Anda di halaman 1dari 133

PAPARAN KEPALA BAPPEDA KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT MUSRENBANG

Oleh : Drs. Wahyudi, M.Si

Persiapan Penyusunan RPJMD

BAGAN ALIR TAHAPAN DAN TATACARA PENYUSUNAN RPJMD (Lampiran III Permendagri No.54 Tahun 2010) Rancangan
Awal RPJMD
Penelaahan RPJPD PROV
Pengolahan data dan informasi
Perumusan Strategi dan arah kebijakan Penyusunan Rancangan Renstra SKPD

VISI, MISI dan Program KDH

Perumusan Penjelasan visi dan misi

Perumusan Kebijakan umum dan program pembangunan daerah Perumusan Indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan

Rancangan RPJMD Musrenbang RPJMD Rancangan Akhir RPJMD


Konsultasi rancangan akhir RPJMD dengan MENDAGRI

Hasil evaluasi capaian RPJMD

Penelaahan RTRW prov. Dan RTRW prov. lainnya

Penelaahan RPJMN dan RPJMD Provinsi daerah lainnya

Analisis Gambaran umum kondisi daerah Analisis pengelolaan keuangan daerah serta kerangka pendanaan

Analisis isu-isu strategis

Perumusan Tujuan dan Sasaran

Penetapan Indikator Kinerja Daerah

Pembahasan dgn SKPD Provinsi


Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik

Perumusan Permasalahan Pembangunan Daerah

Pembahasan dengan DPRD utk memperoleh masukan dan saran Penyelarasan program prioritas dan kebutuhan pendanaan

Pembahasan dan penetapan Perda RPJMD 2

TAHAPAN PENYUSUNAN RPJMD KABUPATEN

Rancangan Awal

Musrenbang
Rancangan RPJMD

Rancangan Akhir
Berita Acara Kesepakatan Musrenbang RPJMD

Penetapan
Rancangan Akhir RPJMD

Persiapan
Perumusan Ranc. Awal Rancangan Awal RPJMD
Program & pagu indikatif

Pelaksanaan Musrenbang

Perumusan Ranc. Akhir Bupati

Perumusan Ranc. Perda Gubernur Konsultasi & penyemp.

Berita Acara Kesepakatan Musrenbang RPJMD

Konsultasi & Penyemp. Rancangan Akhir RPJMD

Rancangan RPJMD

Perda RPJMD

Ranc. Renstra SKPD

TAHAPAN PENYUSUNAN Renstra SKPD KABUPATEN

PRIORITAS NASIONAL RPJMN 2010-2014


1 2 3 4

Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pendidikan Kesehatan Penanggulangan Kemiskinan Ketahanan Pangan Infrastruktur

11 Prioritas Nasional Kabinet Indonesia Bersatu II 2009-2014

6 7 8 9

Iklim Investasi dan Iklim Usaha


Energi Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

10 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, & Pasca-konflik 11 Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi
5 5

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH


1. 2. 3. 4. 5. Infrastruktur dan energi; Ekonomi kerakyatan ; Pendidikan; Kesehatan; Percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengentasan desa/kelurahan tertinggal; 6. Peningkatan investasi dan dunia usaha 7. Tata ruang, sumber daya alam, lingkungan hidup dan pengelolaan bencana; 8. Pemberdayaan masyarakat dan aparatur; 9. Peningkatan kerukunan dan kedamaian serta kebudayaan. 10. Tata Kelola Pemerintahan yang baik (good governance);

PRIORITAS DAERAH

15 Prioritas RPJMD Kobar


1. Peningkatan Kualitas Pendidikan; 2.Peningkatan Kualitas Kesehatan; 3. Penanggulangan Kemiskinan; 4. Penciptaan Lapangan Kerja; 5. Pembangunan Infrastruktur Dasar; 6. Ketahanan Pangan; 7. Energi; 8. Tata Kelola Pemerintahan; 9. Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi; 10.Pembangunan Yang Inklusif Dan Berkeadilan; 11. Lingkungan Hidup; 12. Pengembangan Budaya; 13.Pengembangan Agribisnis Berbasis Agropolitan; 14. Peningkatan Iklim Investasi; dan 15. Penataan Ruang Wilayah.

RANCANGAN RPJMD 2012-2016

BAB I. PENDAHULUAN
1.1. 1.2. 1.3. 1.4. 1.5. 2.1. 2.2. 2.3. 2.4. Latar Belakang Dasar Hukum Penyusunan Hubungan Antar dokumen Sistematika Penyusunan RPJMD Maksud dan Tujuan Aspek Geografi dan Demografi Aspek Kesejahteraan Masyarakat Aspek Pelayanan Umum Aspek Daya saing Daerah
8

BAB II. GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH

BAB III.

GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 3.1 Kinerja Keuangan Masa Lalu 3.1 Kebijakan Pengelolaan Keuangan Masa Lalu 3.2 Kerangka Pendanaan
ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS 4.1 Permasalahan Pembangunan 4.2 Isu Strategis PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN 5.1 Visi 5.2 Misi 5.3 Tujuan dan Sasaran
9

BAB IV.

BAB V.

BAB VI

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1 Arah Kebijakan 6.2 Strategi KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH 7.1 Kebijakan Umum 7.2 Program Pembangunan Daerah

BAB VII

BAB VIII PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

8.1 8.2 8.3

Aspek Kesejahteraan Masyarakat Aspek Pelayanan Umum Aspek Daya Saing Daerah
10

BAB IX PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN

BAB X

PENUTUP 10.1 Pedoman Transisi 10.2 Kaidah Pelaksanaan

11

BAB 1 PENDAHULUAN Pada Bab Pertama ini dipaparkan tentang latar belakang penyusunan RPJMD, Landasan Hukum, Maksud, Tujuan dan Ruang Lingkup, Kedudukan RPJMD dengan Dokumen Perencanan Lainnya dan Sistematika Penulisan RPJMD .....

DASAR HUKUM
UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah UU No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) PP No. 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Permendagri No. 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP No. 8 Tahun 2008.

BAB 2 GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH


Pada Bab Kedua ini dipaparkan mengenai kondisi Geografis daerah, Kondisi Demografi, Kondisi Perekonomian Daerah, Kesejahteraan Masyarakat dan Aspek Daya Saing Daerah

ASPEK GEOGRAFI DAN DEMOGRAFI

Kecamatan 1. 2. 3. 4. 5. 6. Arut Selatan Kumai Kotawaringin Lama Arut Utara Pangkalan Lada Pangkalan Banteng Jumlah

Luas (KM2)
2.400 2.921 1.218 2.685 229 1.306 10.759

Persentase Terhadap Luas Kabupaten 22,31 27,15 11,32 24,96 3,08 10,21 100,00

Luas Kawasan Hutan Menurut Fungsinya


No I Fungsi Kawasan Kawasan Lindung Hutan Lindung (HL) Taman Nasional (TN) Hutan Wisata (HW) Suaka Margasatwa (SM) Kawasan Budidaya Hutan Produksi Terbatas (HPT) Hutan Produksi Tetap ( HP ) Hutan Produksi yg Dapat di Konversi (HPK) KPP /KPPL Kawasan Pengembangan Produksi Danau dan Sungai Total Luas ( Ha ) 286.377,12 10.328,64 240.778,00 2.558,80 32.711,89 789.522,88 49.315,00 246.315,00 156,063,00 220.690,05 110.690,5 6.748,54 1.075.900,00 Prosentase (%) 26,62 0,96 22,38 0,23 3,04 73,38 4,58 22,90 14,50 20,48 10,29 0,62 100,00

II

JUMLAH RUMAH TANGGA, PENDUDUK, SEX RATIO DAN KEPADATAN PER KECAMATAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2010
Kecamatan

Jumlah Rumah Tangga 4.729


26.956 10.827 9.014 7.868 4.710 64.104 60.209 58.553 57.514 53.449 52.434

Penduduk (orang) L P Jumlah Sex Ratio

Kepadatan (Jiwa/km 14,04


41,82 16,15 24,16 124,62 6,22 22.44 21,47 21,13 20,77 19,05 18,78

Kec. Ktw. Lama


Kec. Arut Selatan Kec. Kumai Kec. P. Banteng Kec. P. Lada Kec. Arut Utara Kab. Ktw. Barat 2009 2008 2007 2006 2005

9.062
52.246 24.617 17.012 15.158 9.654 127.749 121.650 119.440 117.258 106.230 104.926

8.038
48.115 22.544 14.547 13.335 7.055 113.634 109.334 107.943 106.174 98.676 97.145

17.100
100.361 47.161 31.559 28.493 16.709 241.383 230.984 227.383 223.432 204.906 202.071

112,74
108,59 109,20 116,95 113,67 136,84 112,42 110,63 110,65 110,44 107,66 108,01

17

PENDUDUK BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS MENURUT JENIS KEGIATAN UTAMA DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
No. Lapangan Pekerjaan Utama Bekerja Sekolah Mengurus Rumah Tangga Lainnya Tahun 2006 85.154 28.039 Tahun 2007 95.662 31.134 Tahun 2008 97.759 31.833 Tahun 2009 101.198 32.984 Tahun 2010 108.873 33.755

1. 2.

3.

31.886

35.403

36.164

37.012

38.327

4.

15.531 161.610

17.245 179.444

17.557 183.303

18.374 189.568

10.142 191.097

Jumlah

18

STRUKTUR PEREKONOMIAN KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT


7,87% 3,44%
Pertambangan dan Penggalian Pertanian

7,82%
Industri Pengolahan Listrik, Gas dan Air Bersih Bangunan Perdagangan, Restoran dan Hotel Pengangkutan dan Komunikasi Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan Jasa Jasa

43,59% 16,71%

3,73%

0,35% 15,14% 1,35%

19

Kemiskinan
Garis Kemiskinan 186.618 212.060 238.987 Penduduk Miskin (%) 7,76 6,87 6,27

Tahun

Penduduk Miskin (000 jiwa)


19,6 17,8 16,5

2008 2009 2010

BAB 3 GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN


Pada bab ketiga ini memuat penjelasan tentang realisasi dan proyeksi pengelolaan keuangan daerah dan mengulas aspek kemampuan pendanaan program jangka menengah. Cakupan pembahasan meliputi: pendapatan daerah, belanja daerah, pembiayaan daerah, proyeksi keuangan daerah dan kebijakan pengelolaan keuangan daerah

PERKEMBANGAN TARGET DAN REALISASI PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2005-2010
Pencapaian Target Tahun Pertumbuhan Pendapatan (%) 66,45 25,97 11,07 0,22 0,01 20,74

Target (Rp)

Realisasi (Rp)

Margin surplus/ minus (Rp) 13.435.738.462,26 21.798.181.515,65 456.256.157.627,05 17.737.034.135,86 -2.746.214.781,12 2.019.353.484,00

(%) 105,85 105,70 109,99 103,24 99,52 100,36

2005 2006 2007 2008 2009 2010

229.560.178.000,00 382.670.286.000,00 463.251.068.500,00 548.166.397.717,24 569.909.191.037,00 565.176.279.497,00

242.995.916.462,26 404.468.467.515,65 509.507.226.127,05 565.903.431.853,00 567.162.976.255,88 567.195.632.981,86

Rata-rata 104,11

Struktur Pendapatan Daerah Tahun 2005-2010

4%

PAD 7% Pendapatan Asli Daerah

89%

Dana Perimbangan

Lain-lain pendapatan yang sah

PERKEMBANGAN TARGET DAN REALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2005-2010
Pencapaian Target Tahun Target (Rp) Realisasi (Rp) Margin surplus /minus (Rp) 3.367.994.551,96 7.003.588.168,05 (%) 114,55 123,29 Pertumbuhan Pendapatan (%) 39,76

2005 2006

23.155.633.659,30 26.523.628.211,26 30.065.460.000,00 37.069.048.168,05

2007
2008

16.739.806.500,00 23.625.313.042,05
24.398.111.234,24 30.237.426.417,10

6.885.506.542,05
5.839.315.182,86

141,13
123,93

-36,27
27,99

2009
2010

31.680.032.900,00 35.429.548.643,88

3.749.515.743,88

111,84
90.82 117,59

17,17
20.85 13,90

47.140.355.100,00 42.815.214.150,86 - 4.325.140.949,14 Rata-rata

RINCIAN TARGET DAN REALISASI MASING-MASING AKUN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2006-2010
Tahun 2006 Uraian Kegiatan Pendapatan Asli Daerah a. Pajak Daerah b. Retribusi Daerah c. Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan d. Lain-lain PAD yang Sah Target 30.065.460.000,00 3.014.375.000,00 7.155.300.350,00 830.466.237,00 19.065.318.413,00 Realisasi 37.069.048.168,05 2.914.366.885,00 7.464.676.776,00 830.466.237,05 25.859.538.270,00 Berlebih/ (Berkurang) 7.003.588.168,05 -100.008.115,00 309.376.426,00 0,05 6.794.219.857,00 % 123,29 96,68 104,32 100,00 135,64

