Anda di halaman 1dari 2

Oleh: Tri Hendarto Fajar Nugroho XII IPA 5 / 30

Pengapdianku Untuk Negaraku


Memang negara ini sedang sakit. Banyak pemuda-pemuda meneriakan kata Nasionalisme. Namun mereka tidak mengetahui makna sebenarnya tentang nasionalisme. Mereka berkata aku cinta negaraku namun mereka selalu membanggakan produk luar dari pada produk sendiri. Mereka selalu bilang negara kita negara yang kuat tapi mereka sendiri yang menjatuhkan negara kita dengan menjauhi nilai budaya luhur bangsa dan menganggap budaya luar jauh lebih baik. Apakah ini yang dikatakan nasionalisme?? Saya, sebagai insan muda di negara ini ikut prihatin dengan menipisnya rasa cinta terhadap tanah air. Kita sering mengartikan rasa cinta terhadap tanah air dengan ikut berperang di medan perang. Sekarang kita hidup di jaman Kemerdekaan. Sudah tidak ada suara desingan peluru berlalu lalang. Sudah bukan masanya kita menenteng senjata melawan penjajah. Bukan itu yang dimaksud rasa cinta terhadap bangsa sendiri. Cinta terhadap bangsa sendiri dapat di artikan sebagai pengapdian apa saja yang bisa kita lakukan untuk bangsa dan negara?? 1. Sebagai seorang siswa atau seorang pelajar, belajar merupakan suatu keharusan bukan kebutuhan. Kita sebagai generasi muda negara ini wajib untuk mempunyai pengetahuan luas dan cerdas dalam menghadapi tantangan. Kita adalah calon-calon pemimpin di negara ini. Bagaimana negara ini akan maju jika para pemimpinnya bodoh, mudah di kendalikan negara lain dan lebih suka KKN? 2. Pengabdian kepada negara juga bisa dalam bentuk bangga terhadap produk lokal dari pada produk import. Kita perlu menanamkan kepercayaan kepada masyarakat bahwa produk lokal juga tidak kalah bagus dan berkwalitas ketimbang produk luar. Dengan membeli produk lokal, kita juga ikut menjaga sistem ekonomi nasional. 3. Pegang teguh kepribadian dan budaya bangsa sebagai kepribadian diri sendiri. Negara kita adalah negara muslim terbesar di dunia. Kita mempunyai budaya sopan dan santun. Tanamkan budaya tersebut dalam semua tingkah laku dan cara berpakaian. Tinggalkan budaya asing yang merusak moral kita. 4. Tingkatkan prestasi kita hingga tingkat internasional. Hal ini perlu agar negara kita tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain. Prestasi yang di raih putra-putri bangsa adalah aset yang berharga untuk negara.

Oleh: Tri Hendarto Fajar Nugroho XII IPA 5 / 30 Hal tersebutlah yang saya lakukan sebagai bentuk pengapdian dan kecintaan saya terhadap bangsa dan negara Indonesia. Saya selalu yakin, bahwa negara kita bisa menjadi negara yang tidak mudah di goyangkan oleh negara lain. AKU CINTA INDONESIA, AKU BANGGA MENJADI ANAK INDONESIA.