan, singkong, ubi, selai, madu) Sumber protein (telur, daging, ikan, ayam, susu) Sumber lemak (minyak jagung, minyak kacang tanah, minyak kelapa sawit, minyak kedelai, margarin, mentega rendah garam) Sumber vitamin dan mineral (semua sayuran dan buah, kecuali pasien dengan hiperkalemia dianjurkan yang mengandung kalium rendah. E. Perhitungan Kebutuhan Zat Gizi Kebutuhan Energi = 35 kkal x 60 = 2100 kkal Perincian : Protein = 0,6 g x 60 = 36 gr = 144 kkal = 36 gr Lemak = 25% x 2100 = 525 kkal = 58,33 gr Karbohidrat (2100-144-525) = 1431 kkal = 357,75 gr Jumlah = 2100 kkal

F. Contoh menu sehari Pagi Nasi goreng Telur ceplok Ketimun Susu Madu

Siang Nasi Capcay goreng Daging bistik Pepaya Puding saos karamel

Malam Nasi Ayam goreng Setup buncis Setup nanas

KASUS V. Laki-laki umur 40 tahun, stroke dengan atrial fibrilasi. TeNsi 150/100, BB 55Kg A. Tujuan Diet : Memenuhi kebutuhan gizi tanpa memperberat kerja jantung Memperbaiki keadaan stroke serta keadaan atrial fibrilasi Mencegah penimbunan garam dan air Mengurangi risiko komplikasi yang lebih parah B. Syarat Diet : Cukup energi untuk memperthankan berat badan normal Protein 0,8 g/Kg BB Lemak 25-30% dari kebutuhan energi. Utamakan sumber lemak tidak jenuh ganda, batasi sumber lemak jenuh <10% dari kebutuhan energi. Kolesterol dibatasi <300mg. Karbohidrat 60-70% dari kebutuhan energi Vitamin dan mineral cukup. Hindari penggunaan suplemen kalium, kalsium, dan magnesium jika tidak dibutuhkan. Asupan vitamin C >500 mg, untuk menjaga kelenturan arteri Rendah garam, 2-3 g/hari Makanan mudah dicerna serta tidak menimbulkan gas Cukup serat untuk mencegah konstipasi Cairan 2 lt/hari sesuai kebutuhan Makanan diberikan dalam porsi kecil dan sering C. Makana Yang Tidak Dianjurkan Makanan yang mengandung gas atau alkohol, seperti ubi, dingkongm tape singkong, dan tape ketan Daging sapi dan ayam berlemak, gajih, sosis, ham, hati, limpha, babat, otak, kepiting, kerang-kerangan, keju, dan susu penuh Kacang-kacang kering yang mengandung lemak cukup tinggi seperti kacang tanah, kacang mete, dan kacang bogor Sayuran yang mengandung gas (kol, kembang kol, lobak, sawi, dan nangka muda) Buah-buahan segar yang mengandung alkohol atau gas, seperti durian dan nagka Minyak kelapa dan minyak kelapa sawit, serta santan kental Teh, kopi kental, minuman yang megandung soda dan alkohol, seperti bir dan wiski Lombok, cabai rawit, bumbu-bumbuan lain yang tajam Produk olahan garam dapur, soda/baking powder, kue yang manis dan gurih D. Makanan Yang Dianjurkan Sumber karbohidrat (beras diti atau disaring, roti, mie, kentang, makaroni, biskuit, tepug beras/terigu/sagu aren/sagu ambon, kentang, gula pasir, gula merah, madu, dan sirup)

Sumber protein hewani (daging sapi, daging ayam, lemak rendah seperti ikan dan susu rendah lemak) Sumber protein nabati (kacang-kacangan kering seperti, kacang kedelai dan hasil olahannya, seperti tahu dan tempe) Sayuran (sayuran yang tidak mengandung gas seperti bayam, kangkung, buncis, kacang panjang, wortel, tomat, labu siam, tauge) Buah-buahan (semua buah-buahan segar seperti pisang, pepaya, jeruk, apel, melon, semangka, dan sawo) Lemak (miyak jagung, minyak kedelai, margarin dan mentega tidak mengandung natrium, santan kelapa encer dalam jumlah terbatas) Minuman (teh encer, cokelat, sirup) Bumbu (semua bumbu selain bumbu tajam dalam julmah terbatas) Produk olahan yang dibuat tanpa garam dapur dan soda/baking powder E. Perhitungan Kebutuhan Zat gizi Kebutuhan Energi = 35 kkal x 55 = 1925 kkal Perincian : Protein = 0,8 g x 50 = 40 gr = 160 kkal = 40 gr Lemak = 25% x 1925 = 481,25 kkal = 53,47 gr Karbohidrat = 65% x 1925 = 1251,25 kkal = 284,37 gr Jumlah = 1892,5 kkal Prosentase pemenuhan = 1892,5/1925 x 100% = 98,31% F. Contoh Menu Sehari Pagi Siang Malam Nasi tim Nasi tim Nasi tim Telur rebus Ikan panggang Daging rolade Tahu ungkep Tempe bumbu Tahu bacem kuning Sayur bening labu Tumis wortel siam Sup oyong Pepaya Teh Apel Pukul 10.00 Pukul 16.00 Selada buah Agar-agar buah