Pendapatan Asli Daerah


2007 a. Pajak Daerah b. Retribusi Daerah c. Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan d. Lain-lain PAD yang Sah 2008 Pendapatan Asli Daerah a. Pajak Daerah b. Retribusi Daerah c. Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan d. Lain-lain PAD yang Sah 2009 Pendapatan Asli Daerah a. Pajak Daerah b. Retribusi Daerah c. Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan d. Lain-lain PAD yang Sah Pendapatan Asli Daerah 2010 a. Pajak Daerah b. Retribusi Daerah c. Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan d. Lain-lain PAD yang Sah

16.739.806.500,00
3.516.980.000,00 8.260.702.500,00 1.490.401.000,00 3.471.723.000,00 24.398.111.234,24 4.145.000.000,00 11.667.104.800,00 1.772.439.234,24 6.813.567.200,00 31.680.032.900,00 4.470.000.000,00 17.365.032.900,00 3.200.000.000,00 6.645.000.000,00 47.140.355.100,00 4.849.000.000,00 28.996.352.600,00 3.440.000.000,00 9.855.002.500,00

23.625.313.042,05
3.660.332.689,00 9.312.362.370,00 1.490.401.331,51 9.162.216.651,54 30.237.426.417,10 4.059.567.470,00 13.937.386.510,00 1.772.439.234,24 10.468.033.202,86 35.429.548.643,88 4.852.483.256,00 20.142.469.795,20 3.204.652.289,07 7.229.943.303,61 42.815.214.150,86 5.009.619.990,00 28.245.284.789,80 3.295.802.354,33 6.264.507.016,73

6.885.506.542,5
143.352.689,00 1.051.659.870,00 331,5 5.690.493.651,54 5.839.315.182,86 -85.432.530,00 2.270.281.710,00 0,00 3.654.466.002,86 3.749.515.743,88 382.483.256,00 2.777.436.895,20 4.652.289,07 584.943.303,61 - 4.325.140.949,14 160.619.990,00 - 751.067.810,20 -144.197.645,67 - 3.590.496.483,27

141,13
104,08 112,73 100,00 263,91 123,93 97,94 119,46 100,00 153,64 111,84 108,56 115,99 100,15 108,80 90,82 103,31 97,41 95,81 63,57

Struktur PAD Periode 2006-2010

12% 36%

Pajak Daerah

5%

47%

Retribusi daerah

Hasil pengelolaan yg dipisahkan

Lain2 PAD yg sah

PERKEMBANGAN TARGET DAN REALISASI DANA PERIMBANGAN KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2005-2010
Pencapaian Target Tahun Target (Rp) Realisasi (Rp)

Margin surplus/minus (Rp) 8.438.102.534,30


14.515.640.863,00 33.963.485.145,00 12.362.983.983,00 -8.243.338.885,00 4.595.750.418,00 Rata-rata

(%)

Pertumbuhan Pendapatan (%)

2005
2006 2007 2008 2009 2010

200.039.774340,70
352.306.626.000,00 411.656.912.000,00 487.264.194.800,00 526.473.978.137,00 506.145.467.397,00

208.477.876.875,00
366.822.266.863,00 445.620.397.145,00 499.627.178.783,00 518.230.639.252,00 510.741.217.815,00

104,22
104,12 108,25 102,54 98,43 100,91 103,08 75,95 21,48 12,12 3,72 - 1,45 22,36

RINCIAN TARGET DAN REALISASI MASING-MASING AKUN DANA PERIMBANGAN KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2006-2010
Tahun Uraian Kegiatan Dana Perimbangan a. Bagi Hasil Pajak b. Bagi Hasil Bukan Pajak Sumber daya Alam c. Dana Alokasi umum d. Dana Alokasi Khusus e. Dana Perimbangan Provinsi Dana Perimbangan a. Bagi Hasil Pajak b. Bagi Hasil Bukan Pajak Sumber daya Alam c. Dana Alokasi umum d. Dana Alokasi Khusus e. Dana Perimbangan Propinsi Dana Perimbangan a. Bagi Hasil Pajak b. Bagi Hasil Bukan Pajak Sumber daya Alam c. Dana Alokasi umum d. Dana Alokasi Khusus e. Dana Penyesuaian Dana Perimbangan a. Bagi Hasil Pajak b. Bagi Hasil Bukan Pajak Sumber daya Alam c. Dana Alokasi umum d. Dana Alokasi Khusus e. Dana Penyesuaian f. Bagi Hasil Pajak Propinsi Dana Perimbangan a. Bagi Hasil Pajak b. Bagi Hasil Bukan Pajak Sumber daya Alam c. DBH Cukai Hasil Tembakau d. Dana Alokasi umum e. Dana Alokasi Khusus f. Dana Penyesuaian g. Bagi Hasil Pajak Propinsi Target 352.306.626.000,00 10.673.409.000,00 4.575.200.000,00 287.301.000.000,00 38.651.295.000,00 11.105.722.000 411.656.912.000,00 12.978.469.000,00 6.575.000.000,00 328.975.000.000,00 47.827.000.000,00 15.301.443.000,00 487.264.194.800,00 25.243.040.000,00 9.540.280.000,00 362.789.900.000,00 56.997.000.000,00 32.693.974.800 526.473.978.137,00 28.559.978.110,00 23.467.410.000,00 368.740.904.000,00 63.004.000.000,00 13.940.285.000,00 28.761.401.027,00 506.145.467.397,00 28.559.977.840,00 23.430.310.438,00 37.099.562,00 379.204.727.000 13.491.600.000 41.313.418.432. 20.108.334.125 Realisasi 366.822.266.863,00 21.668.837.673,00 7.557.268.955,00 287.301.000.000,00 38.651.295.945,00 11.643.864.290 445.620.397.145,00 26.468.342.908,00 10.765.504.839,00 328.975.000.000,00 63.819.614.264,00 15.591.935.134,00 499.627.178.783,00 29.309.180.125,00 16.802.236.836,00 362.789.904.000,00 58.031.883.022,00 32.693.974.800 518.230.639.252,00 31.960.664.637,00 12.991.563.114,00 368.740.904.000,00 63.004.000.000,00 19.595.210.000,00 21.938.297.501,00 510.741.217.815,00 41.406.958.462,00 11.766.641.758,00 18.549.780,00 379.204.727.000 13.491.600.000 40.669.818.432,00 24.182.922.383,00 Berlebih/ (Berkurang) 14.515.640.863,00 10.995.428.673,00 2.982.068.955,00 945,00 538.142.290,00 33.963.485.145,00 13.489.873.908,00 4.190.504.839,00 0,00 15.992.614.264,00 290.492.134,00 12.362.983.983,00 4.066.140.125,00 7.261.956.836,00 4.000,00 1.034.883.022,00 -8.243.338.885,00 3.400.686.527,00 -10.475.846.886,00 0,00 0,00 5.654.925.000,00 -6.823.103.526,00 4.595.750.418,00 12.846.980.622,00 - 11.663.668.680,00 -18.549.782,00 0,00 0,00 - 643.600.000 4.074.588.258,00 % 104,12 203,02 165,18 100,00 100,00 104,85 108,25 203,94 163,73 100,00 133,44 101,90 102,54 116,11 176,12 100,00 101,82 100,00 98,43 111,91 55,36 100,00 100,00 140,57 76,28 100,91 144,98 50,22 50,00 100,00 100,00 98,44 120,26

2006

2007

2008

2009

2010

Struktur Dana Perimbangan Tahun 2006 - 2010

2.06 1.82 0.85 6.51 2.54

Dana bagi hasil pajak

11.55

Dana Bagi Hasil Bukan Pajak SDA Dana alokasi umum Dana alokasi khusus

74.67

Dana Perimbangan Provinsi Dana Penyesuaian Bagi Hasil Pajak Provinsi

PERKEMBANGAN TARGET DAN REALISASI LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2005-2010

Pencapaian Target

Tahun

Target (Rp)

Realisasi (Rp)

Margin surplus/minus (Rp) 1.629.641.376,00 278.952.484,60 5.407.165.940,00 -465.265.030,00 1.747.608.360,00 1.748.744.016,00

(%)

Pertumbuhan Pendapatan (%)

2005 2006 2007 2008 2009 2010

6.364.770.000,00 298.200.000,00 34.854.350.000,00 36.504.091.683,00 11.755.180.000,00 11.890.457.000,00

7.994.411.376,00 577.152.484,60 40.261.515.940,00 36.038.826.653,00 13.502.788.360,00 13.639.201.016,00 Rata-rata

125,60 193,55 115,51 98,73 114,87 114,71 127,16 -92,78 6.875,88 -10,48 -62,53 1,01 1.342,22

RINCIAN TARGET DAN REALISASI MASING-MASING AKUN LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2006-2010
Tahun Uraian Kegiatan Lain-lain Pendapatan yang Sah 2005 a. b. Bantuan Dana Kontinjensi Pendapatan Lain - lain Target 6.364.770.000,00 4.617.000.000,00 1.747.770.000,00 298.200.000,00 298.200.000,00 34.854.350.000,00 36.504.091.683,00 15.032.500.000,00 21.471.591.683,00 Realisasi 7.994.411.376,00 4.617.000.000,00 3.377.411.376,00 577.152.484,60 577.152.484,60 40.261.515.940,00 36.038.826.653,00 16.133.942.584,00 19.904.884.069,00 Berlebih/ (Berkurang) 1.629.641.376,00 1.629.641.376,00 278.952.484,60 278.952.484,60 5.407.165.940,00 -465.265.030,00 1.101.442.584,00 -1.566.707.614,00 % 125,60 100,00 193,24 193,55 193,55 115,51 98,73 107,33 92,70

Lain-lain Pendapatan yang Sah 2006 a. b. Bantuan Dana Kontinjensi Pendapatan Lain - lain

2007

Lain-lain Pendapatan yang Sah Lain-lain Pendapatan yang Sah

2008

a. b.

Pendapatan hibah Pendapatan lainnya

Lain-lain Pendapatan yang Sah a. 2009 b. c. 2010 a. Pendapatan hibah Bantuan Keuangan dari Propinsi Pendapatan lainnya Pendapatan hibah

11.755.180.000,00 11.505.180.000,00 250.000.000,00 0,00 11.890.457.000,00 11.890.457.000,00

13.502.788.360,00 13.252.788.360,00 250.000.000,00 0,00 13.639.201.016,00 13.639.201.016,00

1.747.608.360,00 1.747.608.360,00 0,00 0,00 1.748.744.016 1.748.744.016

114,87 115,19 100,00 0,00 144,71 144,71

Lain-lain Pendapatan yang Sah

PERKEMBANGAN TARGET DAN REALISASI BELANJA DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2005-2010
Tahun Target (Rp) 229.560.178.000,00 Realisasi (Rp) 242.995.916.462,26 Margin (surplus/minus) % Pertumbuhan % -

2005

13.435.738.462,26

106,63

2006

382.670.286.000,00

404.468.467.515,65

21.798.181.515,65

105,70

66,45

2007

463.251.068.500,00

509.507.226.127,05

45.823.918.419,04

109,99

25,96

2008

548.138.449.717,00

565.903.431.853,00

17.764.982.136,00

103,24

11,06

2009

665.615.234.950,00

602.284.689.574,50

- 63.330.545.375,50

90,49

6,43

2010

637,353,936,094.38

596,418,204,453.54

- 40.935.731.640,84

93,58

0,98

Rata-rata

101,61

22,18

BAB 4 ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS


Pada bab keempat ini memuat telaah kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang akan dirumuskan selanjutnya menjadi isu dan permasalahan strategis dalam penyelenggaraan fungsifungsi pemerintahan dan pembangunan daerah secara menyeluruh...

