Anda di halaman 1dari 6

Perkembangan Kedokteran pada Masa Islam

Kedokteran Nabi saw Ajaran dan tuntunan Rasulullah saw yang mengandung kajian dan nilai-nilai kedokteran, antara lain: 1. cara bersuci yang diajarkan Rasulullah saw 2. cara berwudlu, membasuh anggota badan yang biasanya tampak 3. kewajiban bercebok dan memegang kemaluan harus dengan tangan kiri 4. larangan kencing di kolam air yang tergenang 5. sunah untuk berkhitan, yaitu memotong kulup bagi laki-laki dan memotong sebagian labia minora yang memanjang bagi perempuan 6. perintah memotong kuku, membersihkan bulu ketiak dan kemaluan 7. kewajiban mandi selepas bersetubuh 8. keharusan membersihkan rumah dan halaman 9. contoh dalam gerakan-gerakan shalat fardu dan tahajud 10. ibadah shaum di bulan ramadhan dan shaum sunah 11. tuntunan melambatkan makan sahur dan menyegarkan berbuka 12. larangan makan-minum sambil berdiri,berbaring, dan bersandar,serta minum sekali teguk dan lainnya 13. keharusan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan 14. larangan makan sampai terlalu kenyang dan tidur selepas makan 15. diharamkannya bangkai, darah, babi, sembelihan untuk berhala, dan khamar, baik basah maupun kering 16. dimahkrukannya hewan buas 17. anjuran melihat warna-warna hijau 18. larangan mencukur bulu alis, mencacah (mentato), dan memotong/ mengikir gigi 19. larangan memasuki atau keluar dari sebuah negeri ketika berjangkit penyakit menular 20. larangan menyatukan hewan sakit dan hewan sehat 21. larangan berobat dengan barang yang haram 22. anjuran memberi harapan pada penderita 23. disebutkannya madu sebagai obat dalam al-Quran dan hadis rasulullah saw 24. disebutkannya kurma yang tumbuh di tanah berbatu hitam sebagai obat dalam hadis rasulullah saw 25. makanan yang dimakan ketika masih panas itu kurang berkat, dan lain sebagainnya Asas Kedokteran Islam Pada dasarnya ilmu kedokteran sifatnya umum dan berlaku secara universal. Akan tetapi didalamnya ada yang islami, yaitu yang sejalan dengan syara atau tidak berlawanan dengannya. Ath-Thibb-ul-Islam-I atau kedokteran islam adalah ilmu pengobatan yang berasaskan islam dengan prinsip-prinsip pengobatan , antara lain: 1. mengobati pasien dengan ihsan, tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan al-quran dan sunah nabi 2. tidak menggunakan obat-obatan yang haram atau tercampuri bahan yang haram

