Anda di halaman 1dari 21

Hasil edit Master subtitle style Kajian Teori Click to Sistem Dunia pada Skala Nasional

Kelompok: Nurul Kolimah (3501408037) M. Ardian Adami (3501408073) Yogi Alan Novanda (3401409071) Nanda Pramudiana (3401409082) Y. Indrari Prahartiwi (3401409084)

Tanggapan terhadap Kritik


Reifikasi

Wallerstein dituduh mengikuti langkah Talcott Parsons, mencoba memberikan wujud materiil dari sistem dunia seolah-olah memiliki kemampuan dan daya hidup. Palat menaggapi: sistem dunia bukan merupakan reifikasi, karena desakan prespektif sistem dunia untuk menggunakan unit analisa dunia hanya berlaku dalam dan ketika penelitian. Wallerstein hanya sekedar menyampaikan hipotesa dalam kerangaka teori sistem dunia. Dilihat sebagai konsep ketimbang sbg realitas materiil, perspektif ini membantu peneliti untuk memberikan perhatian sungguh2 dan memberikan koreksi terhadap para pemerhati analisa kelas .

Spesifikasi Sejarah

Teori sistem dunia hanya mengamati dinamika global dan melupakan sejarah perkembangan lokal yg konkrit. Kajian So tentang distrik sutera di Cina Selatan menggunakan perspektif ini untuk proses inkorporasi, komersialisasi pertanian, industrialisasi, proletarisasi, dan irama siklus sitem ekonomi kapitalis dunia terhadap masyarakat lokal setemapat. So melihat bagaimana pengaruh tersebut muncul dalam proses timbul dan tenggelamnya gerakan kelas dan

Analisa Stratifikasi
Mungkin pengkritik menuduh Wallerstein hanya menggunakan analisa stratifikasi karena ia tidak mampu menjelaskan bagaimana pengaruh konflik kelas terhadap arah dan hasil pembangunan nasional.

Belakangan ini Wallerstein menyadari pentingganya analisa gerakan kelas berskala dunia yang diharapkan para buruh merupakan produsen langsung dari barang yang dihasilkan, mengarahkan perhatiannya langsung pada sumber surplus ekonomi yakni pada titik produksinya.

Lanjutan... Beberapa perbedaan tentang penegrtian gerakan kelas: wallerstein jelas menyatakan kelas tidak memiliki realitas permanen. Kelas sosial merupakan proses awal pembentukan, kemudian berkonsolidasi, mengalami disintergrasi, kemudian proses pembentukan kembali. Kelas sosial bukan merupakan sebuah atribut, tetapi merupakan bentuk hubungan antar kelas yang berwatak dinamis dalam konteks sejarah tertentu dan tiadak sebatas area produksi. Pemahan kelas Wallerstein sering diartikan

Lanjutan... Konsep sistem dunia hanya merupakan alat penelitian, untuk menguji perkembangan sejarah lokal dan mencoba menangkap makna dari kelas sosial dan diartikan sebagai salah satu penentu dari proses dan dinamika sejarah. Tidak seperti teori dependensia yang memiliki kecenderungan unrtuk hanya memperhatikan negara pinggiran saja, perspektif sistem dunia juga memperhatikan negara semi-pinggiran Thompson juga melihat kelas tidak sekedar

So: Keberhasilan Ekonomi Hong Kong

Keberhasilan pembangunan ekonomi Hong Kong telah banyak diketahui. Hong Kong merupakan pusat keuangan ketiga terbesar di dunia. Dari keunggulan tersebut menimbulkan pertanyaan: apa dan bagaimana menjelaskan keberhasilan pembangunan ekonomi, apa yang dapat disumbangkan oleh teori pembangunan untuk melihat fakta dan keberhasilan, apa yang dapat diberikan oleh peristiwa sejarah. Untuk menjawab dalam literatur teori modernisasi telah tersedia penjelasan

Lanjutan... Dan teori pasar bebas yang menyatakan Hong Kong merupakan surga dunia bagi kapitalis. Perspektif sistem dunia diperlukan untuk meletakan kekuatan budaya dan pasar bebas dalam konteks sejarah keberadaanya. Hong Kong hampir sepenuhnya menganut kebijaksanaan laissez-faire yang dengan sedikit sekali melakukan intervensi. Teori sistem dunia diharapkan dapat membantu memberikan kejelasan, paling tidak tambahan penjelasan dari sukses ekonomi Hong Kong.