Permasalahan Pembangunan Daerah


1. 2. 3. 4. 5. Masalah Ekonomi Masalah Pendidikan Masalah Kesehatan Masalah Pembangunan Prasarana Wilayah Masalah Pembangunan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup

Permasalahan Pembangunan Daerah


1. Masalah Ekonomi Pengangguran dan Kemiskinan Kecilnya kontribusi PAD terhadap Pendapatan Daerah dalam 5 tahun terakhir. Struktur perekonomian didominasi oleh sektor primer (perkebunan). Pengelolaan pertanian, perikanan, peternakan, serta kehutanan belum dikelola secara profesional dan sebagian besar masih dikelola secara tradisional. Masih rendahnya kualitas pengembangan pemasaran pariwisata dan pengelolaan destinasi wisata. Pengelolaan Sumber Daya Alam yang tidak memenuhi kaidah-kaidah teknis menyebabkan terjadinya degradasi lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap sektorsektor lain

Permasalahan Pembangunan Daerah


2. Masalah Pendidikan Kemampuan Pemerintah dalam pelayanan-pelayanan pendidikan (Jumlah APK/APM di tingkat SD,SMP,SMA/SMK,PT) SPM Bidang pendidikan belum mampu dipenuhi seluruhnya. Terkendalanya penyediaan sarana prasarana penunjang pendidikan Penerapan sistem kurikulum berbasis kompetensi masih belum optimal Tingkat pelayanan pendidikan kepada publik masih perlu ditingkatkan terutama pelayanan pendidikan pada masyarakat di daerah pedalaman/ terpencil/terpinggir. Masih rendahnya kualitas dan kuantitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Permasalahan Pembangunan Daerah


3. Masalah Kesehatan Belum meratanya pelayanan kesehatan berkualitas diseluruh wilayah. Kematian bayi, balita dan ibu melahirkan serta proporsi balita kurang gizi Kesenjangan status kesehatan dan akses terhadap pelayanan kesehatan antar wilayah

Permasalahan Pembangunan Daerah


5. Masalah Pembangunan Prasarana Wilayah Terbatasnya tingkat pelayanan jaringan transportasi antar wilayah Kapasitas Pemerintah daerah dalam pengaturan dan pengelolaan infrastruktur Kurangnya kapasitas dan ketersediaan sumberdaya tenaga listrik pada daerah terpencil Terbatasnya Kapasitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan infrastruktur Terbatasnya infrastruktur pengairan yang mendukung ketahanan pangan

Permasalahan Pembangunan Daerah


6. Masalah Pembangunan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup Alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi lahan perkebunan secara signifikan Kebakaran hutan akibat pembukaan lahan pertanian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) belum sepenuhnya menjadi acuan dalam pemanfaatan ruang

Permasalahan Pembangunan Daerah


7. Permasalahan Khusus Pembangunan daerah tertinggal belum ditangani secara terpadu antar sektor dan antar pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha Pemekaran desa yang belum mampu menyejahterakan masyarakat Komunitas Adat Terpencil yang terisolasi, tersebar di 3 kecamatan yaitu Kumai, Kotawaringin Lama dan Arut Utara. Rendahnya daya saing investasi

Rumusan Isu Starategis Menyangkut :

1. Kesejahteraan Masyarakat 2. Pelayanan Umum 3. Daya Saing Daerah

BAB 5 VISI, MISI TUJUAN DAN SASARAN

Pada bab kelima ini dipaparkan secara jelas tentang agenda Pembangunan yang akan dilaksanakan. Masing-masing agenda akan memiliki tujuan dan sasaran yang koheren terhadap upaya pencapaian visi dan misi dimaksud.

Visi RPJMD Kalimantan Tengah (2011 2015) Meneruskan dan Menuntaskan Pembangunan Kalimantan Tengah agar Rakyat lebih Sejahtera dan Bermartabat demi Kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Visi RPJMD Kabupaten Kotawaringin Barat (2012 2016) TERWUJUDNYA KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT YANG SEJAHTERA , BERKEADILAN DAN JAYA GREAT REGENCY

KOTAWARINGIN BARAT GREAT REGENCY

TERWUJUDNYA KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT YANG SEJAHTERA , BERKEADILAN DAN JAYA GREAT REGENCY

Kejayaan KOBAR

Sejahtera

Adil

45

1. Melanjutkan Pembangunan Kotawaringin Barat sebagai Daerah Pengembangan Pembangunan 2. Memperkuat Dimensi Keadilan di Semua Bidang 3. Menuju Kejayaan Kotawaringin Barat

46

Hubungan Visi & Misi

VISI
Kejayaan Kobar
Sejahtera Adil

MISI
1 2 3

47

Menghubungkan MISI ke TUJUAN

MISI

TUJUAN (lima tahun)

48

Menghubungkan ISU STRATEGIS ke SASARAN


Isu Strategis Tujuan Strategis Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama APS APM/APK Rasio ketersediaan sekolah/penduduk usia sekolah Rasio guru/murid Angka Putus Sekolah Angka Kelulusan Angka Melanjutkan Penduduk yang berusia >15 Tahun melek huruf (tidak buta aksara)

1.
Kesejahte raan masyarakat

1. Terselenggaranya
sistem pendidikan yang bermutu dan terjangkau.

1.

Penataan sistem pendidikan


yang efektif dan efisien.

2.

Meningkatnya kesejahteraan dan kualitas tenaga pendidik

Jumlah Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV


49

Menghubungkan ISU STRATEGIS ke SASARAN


Isu Strategis 1. Kesejaht eraan masyarakat Tujuan Strategis 2. Meningkatnya sistem layanan kesehatan dasar yang bermutu dan terjangkau. 2. Meningkatnya kualitas dan kuantitas layanan tenaga kesehatan. Rasio dokter per satuan penduduk Rasio tenaga medis per satuan penduduk 3. Meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi 2. Meningkatnya perekonomian masyarakat 4. Meningkatkan peran masyarakat di bidang seni budaya 1. Tersedianya prasarana pendukung kegiatan kebudayaan dan keilmuan 1. Menurunnya tingkat kemiskinan dan pengangguran Tingkat penangguran Tingkat kemiskinan Angka kriminalitas Angka Partisipasi Angkatan kerja Pertumbuhan ekonomi Laju inflasi Jumlah organisasi dan kegiatan kepemudaan Jumlah grup dan gedung 50 Sasaran Strategis 1. Tersedianya standar pelayanan kesehatan. Indikator Kinerja Utama

Regulasi standar pelayanan


kesehatan

Menghubungkan ISU STRATEGIS ke SASARAN


Isu Strategis Tujuan Strategis Sasaran Strategis 1. Tersedianya sarana dan prasarana bagi tenaga pendidik 2. Tersedianya akses infrastruktur menuju pusat-pusat pendidikan. Indikator Kinerja Utama Jumlah sarana dan prasarana untuk tenaga pendidik Sekolah pendidikan SD/MI kondisi bangunan baik Sekolah pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK/ MA kondisi bangunan baik Rasio posyandu per satuan balita Rasio puskesmas, poliklinik, pustu per satuan penduduk Rasio Rumah Sakit per satuan penduduk Ruas jalan

2. Pelayanan
Umum

1. Tersedianya
infrastruktur pendidikan yang berkualitas.

2.Tersedianya akses infrastruktur Kesehatan dasar hingga ke pelosok wilayah.

1. Tersedianya sarana dan prasarana kesehatan.

2. Tersedianya akses infrastruktur kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 1. Tersedianya sumber daya energi yang terjangkau.

3. Tersedianya pemanfaatan sumber energi untuk masyarakat.

Rasio desa berlistrik Rasio rumah tangga berlistrik Jumlah dan jenis energi alternatif yang dikembangkan
51

Menghubungkan ISU STRATEGIS ke SASARAN


Isu Strategis Tujuan Strategis Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama Dokumen SISTRAWIL

2. Pelayanan
Umum

4. Terwujudnya sistem 1. Terwujudnya sistem transportasi


dan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatika yang mendukung aktifitas ekonomi masyarakat. (SISTRAWIL), informasi dan komunikasi wilayah 2. Terwujudnya jaringan transportasi serta komunikasi dan Informatika 3. Terwujudnya Pembangunan/pengembangan bandara baru di Kecamatan Kumai 4. Terwujudnya pengembangan pelabuhan multipurpose, pelabuhan Ro-Ro, pelabuhan samudera 5. Tersedianya infrastruktur pengairan yang mendukung ketahanan pangan. 1. Terpeliharanya dan terbangunnya infrastruktur pengairan makro dan mikro, serta pencetakan sawah.

Sarana penunjang jaringan transportasi, komunikasi dan informatika Ditetapkannya sebagai bandara pengumpul skala pelayanan primer

Ditetapkan sebagai

pelabuhan khusus dan


angkutan barang

Luas Pengairan/irigasi Luas pecetakan sawah

52

Menghubungkan ISU STRATEGIS ke SASARAN


Isu Strategis 2. Pelayanan Umum Tujuan Strategis 6. Terselenggaranya penataan ruang yang memperhatikan keberlanjutan sumberdaya wilayah 2. 1. Sasaran Strategis Terwujudnya rencana tata ruang yang selaras dengan arah pengembangan ekonomi unggulan daerah dan mengarusutamakan lingkungan Terpeliharanya kelestarian lingkungan hidup 7. Terwujudnya sistem 1. prasarana Terwujudnya permukiman layak huni Indikator Kinerja Utama Dokumen RTRW Kabupaten

Data kualitas udara dan air


Dokumen KLHS,Amdal Akses air bersih Rasio rumah tangga bersanitasi Lingkungan permukiman kumuh

permukiman yang
layak

53

Menghubungkan ISU STRATEGIS ke SASARAN


Isu Strategis Tujuan Strategis Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama Rasio Sumber Daya manusia

3. Daya Saing
Daerah

1.

Meningkatnya daya saing masyarakat.


Meningkatnya kapasitas dan kinerja aparatur pemerintah. Terselenggaranya kemitraan usaha antara ekonomi kerakyatan dengan ekonomi skala besar.

1.

Peningkatan ketrampilan masyarakat yang menunjang kegiatan ekonomi.


Peningkatan kapasitas dan kinerja aparatur secara terencana dan sistematis. Terlaksananya program pembangunan daerah berbasis kemitraan usaha.

2.

1.

Peningkatan SDM

3.

1.

Perda yang mendukung iklim usaha

2.

Meningkatkan daya saing dan orientasi eksport komoditaskomoditas lokal. Penguatan kelembagaan ekonomi rakyat.

Jumlah ekspor komoditas lokal

4.

Terselenggaranya 1. sistem perekonomian kerakyatan yang terpadu.

Persentase koperasi aktif


Jumlah UKM non BPR/LKM UKM Jumlah BPR/LKM

54

BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN


Pada bab enam ini dipaparkan mengenai tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan umum disusun untuk setiap fungsi pemerintahan daerah. Berdasarkan agenda Pembangunan Nasional dirumuskan tujuan (SMART), strategi pencapaian tujuan dan kebijakan yang akan ditempuh.....

Tujuan: Meningkatkan PDRB dan income perkapita Meningkatkan kapasitas lembaga ekonomi Meningkatkan daya saing ekonomi Mengembangkan infrastruktur perekonomian

SASARAN

Meningkatnya sumbangan masing- masing sektor terhadap PDRB Meningkatnya income perkapita penduduk Meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah Meningkatnya kemampuan tekhnis, manajerial dan permodalan Usaha mikro kecil menengah(UMKM)dan koperasi Meningkatnya kerjasama antar pelaku usaha

STRATEGI:

Mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif Adanya komitmen untuk berpihak pada usaha ekonomi mikro kecil dan menengah Memfasilitasi promosi dan peningkatan kualitas dan kuantitas produk lokal Meningkatkan ketersediaan sarana prasarana ekonomi Meningkatkan pemberdayaan potensi SDA dan SDM lokal berorientasi pasar secara berkelanjutan

KEBIJAKAN:
Peningkatan pelayanan perijinan usaha Pengembangan pertanian berwawasan agribis Menumbuhkembangkan koperasi dan asosiasi-asosiasi usaha Peningkatan kualitas SDM pelaku usaha Penguatan akses permodalan bagi UMKM dan koperasi

AGENDA 2_PERBAIKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN

Tujuan Meningkatkan penyelenggaraan pemerintah yang bersih dan baik

Sasaran: Meningkatnya tertib administrasi, transparasi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintah Meningkatnya kedisiplinan, profesionalisme dan produktivitas aparatur Meningkatnya kualitas pelayanan publik Meningkatnya kinerja perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasidan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan Meningkatnya peran perempuan di sektor publik

Strategi:

Peningkatan kapasitas aparatur dan kapasitas kelembagaan pemda Peningkatan pengawasan, monitoring dan evaluasi kinerja Terwujudnya pelayanan prima Pengembangan paradigma pembangunan dan partisipatif dan berkelanjutan

Kebijakan:

Meningkatkan tertib administrasi dan kearsipan Meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme dan produktifitas aparatur Meningkatkan kualitas pelayanan publik Menata dan mengembangkan wilayah administrative melalui pemekaran wilayah Meningkatkan kinerja perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi dan pemeliharaanhasil-hasil pembangunan

AGENDA 3 PEMBANGUNAN YANG INKLUSIF DAN BERKEADILAN

Tujuan

Meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat Meningkatkan kualitas pendidikan dan sumberdaya manusia Mengurangi jumlah penduduk miskin dan pengangguran Meningkatkan ketahanan pangan Mengendalikan pertumbuhan penduduk Meningkatkan moralitas dan kepedulian sosial Meningkatkan peranserta masyarakat dan pengarustamaan gender

Sasaran

Terwujudnya layanan kesehatan yang berkualitas, murah dan merata Meningkatnya kesehatan lingkungan Meningkatnya peranserta masyarakat dalam pembangunan kesehatan Meningkatnya kualitas sumberdaya manusia Meningkatnya layanan pendidikan yangberkualitas, murah dan merata Meningkatnya peranserta masyarakat dalam pembangunan pendidikan Menurunnya jumlah penduduk miskin Menurunnya jumlah pengangguran usia produktif Stabilitas ketersediaan pangan masyarakat Meningkatnya moralitas masyarakat Meningkatnya kepedulian sosial Terwujudnya kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan

Strategi

Pemenuhan standard pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan dan pendidikan Meningkatkan minat dan budaya baca Peningkatan peranserta masyarakat dalam pembangunan pendidikan dan kesehatan Peningkatan upaya penanggulangan kemiskinan Peningkatan ekseptor KB Peningkatan keimanan, ketakwaan dan kesalehan sosial Meningkatkan peranserta masyarakat dalamproses pembangunan Mengutamakan kesetaraan gender

Kebijakan

Meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan Meningkatkan penyelenggaraan jaminan kesehatan masyarakat untuk keluarga miskin Meningkatkan peranserta masyarakat dan swasta dalam pembangunan kesehatan Meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan pendidikan formal dan non formal Meningkatkan pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar dan menengah Meningkatkan peranserta masyarakat dan swasta dalam pembangunan pendidikan Memberdayakan fakir miskin dan penyandang masalah kesejahteraan sosial Mensinergikan berbagai program pengentasan kemiskinan

Mengurangi kesenjangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) antar wilayah kecamatan Menjaga kerukunan hidup beragama dan bermasyarakat Meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan kesalehan sosial Mengoptimalkan peran dan fungsi lembaga-lembaga sosial Meningkatkan peranserta masyarakat dalam proses pembangunan Meningkatkan keterwakilan dan peran serta perempuan dalam sektor public Meningkatkan kualitas tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja. Mengembangkan seni budaya, olahraga, dan peranan pemuda.

