Anda di halaman 1dari 5

BAB I SOAL LATIHAN 1. Jelaskan 4 landasan pendidikan Pancasila? 2.

Jelaskan apa yang membedakan antara landasan histories dan landasan sosiokultural pendidikan Pancasila? 3. Jelaskan apa yang menjadi tujuan pendidikan Pancasila? 4. Apa yang dimaksudkan oleh Darji Darmodihardjo bahwa tujuan pendidikan Pancasila adalah untuk mengetahui Pancasila yang benar?(diskusikan dengan teman anda). 5. Dilihat dari syarat ilmu, apakah Pancasila dapat disebut atau memenuhi syarat sebagai ilmu pengetauan ? (diskusikan dengan teman anda). 6. Bagaimana sikap anda apabila ada yang berupaya untuk mengganti Pancasila sebagai dasar Negara dengan faham yang lain? (diskusikan dengan teman anda). JAWAB 1. a. Landasan Historis merupakan pancasila digali dari bangsa Indonesia sendiri yang telah tumbuh dan berkembang semenjak lahirnya bangsa Indonesia, bahkan nilainilai tersebut tumbuh dan berkembang jauh-jauh sebelum Negara Indonesia ada. b. Landasan Kultural merupakan Kebudayaan dan pendidikan mempunyai hubungan
balik, sebab kebudayaan dapat dilestarikan/ dikembangkan dengan jalur mewariskan kebudayaan dari generasi ke generasi penerus dengan jalan pendidikan, baik secara formal maupun nonformal. c. Landasan yuridis adalah seperangkat konsep peraturan perundang-undangan yang menjadi titik tolak system pendidikan Indonesia, yang menurut Undang-Undang Dasar 1945 meliputi, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia, Ketetapan MPR, dan lain-lain. d. Landasan Filosofis merupakan dari pandangan-pandangan dalam filsafat pendidikan, menyangkut keyakinan terhadap hakekat manusia, keyakinan tentang sumber nilai, hakekat pengetahuan, dan tentang kehidupan yang lebih baik dijalankan.

2. Landasan historis pendidikan pancasila artinya pancasila bersumber dari sejarah bangsa Indonesia sehingga sesuai dengan bangsa Indonesia sedangkan landasan sosiokultural pendidikan pancasila berarti pancasila juga berasal dari nilai-nilai kebudayaan yang ada di Indonesia sehingga pancasila tidak mungkin bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. 3. Tujuan Pendidikan Pancasila adalah membuahkan sikap mental peserta didik (Mahasiswa) cerdas, penuh tanggung jawab disertai dengan prilaku yang : Beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Berperikemanusiaan yang adil dan beradab, Mendukung persatuan bangsa, Mendukung kerakyatan yang mngutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan perorangan, dan Mendukung upaya untuk mewujudkan keadilan sosial.

4. Maksudnya yaitu setiap orang atau yang mengerti akan pancasila itu sangatlah membantu bagi dirinya di mana sebuah pancasila di sebut benar apabila pancasila yang terkandung dalamnya dapat di pergunakan dengan baik dang mengerti akan maksud isi tersebut. 5. Pancasila dapat di sebut dengan ilmu pengetahuan karna mengajarkan seseorang tentang idiologi manusia yang baik serta dapat membantu pencerahan di dalam hidupnya. 6. Sikap saya, apabila sebuah pancasila sebagai dasar Negara yang akan dig anti oleh faham lain berarti akan merubah kebribadian jati diri masyarakat Indonesia dan akan membuat sebuah Negara khususnya warga republuk Indonesia yang akan mendapat imbal yang buruk apabila pancasila tersebut diganti karna pancasila merupakan pedoman bagi suatu bangsa dan negara.sehingga saya menyimpulkan bahwa tidak setuju apabila pancasila dig anti dengan faham yang lain.

