Anda di halaman 1dari 8

KINERJA PENILIK DALAM MEMBIMBING DAN MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS KONDISI LOKAL KECAMATAN

KISMANTORO

Disusun Oleh : SUMIRAH, S.Pd Pembina NIP. 19600409 198201 2 007


PENILIK PNFI UPT DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN KISMANTORO KABUPATEN WONOGIRI

Karya Tulis Ini Disusun Dalam Rangka Mengikuti Lomba Apresiasi PTK PAUDNI Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012

PNFI KABUPATEN WONOGIRI


i

LEMBAR PENGESAHAN

Karya Tulis dengan judul Kinerja Penilik Dalam Membimbing Dan Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kondisi Lokal Kecamatan Kismantoro Telah disetujui pada : Hari Tanggal : :

Yang mengesahkan An. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri Kepala Bidang PNFI Kabupaten Wonogiri

Peserta

TARIYO, S.Pd, M.Pd.MM Pembina NIP.19661104 199412 1 001

SUMIRAH, S.Pd Pembina NIP. 19600409 198201 2 007

ii

ABSTRAK

Sumirah, S.Pd. Kinerja Penilik Dalam Membimbing Dan Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kondisi Lokal Kecamatan Kismantoro.

Penilik adalah profesi yang penuh dengan intrik, tantangan tetapi juga sangat mengasyikkan. Menjadi seorang Penilik adalah suatu karunia dan anugerah yang wajib selalu disyukuri, karena didalamnya mengandung nilai-nilai positif yang dapat membuat orang lain berubah dan bertambah bahagia (senang). Dapat memberikan perubahan pada suatu daerah, khususnya perubahan yang lebih baik dalam hal peningkatan Pendidikan Anak usia dini. Kinerja Penilik Dalam Membimbing Dan Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kondisi Lokal Kecamatan Kismantoro merupakan arah dan garis besar kerja seorang Penilik dalam menangani proses pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini secara maksimal. Komponen-komponen yang harus ditangani dalam membimbing dan meningkatkan pembelajaran anak usia dini adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Pengelola PAUD Pendidik PAUD Sistem Pembelajaran PAUD Masyarakat disekitar tempat berdirinya lembaga PAUD Kerjasama dengan instansi maupun lembaga lain yang terkait dengan PAUD

iii

6.

Cara-cara meningkatkan kesejahteraan pendidik PAUD Dalam melaksanakan tugasnya, seorang Penilik pasti dihadapkan pada

kendala-kendala yang ditemui pada saat mewujudkan obsesinya. Karena seorang Penilik harus mampu menggali, menemukan, dan melaksanakan programprogramnya secara mandiri dan professional berdasarkan petunjuk teknis yang ada. Jika seorang Penilik tidak mampu menggalai dan menemukan program-program kkerjanya berarti Penilik tersebut tidak mampu melaksanakan tugasnya sebagai Penilik. Penilik dalam menggali dan menemukan program kerjanya harus mengacu petunjuk-petunjuk teknis yang ada. Dari petunjuk-petunjuk teknis tersebut seorang Penilik harus mampu membangun, membimbing, dan meningkatkan proses pembelajaran PAUD. Selain itu Penilik harus mampu membangun system kerjasama dengan pihak-pihak lain sehingga tercipta iklim yang dinamis dalam mencapai peningkatan pembelaaran Pendidikan Anak Usia Dini. Apabila iklim yang dinamis dalam bekerjasama dengan pihak-pihak yang terkait dapat terjaga maka dapat dipastikan akan muncul hal-hal yang mendukung terhadap peningkatan pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Kinerja seorang penilik tidak cukup berhenti di sini. Setelah lembaga Pendidikan Anak Usia dini berdiri, proses pembelajaran sudah berlangsung maka Penilik harus mampu menindak lanjuti dari semua yang sudah ada demi mencapai tujuan proses pembelajaran Pendidikan Anak Usia dini. Disinilah dibutuhkan profil seorang Penilik yang benar-benar mampu bekerja secara profesional.

iv

PRAKATA

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas limpahan kasih sayangNya yang telah memberikan kekuatan serta kelancaran sehingga karya tulis ini yang berjudul Kinerja Penilik Dalam Membimbing Dan Meningkatkan

Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kondisi Lokal Kecamatan Kismantoro dapat terwujud. Peraturan Undang-undang (UU) Nomor 20 th 2003 tentang Sistem pendidikan nasional Mengamanatkan secara tegas disebutkan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (pasal 1, butir 14) dan pasal 28 UU No.20 tahun 2003 bahwa Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar, dan PAUD dapat

diselenggarakan melalui jalur pendidikan nonformal. Peraturan perundang-undangan tersebut di atas menyebutksn bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan program yang strategis bagi penyiapan generasi Bangsa Indonesia untuk masa mendatang, sehingga Pendidikan Anak Usia Dini menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dengan kebijakan-kebijakan di atas, Penilik yang sekaligus Pembina teknis Pendidikan Naak Usia Dini (PAUD) yang ada di tingkat Kecamatan Kismantoro

berusaha keras membimbing dan meningkatkan pembelajaran anak usia dini yang disesuaikan dengan situasi kondisi local Kecamatan Kismantoro. Penyusunan karya tulis ini dapat diselesaikan dengan baik,berkat bimbingan, bantuan, dan nasehat yang diberikan kepada penulis sehingga segala hambatan yang ditemui dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis menucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya karya tukis ini. Kami menyadari sepenuhnya bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu secara terbuka kami menerima saran dan kritik yang bersifat membangun demi kesempurnaan dan perbaikan karya tulis ini dan semoga bermanfaat.

Wonogiri,

2012

Penulis

vi

DAFTAR ISI Halaman Judul Pengesahan Abstrak Prakata Daftar Isi Daftar Tabel BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Perumusan Masalah C. Tujuan D. Manfaat BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian dsn Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini B. Pendekatan Pelaksanaan Menu Pembelajaran BAB III METODE DAN PROSEDURKERJA A. Strategi Pemecahan Masalah B. Alat Pengambilan Data C. Pengolahan dan Penganalisaan Data BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Kekhasan Gagasan B. Keinovasian Gagasan C. Kendala-kendala Yang Dihadapi Dalam menerapkan Gagasan D. Faktor-faktor Pendukung Dalam Menerapkan Gagasangagasan E. BAB V Tindak Lanjut Dalam Menerapkan Gagasan 17 19 19 22 23
vii

i ii iii v vii viii 1 1 2 2 3 4 4 6 8 8 9 9 14 14 15 15

16

SIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Simpulan B. Rekomendasi

Daftar Pustaka

DAFTAR TABEL

1. Format Pengolahan dan Penganalisaan Data 2. Hasil Angket Masyarakat 3. Tabel Lembaga PAUD ( TK, KB, SPS, TPA ) 4. Daftar Riwayat Hidup

viii

Anda mungkin juga menyukai