AGENDA 4 PENEGAKAN PILAR DEMOKRASI DAN PENEGAKAN HUKUM Tujuan

Menciptakan suasana yang kondusif bagi stabilitas keamanan, politik dan pemerintah

Sasaran:

Menurunnya kriminalitas dan konflik di masyarakat Terciptanya stabilitas politik dan pemerintahan Berjalannya pemerintahan yang berdasarkan hukum, birokrasi yang profesional dan netral, masyarakat sipil, masyarakat politik dan masyarakat ekonomi yang mandiri, serta adanya kemandirian daerah.

Strategi:

Penciptaan suasana kondusif Penegakan supremasi hukum dan HAM

Kebijakan:

Penataan peraturan hukum Perlindungan HAM Konsolidasi demokrasi pada berbagai aspek kehidupan politik Meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Menekan angka kasus kriminalitas dan konflik di masyarakat Pelaksanaan Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila Meningkatkan peran serta masyarakat dalam memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat. Meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai gangguan ketertiban dan keamanan di Iingkungan masyarakat. Meningkatkan perlindungan, pengayoman dan pelayanan keamanan kepada masyarakat.

BAB 7 KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

Pada bab ketujuh ini tentang Program strategis pembangunan daerah (baik SKPD, lintas SKPD maupun Lintas Kewilayahan) Untuk masing-masing program dicantumkan nama program, tolok ukur dan target kinerja capaian program dan pagu indikatif..

71

KEBIJAKAN UMUM
Kebijakan Umum Upaya Program Pembangunan Daerah Sasaran

(1) Meningkatkan Meningkatkan produktivitas sektor dan pertanian. Memperkokoh Mengembangkan industri kecil dan Ekonomi menengah. Kerakyatan Memudahkan akses
pasar bagi usaha mikro, kecil dan menengah.

Program ketahanan 1. Memperbaiki infrastruktur pertanian 2. Meningkatkan kualitas input baik pangan

dengan dukungan penelitian dan pengembangan bibit unggul, dan penyuluhan 3. Menjamin pelaksanaan subsidi pupuk 4. Peningkatan dan penyempurnaan program Jagung Hibrida. 5. Perkuatan dan pemberdayaan petani, nelayan, petambak dan menjaga daya beli dan nilai tukar petani. 6. Melaksanakan kebijakan pengembangan industri hilir pertanian. 7. Peningkatan pengetahuan, ketrampilan, kemampuan petani . 8. Meningkatkan produksi melalui koordinasi antar penyuluh pertanian 9. Optimalisasi penggarapan lahan pertanian 10.Penyediaan bibit jagung unggul untuk wilayah kalimantan 11.Pemenuhan 70% penyediaan beras 12.Melakukan monitoring terhadap ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat

72

KEBIJAKAN UMUM
Kebijakan Umum Upaya Program Pembangunan Daerah Sasaran 1. Meningkatkan produktivitas kualitas

Lanjutan.. (1) Meningkatkan dan Memperkokoh Ekonomi Kerakyatan

Program pengembangan agribisnis berbasis agropolitan

dan produksi komoditas pertanian. 2. Mensinergikan potensi dari setiap sistem usaha agribisnis mulai dari sub-sistem hulu, on-farm, hilir, pemasaran, dan usaha penunjangnya, secara maju, berkelanjutan, dan terdesentralisasi. 3. Menetapkan pusat agribisnis dan unit-unit kawasan pengembangannya . 4. Menyediakan infrastruktur pendukung. 5. Swasembada daging 6. Optimalisasi fungsi Tempat pelelangan Ikan (TPI) 7. Optimalisasi program budidaya ikan air tawar

73

Kebijakan Umum
Kebijakan Umum Upaya Program Pembangunan Daerah Sasaran 1. Meneruskan, meningkatkan dan menyempurnakan pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan, PM2L. 2. Mengembangkan program Desa Mandiri yang difokuskan pada desa desa tertinggal 3. Penyempurnaan data keluarga miskin dan memutakhirkan data rumah tangga sasaran. 4. Pemantapan dan penyempurnaan Program Jagung Hibrida yang difasilitasi pemerintah daerah 5. Penyediaan beras murah bagi keluarga miskin untuk menjamin ketahanan pangan. 6. Melaksanakan dan memperkuat program nasional seperti : Program Jamkesmas, BOS, PKH, BLT, PNPM, Raskin 7. Pemihakan kepada Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi. 8. Menjembatani kerjasama BPR dengan para pedagang kecil 9. Penyediaan sarana koperasi hingga ke tingkat desa 10. Pengembangan Balai Latihan Kerja 11. Pergelaran hasil-hasil produk Balai Latihan kerja binaan kabupaten 1. Meningkatkan minat usaha dalam berinvestasi. 2. Pengembangan dan perluasan kebun rakyat melalui kerjasama pihak perusahaan besar swasta (PBS) 3. Terjaminnya harga Tandan buah segar (TBS) 4. Melaksanakan replanting PTPN XIII 5. Pengembangan industri pengolahan karet 6. Pengelolaan kawasan industri 74 7. Terjaminnya inflasi yang rendah

Lanjutan.. (1) Meningkatka n dan Memperkoko h Ekonomi Kerakyatan

Program penanggulangan kemiskinan

Program peningkatan iklim investasi

Kebijakan Umum
Kebijakan Umum Upaya Program Pembangunan Daerah Sasaran

Lanjutan. (1) Meningkatka n dan Memperkoko h Ekonomi Kerakyatan

Program penciptaan lapangan kerja

1. Peningkatan kualitas pekerja, produktivitas dan standar kualifikasinya, serta mengurangi jumlah pengangguran 2. Peningkatkan investasi melalui perbaikan iklim investasi sehingga kesempatan kerja baru dapat tercipta. 3. Perbaikan iklim usaha dan pemihakan kepada perbaikan kesempatan berusaha kepada sektor usaha kecil menengah 4. infrastruktur fisik yang dapat memperlancar arus lalu-lintas barang dan informasi, 5. Memperluas dan meningkatkan industri kreatif dan pariwisata 6. Pembinaan industri kecil dan menengah (Trans Link Pasir Panjang) 7. Menumbuhkembangkan daerah perdagangan di daerah-daerah terpencil

75

Kebijakan Umum
Kebijakan Umum Upaya

(2) Meningkatkan Meningkatkan pendidikan dasar Kualitas sembilan tahun (SD, Pendidikan SLTP,SLTA) dan dan Pelayanan kejuruan di sekolah Kesehatan

Program Pembangunan Daerah Sasaran Program Peningkatan kualitas 1. Meneruskan dan mengefektifkan program rehabilitasi gedung sekolah, pendidikan masyarakat

negeri dan swasta tanpa biaya, meningkatkan angka partisipasi sekolah kasar (APK) dan menurunkan angka putus sekolah. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang terjangkau dan mendorong kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis potensi daerah. Memberdayakan peran Dewan Pendidikan, Komite Sekolah dan dunia usaha dalam pengelolaan pendidikan.

2. Pemanfaatan alokasi anggaran minimal 20 persen dari APBD, pemantapan pendidikan gratis dan terjangkau sampai dengan pendidikan 12 tahun pada tingkatan pendidikan lanjutan di tingkat SMA. 3. Perbaikan secara fundamental kualitas kurikulum dan penyediaan buku-buku dan membentuk karakter siswa yang beriman, berilmu, kreatif, inovatif, jujur, dedikatif, bertanggung jawab, dan suka bekerja keras. 4. Meneruskan perbaikan kualitas guru, Diupayakan sebelum 2015 seluru guru telah berpendidikan S1. 5. Memperluas penerapan dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung kinerja penyelenggaraan pembangunan di bidang pendidikan. 6. Mendorong partisipasi masyarakat (terutama orang tua murid) dalam menciptakan kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. 7. Mengurangi kesenjangan dalam akses pendidikan dan kualitas pendidikan 8. Meningkatkan peran pendidikan kejuruan. 9. Peningkatan guru bersertifikasi

76

Kebijakan Umum
Kebijakan Umum Lanjutan Program Pembangunan Daerah Program peningkatan Meningkatkan kompetensi guru pada kualitas kesehatan semua jenjang pendidikan masyarakat Upaya Sasaran 1. Menyempurnakan dan memantapkan peran
pemerintah daerah dalam pelaksanaan program jaminan kesehatan masyarakat 2. Peningkatan pembudayaan pola hidup sehat 3. Menyediakan obat dalam kuantitas yang memadai 4. Meneruskan dan meningkatkan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah menuju tipe B dan Badan Layanan Umum (BLU) 5. Penyediaan Rumah Sakit kelas 3 di semua Ibu kota kecamatan 5. Meningkatkan kualitas ibu dan anak di bawah lima tahun . 6. vaksinasi masal seperti DPT dapat dilakukan secara efektif. Diharapkan dalam lima tahun mendatang, tingkat kematian bayi dan balita lebih cepat dari sasaran dalam MDGs. 7. Penurunan tingkat kematian ibu yang melahirkan, pencegahan penyakit menular seperti HIV/AIDS, malaria dan TBC. 8. Mengurangi tingkat prevelansi gizi buruk balita . 9. Revitalisasi program keluarga berencana. 10.Pengembangan sistem insentif bagi tenaga medis dan paramedis yang bertugas di daerah terpencil 11.Meningkatkan kualitas pelayanan dan praktek kedokteran 12.Mengembangkan sistem peringatan dini terjadinya wabah untuk mencegah kepanikan dan jatuhnya banyak korban. 13.Melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat/daerah guna penurunan tingkat HIV 77 14.Pengentasan penyakit demam berdarah

Memenuhi ketersediaan kebutuhan tenaga medis dan paramedis di semua tingkat pelayanan kesehatan Memenuhi ketersediaan peralatan kesehatan dan obat-obatan Meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB), peran serta PKK dan Posyandu.

KEBIJAKAN UMUM
Kebijakan Umum (3)Meningkat kan Pembinaan kehidupan Beragama dan Hak Azasi Manusia, Penegakan Supremasi Hukum yang Berkeadilan Serta Mewujudkan Kondisi Aman dan Rasa Aman dalam Kehidupan Bermasyara kat
Upaya Meningkatkan pembinaan kehidupan beragama dan kerukunan umat beragama. Menjaga, melindungi dan menjamin hak-hak warga masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan politik. Melindungi dan meningkatkan martabat masyarakat miskin dan penyandang masalah sosial lainnya. Mendorong institusi penegak hukum lebih proaktif dalam menjalankan fungsi dan tugasnya secara profesional dan terdepan dalam menegakan supremasi hukum. Menciptakan kepastian hukum yang sesuai dengan peraturan perundangan dan mendesain sistem peraturan daerah yang komprehensif, antisipatif dan memenuhi rasa keadilan berdasarkan hak dan kewajiban warga masyarakat. Mewujudkan perlindungan masyarakat untuk terciptanya kondisi aman dan rasa aman dalam kehidupan Program Pembangunan Daerah Sasaran Program penegakan hukum 1. Implementasi agenda reformasi dan pemberantasan korupsi penegakan hukum akan dilakukan ke dalam dua aksi yaitu reformasi penegakan hukum (rule of law) dan penegakan ketertiban umum. 2. Melakukan pembinaan hingga tingkat RT/RW 3. Melakukan pembinaan terhadap partai politik 4. Peningkatan kerjasama dengan pihak keamanan dan melaksanakan patroli secara terus menerus 5. Melaksanakan operasi gabungan khusus TNI/Polri guna menciptakan keamanan 6. Penertiban pedagang yang tidak sesuai terhadap fungsi pasar 7. Melakukan penertiban pedagang pasar buah 8. Meberikan bantuan haji

