Anda di halaman 1dari 8

MEMBUAT VECTOR DENGAN ADOBE PHOTOSHOP (versi 7, CS, dan CS2) by: nasroelz@yahoo.co.id http://buvee.awardspace.

com

Agnes Monica dalam vector

Sekarang ini, vector art (disebut juga dengan vektor atau vexel) sudah mewabah. Dari mulai internet, MTV, cover novel, sampul buku, poster, sampai iklan biskuit cokelat merk G****y di situs Friendster.com. Sebenarnya, vector yang asli dibuat dengan software khusus vector seperti Corel Draw dan Adobe Illustrator. Tetapi, disini saya memakai Adobe Photoshop CS2. Tutorial ini dapat juga dipraktekkan di Photoshop 7 dan Photoshop CS. Saya harap Anda sudah mengenal Photoshop dengan baik, terutama penggunaan Pen Tool. Mari kita membuat vector. Ikuti langkah-langkah berikut: 1. Buka file gambar yang akan dijadikan vector, double klik layer photo jika muncul kotak dialog, isi name dengan pola lalu klik OK (ini akan menjadikan photo sebagai Layer pola). Kemudian untuk mempermudah proses klik menu: image-adjustments-posterize. Proses ini untuk menjadikan photo sebagai pola vector. Jangan lupa untuk men-save pekerjaan Anda dengan format *.psd.

Gambar 1, setting awal dengan Posterize

2. Kemudian atur Levels-nya antara 7-13 (tergantung kebutuhan), disini saya setting 10. Semakin besar nilai Levels-nya, maka gambar semakin detil/halus.

Gambar 2, isi levels dengan 10.

3. Hasil Posterize seperti gambar berikut:

Gambar 3, hasil posterize

4. Klik menu layer-new layer atau klik icon new layer dipojok bawah Palette Layer untuk membuat layer baru. Lalu drag layer baru kebawah layer photo. icon Pen Tool , kemudian buat alur mengikuti kontur-kontur warna dimulai dari warna yang akan dijadikan warna dasar (Proses ini disebut Tracing). Kode warna dasarnya : #FBE3AE

Gambar 4, buat alur dari warna dasar dengan pen tool

5. Untuk melihat hasil awal, klik icon (terdapat pada Palette Layer) pada layer pola. Hasilnya kurang lebih seperti ini:

Gambar 5, Hasil tracing lengan dengan Pen Tool

6. Ikuti dengan tracing bagian warna lain sesuai jalur dari photo yang telah diposterize. Klik lagi icon pada layer pola untuk mengaktifkan pola. Ingat untuk selalu mebuat layer baru agar tracing tidak berantakan. Pilih warna yang lebih gelap sesuai pola. Usahakan perbedaan warna jangan terlalu mencolok.

Gambar 6, tracing bagian yang gelap

7. Lanjutkan dengan tracing bagian tubuh lainnya seperti wajah dan leher. Awas mati lampu, Save (Ctrl+s) dulu.

Gambar 7, tracing wajah

8. Tracing bagian mata, hidung dan bibir dengan warna yang sesuai. Biasanya bagian mata dan bibir lebih sulit, agar lebih mudah saya memilih photo dengan mata terpejam

Gambar 8, tracing mata, hidung dan bibir

9. Tracing bagian pakaian.

Gambar 9, tracing awal bagian pakaian

10. Agar terlihat lebih real, tambahkan tracing bagian pakaian lainnya. Untuk pilihan warna, pilihlah warna yang lebih muda dari warna pakaian

Gambar 10, tracing bagian pakaian lainnya

11. Tracing juga bagian rambut. Save (Ctrl+s) dulu

Gambar 11, tracing bagian rambut

12. Tambahkan tracing refleksi rambut, anting-anting dan bagian rambut lainnya

Gambar 12, tracing refleksi rambut

13. Terakhir, tambahkan background untuk mempermanis vector Anda.

Gambar 13, tambahkan background agar lebih manis

14. Selesailah sudah. Save As (Shift+Ctrl+s) hasil kerja keras Anda dengan format JPEG. Pada kotak JPEG Option pilih Quality 8 /High, klik OK. Selamat, Anda telah berhasil membuat vector sendiri. Gampang, kan?

Gambar 14, hasil akhir vector

Referensi: http://www.vexels.net http://www.deviantart.com http://buvee.awardspace.com