3. pengobatan itu tidak sekali-sekali mencacatkan tubuh, kecuali jika keadannya sangat darurat dan tidak ada pengobatan lain saat itu 4. pengobatan itu tidak berbau takhayul, khurafat dan bidah 5. islam tidak membenarkan seorang yang tidak mengkaji ilmu kedokteran turun mengobati pasien 6. jauhkan bagi seorang tabib muslim dari iri hati, ria, takabur, merendahkan orang lain, tinggi hati, dan sifat tidak terpuji lain 7. seorang tabib muslim harus berpakaian rapi, bersih dan sebaiknya berpakain putih 8. hendaknya lembaga kedokteran, rumah sakit, balai pengobatan dan semacamnya menarik hati pengunjung, indah, rapi dan bersih sehingga menjadi tempat penyiaran islam. 9. jauhkan lambing-lambang dan istilah yang berasal dari pemujaan pada dewa-dewa ataupun penggunaan lambang keagamaan dari orang-orang yahudi dan nasrani. Masa Penerjemahan, Penyaduran, dan Pengembangan Sejak masa terjemahan kitab-kitab berbahasa Yunani ke baahasa Arab, lahir jata-kata dari bahasa Yunani yang masuk menjadi bahasa Arab. Sejak itu pula lahir aliran filsafat islam yang terkadang menimbulkan penyakit-penyakit serta subhat-syubhat akidah yang bertentangan dengan akidah islam sendiri. Tabib-Tabib Penerjemah, Penyadur, dan Pemetik Ilmu Kedokteran Hilaniyah Tabib-tabib penerjemah, Penyadur, dan Pemetik ilmu kedokteran Hilaniyah yang tercatat dalam sejarah dan penting untuk di ketahui, antara lain: 1. Abu Yusuf Yaqub ibnu Ishaq ibnu Sabbah 2. Hunain ibnu Ishaq al-Ubbadi 3. Tsabit ibnu Qurrah 4. Ali ibnu Suhal at-Thabariy 5. Yuhana ibnu Masawahi ad-Damsyiqi 6. Jabir ibnu Hayyan 7. Ishaq Yuda 8. Ibnu al-Jazzar al-Qiruwani 9. Abu Bakar ibnu Zakarya ar-Razi 10. dan lain lain Pengembangan Kedokteran Persia pada Masa Kekhalifahan Islam Sesungguhnya di negeri Persia telah berkembang beberapa metode kedokteran, pada zaman islam, metode tersebut di teliti kembali dan dibersihkan dari unsur-unsur obat yang haram dan metode kedokteran yang haram. Selain itu berkembang pula metode kedokteran nabi yang telah dibubuhi dan dikembangkan tabib-tabib Persia yang termasyur yaitu Ali Ismail ibnu Muhammad al-Jurjani dan Israil Syarafuddin al-Jurjani. Kedokteran Zaman Bani Saldsyuk Pada saat itu hiduplah Wazir Nizham-ul-Muluk seorang pencipta ilmu pengetahuan. Pada saat itu didirikan rumah sakir terbesar, terlengkap, bersih lagi indah. Di sebelah ruumah sakit itu berdiri sebuah sekolah pekajian kedokteran menengah, dan sebuah sekolah pengkajian kedokteran tinggi.

Dampak Serangan Tartar ke Persia Terhadap Ilmu Kedokteran Negeri Persia akhirnya dijajah oleh bangsa Mongol. Pada zaman kekuasan Dinasti Mongol di Persia ,negeri Persia bangkit kembali. Ilmu kedokteran metose Persia baru pun muncul. Metode ini merupakan campuran kedokteran Persia, Arab, Yunani, dan China. Tabib-tabib yang terkenal mengembangkan metode kedokteran Persia baru ini antara lain Muhammad ibnu Ahmad Ilias, Abdul Muluk at-Tim, dan Sarh Nilam. Perkembangan Cabang Ilmu Kedokteran Persia Ramuan cair dan kering, obat-obat kimia telah ada pada saat itu dan telah di pasarkan di apotik. Berkembang pula pengobatan dengan pembedahan. Kedokteran khusus mata, gigi, dan kandungan berkembang dengan perlengkapan-perlengkapan yang khusus pula. Perkembangan Kedokteran di Afganistan pada Masa Islam Bangsa Afganistan terdiri atas banyak suku. Setiap suku mempunyai cara pengobatan tersendiri. Kedoteran islami berkembang pesat pada zaman Daulah Ghaz-nawiyah. Raja alGhazni mendatangkan ahli kedokteran dari luar negeri untuk meningkatkan pengetahuan tabib-tabib Afganistan. Tabib-tabib yang terkenal pada masa itu yaitu Nana Ahmaddin, Haris Qabul, dan Ali Ahmad. Perkembangan Kedokteran Islam di India Pada tahun 200H ilmu kedokteran islam dari Persia mulai berkembang di Penshab. Pada zaman Dahula Bani Saman tahun 261-389 H, kota Bukhara merupakan pusat kedokteran muslim. Pada zaman kerajaan Mokul, banyak tabib-tabib asal Persia yang bermukin di India lalu mendirikan lembaga kedokteran. Ilmu Kedokteran Islam di Turki Pengobatan Turki asli berupa pijitan. Ilmu kedokteran Turki berkembang pesat setelah Turki menguasai bizantium. Banyak penemuan baru dalam ilmu kedokteran di lembagalembaga pengkajian kedokteran Turki di antaranya adalah alat suntikan. Pengobatan yang beerkembang di Turki ada beberapa macam, antara lain: 1. kedokteran umum yang berkembang di rumah sakit yang di kembangkan oleh tabib-tabib berijazah sekolah kedokteran. 2. pengobatan adat yang dilakukan tukang mengobati hasil kajian sendiri berupa pengobatan Turki asli, Burgaria, Armenia dan Kurbi. 3. pengobatan bangsa Bizantium yang berasaskan kitab-kitab masa purba. 4. pengobatan yang dilakukan berdasarkan kepatriahan berupa doa-doa dari rahibrahib Nasrani 5. pengobatan yang bercampur kekahinan.