78

KEBIJAKAN UMUM
Upaya Program Pembangunan Daerah Kebijakan Umum Program pembangunan (4)Meningkat Meningkatkan peran yang inklusif dan generasi muda sebagai kan berkeadilan aset bangsa yang Pemberdayaan strategis untuk Generasi dikembangkan dan Muda, Olah diberdayakan dalam Raga dan berbagai dimensi Kesetaraan kehidupan sebagai inisiator, penggerak dan Gender pelopor. Menggalakkan prestasi olah raga melalui sarana pendidikan sekolah dan budaya olah raga masyarakat dengan prestasi spesifik dan terukur untuk berbagai tingkatan. Meningkatkan peran wanita dalam kesetaraan gender di bidang ekonomi, sosial, budaya dan politik dengan tidak mengabaikan kodratnya. Sasaran 1. Penguatan kelompok usaha mikro, kecil dan menengah dengan perluasan akses kredit untuk UMKM . 2. Mengurangi kesenjangan antar desa dengan perbaikan kebijakan Alokasi Dana Desa 3. Mempercepat pembangunan daerah-daerah tertinggal dan daerah perbatasan terluar dan terpencil. 4. Mengurangi kesenjangan jender dengan meningkatkan kebijakan pengarusutamaan jender dalam strategi pembangunan. Meningkatkan partisipasi perempuan di segala bidang baik dalam proses pembuatan kebijakan, proses pelaksanaan kebijakan. 5. Penyelesaian sarana olah raga (sport center) 6. Penyelesaian pembangunan masjid Agung 7. Penyediaan /pembangunan gedung arsip 8. Penyediaan buku-buku perpustakaan melalui kerjasama dengan pihak lain 79

KEBIJAKAN UMUM
Upaya Program Pembangunan Daerah Kebijakan Umum 1. Program infrastruktur (5)Meningkatka Meningkatnya jaringan infrastruktur subsektor pertanian dasar n tanaman pangan dan holtikultura Pembanguna serta subsektor perkebunan 2. rakyat. n Meningkatkan fasilitas sarana Infrastruktur dan prasarana subsektor 3. yang pertanian tanaman pangan dan hortikultura, subsektor Berkesinamb 4. perkebunan rakyat, subsektor ungan di peternakan dan sub sektor Semua perikanan dan kelautan serta 5. sub sektor kehutanan. Sektor Meningkatkan pengelolaan, 6. Pembanguna pengembangan dan 7. n pengendalian infrastruktur daerah di sektor pertambangan dan penggalian. Meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana pengembangan sub sektor industri pengolahan seperti industri rumah tangga, industri kecil dan industri menengah. Peningkatan jaringan dan fasilitas sarana dan prasarana sektor listrik dan air bersih. Peningkatan pembangunan jalan dan jembatan dalam rangka membuka akses ketertinggalan dalam suatu wilayah administrasi di daerah. Sasaran
Mempercepat pembangunan jalan darat menuju desa-desa untuk membuka keterisolasian dan dapat dilalui kendaraan roda empat Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan wilayah kecamatan. Melanjutkan pengembangan pelabuhan multipurpose, pelabuhan samudera, dan serta operasional pelabuhan Ro-Ro Pembangunan Bandara Internasional mengantisipasi kemajuan perekonomian daerah. Peningkatan fasilitas Kabupaten dan Kecamatan Peningkatan dan Perluasan Pasar Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Pelayanan dan akses air bersih dengan harga terjangkau bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. 8. Peningkatan jalan-jalan poros kecamatan menuju desa-desa 9. Penyediaan akses menuju bandara baru 10. Penyelesaian jalan menuju kecamatan Kotawaringin Lama 11. Peningkatan jalan berfungsi strategis ekonomi (menuju pelabuhan Ro-Ro, Bumi Harjo, pelabuhan laut dan terminal) 12. Pemeliharaan jalan eks P3DT 13. Penyediaan jalan menuju akses pendidikan 14. Peningkatan Landasan Pacu , ruang tunggu dan keberangkatan Bandara 80 Iskandar

KEBIJAKAN UMUM
Upaya Kebijakan Umum Peningkatan sarana dan Lanjutan. Program Pembangunan Daerah Program penataan ruang wilayah Sasaran 1. Pemanfaatan ruang yang sesuai dengan peruntukannya, menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan keseimbangan 1. Peningkatan diversifikasi, distribusi serta akses energi untuk menyediakan energi listrik bagi desa desa tertinggal. 1. Penyiapan energi didaerah dengan melakukan koordinasi dengan PLN Pusat prasarana serta fasilitas mekanisme pasar dalam sektor perdagangan, hotel/restoran dan sektor keuangan serta sektor jasa lainnya. Meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dermaga pada subsektor perhubungan darat dan sungai, subsektor perhubungan laut dan subsektor perhubungan udara. Meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana pada subsektor perhubungan darat/sungai, sebsektor perhubungan laut dan subsektor perhubungan udara serta subsektor jasa penunjang angkutan dan jasa komunikasi. Meningkatkan infrastruktur sarana dan prasarana di bidang pendidikan Meningkatkan infrastruktur sarana dan prasarana di bidang kesehatan. Meningkatkan infrastruktur sarana dan prasarana di bidang pemerintahan umum,

Program energi

81

KEBIJAKAN UMUM
Kebijakan Umum (6) Menciptaka n Tata Pemerintah an yang Bersih, Profesional dan berwibawa dalam Rangka Pelayanan Prima Kepada Masyarakat .
Upaya Program Pembangunan Daerah Sasaran

Meningkatkan kompetensi

aparatur dan kapasitas manajemen pemerintah daerah Meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan pemerintah daerah kabupaten, kecamatan dan kelurahan/desa dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Meningkatkan profesionalisme aparatur pemerintah daerah di berbagai tingkatan. Meningkatkan perbaikan kesejahteraan aparatur pemerintah daerah yang berbasis kompetensi kerja. Meningkatkan kesadaran dan komitmen untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik serta kepemerintahan yang bersih dan berwibawa di semua stakeholders pemerintahan daerah di semua tingkatan.

Program tata kelola pemerintahan

1. Penguatan kelembagaan satuan


kerja perangkat daerah untuk peningkatan kualitas kinerja aparatur daerah. 2. Program perbaikan peraturan yang menyangkut rekrutmen, perkembangan karier secara transparan, akuntabel dan berdasarkan prestasi (merit based), serta aturan disiplin dan pemberhentian pegawai negeri sipil. 3. Meningkatkan kinerja dengan memperbaiki prosedur kerja (business process), pemanfaatan teknologi untuk peningkatan kecepatan dan keakuratan layanan, dan mengatur kembali struktur organisasi. 4. Melakukan pengawasan kinerja dan termasuk pemberantasan korupsi dan penerapan disiplin dan hukuman yang tegas bagi pelanggaran sumpah jabatan, aturan, disiplin, dan etika kerja birokrasi. 5. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan pemerintahan dengan perumusan standar pelayanan minimum. 6. Penyesuaian dan perbaikan kesejahteraan pegawai. 7. Pemenuhan pegawai hingga tingkat desa 8. Pembinaan pelaksanaan ADD 9. Perencanaan pemekaran kecamatan 82 10. Sertifikasi aset daerah

KEBIJAKAN UMUM
Kebijakan Umum (7)Mengutama kan prinsipPrinsip Pembangu nan Berkelanjut an Berwawasa n Lingkunga n Untuk Mewujudka n Tata Kelola Lingkunga n yang Semakin Baik.
Upaya Meningkatkan pengelolaan, pengembangan dan pengendalian pembangunan infrastruktur yang berdampak pada pencemaran, pelestarian dan kerusakan lingkungan. Meningkatkan pelestarian dan pengelolaan kawasan lindung dengan pola kemitraan Pemerintah Daerah, dunia usaha dan masyarakat. Meningkatkan penanganan kerusakan dan pencemaran lingkungan. Menerapkan pendidikan lingkungan hidup pada semua jenjang pendidikan untuk mencetak generasi peduli lingkungan. Meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam pengelolaan, pengembangan dan pengendalian lingkungan hidup. Meningkatkan pengelolaan persampahan dan limbah di daerah perkotaan, kawasan industri dan daerah aliran sungai (DAS). Program Pembangunan Daerah Program lingkungan hidup Sasaran 1. Memperbaiki lingkungan yang mengalami kerusakan dan mencegah bencana alam dengan melakukan reboisasi, penghutanan kembali, dan perbaikan daerah aliran sungai. 2. Mengembangkan strategi pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan (sustainable) sesuai dengan tujuan untuk mengurangi ancaman dan dampak perubahan iklim global khususnya melalui upaya pengurangan emisi karbon baik di sektor kehutanan, energi, transportasi, kelautan, dan pertanian. 3. Mengajak seluruh masyarakat luas, rumah tangga maupun dunia usaha untuk aktif menjaga lingkungan untuk menjamin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan 4. Menanam dan melestarikan pohon-pohon peneduh disepanjang jalan dalam kota 5. Menciptakan kebersihan, kehijauan dan keindahan pasar

83

KEBIJAKAN UMUM
Upaya Program Pembangunan Daerah Kebijakan Umum Program pengembangan (8Mengembang Melestarikan situs budaya budaya setempat yang kan Potensi merupakan lambang Sosial dan kebanggaan peradaban Kebudayaan dan martabat yang masyarakat Majemuk. Kotawaringin Barat. Meningkatkan kualitas pemahaman nilai-nilai budaya dalam memfasilitasi dan mendorong kehidupan multi-kultural demi terbentuknya peradaban yang rukun, aman dan maju. Mewujudkan bentuk tindakan kesetiakawanan sosial, kerjasama dan gotongroyong di berbagai bidang kehidupan. Sasaran 1. Menjaga suasana kebebasan kreatif dibidang seni dan keilmuan. 2. Menyediakan prasarana untuk mendukung kegiatan kebudayaan dan keilmuan yang bersifat nonkomersial. 3. Memberikan insentif kepada kegiatan kesenian dan keilmuan untuk mengembangkan kualitas seni dan budaya serta melestarikan warisan kebudayaan lokal dan nasional, modern dan tradisional. 4. Integrasi destinasi Tanjung Putting, Tanjung keluang, Suaka Marga Satwa sungai lamandau 5. Mengadakan festival kesenian dan budaya daerah 6. Meningkatkan kampung wisata melalui integrasi dengan industri kreatif 7. Pemasaran pariwisata di tingkat regional, nasional dan internasional 8. Menjadikan orang utan sebagai simbol di pintu masuk Taman Nasional Tanjung Puting

84

PAGU INDIKATIF RPJMD KOBAR 5 TAHUN

RP.4, 68 TRILIUN

85

Kode
1

Urusan Pemerintahan Daerah


2

PAGU INDIKATIF TAHUN 2012 -2016

1
1.01 1.01.1.01.01 1.02 1.02.1.02.01 1.02.1.02.02 1.03 1.03.1.03.01 1.06

Urusan Wajib
Pendidikan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kesehatan Dinas Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Pekerjaan Umum Dinas Pekerjaan Umum Perencanaan Pembangunan 1.205.113.867.051,62 253.439.937.273,72 308.659.623.618,83 1.214.357.887.019,19

1.06.1.06.01
1.07 1.07.1.07.01 1.08 1.08.1.08.02 1.10 1.10.1.10.01

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Perhubungan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Lingkungan Hidup Badan Lingkungan Hidup Kependudukan dan Catatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

39.546.998.464,81
44.986.188.865,15

26.900.576.041,10

21.561.433.196,11

86

Kode 1.11 1.11.1.11.01

Urusan Pemerintahan Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana

PAGU INDIKATIF TAHUN 2013 -2017 34.212.635.640,10

1.13 1.13.1.13.01
1.14 1.14.1.14.01 1.15 1.15.1.15.01 1.19 1.19.1.19.02 1.19.1.19.03 1.20 1.20.1.20.01 1.20.1.20.02 1.20.1.20.03 1.20.1.20.04 1.20.1.20.05 1.20.1.20.06 1.20.1.20.07 1.20.1.20.08 1.20.1.20.09 1.20.1.20.12 1.20.1.20.13 1.20.1.20.14 1.20.1.20.15 1.20.1.20.16 1.20.1.20.17

Sosial Dinas Sosial


Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Sekretariat Daerah Sekretariat DPRD Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Badan Kepegawaian Inspektorat Kabupaten Kantor Pelayanan Terpadu Perizinan Pejabat Pengelola Keuangan Daerah Kecamatan Arut Selatan Kecamatan Arut Utara Kecamatan Kumai Kecamatan Kotawaringin Lama Kecamatan Pangkalan Lada Kecamatan Pangkalan Banteng

26.227.179.033,96

37.271.442.516,06

45.390.506.680,65

37.057.366.844,67 29.723.897.015,56

31.822.598.871,43 3.794.603.785,70 156.502.836.988,94 52.129.043.735,20 101.420.532.953,67 49.712.756.799,46 32.118.986.758,31 9.646.087.578,54 256.876.938.288,90 53.430.254.464,18 15.700.396.020,12 27.054.495.357,01 20.028.577.891,12 12.347.324.971,03 12.132.863.169,86 87

Kode 1.21 2.02.1.21.01 Ketahanan Pangan

Urusan Pemerintahan Daerah Kantor Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan

PAGU INDIKATIF TAHUN 2013 -2017

55.203.002.876,00

1.22 1.22.1.22.01

Pemberdayaan Masyarakat Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 33.324.756.859,57

1.24 1.24.1.24.01

Kearsipan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah 12.998.239.905,07

Urusan Pilihan

2.01 2.01.2.01.01 2.01.2.01.02

Pertanian Dinas Pertanian dan Peternakan Dinas Perkebunan

144.417.680.818,13
74.569.294.977,03

2.02
2.02.2.02.01

Kehutanan
Dinas Kehutanan 62.348.500.737,77

2.04 2.04.2.04.01 2.05 2.05.2.05.01

Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan 79.297.547.236,04

41.793.275.125,01

2.07
2.07.2.07.01

Perindustrian
Dinas Perindustrian dan Perdagangan TOTAL 2012-2016 25.096.850.701,21 4.688.216.986.130,81

88

89

GAMBARAN UMUM KONDISI KOTAWARINGIN BARAT YANG INGIN DICAPAI TAHUN 2016
Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi
ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Kesejahteraan Sosial Seni Budaya dan olahraga Pelayanan dasar Pelayanan Penunjang

GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH

ASPEK PELAYANAN UMUM

Kemampuan Ekonomi Daerah


Fasilitas Wilayah/Infrastruktur
ASPEK DAYA SAING DAERAH

Iklim Berinvestasi Sumber Daya Manusia

INDIKATOR KINERJA ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT


Pertumbuhan PDRB Laju Inflasi PDRB per kapita Angka Kemiskinan Tingkat Pengangguran Terbuka Indek Pembangunan Manusia (IPM)

Fokus kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi

Fokus Kesejahteraan Masyarakat

1.Pendidikan Angka Melek Huruf (%) Angka Rata-Rata Lama Sekolah 2.Kesehatan Angka Kelangsungan Hidup Bayi Angka Usia Harapan Hidup Persentase Balita Gizi Buruk (%) 1.Kebudayaan Jumlah Grup Kesenian/Sanggar Seni Jumlah Gedung 2.Pemuda dan Olah Raga Jumlah Klub Olah Raga Jumlah Gedung Olahraga

Fokus Seni Budaya dan Olah Raga

No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH

Target Capaian Setiap Tahun Kondisi Kinerja pada Tahun 2011

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir periode Tahun 2016 RPJMD 2016

Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Umum, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian 1.1 1.2 1.3a 1.3b 1.4 1.5 1.6 Pertumbuhan PDRB (%) Laju inflasi (%) PDRB per kapita ADHB (juta Rp.) PDRB per kapita ADHK (juta Rp.) Angka Kemiskinan (%) Tingkat Pengangguran Terbuka (%) Indek Pembangunan Manusia (IPM) 6,70 5,58 20,00 12,00 6,27 2,81 74,00 6,80 5,00 21,00 13,00 5,00 2,7 74,50 6,95 4,00 23,00 14,00 4,00 2,5 75,00 7,10 3,5% 24,00 15,00 3,00 2,3 75,50 7,20 3,00 25,00 16,00 2,00 2,1 76,00 7,30 3,00 26,00 17,00 2,00 2,00 76,50 7,30 3,00 26,00 17,00 2,00 200 76,50

92

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kondisi Kinerja pada Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode 2016 RPJMD 2016

Fokus Kesejahteraan Masyarakat 1. 1.1 1.2 1.3 1.3.1 1.3.2 1.3.3 1.3.4 1.4 1.5 1.5.1 1.5.2 1.5.3 Pendidikan Angka melek huruf (%) Angka rata-rata lama sekolah (tahun) Angka PartisipasiKasar Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD 94,93 8,00 95,94 8,10 96,96 8,40 97,97 8,70 98,99 100,00 9,00 9,10 100,00 9,10

17,64 110,4 73,00 54,53

18,65 114,43 96,77 69,87

21,35 115,5 96,89 69,92

23,31 116,5 97,01 69,97

25,79 117,5 97,50 70,01

27,58 119,5 98,00 70,09

27,58 119,5 98,00 70,09

Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI


Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Angka Pendidikan yang ditamatkan Angka Partisipasi Murni Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A

85,08 55,00 36,86

97,82 80,32 63,25

97,86 81,02 64,23

97,89 81,72 65,24

98,01 82,42 66,23

98,82 82,50 67,24

98,82 82,50 67,24 93

Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B


Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/Paket C

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kondisi Kinerja pada Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015 Kondisi Kinerja pada Tahun akhir periode 2016 RPJMD 2016

2. 2.1 2.2 2.3

Kesehatan Angka Kelangsungan Hidup Bayi Angka Usia Harapan Hidup (tahun) Persentase Balita Gizi Buruk (%) 993,21 71,50 0,07 993,75 71,60 0,07 994,46 71,70 0,05 995,35 71,90 0,05 995,89 72,00 0,04 996,00 72,10 0,04 996,00 72,10 0,04

Fokus Seni Budaya dan Olahraga 1. Kebudayaan

1.1
1.2

Jumlah grup kesenian


Jumlah Gedung

35
3

40
3

45
4

50
4

55
5

60
5

60
5

2.
2.1 2.2

Pemuda dan Olahraga


Jumlah klub olahraga (buah) Jumlah gedung olahraga (unit) 60 7 70 7 80 8 90 8 90 9 100 9 100 9 94

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN DASAR)


1. Pendidikan Dasar SD/MI Perbandingan guru dan siswa SD/Mts 2. Pendidikan SMP/MTs Perbandingan guru dan siswa SMP/MTs 3. Pendidikan Menengah Rasio Guru Terhadap Murid 4.Fasilitas Pendidikan

Persentase SD/MI yang memiliki ruang kelas sesuai SPM Persentase SMP/Mts yang memiliki ruang kelas sesuai SPM Persentase SMA/MA/SMK yang memiliki ruang kelas sesuai SPM

1. Pendidikan

5. Angka Putus Sekolah

Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA 6. Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV Guru SD/SDLB yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV Guru SMP/SMPLB yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV Guru SMA/SMALB/SMK yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kondisi Kinerja pada Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

Fokus layanan Urusan Wajib 1. 1.1 Pendidikan Pendidikan dasar

SD/MI Perbandingan guru dan siswa 1.1.3 SD/Mts

1:26

1:26

1:26

1:26

1:27

1:28

1:28

SMP/MTs Perbandingan guru dan siswa 1.1.3 SMP/Mts

1:14

1:14

1:14

1:14

1:14

1:14

1:14

1.2

Pendidikan Menengah 1:14 1:14 1:14 1:14 1:14 1:13 1:13

1.2.3 Rasio guru terhadap murid

Fasilitas Pendidikan Persentase SD/MI yang memiliki 1.3.1 ruang kelas sesuai SPM

1.3

79,46 86,27 75,00

82,85 86,30 80,00

88,26 89,73 85,00

93,66 93,16 89,23

99,07 96,59 94,00

100,00 100,00 98,20

100,00 100,00 98,20 96

Persentase SMP/Mts yang memiliki 1.3.2 ruang kelas sesuai SPM


Persentase SMA/MA/SMK yang 1.3.3 memiliki ruang kelas sesuai SPM

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kondisi Kinerja pada awal periode RPJMD Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015 Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode 2016 RPJMD 2016

1.5 1.5.1

Angka Putus Sekolah Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA 0,37 0,31 0,27 0,21 0,19 0,14 0,14

1.5.2

2,14

2,05

1,97

1,89

1,75

1,54

1,54

1.5.3

2,76

2,07

1,98

1,50

1,03

0,01

0,01

1.6.

Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV Guru SD/SDLB yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV Guru SMP/SMPLB yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV Guru SMA/SMALB/SMK yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV 28,41 45,65 55,94 65,79 75,16 83,54 83,54

1.6.6.1

1.6.6.2

89,94

91,64

93,34

95,05

96,75

98,45

98,45

1.6.6.3

67,01

74,58

79,16

85,46

92,84

98,00

98,00

97

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN DASAR)


Rasio Rumah Sakit Persatuan Penduduk Rasio Dokter Per Satuan Penduduk Rasio Tenaga medis Per Satuan Penduduk Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan Cakupan desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin Cakupan Kunjungan Bayi Angka Kematian Bayi /1000 Kelahiran Hidup Angka Kematian Ibu /100.000 Kelahiran Hidup AKABA per 1000 Balita

2. Kesehatan

No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH

Kondisi Kinerja pada Tahun 2011

Target Capaian Setiap Tahun

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

Fokus layanan Urusan Wajib 2. Kesehatan Rasio rumah sakit per satuan 2.3 penduduk 2.4 Rasio dokter per satuan penduduk Rasio tenaga medis per satuan 2.5 penduduk Cakupan komplikasi kebidanan 2.6 yang ditangani Cakupan pertolongan persalinan 2.7 oleh tenaga kesehatan yg memiliki kompetensi kebidanan Cakupan desa/kelurahan Universal 2.8 Child Immunization (UCI) Cakupan Balita Gizi Buruk 2.9 mendapat perawatan Cakupan penemuan dan 2.10 penanganan penderita penyakit TBC/BTA Cakupan penemuan dan 2.11 penanganan penderita penyakit DBD Cakupan pelayanan kesehatan 2.12 rujukan pasien masyarakat miskin 2.13 Cakupan Kunjungan Bayi Angka Kematian Bayi /1000 2.16 Kelahiran Hidup Angka Kematian Ibu /100.000 2.17 Kelahiran Hidup 2.19 AKABA per 1000 Balita

0,004
0,1 18.4 65 93

0,004
0,12 18.6 70 93

0,007
0.14 18.8 75 90

0,011
0.15 19 80 90

0,014
0.16 19.2 80 90

0,016
0.17 19.4 80 90

0,016
0.17 19.4 80 90

85
100

100
100

100
100

100
100

100
100

100
100

100
100

77

85

85

85

85

85

85

100 100 86 9 113 10

100 100 90 20 110 10

100 100 92 19 107 9

100 100 94 18 105 8

100 100 96 17 102 7

100 100 98 17 102 6

100 100 98 17 102 6 99

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN DASAR)

3. Pekerjaan Umum

Proporsi Panjang jalan dalam kondisi baik Rasio Jaringan Irigasi Persentase rumah tinggal bersanitasi (%) Rasio tempat pemakaman umum persatuan penduduk Rasio tempat pembuangan sampah (TPS) persatuan penduduk Rasio rumah layak huni Rasio permukiman layak huni (%) Panjang jalan dilalui Roda 4 (Km)

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kondisi Kinerja pada Tahun 2011 Tahun 2012 Kondisi Kinerja pada Tahun Tahun Tahun Tahun akhir periode 2013 2014 2015 2016 RPJMD 2016

3. 3.1 3.2 3.4

Pekerjaan Umum Proporsi Panjang jalan dalam kondisi baik Rasio Jaringan Irigasi Persentase rumah tinggal bersanitasi (%) Rasio tempat pemakaman umum persatuan penduduk**** Rasio tempat pembuangan sampah (TPS) persatuan penduduk Rasio rumah layak huni Rasio permukiman layak huni (%) Panjang jalan dilalui Roda 4 (Km) 15,44 56,70 93,82 15,44 56,70 93,82 18,24 61,72 94,81 21,04 67,26 95,79 23,84 73,33 96,78 26,64 79,33 97,76 26,64 79,33 97,76

3.5

77,17

77,17

77,17

77,17

77,17

77,17

77,17

3.6 3.7 3.8 3.9

0,23 60,39 99,28 2.405,26

0,23 60,39 99,28 2405,26

0,42 61,46 99,28 2450

0,52 62,53 99,29 2500

0,62 63,60 99,29 2550

0,75 64,67 99,30 2600

0,75 64,67 99,30 2650

101

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN DASAR)

4. Penataan Ruang

Rasio Ruang terbuka Hijau Per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB Rasio Bangunan Ber-IMB Per Satuan Bangunan Ruang Publik Yang Berubah Peruntukannya Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan PERDA Tersedianya dokumen perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dengan PERDA Tersedianya dokumen perencanaan RKPD yang telah ditetapkan dengan PERKADA Penjabaran Program RPJMD ke dalam RKPD Jumlah Bandara Jumlah Dermaga Sungai Jumlah Pelabuhan Laut

5. Perencanaan Pembangunan

6. Perhubungan

No. 4. 4.1

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Penataan Ruang Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB Rasio bangunan ber-IMB per satuan bangunan****

Kondisi Kinerja pada Tahun 2011

Target Capaian Setiap Tahun Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun Tahun periode 2015 2016 RPJMD 2016 11,20 12,50 12,50

0,50

0,50

10,50

10,80

4.2

0,06

0,06

0,08

0,10

0,12

0,14

0,14

5.
5.1

5.2

5.3

5.4 6. 6.1 6.2 6.3

Perencanaaan Pembangunan Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan PERDA (Dokumen) Tersedianya Dokumen Perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dengan PERDA/PERKADA (Dokumen) Tersedianya Dokumen perencanaan RKPD yang telah ditetapkan dengan PERKADA (Dokumen) Penjabaran Program RPJMD kedalam RKPD (Dokumen)
Perhubungan Jumlah Bandara (Buah) Jumlah Dermaga Sungai (Buah) Jumlah Pelabuhan Laut (Buah)

100

100

100

100

100

100

100

1 4 3

1 4 3

1 4 3

1 4 3

2 4 4

2 4 4

2 4 4 103

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN DASAR)


7. Lingkungan Hidup Persentase Penanganan Sampah

8. Kependudukan dan Catatan Sipil

Rasio Pasangan Berakte Nikah Kepemilikan KTP Kepemilikan Akta Kelahiran Per 1000 Penduduk Ketersediaan Database Kependudukan Skala Kabupaten Penerapan KTP Nasional Berbasis NIK

9.Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera 10.Sosial

Rasio akseptor KB (akseptor kb/PUS)*100 k Cakupan peserta KB aktif (orang)

Sarana sosial seperti panti asuhan, panti jompo dan Panti Rehabilitasi PMKS yang memperoleh bantuan sosial (orang) Penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (kasus) Tingkat Partisipasi Angkatan kerja Tingkat Pengangguran Terbuka

11. Ketenagakerjaan

No.

