Anda di halaman 1dari 2

Nama : I Kadek Susila Adi Negara Program Studi : PPAK NIM : 1106325007

1.

Investasi I = 15% Investasi II = 17 % Secara umum jawabannya adalah investasi II, tetapi apakah ada faktor kesalahan memilih investasi II? Memilih Investasi secara umum Adalah Investasi II jika diasumsikan bahwa tingkat bunga tiap tahun adalah tetap tidak berubah. Kesalahan yang terjadi jika memilih Investasi II jika diasumsikan bahwa tingkat bunga tiap tahun selalu berubah hal tersebut tidak selalu terjadi hal ini dikarenakan tingkat bunga secara teoritis memungkinkan untuk berubah setiap tahunnya tergantung pada kebijakan moneter pemerintah.Jika menggunakan perhitungan IRR terhadap tingkat bunga yang berbeda setiap tahunnya beegitu juga adanya arus kas keluar pada pertengahan peroyek dapat menyebabkan IRR bernilai ganda, sehingga sanagat membingungkan dalam pemilihan investasi yang tepat.

2.

Definisi Modified Internal Rate of Return (MIRR) & Perbedaanya dengan Internal Rate of Return (IRR) MIRR dapat didefinisikan sebagai suatu tingkat diskonto yang menyamakan antara nilai sekarang dari terminal (terminal value) dengan investasi awalnya. MIRR merupakan penyempurnaan atau modifikasi dari metode IRR. Asumsi yang digunakan pada metode IRR adalah bahwa tingkat pengembalian dari investasi akan kembali sebesar IRR-nya, bukan sebesar biaya modalnya. Hal inilah yang dianggap merupakan salah satu kelemahan dari metode IRR. Untuk memperbaiki kelemahan tersebut munculah metode MIRR, yang dianggap lebih baik, dari IRR. MIRR mengasumsikan arus kas dari proyek diinvestasikan kembali (digandakan) dengan menggunakan biaya modal. Selain itu MIRR juga dapat menghindari masalah multiple IRR yang terjadi pada metode IRR. Dalam banyak situasi, suku bunga yang berlaku untuk dana pinjaman yang diterima oleh sebuah perusahaan biasanya berbeda dengan suku bunga reinvestasi dana yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Perhitungan IRR secara implisit mengambil asumsi bahwa suku bunga dana pinjaman dan suku bunga reinvestasi dana adalah sama dengan IRR. Jika kita mengetahui suku bunga aktual yang berlaku untuk pinjaman kita dan suku bunga yang bisa diperoleh dari hasil reinvestasi kita, fungsi MIRR akan menghitung suku bunga diskon yang membuat NPV dari semua aliran kas kita sama dengan 0.