Fase Pertama: Revolusi Industri

Kenapa Hong Kong memulai proses industrialisasi di th 1950 an dekade pemilihan pasca perang, permintaan barang konsumsi dan bahan mentah sangat tinggi. Disamping itu interaksi dan ketegangan yang timbul anrata RRC dg blok negara2 barat secar tidak langsung membantu berkembannnya industrialisasi di Hong Kong. Dengan kata lain kekayaan yang seharusnya menjadi modal RRC tertransplantasikan di Hongkong kemudian memungut keuangan ekonomi dr masa pasang naik tata ekonomi

Lanjutan... Di tengah masa perang dingin, para pengambil dan penetu kebijaksanaan negara di AS, secara sungguh2 membendung ekspansi komunis di Asia dg memberikan bantuan pada pemerintah Taiwan, mengirikan tentara ke Korea & melakuakn sanksi dan blokade ekonomi Pertukaran tidak seimbang antara produk murah Cina dengan valuta asing Hongkong scr tidak langsung memberikan subsidi bagi ekonomu Hongkong. Intensitas konflik antara Cina sosialis

Fase kedua : Diversifikasi Ekonomi

Akhir tahun hegomi AS sebagian negara adi kuasa mulai menampakkan tanda tanda menurun. Pada masa sebelumnya terjadi pasang surut satu kekuatan adikuasa. Ideologi pasar perdagangan bebas mulai diganti oleh ideologi proteksionisme. Ancaman ekonomi yang diperhatikan honkong adalah muncul pesaing baru dari negara pinggiran yang telah melakukan industrialisasi. Th 1960 an kelangkaan tenaga kerja terjadi, tidak heran jika ketersediaan lowongan

Lanjutan,,, Th 1970 an upah buruh di hongkong tidak dapat disebut murah jika dibandingan dengan upah buruh di negara pinggiran lain. Dinamika kaum kapitalis hongkong nampak lebih mudah terjadi karena ciri ciri yang khas dimiliki perusahaan perusahaan mereka. Mereka juga memiliki keleluasan untuk mencoba suatu cara produksi baru. Di sisi lain negara perlu menyiapkan bangunan prasarana dasar tanpa harus berperan dalam pengembangan teknologi terapan dan lanjutan serta pemasaran

Fase ketiga : pusat keuangan dunia

Munculnya hongkong sebagai salah satu pusat keuangan dunia dapat di telusuri dari sejarah perubahan sistem ekonomi dunia. Asia merupakan pilihan terbaik investasi dari menumpuknya uang jepang dan sebagian dana yang dimiliki oleh amerika serikat. Percepatan tumbuhnya hongkong sebagai salah satu pusat industri keuangan. Karena oleh integrasinya kembali republik rakyat cina dalam sistem ekonomi kapitalis.

Lanjutan,,, Hongkong merupakan satu satunya negeri asia yang memiliki kebebasan penuh karena pajak di hongkong sangat sedikit macamnya dan sederhana atas deposito valuta asing. Pada dekade 1970-an pemerintah hongkong menjalankan roda pembangunandengan 2 kaki yaitu di satu sisi mempromosikan industrialisasi ekspor dengan membangun prasarana dasar secukupnya di sisi lain hongkong dengan kebijakan ekonomi liberalnya dengan

So dan Cho : Perubahan Struktur Kelas di Cina Daratan Click to edit Master subtitle style
Pada masa Perang Dingin di tahun 1950-an, ilmuwan sosial konservatif cenderung untuk mencirikan negara-negara sosialis sebagai kerajaan setan, karena adanya berbagai gambaran khasnya. Negara sosialis sering ditandai oleh adanya pemerintahan diktator perorangan, monopoli kekuatan ditangan satu partai, dan mudahnya menggunakan kekerasan untuk menumpas para pembangkang. Persoalan yang dihadapi dari kedua bentuk tersebut berupa salahnya anggapan bahwa negara-negara sosialis memiliki banyak otonomi untuk merumuskan dan melaksanakan berbagai kebijaksanaanya.

Fase Penarikan

Reaksi yang paling jelas dan segera dari negara-negara sentral terhadap Revolusi Komunis Cina tahun 1949 berupa usaha untuk segera membendungnya melalui intervensi militer. Negara kapitalis ini menduga bahwa revolusi komunis tersebut akan segera menjalar ke negara lain di wilayah Asia Timur. Menghadapi situasi yang sangat tidak bersahabat dari negara kapitalis ini, negara sosialis Cina tidak memiliki pilihan lain kecuali menarik diri dari tata pergaulan sistem ekonomi kapitalis dunia. Sementara itu, di perkotaan, negara sosialis Cina mulai melakukan kebijaksanaan nasionalisasi. Sekalipun pada dasarnya usaha nasionalisasi ditujukan untuk menghilangkan eksistensi kelas kapitalis, tetapi PKC masih berusaha untuk mengurangi kecewa dari para kapitalis nasional.

Setelah para kelas kapitalis dimusnahkan, kelas menengah menjadi target berikut dari PKC. Pada pertengahan tahun 1950-an, para intelektual yang terdidik dari Barat yang pada umumnya memiliki kepercayaan akan keunggulan demokrasi dan individualisme. Secara ringkas, kebijaksanaan tidak bersahabat dan ketegangan politik-ekonomi yang diciptakan oleh negara sentral dan pilihan RRC untuk keluar dari sustem ekonomi kapitalis dunia telah menjadikan Cina memilih dan melaksanakan kebijaksanaan yang radikal. Fase Integrasi Kembali sejak akhir tahun 1970-an, negara-negara kapitalis sentral mulai menurunkan derajat intensitas kebijaksanaan tidak bersahabatnya dengan RRC, karena nampaknya mereka menyadari bahwa memusnahkan rezim sosialis dengan kebijaksanaan militer hanya sia-sia belaka.

Restrukturisasi Ekonomi Cina

Pertama, di pedesaan kebijaksanaan kerja kolektif dan usaha komunis lainnya dihapuskan, dan lebih dari itu bentuk pemilikan bersama atas tanah mulai secara perlahan tapi pasti ditiadakan. Kedua, di kota reformasi ekonomi dijalankan dengan menyegarkan dan membangun kembali industri yang tidak efisien. Dua reformasi ini, jika hendak berhasil perlu mengajukan tuntutan lebih jauh untuk adanya reformasi politik. Yang terakhir dilakukan untuk ini terlihat pada pemisahan, kalau bukan pembedaan antara PKC dan pemerintahan. Secara ringkas, masa reintegrasi telah menghasilkan satu konfigurasi struktur kelas sosial baru.

Tenaga Teori Sistem Dunia pada Skala Nasional

Teori sistem dunia dicirikan oleh pilihannya untuk menggunakan bola bumi bahwa dunia sebagai unit analisa. Teori sistem dunia telah memberi sumbangan yang amat berarti dengan agenda penelitiannnya tentang irama siklus dari dinamika global. Karakteristik Sistem Dunia Perspektif sistem dunia selalu mengawali kajiannya dengan menguji karakteristik perubahan yang terus menerus dari sistem ekonomi kapitalis dunia untuk periode yangb sedang dikaji. Kajian Irama Siklus Ciri khas yang lain dari perspektif sistem dunia dapat ditemukan pada usahanya untuk melihat pola irama siklus tata ekonomi kapitalis dunia untuk periode yang sedang dipelajari

Dinamika Global dan Kekuatan Nasional

Tidak seperti pada hasil kajian analisa global, penelitian berskala nasional ini hendak secara sungguh-sungguh menguji hubungan yang kompleks dan timbal balik antara kekuatan dinamika global dan kekuatan nasional, seperti perjuangan kelas, ketegangan etnis, dan kebijaksanaan negara. Secara ringkas, mungkin bermanfaat jika dibandingkan antara hasil kajian teori dependensia baru dengan teori sistem dunia pada skala nasional.

MATUR NUWUN.....