7 7.1
8 8.1 8.2 8.3 8.4 8.5 9 9.1 9.2 10 10.1 10.2

Kondisi Kinerja FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR pada Tahun KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH 2011 Lingkungan Hidup Persentase Penanganan sampah 0.23 Kependudukan dan Catatan Sipil Rasio pasangan berakte nikah **** Kepemilikan KTP (orang) Kepemilikan akta kelahiran per 1000 penduduk Ketersediaan database kependudukan skala Kabupaten Penerapan KTP Nasional berbasis NIK Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Rasio akseptor KB (akseptor kb/PUS)*100 k Cakupan peserta KB aktif (orang) Sosial Sarana sosial seperti panti asuhan, panti jompo dan Panti Rehabilitasi (unit) PMKS yang memperoleh bantuan sosial (orang) Penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (kasus) Ketenagakerjaan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (%) Tingkat pengangguran terbuka (%)

Target Capaian Setiap Tahun

Tahun 2012
0,23

Tahun 2013
0,42

Tahun 2014
0,52

Tahun 2015
0,62

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016 0,75 0,75

76,77 76,77 18,37 100 76,77

80 80 30 100 80

85 85 50 100 85

90 90 70 100 90

95 95 90 100 95

100 100 100 100 100

100 100 100 100 100

80 75

82 76

85 77

87 78

89 79

90 80

90 80

6 60

6 65

6 70

6 75

6 80

6 80

6 80

10.3
11 11.1 11.2

30

30

35

40

40

40

40

73,00 9,00

75,00 8,75

76,00 8,50

78,00 6,00

79,00 6,00

80,00 5,00

80,00 5,00

105

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN DASAR)

12. Kebudayaan

Penyelenggaraan festival seni dan budaya Sarana penyelenggaraan seni dan budaya Benda, situs dan kawasan cagar budaya yang dilestarikan

13. Kepemudaan dan Olahraga

Jumlah organisasi pemuda Jumlah organisasi olahrga Gelanggang/balai remaja Lapangan olahraga

14. Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam negeri

Kegiatan pembinaan terhadap LSM, Ormas dan OKP Kegiatana pembinaan politik daerah

No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kebudayaan Penyelenggaraan festival seni dan budaya (kali) Sarana penyelenggaraan seni dan budaya**** Benda, situs dan kawasan Cagar Budaya yang dilestarikan Kepemudaan dan Olahraga Jumlah organisasi pemuda

Target Capaian Setiap Tahun Kondisi Kinerja Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

12 12.1 12.2 12.3

5 94 30

5 94 30

7 94 30

9 94 30

10 94 30

15 94 30

15 94 30

13 13.1

100

102

105

110

112

110

110

13.2
13.3 13.4

Jumlah organisasi olah raga


Gelanggang/balai remaja (selain milik swasta) Lapangan olahraga Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Kegiatan pembinaan terhadap LSM, Ormas dan OKP Kegiatan pembinaan politik daerah

7
6 300

10
7 301

12
8 302

13
8 303

14
9 304

15
10 305

15
10 305

15 15.1 15.2

12 3

12 3

12 3

12 3

12 3

12 3

12 3 107

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN DASAR)


15. Otonomi Daerah,Pemer intahan Umum,Admini strasi keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan persandian 16. Ketahanan Pangan 17. Statistik Rasio jumlah Polisi Pamong Praja per 10.000 penduduk Jumlah Linmas per Jumlah 10.000 Penduduk Rasio pos siskamling per jumlah desa/kelurahan Sistem informasi pelayanan perijinan dan administrasi pemerintah Penegakan PERDA

Regulasi ketahanan pangan Ketersediaan pangan utama Buku Kotawaringin Barat Dalam Angka Buku PDRB Kotawaringin Barat

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat, Daerah, Kepegawaian dan Persandian Rasio jumlah Polisi Pamong Praja per 10.000 penduduk**** Jumlah Linmas per Jumlah 10.000 Penduduk (orang) Rasio Pos Siskamling per jumlah Desa/Kelurahan Sistem Informasi Pelayanan Perijinan dan administrasi pemerintah**** Penegakan PERDA Kondisi Kinerja pada Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

15

15.1 15.2 15.3 15.4

4,39 204,70 60

6 210 65

7 210 70

8 210 80

9 210 90

10 210 100

10 210 100

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

15.5

16 16.1 16.2
17 17.1 17.2

Ketahanan Pangan
Regulasi ketahanan Pangan (Perbup)

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ketersedian pangan utama


Statistik Buku Kotawaringin Barat Dalam Angka Buku PDRB Kotawaringin Barat

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada

Ada Ada 109

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN DASAR)

18. Kearsipan

Pengelolaan arsip secara baku

19. Komunikasi dan Informatika

Jumlah surat kabar nasional/lokal Jumlah penyiaran radio/TV lokal Web site milik pemerintah daerah Pameran/ekspo

20 Perpustakaan

Jumlah perpustakaan

Target Capaian Setiap Tahun No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH

Kondisi Kinerja pada Tahun 2011

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

18

Kearsipan Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada

18.1 Pengelolaan arsip secara baku

19

Komunikasi dan Informatika 10 10 10 10 10 10 10

19.1 Jumlah surat kabar nasional/lokal

19.2 Jumlah penyiaran radio/TV lokal Web site milik pemerintah daerah (buah)

19.3

19.4 Pameran/expo****

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

20

Perpustakaan 1 1 1 1 1 1 1

20.1 Jumlah Perpustakaan (unit)

111

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN PENUNJANG)

1. Pertanian dan Peternaka n

Luas tanam tanaman pangan (Padi sawah, padi ladang) Luas panen tanaman pangan (Padi sawah, padi ladang) Produktivitas tanaman pangan (Padi sawah, padi ladang) Produksi tanaman pangan (Padi sawah, padi ladang, jagung) Luas panen tanaman hortikultura (buah-buahan, sayuran, tanaman hias, tanaman obat) Populasi ternak (sapi potong, kerbau, kambing, domba, babi, ayam buras, ayam ras petelur, ayam ras pedaging, itik) Kontribusi sub sektor tanaman pangan terhadap PDRB (%) Kontribusi Sub sektor peternakan terhadap PDRB (%) Peningkatan pertumbuhan sektor pertanian dalam PDRB Kobar (%) Kontribusi sektor pertanian (palawija) terhadap PDRB

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Pelayanan Urusan Pilihan Pertanian dan Peternakan Luas tanam tanaman pangan Padi sawah (Ha) 3.853 Kondisi Kinerja pada Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

II 1. 1.1. 1.1.1.

7.033

7.883

8.858

9.958

11.208

11.208

1.1.2.

Padi ladang (Ha)

1.179

3.581

3.681

3.781

3.881

3.981

3.981

1.2.
1.2.1

Luas Panen Tanaman Pangan


Padi sawah (Ha) 3.742 6.681 7.489 8.415 9.460 10.648 10.648

1.2.2
1.3

Padi ladang (Ha)


Produktivitas tanaman pangan

6.776

3.402

3.497

3.592

3.687

3.782

3.782

1.3.1
1.3.2 1.4 1.4.1 1.4.2 1.4.3

Padi sawah (Ton/Ha)


Padi ladang (Ton/Ha) Produksi tanaman pangan Padi sawah (Ton) Padi ladang (Ton) Jagung (Ton/Hektar)

2,99
2,02

2,95
1,59

3,14
1,64

3,35
1,69

3,56
1,74

3,79
1,79

3,79
1,79

11.205 13.662 9.650

19.685 5.423 11.518

23.528 5.741 13.876

28.155 6.074 16.717

33.681 6.422 20.140

40.311 6.785 21.000

40.311 6.785 21.000 113

Target Capaian Setiap Tahun No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH


Pelayanan Urusan Pilihan Pertanian dan Peternakan Populasi Ternak Sapi potong (ekor) Kerbau (ekor) Kambing (ekor) Domba (ekor)

Kondisi Kinerja pada Tahun 2011

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

Tahun 2015

Tahun 2016

Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2016

II 1. 1.7 1.7.1 1.7.2 1.7.3 1.7.4

11.104 0 3.379 217

12.809 0 4.326 239

14.641 0 5.103 298

16.777 0 6.504 374

18.726 0 7.646 449

20.872 0 7.872 539

20.872 0 7.872 539

1.7.5
1.7.6 1.7.7 1.7.8 1.7.9

Babi (ekor)
Ayam buras (ekor) Ayam ras petelur (ekor) Ayam ras pedaging (ekor) Itik (ekor)

6.749
367.954

7.120
396.450

7.808
430.287

8.100
480.651

8.509
520.320

9.019
567.461

9.019
567.461

149.442 34.677

158.654 35.020

167.450 35.518

174.620 36.004

183.126 36.494

192.667 36.541

192.667 36.541 114

No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH

Kondisi Kinerja pada Tahun 2011

Target Capaian Setiap Tahun Tahun 2012 Tahun Tahun 2014 Tahun 2015 2013 Tahun 2016

Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD 2016

II
1.8 1.8.1 1.8.2 1.8.3 1.8.4 1.8.5 1.8.6 1.8.7 1.8.8 1.8.9

Pelayanan Urusan Pilihan


Produksi Ternak Sapi Potong (Ton) Kerbau (Ton) Kambing (Ton) Domba (Ton) Babi (Ton) Ayam buras (Ton) Ayam Ras Petelur (Ton) Ayam Ras Pedaging (Ton) Itik (Ton) 586,16 0,00 42,28 0,00 91,00 386,35 0,00 815,95 16,53 561,30 0,00 45,35 0,00 92,00 492,68 0,00 873,64 16,70 591,81 0,00 48,64 0,00 94,57 628,26 0,00 935,40 16,86 623,29 0,00 52,16 0,00 177,79 801,16 0,00 1.001,54 17,03 694,99 0,00 55,95 0,00 334,25 1.021,64 0,00 1.072,35 17,20 737,42 0,00 59 0,00 350,00 1.200,00 0,00 1.100,00 835,00 737,42 0,00 59 0,00 350,00 1.200,00 0,00 1.100,00 835,00 115

No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Pelayanan Urusan Pilihan Kontribusi sub sektor tanaman pangan terhadap PDRB (%) Kontribusi Sub sektor peternakan terhadap PDRB (%) Peningkatan pertumbuhan sektor pertanian dalam PDRB Kobar (%)

Kondisi Kinerja Tahun 2011

Target Capaian Setiap Tahun Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

II 1.9

3,60

3,65

3,70

3,75

3,80

3,85

3,85

1.10

4,28

4,38

4,48

4,58

4,68

4,78

4,78

1.11

1.12

Kontribusi sektor perkebunan (tanaman keras) terhadap PDRB (%)

82,3

82,4

82,5

82,6

82,6

82,6

82,6

1.13

Kontribusi sub sektor tanaman pangan terhadap PDRB (%) Kontribusi Sub sektor peternakan terhadap PDRB (%)

3,60

3,65

3,70

3,75

3,80

3,85

3,85

1.14

4,28

4,38

4,48

4,58

4,68

4,78

4,78 116

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN PENUNJANG)

2. Kehutanan

Rehabilitasi hutan dan lahan kritis Kerusakan kawasan hutan Kontribusi sektor kehutanan terhadap PDRB

3. Energi dan Sumber Daya Mineral

Kontribusi sektor pertambangan terhadap PDRB

4. Pariwisata

Kunjungan Wisata Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kondisi Kinerja pada Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

II 2. 2.1 2.2 2.3

Pelayanan Urusan Pilihan Kehutanan Rehabilitasi hutan dan lahan kritis Kerusakan kawasan hutan Kontribusi sektor kehutanan terhadap PDRB 2,06 10% 10% 2,06 20% 20% 2,06 30% 30% 2,06 40% 40% 2,06 50% 50% 2,06 50% 50% 2,06

3. 3.1

Energi dan Sumber Daya Mineral Kontribusi sektor pertambangan terhadap PDRB 1,08 1,08 1,08 1,08 1,08 1,08 1,08

4. 4.1 4.2

Pariwisata Kunjungan Wisata Wisman Kunjungan Wisata Lokal 8500 53.000 10000 53.000 11000 54000 12000 14000 15000 15000 57.000 57.000

55.000 56000

Kontribusi sektor pariwisata terhadap 4.3 PDRB 118

INDIKATOR KINERJA ASPEK PELAYANAN UMUM (PELAYANAN PENUNJANG) 5. Kelautan dan perikanan Produksi perikanan Perikanan tangkap Perikanan Budi daya Konsumsi ikan Peningkatan produksi perikanan budidaya (ton) Peningkatan hasil tangkapan alam setiap upaya penangkapan Peningkatan tingkat konsumsi ikan masyarakat (Kg) Peningkatan produksi benih ikan (juta ekor)

6. Perdagangan
7. Perindustrian

Kontribusi sektor perdagangan terhadap PDRB (%) Ekspor bersih perdagangan (US $)
Kontribusi sektor industri terhadap PDRB Kontribusi industri rumah tangga terhadap PDRB sektor industri Pertumbuhan industri Cakupan bina kelompok pengrajin

Target Capaian Setiap Tahun

No.
II
5. 5.1 5.1.1 5.1.2 5.2 5.6 5.7 5.8 5.10 6. 6.1 6.2 7. 7.1 7.2 7.3 7.4

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Pelayanan Urusan Pilihan


Kelautan dan perikanan Produksi perikanan Perikanan tangkap Perikanan Budi daya Konsumsi ikan Peningkatan produksi perikanan budidaya (ton) Peningkatan hasil tangkapan alam setiap upaya penangkapan (ton) Peningkatan tingkat konsumsi ikan masyarakat (Kg) Peningkatan produksi benih ikan (juta ekor) (2009) Perdagangan Kontribusi sektor perdagangan terhadap PDRB (%) Ekspor bersih perdagangan (US $) Perindustrian Kontribusi sektor industri terhadap PDRB Kontribusi industri rumah tangga terhadap PDRB sektor industri**** Pertumbuhan industri (unit) Cakupan bina kelompok pengrajin

Kondisi Kinerja pada Tahun 2012 Tahun 2011

Tahun 2013

Tahun 2014

Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode 2016 RPJMD 2016

11.088,60 9.706,10 1.382,50 36,87 2.410,00 8.600 36,87 0,50

11.537,34 9.968,20 1.569,14 37,23 3.823,00 8.700 37,23 0,60

11.985,66 10.217,40 1.768,26 37,61 6.063,00 8.800 37,61 0,70

12.577,03 10.472,80 2.104,23 37,98 9.615,00 8.900 37,98 0,80

13.207,34 13.925,99 10.682,26 10.895,90 2.525,08 3.030,09 38,36 38,75 11.595,69 17.662,56 9.000 38,36 0,90 9.100 42,16 1,00

16,81 347.272,562

18,91 360.000

17 370.000

17,2 380.000

17,,5 390.000

18 400.000

15,20 1,25

15,25 1,3 2,17 12

15,30 1,35 2,18 12

15,35 1,4 2,19 12

15,40 1,45 2,20 12

15,50 1,5 2,20 12

10

120

INDIKATOR KINERJA ASPEK DAYA SAING DAERAH

1. Kemampuan Ekonomi

Pengeluaran konsumsi rumah tangga perkapita Pengeluaran konsumsi non pangan perkapita Produktivitas total daerah 1.Perhubungan Rasio panjang jalan per jumlah kendaraan Jumlah orang/barang yang terangkut angkutan umum Jumlah orang/barang melalui dermaga/bandara/terminal Pertahun 2.Penataan Ruang Ketaatan terhadap RTRW Luas wilayah produktif Luas wilayah industri Luas wilayah kebanjiran Luas wilayah perkotaan

2. Fasilitas Wilayah/Infra struktur

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kondisi Kinerja pada Tahun 2010 Tahun 2011 Kondisi Kinerja pada akhir periode Tahun Tahun Tahun 2014 2015 2016 RPJMD 2016

Tahun 2012

Tahun 2013

Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Umum, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Pengeluaran konsumsi rumah tangga perkapita**** Pengeluaran konsumsi non pangan perkapita****

1.

1.1

1.2

1.3 Produktivitas total daerah****

122

Target Capaian Setiap Tahun No. FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH Kondisi Kinerja pada Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013

Kondisi Kinerja pada Tahun Tahun Tahun akhir periode 2014 2015 2016 RPJMD 2016

Fokus Fasilitas Wilayah / Infrastruktur 1. 1.1 Perhubungan Rasio panjang jalan per jumlah kendaraan**** Jumlah orang/barang yang terangkut angkutan umum (orang/barang) 0,02 0,03 0,04 0,05 0,06 0,07 0,08 0,08

1.2

1.3

Jumlah orang/barang melalui dermaga/bandara/terminal pertahun

2. 2.1 2.2 2.3 2.4 2.6

Penataan Ruang Ketaatan terhadap RTRW (%) Luas Wilayah Produktif (juta Ha) Luas wilayah industri Luas wilayah kebanjiran Luas wilayah perkotaan (Ha) 81.400 60 67,43 0,57 70 67,43 0,57 80 67,43 0,57 17,96 82.020 82.020 80 67,43 0,57 17,07 80 67,43 0,57 16,21 80 67,43 0,57 15,4 80 67,43 0,57 14,63 80 67,43 0,57 14,63 82.020

82.020 82.020 82.020 82.020

123

INDIKATOR KINERJA ASPEK DAYA SAING DAERAH

2. Fasilitas Wilayah/Infras truktur

3. Otonomi daerah, pemerintahan umum, administraskeuangan daerah, kepegawaian dan persandian Jenis dan jumlah bank dan cabang Jenis dan jumlah perusahaaan asuransi dan cabang Jenis, kelas, dan jumlah restoran Jenis, kelas, dan jumlah penginapan/hotel
4. Komunikasi dan Informatika Rasio ketersediaan daya listrik Persentase rumah tangga yang menggunakan listrik Rasio desa berlistrik Persentase penduduk yang menggunakan HP/telepon

No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH

Kondisi Kinerja Tahun 2011

Target Capaian Setiap Tahun Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015

Kondisi Kinerja pada akhir Tahun periode RPJMD 2016 2016

Fokus Fasilitas Wilayah / Infrastruktur Otonomi Daerah, Pemerintahan 3 Umum, Administrasi Keuangan Umum, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Jenis dan jumlah bank dan cabang 3.1 (unit) Jenis dan jumlah perusahaaan 3.2 asuransi dan cabang (unit) Jenis, kelas, dan jumlah restoran 3.3 (buah) Jenis, kelas, dan jumlah 3.4 penginapan/hotel (buah) 4. 4.1 4.2 4.3 4.4 Komunikasi dan Informatika Rasio ketersediaan daya listrik (%) Persentase rumah tangga yang menggunakan listrik (%) Rasio desa berlistrik (%) Persentase penduduk yang menggunakan HP/Telepon (%)

13 6 7 35

14 7 9 36

15 7 10 37

16 8 11 38

17 8 12 39

18 9 13 40

18 9 13 40

100 94,89 68,09 90,7

100 95 69,15 91,20

100 95,1 70,21 91,40

100 95,15 71,28 91,60

100 95,2 72,34 91,80

100 95,3 73,40 92,00

100 95,3 73,40 92,00

125

INDIKATOR KINERJA ASPEK DAYA SAING DAERAH

3. Iklim berinvestasi

Otonomi daerah, pemerintahan umum, administraskeuangan daerah, kepegawaian dan persandian Lama proses perijinan Jumlah dan macam pajak dan retribusi daerah Jumlah perda yang mendukung iklim usaha Persentase desa berstatus swasembada terhadap total desa

4. Sumber Daya Manusia

Ketenagakerjaan Jumlah lulusan S1/S2/S3 Rasio lulusan S1/S2/S3 Rasio ketergantungan

No.

FOKUS/BIDANG URUSAN / INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH

Kondisi Kinerja pada Tahun 2010 Tahun 2011

Target Capaian Setiap Tahun Tahun 2012 Tahun 2013

Kondisi Kinerja pada Tahun Tahun Tahun akhir periode 2014 2015 2016 RPJMD 2016

Fokus Iklim Berinvestasi 1 Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Umum, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Lama proses perijinan (ijin/hari) Jumlah dan macam pajak dan retribusi daerah Jumlah perda yang mendukung iklim usaha Persentase desa berstatus swasembada terhadap total desa 3-60 hari 3-45 hari 3 -40 hari 3 - 30 hari 3 - 15 hari 3 - 10 hari 3-7 hari 3 - 7 hari

1.1 1.2 1.3 1.4

Fokus Sumber Daya Manusia 1 1.1 1.2 1.3 Ketenagakerjaan Jumlah Lulusan S1/S2/S3 Rasio lulusan S1/S2/S3 (%) Rasio ketergantungan (5) 6.283 260,29 46,90 6.293 6.303 6.313 6.323 6.333 6.343 6.343 262,78 44 127

260,71 261,12 46,5 46

261,53 261,95 262,36 262,78 45,5 45 44,5 44

KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Ekonomi
Indikator Sasaran RPJMN (2010-2014)
- Rata-rata 6,36,8 % pertahun - Sebelum Tahun 2014 tumbuh 7 % Rata-rata 4-6% pertahun 5-6% pada akhir tahun 2014

Sasaran RPJM Prov. Kalteng (20112015)


Dari 6,47% naik menjadi 7,5 % pada akhir tahun 2015 Dari 9,51% turun menjadi 2,5% pada akhir tahun 2015 2% pada akhir tahun 2015

Sasaran RPJMD Kab. Kobar (20122016)


Dari 6,56% naik menjadi 7,3 % pada akhir tahun 2016 Dari 5 % turun menjadi 3% pada akhir tahun 2016 2% pada akhir tahun 2016

1.

Pertumbuhan Ekonomi

2.

Laju Inflasi

3.

Tingkat Pengangguran

4.

Tingkat Kemiskinan

8-10% pada akhir tahun 2014

2% pada akhir tahun 2015

2,00 % pada akhir tahun 2016


128

Kesejahteraan Masyarakat
Pendidikan
Target RPJMN (Tahun 2014)
8,25 4,18 96,0 76,0 85,0 30,0

Indikator
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk berusia 15 tahun ke atas (tahun) Menurunnya angka buta aksara penduduk berusia 15 tahun ke atas (%) Meningkatnya APM SD/SDLB/MI/Paket A (%) Meningkatnya APM SMP/SMPLB/MTs/Paket B (%) Meningkatnya APK SMA/SMK/MA/Paket C (%) Meningkatnya APK PT usia 19-23 tahun (%)

Target RPJM Prov. Kalteng (Tahun 2015)


9,10 1,2 99,04 84,76 70,09

Target RPJMD Kab. Kobar (Tahun 2016)


9,10 0,05 98,0 80 70,09 30,0

Menurunnya disparitas partisipasi dan kualitas pelayanan pendidikan antar wilayah, gender, dan sosial ekonomi, serta antar satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat
129

Kesejahteraan Masyarakat
Kesehatan
Target RPJMN (Tahun 2014)
72,0 118

Indikator

Target RPJM Target Prov. Kalteng RPJMD Kab. (Tahun 2015) Kobar (Tahun 2016)
72,10 102 72,1 102

1. 2.

Meningkatnya umur harapan hidup Menurunnya angka kematian ibu melahirkan per 100.000 kelahiran hidup

3.

Menurunnya angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup

24

23

13,75

4.

Menurunnya prevelensi kekurangan gizi (gizi kurang dan gizi buruk) pada anak balita (%)

< 15,0

< 15,0

< 15,0

130

Kesejahteraan Rakyat
Pangan
Indikator Sasaran RPJMN (Tahun 2014)
Tumbuh 3,22% per tahun 2. Produksi jagung Tumbuh 10,02%

Sasaran RPJM Prov. Kalteng (Tahun 2015)


Tumbuh rata-rata 1 % per tahun Tumbuh rata-rata

Sasaran RPJMD Kab. Kobar (Tahun 2016)


Tumbuh rata-rata 16% per tahun Tumbuh rata-rata

1.

Produksi Padi

per tahun

1% per tahun

20,47% per tahun

3.

Produksi kedelai

Tumbuh 20,05 %
per tahun

Tumbuh rata-rata
1% per tahun

Tumbuh rata-rata
8,94% per tahun

4.

Produksi daging sapi

Tumbuh 12,55% per tahun

Tumbuh rata-rata 1,5% per tahun Tumbuh rata-rata 1,5% per tahun

Tumbuh rata-rata 5,46% per tahun Tumbuh rata-rata 7,09% per tahun 131

5.

Produksi ayam buras/potong

Kesejahteraan Rakyat
Energi Target RPJM Prov. Kalteng (Tahun 2015) Target RPJMD Kab. Kobar (Tahun 2016)

Indikator

1.

Rasio ketersedian daya listrik (%) Meningkatnya rasio desa berlistrik (%) Persentase rumah tangga yang menggunakan listrik (%)

153

100

2.

86,4

90

3.

76

95,3
132

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

133