Perkembangan Cabang Ilmu Kedokteran


Ilmu Bedah Ilmu bedah sebenarnya telah lama di kenal di Sumeria, Akadia, Mesir, dan Babilonia lama. Tabib-tabib bangsa Sumeria dan Mesir terkenal pandai menjahit bekas pembedahan, baik

pengerjaannya dan tidak kasar bekasnya. Menurut beri papyrus orang-orang Mesir yang berpenyakit dalam dan sukar diobati dating kepada seorang ahli bedah. Taftah Menurut ahli sejarah mesir, bangsa mesir tabib-tabibnya telah mengenal taftah(mati rasa) dan telah mengenal pula qadafa, sejenis ramuan rahasia untuk mencegah mayat dari pembusukan. Kedokteran Mata Ilmu pengobatan mata tertua dalam dunia kedokteran islam berasal dari Ali ibnu Islam. Ia menyempurnakan metode kedokteran Yunani kemudian menambahkannya. Ia banyak menemukan pengetahuan baru tentang mata, ia menulis kitab-kitab tentang pekajian/penelitian mata serta cara-cara bedah mata. Apoteker Para apoteker bekerja membuat obat-obatan, baik dari tumbuh-tumbuhan, kimia, maupun madu. Mereka menerima berbagai surat obat dari tabib, lalu memberikan obat sesuai dengan permintaan dalam surat itu. Banyak obat hasil ramuan apoteker muslim diadopsi oleh apoteker eropa, begitu juga istilah-istilah nya. Kedokteran Gigi Di yunani kedokteran gigi mulai berkembang ketika beberapa orang Athena datang untuk mengkaji kedokteran gigi ke negeri mesir. Setelah selesai mereka pulang ke Athena membawa kitab kedokteran. Di Baghdad telah banyak kitab kedokteran gigi yang telah di terjemahkan kedalam bahasa arab pada masa pendirian Baitul Hikmah. Sesungguhnya kedokteran gigi modern sekarang ini merupakan pengembangan dari kedokteran gigi muslim Qurhubah Andalusia. Khitan Khitan awalnya merupakan perintah Allah SWT kepada nabi Ibrahim as pada lebih kurang tahun 2000 SM. Pada masa sebelum nabi SAW, tidak semua bangsa arab Samiah berkhitan. Khitan hanya dilakukan oleh keturunan nabi Ismail as ketika islam berkembang, khitan berlaku bagi semua bangsa pemeluk islam baik laki-laki maupun perempuan. Bekam dan Fashid Sesungguhnya bekam dan fashid telah di kenal bangsa-bangsa purba sejak kerajaan sumeria berdiri. Dalam ilmu kedokteran, bekam dan fashid tidak sembarang dilakukan, tapi hanya karena pembekuan karena penyumbatan. Kedokteran Kandungan dan Kebidanan

Ilmu kebidana dan ilmu penyakit kandungan tertua ditemukan di Sumeria dan Mesir. Pada zaman islam thibb kebidanan yang termasyur terdapat di Haran, Baghdad dan Jundi syahpur. Alat-alat kebidanan pada masa islam boleh dikatakan lengkap. Al-Kayy Pengobatan al-kayy lama, yaitu pengobatan pencapan besi membara pada titk sakit, ditemukan pada kedokteran Mesir sejak zaman Firaun sampai zaman perkembangan islam. Al-kayy ditemukan pula pada kedokteran Assiria, Yunani, Romawi, Saba, Persia, dan juga tabib-tabib Bani Israil. Pada zaman nabi saw, al-kayy masih digunakan. Pengobatan al-kayy di bagi menjadi dua jenis : 1. al-kayy yang umum, yang tersebar pada tabib rendahan. 2. al-kayy yang khusus, terdapat pada tabib-tabib berkajian menengah dan tinggi, dan mereka adalah lulusan kedokteran. Terapi al-kayy baker digunakan sebagai pengobatan terakhir manakala ikhtiar seseorang telah bertemu jalan buntu. Awasin Al-Kayy (Avasinologi) Awasin al-kayy adalah pengembangan dari metode al-kayy Abu Hazzamdengan diciptakannya alat-alat al-kayy baru dari logam-logam mulia. Ini adalah ilmu al-kayy modern yang dikembangkan oleh dokter-dokter sekarang. Metode ini digunakan berdasarkan ilmu kedokteran modern yang berkembang tinggi seperti saat ini dan ini bukan cara pengobatan alternatif. Ilmu Lasah di Babilonia terdapat berbagai macam lasah, antara lain: 1. tab asbha, semacam akupresur 2. qushda, semacam ilmu urut 3. shaksurr, cara menggoyangkan saraf 4. qarghah, cara menggerak-gerakkan bagian tubuh yang mengalami lemah layuh 5. esla, yang memperbaiki terkilir, retak, patah tulang, dan semacamnya. Alat Suntikan Penemu alat-alat suntikan adalah tabib-tabib bangsa turki dari Istanbul, anatar lain Abu bakar. Kedokteran Hewan Kira-kira 2000 thn SM, dasar ilmu kedokteran hewan telah dikenal akadia dan mesir. Dokter hewan muslim yang terbesar dan guru bagi tabib-tabib hewan lainnya adalah Ibnu Al-baithar. Ia adalah seorang ahli pembuat obat-obatan herbal, tabib istana, dan juga tabib hewan termasyur. Ia mengarang kitab kedokteran hewan yang berisikan ilmu penyakit hewan, anatomi tubuh onta, sapi, kuda dan ayam, fisiologi hewan, obat-obatan hewan dan

lain-lain. Rumah Sakit Pada masa khalifah Harun ar-Rasyid telah diadakan perbaikan besar di rumah sakit Jundi Syahpur, lalu didirikan rumah sakit besar di Baghdad. Di Kairo didirikan sebuah rumah sakit besar yang dilengkapi ruang perpustakaan dan sebuah lembaga pengkajian kedokteran. Sekolah Tinggi Kedokteran Hamper semua rumah sakit besar mempunyai sebuah mushola dan sebuah lembaga kedokteran, berupa sekolah kedokteran menengah dan sekolah kedokteran tinggi. Perkumpulan Sosial Kemanusiaan dan Kesehatan yang Berasaskan Islam Pada masa rasulullah saw telah berdiri sekumpulan perempuan perawat yang bertugas menolong orang-orang dan sakit dalam peperangan, mengobatinya, membalutnya, dan membawanya kekemah-kemah pengobatan yang aman. Lambang Bulan Sabit Merah Lambang bulan sabit digunakan sebagai bendera Saldsyuk, lalu digunakan oleh turki dengan bulan sabit putih pada warna dasar merah. Akhirnya lambang bulan sabit digunakan oleh hamper semua lambang Negara islam. Universitas Beberapa buah sekolah tinggi dalam berbagai bidang ilmu disatukan sehingga terbentuklah al-jamiah (universitas). Universitas memiliki beberapa fakultas, dan setiap fakultas memiliki jurusan. Universitas pertama kali didirikan di Baghdad. Barat Meniru Rumah Sakit Islam Pada masa perang salib, rumah sakit Sultan Nuruddin di Damaskus dan rumah sakit sultan al-mansur qalawun menarik hati raja-raja eropa. Lepas perang salib didirikanlah rumahrumah sakit tiruan tiruannya di eropa. Tabib-Tabib Ahli Sunnah Dalam perkembangan sejarah kedokteran Islam dikenal tabib-tabib ahli sunah antara lain: 1. Muhammad ibnu Ahmad ibnu Ayyub 2. Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad as-Sindi 3. Ali Akbar al-Andalusi 4. Lukman Hakim Jawad