FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS KEPERAWATAN JIWA LAPORAN

PENDAHULUAN A. MASALAH UTAMA Harga diri rendah. B. PENGERTIAN Harga diri rendah adalah menolak dirinya sebagai sesuatu yang berharga dan tidak dapat bertanggungjawab pada kehidupannya sendiri. C. PROSES TERJADINYA MASALAH Konsep diri didefinisikan sebagai semua pikiran, keyakinan dan kepercayaan yang membuat seseorang mengetahui tentang diriya dan mempengaruhi hubungannya dengan orang lain (Stuart & Sunden, 1995). Konsep diri tidak terbentuk sejak lahir namun dipelajari. RENTANG RESPON KONSEP DIRI Respon adaptif maladaptif Respon

Aktualisasi Konsep diri Depersonalisasi

Harga diri

Kerancuan

1

Harga diri rendah jika kehilangan kasih sayang dan penghargaan orang lain. termasuk hilangnya percaya diri dan harga diri. mengkritik diri sendiri. 1999). kurang mempunyai stresor tanggungjawab mungkin personal. perasaan tidak mampu. kali. penurunan produktivitas. 2 . harapan orang tua yang tidak relistis. Faktor yang mempegaruhi harga diri meliputi penolakan orang tua. mudah tersinggung dan menarik diri secara sosial. kegagalan yang tidak 1. aspek utama adalah diterima dan menerima penghargaan dari orang lain. berulang realistis. ketergantungan pada orang lain dan ideal diri yag Sedangkan pencetus ditimbulkan dari sumber internal dan eksternal seperti : Trauma seperti penganiayaan seksual da psikologis atau menaksika kejadian yang megancam. Gangguan harga diri rendah di gambarkan sebagai perasaan yang negatif terhadap diri sendiri. destruktif yang diarahkan pada orang lain.Diri identitas positif rendah Salah satu komponen konsep diri yaitu harga diri dimana harga diri adalah penilaian individu tentang pencapaian diri dengan menganalisa seberapa jauh perilaku sesuai dengan ideal diri (Keliat. Harga diri diperoleh dari diri sendiri dan orang lain. Sedangkan harga diri rendah adalah menolak dirinya sebagai sesuatu yang berharga dan tidak bertanggungjawab atas kehidupannya sendiri. Jika individu sering gagal maka cenderung harga diri rendah. merasa gagal mencapai keinginan.

putus hubugan kerja dll. prosedur medis dan keperawatan. c. Pada pasien yang dirawat dapat terjadi harga diri rendah karena privacy yang kurang diperhatikan : pemeriksaan fisik yang sembarangan. pemasangan kateter. Perubahan ini termasuk tahap perkembangan dalam kehidupan individu atau keluarga dan norma-norma budaya. penampilan dan fungsi tubuh. Ketegangan peran beruhubungan dengan peran atau posisi yang diharapkan dimana individu mengalami frustrasi. kecelakaan. perubahan fisik.). Gangguan harga diri atau harga diri rendah dapat terjadi secara: 1. alat yang tidak sopani (pemasangan perianal dll. Situasional. b. perubahan ukuran. Transisi normatif peran yang perkembangan berkaitan adalah perubahan dengan pertumbuhan. bentuk. yaitu terjadi trauma yang tiba-tiba. Ada tiga jeis transisi peran : a. Transisi peran sehat sakit sebagai akibat pergeseran dari keadaan sehat ke keadaan sakit. putus sekolah. nilai-nilai tekanan untuk peyesuaian diri. bentuk dan fungsi tubuh yang 3 . pemeriksaan pemeriksaan harapan akan struktur. misal harus operasi.2. dicerai suami. Transisi ini mungkin dicetuskan oleh kehilangan bagian tubuh. Transisi peran situasi terjadi dengan bertambah atau berkurangnya anggota keluarga melalui kelahiran atau kematian.

MASALAH KEPERAWATAN DAN DATA YANG Masalah keperawatan: Resiko isolasi sosial: menarik diri. Gangguan konsep diri: harga diri Berduka disfungsional. 4 .POHON MASALAH Resiko isolasi sosial: menarik diri Gangguan konsep diri : Harga diri rendah Core problem Berduka disfungsional 5. a. c. perlakuan petugas yang tidak menghargai. 1. 2. Kronik.tidak tercapai karena di rawat/sakit/penyakit. 2. Data yang perlu dikaji: a. b. Data subyektif: PERLU DIKAJI rendah. yaitu perasaan negatif terhadap diri telah berlangsung lama D.

Tindakan: 1. tidak bisa. Tujuan khusus: Klien dapat membina hubungan saling berhubungan dengan percaya dengan perawat 5 . 2.Buat kontrak yang jelas (waktu.Ciptakan lingkungan yang tenang . ingin mencederai diri / ingin mengakhiri hidup. Tujuan umum: sesuai masalah (problem). b. 1. tidak tahu apa-apa. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1.Perkenalan diri . G. Data obyektif: Klien tampak lebih suka sendiri.Klien mengatakan: saya tidak mampu. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN a. Bina hubungan saling percaya . tempat dan topik pembicaraan).1. Resiko isolasi sosial: menarik diri harga diri rendah. mengungkapkan perasaan malu terhadap diri sendiri. mengkritik diri sendiri. bingung bila disuruh memilih alternatif tindakan. Gangguan konsep diri: harga diri rendah berhubungan dengan berduka disfungsional. Beri kesempatan pada klien mengungkapkan perasaannya. F. bodoh. 1.2.Salam terapeutik .Jelaskan tujuan inteniksi . b.

Rencanakan bersama klien aktivitas yang dapat Tingkatkan kegiatan sesuai dengan toleransi dilakukan setiap hari sesuai kemampuan. Tindakan: 2.1. 2. Diskusikan bersama klien kemampuan yang masih dapat digunakan. Sediakan waktu untuk mendengarkan klien. kondisi klien.2. 2. 4. 2.3.2.1.3. Tindakan: 3. bertemu klien. 1. Klien dapat menetapkan / merencanakan kegiatan sesuai kemampuan yang dimiliki. Diskusikan kemampuan dan aspek positif yang Hindarkan memberi penilaian negatif setiap dimiliki klien. utamakan memberi pujian yang realistis.4. 3. Tindakan : 4. Katakan kepada klien bahwa ia adalah seseorang yang berharga dan bertanggung jawab serta mampu menolong dirinya sendiri. 6 . Diskusikan pula kemampuan yang dapat dilanjutkan setelah pulang ke rumah. Klien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan. 4. Klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki.2. Klien dapat menilai kemampuan dan aspek positif yang dimiliki.1.1. 3.

6. 6. 5. Beri kesempatan mencoba kegiatan yang telah Beri pujian atas keberhasilan Diskusikan kemungkinan pelaksanaan di rumah.1. Beri contoh cara pelaksanaan kegiatan yang boleh klien lakukan.Beri pendidikan kesehatan pada keluarga tentang cara merawat klien.4. Klien dapat memanfaatkan sistem pendukung yang ada.Beri reinforcement positif atas keterlibatan keluarga. Semarang. 5. 5.3. Tindakan: 6.4. 22 November 2004 Pembimbing Praktikan 7 . Klien dapat melakukan kegiatan sesuai kondisi dan kemampuan Tindakan : 5.2.Bantu keluarga memberi dukungan selama klien dirawat.2.Bantu keluarga menyiapkan lingkungan di rumah.3. 6.1. direncanakan.3. 6.

Meidiana SKp Msc Mona Saparwati G6B 204 020 8 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful