Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL STUDI KELAYAKAN BISNIS

PENDIRIAN CV YANG BERGERAK DALAM BIDANG PENYEDIAAN JASA (TENAGA OUTSOURCHING) DI PT PLN (PERSERO) TRAGI AURDURI OLEH : NOVI HENDRIANSYAH

Agenda
Pendahuluan Aspek Dasar dan Pemasaran Aspek Teknis dan Tekhnologi Aspek Organisasi dan Manajemen Aspek Ekonomi dan Keuangan Kesimpulan dan Rekomendasi

Pendahuluan
Karena kekurangan sumber daya manusia yang terjadi di UPT Palembang khususnya yang terjadi di Tragi Aur Duri, maka kami melakukan studi tentang pendirian CV yang bergerak dalam bidang penyedian jasa (tenaga outsourching) PT PLN Persero di Tragi Aurduri untuk membantu kelancaran operasional Tragi Aurduri baik di bagian tenaga operator, security, OB maupun mandor line.

Keuntungan yang akan didapat selain keuntungan materi, maka akan mempermudah kita untuk berusaha dibidang kelistrikan lain dengan unit lain di lingkup PLN (Persero). Ini adalah langkah awal untuk menjadi rekanan PLN yang utama baik di Jambi maupun di Sumatera.

Aspek Dasar dan Pemasaran


Produk yang ditawarkan Ada tiga produk yang dapat ditawarkan yaitu : Sumber daya manusia yang memiliki pendidikan minimalnya D3 di jurusan teknik elektro untuk tenaga operator. Sumber daya manusia yang pendidikannya minimal lulusan SMA/sederajat untuk tenaga mandor line, dan OB. Sumner daya manusia yang pendidikannya minimal lulusan SMA/sederajat dan menguasai salah satu ilmu beladiri yang dilengkapi dengan sertifikat untuk security. Lokasi PT. PLN (Persero) UPT Palembang Unit Tragi Aurduri yang terdiri dari Gardu Induk Payo Selincah, Gardu Induk Aurduri, Gardu Induk Muara Bulian dan Saluran Udara Tegangan Tinggi section Payo Selincah Aurduri Muara Bulian

Aspek Organisasi dan Manajemen


1. Untuk GI Aurduri Dan Tragi Aurduri Security : 6 orang Operator : 3 orang OB : 4 orang Untuk GI Payo Selincah Security : 4 orang Operator : 3 orang OB : 3 orang Untuk GI Muara Bulian Security : 4 orang Operator : 3 orang OB : 3 orang

2.

3.

4.

Untuk Saluran Udara Tegangan Tinggi Section Payo Selincah Aurduri Muara Bulian Tiap 10 tower diawasi oleh 1 orang mandor line, untuk Section Payo Selincah Aurduri Muara Bulian terdapat 244 tower sehingga dibutuhkan 24 orang mandor line.

Aspek Ekonomi dan Keuangan

Biaya investasi awal adalah biaya operasional/modal kerja minimal 1.5 miliyar/tahun. Biaya diklat operator/tahun : 2 x 9 x Rp.1.000.000 = Rp. 18.000.000,Biaya diklat security/tahun : 2 x 14 x Rp.1.000.000 = Rp. 28.000.000,Biaya gaji : Operator/tahun : 12 x 9 x Rp.1.400.000 = Rp. 151.200.000, Security/tahun : 12 x 19 x Rp.1.300.000 = Rp. 266.400.000, OB/tahun : 12 x 10 x Rp.900.000 = Rp. 108.000.000, Mandor line/tahun : 12 x 24 x Rp.1.300.000 = Rp. 374.400.000,-

= Rp. 900.000.000,-

Total biaya/tahun = Rp.946.000.000, Asuransi pegawai = 57 x Rp.3.600.000,/tahun = Rp. 205.200.000, Total seluruh biuaya = Rp.1.151.200.000, Sumber biaya : Uang pribadi 80% = 80% x Rp.1,5 milyar = Rp. 1,2 milyar Bank 20% = 20% x Rp.1,5 milyar = Rp. 300.000.000,-

Perkiraan pendapatan : Tiap tahun PLN memberikan dana Rp. 1,5 milyar/tahun Untung per tahun = Rp.1,5 milyar - Rp. 1.151.200.000,- = Rp.348.800.000,/tahun Untung per bulan = Rp. 29.000.000, Bunga bank 10% per tahun, peminjaman dari bank untuk jangka 5 tahun, maka bunga bank tersebut 10% x 5 x Rp.300.000.000 = Rp.150.000.000 per 5 tahun. Total yang dibayar ke bank Rp.300.000.000 + Rp.150.000.000 = Rp.450.000.000, maka untuk jangka waktu perbulan uang yang dibayarkan ke bank adalah Rp.450.000.000 : 60 bulan = Rp. 7.500.000 per bulan. Untung bersih per bulan Rp.29.000.000 - Rp.7.500.000 = Rp.21.500.000,-

Kesimpulan dan Rekomendasi


Setelah dari studi kelayakan bisnis yang telah dilakukan, Proyek ini sangat bagus dengan keuntungan/bulan Rp. 21.500.000, dan layak untuk diteruskan.