BAB II SOAL LATIHAN 1. Jelaskan berbedaan cara berfikir filsafat dengan berpikir biasa? 2. Jelaskan aliran-aliran filsafat? 3. Jika anda mendalami tentang aliran-aliran filsafat, maka anda akan menentukan bahwa sebenarnya Pancasila sebagai filsafat dapat anda golongkan ke dalam aliran filsafat yang mana?(Materialisme, Supritualisme, atau Realisme. Diskusikan dengan teman anda). 4. Jelaskan tiga bidang garapan filsafat? 5. Jelaskan bahwa Pancasila Apa yang dimaksud nilai-nilai Pancasila menjadi dasar dan arah keseimbangan antara hak dan kewajiban asasi manusia? 6. Tuliskan nilai-nilai Pancasila yang dituangkan di dalam peraturan perundangundangan RI (lihat Tap MPR No. MPR No. III/MPR/2000 dan UU No. 10 Tahun 2004). JAWAB 1. Cara berfikir Filsafat yaitu dengan mengacu pada kaidah-kaidah tertentu secara disiplin
dan mendalam sehingga setiap masalah/subtansi mendapat pencermatan yang mendalam untuk mencapai kebenaran jawaban dengan cara yang benar sebagai manifestasi kencintaan pada kebenaran. Sedangkan Cara berfikir Biasa yaitu dengan menggunakan akalnya secara sederhana untuk memperoleh pengetahuan terutama dalam menghadapi masalah-masalah kehidupan, sehingga manusia dapat mempertahankan hidupnya.

2. Aliran-aliran Filsafat antara lain:

a. Aliran Materialisme mengajarkan bahwa kakikat realitas kesemestaan termasuk mahluk hidup, manusia ialah materi. b. Aliran Idealisme mengajarkan bahwa idea tau spirit manusia yang menentukan hidup dan pengertian manusia. c. Aliran Realisme adalah aliran filsafat yang memandang realitas sebagai dualitas.di
mana Aliran realisme memandang dunia ini mempunyai hakikat realitas yang terdiri dari dunia fisik dan dunia rohani.

3. Blum d kerja 4. Bidang garapan Filsafat antara lain: a. Aspek Ontologi adalah bidang yang menyelidiki makna ada yang ada (eksistensi dan keberadaan), sumber ada, jenis ada dan hakikat ada, termasuk ada dalam manusia, metafisika, dan kesemestaan atau kosmologi. b. Aspek Epistemologi adalah bidang filsafat yang menyelidiki makna dan nilai ilmu pengetahuan, sumbernya, syarat-syarat dan proses terjadinya ilmu, termasuk semantic, logika, dan teori ilmu. c. Aspek Aksiologi merupakan bidang yang menyelidiki makna nilai, sumber nilai , jelas nilai, tingkatan nilai, dan hakikat nilai, termasuk estetika, etika ketuhanan dan agama. 5. Blum d kerja 6. Nilai-nilainya sebagai berikut: a. Undang-Undang Dasar 1945; b. Ketetapan MPR; c. Undang-Undang; d. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu); e. Peraturan Pemerintah; f. Keputusan Presiden; g. Peraturan Daerah.

BAB III SOAL LATIHAN

1. Jelaskan pengertian Pancasila sebagai etika politik? 2. Jelaskan perbedaan antara nilai, moral, dan norma? 3. Apabila anda melihat seseorang dan prilakunya tidak sama dengan anda atau orang lain, apa sebaiknya yang anda lakukan terhadap orang itu? Berikanlah contoh pada orang itu prilaku yang sesuai dengan: a. Nilai-nilai Pancasila? b. Moral Pancasila? c. Norma-norma Pancasila? 4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praksis? 5. Setujukah anda Pancasila sebagai nilai dasar fundamental bagi bangsa dan Negara RI? 6. Apa yang dimaksud etika politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara? 7. Jelaskan makna nilai-nilai setiap Sila Pancasila? 8. Coba anda identifikasi nilai- nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila yang menjadi dasar fundamental di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?(diskusikan dengan teman anda). 9. Kenapa Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 dijadikan sebagai pokok-pokok kaidah Negara yang fundamental? 10. Setujukah anda pernyataan bahwa ke lima sila dalam Pancasila sebagai satu kesatuan? 11. Bagaimanakah konsep Negara menurut Pancasila? 12. Betulkah anda pernyataan bahwa Negara Indonesia menganut paham integralistik? Jelaskan dan diskusikan dengan teman anda. JAWAB 1. Pancasila sebagai Etika Politik merupakan salah satu cabang etika yang termasuk dalam lingkungan filsafat. 2. a. Nilai adalah suatu yang berharga, berguna, indah, memperkarya batin, dan menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya. b. Moral adalah ajaran tentang hal yang baik dan buruk, yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia. c. Norma adalah petunjuk tingkah laku yang harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan motivasi tertentu. 3. Blum d jwab 4. a. Nilai Dasar yaitu berupa hakikat, esensi, intisari, atau makna yang dalam dari nilai-

nilai tersebut. b. Nilai Instrumental ialah nilai yang menjadi pedoman pelaksanaan dari nilai dasar. c. Nilai Praksis merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai instrumental dalam kehidupan yang lebih nyata. 5. 11.