Anda di halaman 1dari 8

FORMAT PROSES KEPERAWATAN KELUARGA STIKES DELI HUSADA DELITUA

I. PENGKAJIAN A. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Data Umum Kepala Keluarga (KK) Umur Alamat dan telephone Pekerjaan KK Pendidikan Komposisi Kelurga Jenis Kelamin (Tanggal : 10 April 2012)

: Tn. Sujarwo : 49 tahun : Jati kusuma : Wiraswasta : SMP : 6 (Istri dan anak)

No Nama

Hub. Umur Pendidikan Keterangan Kelg dgn KK 1. Poniyem Perempuan Istri 45 tahun SD Sehat 2. Widia Ikawaty Perempuan Anak 17 tahun SMA Sehat 3. Dwi Alfiani Perempuan Anak 13 tahun SD Sehat 4. Diki Afandi Laki-laki Anak 11 tahun SD Sehat 5. Warsino Laki-laki Anak 6 tahun SD Sehat 7. Tipe kelurga : Keluarga inti 8. Suku bangsa : Jawa/ Indonesia 9. Agama : Islam 10. Status sosial ekonomi keluar : Perbulan Rp. 1.000.000, menengah keatas 11. Aktivitas rekreasi keluarga : Menonton televisi, silaturahmi kelurga. 12. Genogram :

B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga 1. Tahap perkembangan keluarga saat ini: Kelurga dengan anak usia remaja 2. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi: Menyelesaikan sekolah anak-anaknya. 3. Riwayat kesehatan keluarga inti: Tn.S menderita penyakit Asma 4. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya: Tn S menderita penyakit Asma dan mengalami kambuh 2 tahun yang lalu. C. Data Lingkungan 1. Karakteristik rumah : Luas rumah lebar: 6 meter, panjang: 18 meter. Terdiri dari 3 kamar tidur, 2 kamar mandi dan wc, ruang tamu, dan dapur. Type bangunan: permanen Ventilasi: ventilasi cukup Sumber air: dari sumur Denah rumah

Kamar Mandi

D A P

Kamar Mandi

2. Karakteristik tetangga dan komunitasnya: Tetangga dan sekitarnya peduli pada kesehatan An.F 3. Mobilitas geografis keluarga : Bekerja diluar rumah 4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat : Keluarga Tn.S aktif berkumpul di masyarakat dalam perwiritan. 5. Sistem pendukung keluarga : Anak tinggal bersama orangtua, yang merawat An.S saat sakit adalah ibunya. D. Struktur Keluarga 1. Struktur peran : An.F masih aktif bersekolah dan bermain bersama kakak dan teman sebaya. Nilai atau norma kelurga :Menyesuaikan dengan nilai agama yang dianut dan norma yang ada dan percaya bahwa penyakit anaknya bisa diobati. Pola komunikasi keluarga : Musyawarah, An.F bebas mengungkapkan apa yang dirasakannya kepada orangtuany. Struktur kekuatan keluarga : Yang membuat keputusan dalam mengatasi masalah kesehatan An.F adalah orangtuanya.

2.

3.

4.

E. Fungsi Keluarga 1. Fungsi ekonomi :Ibu dari An.F mengatakan bahwa penghasilan keluarganya tidak menentu apalagi semenjak An.F sering mengalami cacingan. 2. Fungsi mendapatkan status sosial : 3. Fungsi pendidikan :An.F masih tetap aktif bersekolah sekalipun menderita cacingan. 4. Fungsi Sosialisasi :An.F selalu melaksanakan perintah orangtuanya untuk berperilaku baik. 5. Fungsi pemenuhan (perawatan/pemeliharaan) kesehatan a. Mengenal masalah : An.F selalu memberitahu ibunya bila ia mengalami cacingan. b. Mengambil keputusan mengenai Tindakan kesehatan :Orangtua selalu membawa An.F berobat bila mengalami cacingan.

