Anda di halaman 1dari 1

Contoh Kasus :

PT Tahta Surya adalah perusahan yang bergerak di Bidang Peternakan sapi. Dalam sebulan PT Tahta Surya memerlukan 600 kg pakan ternak sapi. Pakan Ternak tersebut didapatkan dari supplier-suplier yang bekerjasama dengan PT Tahta Surya dan bahkan bisa dibuat sendiri.

Pakan yang ditawarkan pun bervariasi dengan kandungan protein yang tinggi (kualitas 1) dengan harga Rp 6.500,00 kualitas kedua protein sedikit namun kaya serat dengan harga Rp 5.000,00 dan Protein sedikit dan sedkit serat Rp 4000,00 (Kualitas 3).

Dari hasil penjualan selama 6 bulan sebelumnya didapatkan hasil bahwa sapi yang memakan pakan kualitas pertama memiliki berat rata-rata 158 kg dan sapi yang memakan pakan dengan kualitas kedua rata-rata beratnya yatiu 124 kg. untuk kualitas ketiga rata-rata berat sapi adalah 112 kg. Untuk bulan depan pun perkiraan rata-rata berat sapi akan sama dengan bulan-bulan sebelumnya. Hitungan harga sapi per kg adalah Rp 100.000,00.

Para konsumen yang telah berlangganan dengan PT Tahta Surya memberikan diskon harga. supplier pertama memberikan diskon harga untuk kualitas pertama sebesar 10 % dan kualitas didiskon sebesar 30 % untuk kualitas ketiga didiskon sebesar 45 %

Supplier kedua memberikan harga diskon 15 % untuk kualitas pertama, untuk kualitas kedua didiskon sebesar 20 % serta kualitas ketiga yaitu 55 %. Peluang konsumen mengkonsumsi sapi kualitas pertama adalah 0,4, sedangkan sapi kualitas 2 adalah 0,3 untuk sapi kualitas 3 adalah 0,1 sedangkan peluang sapi produksi sendiri adalah 0,2. Jika PT Tahta Surya memproduksi sendiri pakan ternak mereka maka biaya yang dikeluarkan yaitu Rp 3.000.000,00. Dan berat sapi yang didapatkan rata-rata adalah 132 kg. Sapi kualitas pertama makan pakan kualitas pertama, sapi kualitas kedua makan pakan kualitas kedua, sapi kualitas ketiga makan pakan kualitas ketiga, sapi produksi sendiri adalah sapi yang makan pakan produksi sendiri.