6. 7. 8. 9.

c. Kemampuan merawat anggota Keluarga yang sakit : Ibu dari An.F selalu merawat anaknya saat terkena cacingan. d. Kemampuan keluarga memelihara/ Memodifikasi lingkungan yang sehat : Keluarga belum mampu untuk memodifikasi lingkungan yang sehat, dimana ternak ayam masih berkeliaran di sekitar halaman rumah. e. Kemampuan menggunakan fasilitas Pelayanan kesehatan :Orangtua selalu membawa An.F ke Puskesmas bila An. F mengalami cacingan. Fungsi religius :An.F selalu mengikuti orangtuanya beribadah. Fungsi rekreasi :An.F lebih banyak menghabiskan waktu rekreasi di rumah bersama orangtua seperti menonton tv. Fungsi reproduksi :An.F tidak mengalami masalah pada sistem reproduksinya. Fungsi afeksi :Orangtua selalu memperingatkan An.F bila tidak mendengar nasihat orangtuanya.

F. Stresor dan Koping Keluarga 1. Stresor jangka pendek dan panjang : Ibu dari An.F mengeluh karena An.F selalu menderita cacingan berulang-ulang padahak sudah minum obat cacing. 2. Kemampuan keluarga berespon terhadap stresor : Orangtua selalu berusaha agar An.F sembuh dari cacingan dengan membawa An.F berobat ke Puskesmas dan Bidan. 3. Strategi koping yang digunakan : Keluarga menerima, dan selalu berusaha mengobati An.F dari cacingan dan bekerjasama dalam pengambilan keputusan. 4. Strategi adaptasi disfungsional : Orangtua dari An.F selalu memarahi An.F bila bermain pasir di sekitar halaman rumahnya.

G. Pemeriksaan Kesehatan Tiap Individu Anggota Keluarga Tn.S: memiliki masalah pada sistem gastrointestinal dimana bila penyakitnya kambuh seluruh tubuhnya menjadi berwarna kuning dan lebih memilih untuk berobat ke praktek bidan. Ny.A: memiliki masalah pada sistem penglihatan dimana ia memakai kacamata sejak duduk di bangku SMP, ibu mengikuti KB dan tidak memiliki masalah pada sistem sistem yang lain. An.P: tampak sehat, tidak memiliki masalah dalam kesehatannya. An.F: mengalami cacingan berulang-ulang, kuku jari tangan kotor dan panjang, sering menggigit jari tangan, dan kotoran mata banyak.

H. Harapan keluarga Semoga An.F sehat, bebas dari cacingan yang selama ini terjadi berulang-ulang. II. DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA A. Analisis dan sintesis data No Data 1. Subyektif: - Ibu mengatakan bahwa An.F sering mengeluh gatal pada anusnya, dan terlihat cacing kecil-kecil di anusnya. - Ibu mengatakan An.F selalu bermain pasir di halaman rumah. Obyektif: - Tampak kuku tangan An.F panjang dan kotor. - An.F menggigit jari. - Tampak kotoran ternak bertebaran di halaman. Masalah Resiko tinggi serangan berulang pada An.F. Penyebab Lingkungan yang tidak adekuat.

B. Penilaian (Scoring) Diagnosis Keperawatan No. Dx Kriteria 1. a. Sifat masalah: - Aktual - Resiko - Keadaan sejahtera b. Kemungkinan masalah dapat diubah: - Mudah - Sebagian Skore 3 x1=1 3 Pembenaran

2 2

x2=2

Tidak dapa 3 3 x1=1

c. Potensi masalah untuk dicegah: - Tinggi - Cukup - Rendah d. Menonjolmya masalah - Masalah dirasakan dan harus segera ditangani - Ada masalah tetapi tidak perlu ditangani - Masalah tidak dirasakan Total Skore

2 2

x1=1

C. Diagnosis Keperawatan Berdasarkan Prioritas No. Diagnosa Keperawatan 1. 2. 3. Skore

III.

RENCANA ASKEP KELUARGA Dx. Kep Tujuan dan Kriteria Standar Intervensi Keperawatan

IV.

IMPLEMENTASI No. Tanggal & Waktu No. Dx Implementasi

V.

EVALUASI

Tanggal & Waktu

No. Dx

Evaluasi S: O: A: P: