ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CA MAMMAE DI RUANG BEDAH WANITA DAN ANAK RSUP Dr.

KARIADI SEMARANG

Disusun Oleh : ALIF FIANINGRUM MIFTAHUL HABIB

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2012

PENGKAJIAN Tanggal pengkajian Ruang Cara Pengkajian : 17 April 2012. Riwayat penyakit sekarang Pasien mengatakan sebelum dirawat pasien mengeluh punggungnya nyeri hingga tidak bisa bangun sama sekali dari tempat tidur. observasi.30 WIB : Bedah Wanita dan Anak : Interview. harus dibantu dari pihak keluarga. dan akhirnya dibawa ke rumah sakit. Hal ini dialami pasien selam seminggu dirumah. . Pukul 07. dan pemeriksaan fisik 1. Register Alamat Pekerjaan Pendidikan Terakhir Diagnosa Medis : Ny. KARIADI A. Identitas Klien Nama Umur No. Identitas Penanggung Jawab Nama Umur Alamat Pekerjaan Pendidikan terakhir : Tn. Jepara : Wiraswasta : SMA Hubungan dengan klien : Suami 3. M : 37 tahun : Karanggondang. T : 37 tahun : 6890456 : Karanggondang. Jepara : Guru : S1 : Ca Mammae 2. sehingga pasien tidak bisa melakukan aktifitasnya sendiri.ASUHAN KEPERWATAN PADA PASIEN CA MAMMAE DI RUANG BEDAH WANITA DAN ANAK RSUP Dr. Pasien mengatakan karena biasanya pasien mengkonsumsi obat-obat herbal mengalami perubahan tetapi saat itu pasien tidak mengalami perubahan sama sekali.

Riwayat Penyakit Dahulu Klien mengatakan sebelumnya sudah pernah dirawat dirumah sakit untuk operasi Ca Mammae selama 1 minggu di RS. Pasien tinggal bersama kedua mertuanya. jadi total penghuni rumah adalah 6 orang.4. suami dan kedua anaknya. Riwayat Penyakit Keluarga : Perempua : Meninggal : Laki-laki : Tinggal serumah : Klien : Menikah Dalam keluarga pasien. MARDIRAHAYU kudus. Ibu pasien mengidap tumor kelenjar tiroid dan akhirnya meninggal. 5. yaitu ibu pasien. ada yang menderita tumor. .

6. sklera ikterik -/Fungsi pendengaran baik Sekret (-) Bicara pasien jelas. Riwayat Psikososial Selama dirawat dirumah sakit pasien mendapat dukungan yang baik dari keluarga dan kerabat. tidak ada tarikan otot-otot pernafasan Palpasi Perkusi Auskultasi Palpasi paru ka=ki Resonan seluruh lapang paru Ronkhi (-). wheezing (-) . Tanda-tanda Vital Tanggal/Jam TD (mmHg) HR : Frekuensi RR : Frekuensi Suhu (oC) 17 April 2012 120/90 mmHg 102 x/menit 22 x/menit 36. Paru-paru Tanggal Inspeksi 17 April 2012 Simetris. mukosa berwarna merak muda.7 oC b. Kepala dan Leher Yang Dikaji Bentuk Rambut Mata Telinga Hidung Mulut Mesocepal Rambut rontok akibat keoterapi Simetris. Pemeriksaan fisik a. 7. pembesaran limfe (-) Keterangan c. tidak ada sariawan ataupun perdarahan gusi Leher Pembesaran kelenjar tiroid (-).

d. Ekstremitas Kekuatan otot klien : 4 3 4 4 Ekstremitas Atas Tgl 17/04/ 2012 Kanan Edema Baal Kiri Edema Kesemutan Nyeri Kesemutan Baal Nyeri - - - - + - - + Ekstremitas bawah Tgl 11/05/ 11 Kesemutan Kanan Edema Baal Nyeri Kesemutan Kiri Edema Baal Nyeri - - - - - - - - Dirasakan : + Tidak dirasakan : - . tdah ada lesi atupun edema Auskultasi Palpasi perkusi Sulit dinilai Tidak terkaji Timpani e. bentuk datar. Abdomen Tanggal Inspeksi 17 April 2012 Kulit coklat.

Sistem persyarafan Tanggal pemeriksaan Status mental Tingkat kesadaran GCS Gaya bicara Composmentis 15 (E4M6V5) Jelas 17 April 2012 Fungsi intelektual Orientasi waktu Orientasi orang Orientasi tempat Baik Baik Baik Daya pikir Spontan. Pemeriksaan Syaraf Kranial Nervous I (Olfaktorius) Tanggal Sensasi hidung kanan Sensasi hidung kiri 117 April 2012 Ada Ada .f. akal Kesulitan berpikir halusinasi alamiah. masuk Ya Tidak Tidak Status emosinal Alamiah & datar Pemarah Cemas Apatis Ya Tidak Tidak Tidak g.

Nervous II (Optikus) Tanggal Mata kanan Mata kiri Ketajaman penglihatan Lapang pandang Melihat warna Ketajaman penglihatan Lapang pandang Melihat warna 17 April 2012 Ada Ada Ada Ada Ada Ada Nervous III (Okulomotorius) Tanggal Mata kanan Bentuk Besar pupil Reflek cahaya 17 April 2012 Bulat isokor 2 mm Ada Tidak ada Bulat isokor 2 mm Ada Nistagmus Bentuk Mata kiri Reflek cahaya Besar pupil Nervous IV (Trochlearis) Tanggal Mata kanan Mata kiri 17 April 2012 Pergerakan mata ke atas dan kebawah Ada Pergerakan mata ke atas dan kebawah Ada .

tumpul. Dahi Dagu Pipi kanan Pipi kiri 11 Mei 2011 Mampu. runcing. kasar. Baik Mampu. Baik Mampu. Baik Ada Ada Ada Ada Ada Nervous VI (Abdusen) Tanggal Mata kanan Pergerakan mata lateral Melihat kembar Pergerakan mata lateral Mata Kiri Melihat kembar Tidak ada 17 April 201 Ada Tidak ada Ada Nervous VII (Fasialis) Tanggal Mengerutkan dahi Tersenyum Mengangkat alis Menutup mata 17 April 2012 Mampu Mampu Mampu Mampu .Nervous V (Trigeminus) Tanggal Membuka mulut Mengunyah Menggigit Reflek kornea Sensasi wajah: dengan benda halus.

lemah Mampu. nyeri Mengangkat kepala Mampu Mampu .Nervous VIII (vestibulochoclearis) Tanggal Telinga kanan Suara bisikan Detik arloji Suara bisikan Detik arloji 17 April 2012 Terdengar Terdengar Terdengar Terdengar Telinga kiri Nervous IX (Glosofaringeus) Tanggal Merasakan asam Merasakan asin 17 April 2012 Mampu Mampu Nervous X (Vagus) Tanggal Menelan Bicara 17 April 2012 Mampu Mampu Nervous XI (Accesorius) Tanggal Mengangkat bahu Kanan Kiri 17 April 2012 Mapu. lemah.

Kebutuhan oksigenasi TD : 120/90 Nadi :102 x/menit Irama : teratur Tegangan : Normal Pernafasa : 22 x/menit Irama : teratur Kedalaman : Normal Ekstremitas dingin : (+) Sianosis (+) Edema (+) Nyeri dada (+) . Pengkajian Kebutuhan Dasar Manusia a. Status mobilisasi Tgl 17 April 2012 Duduk Tidak mampu Berdir Tidak mampu Jalan Tidak mampu 8.Nervous XII (Hypoglosus) Tanggal Menjulurkan lidah Menggerakkan Ke kanan lidah Tremor Ke kiri 17 April 2012 Mampu Mampu Mampu Mampu h. Pemeriksaan sistem motorik Tanggal Kekuatan otot Ekstremitas atas Ekstremitas bawah 17 April 2012 4/3 4/4 Ada Ada Keseimbangan Tangan kanan Tangan kiri dan koordinasi i.

nyeri dada : (+) Cuping hidung : (-) Sianosis : (+) b. istirahat    Kebiasaan tidur malam: 7 jam. Saat dikaji : aktivitas klien dibantu oleh keluarga. tidak memakai gigi palsu. tidur siang: 2 jam.Sesak nafas. Kebutuhan eliminasi Kebiasaan BAK : 4 – 6 x/hari Jumlah : 300 cc Kebiasaan BAB : 1 – 3 Warna : hijau Konsistensi : padat d. Kebutuhan Aktifitas Sebelum sakit : tidak ada kesulitan dalam beraktifitas. karies gigi (-) Abdomen : Bentuk datar. Kebutuhan nutrisi dan cairan Membuka mulut Mengunyah menggigit Mampu Mampu Mampu - Makan : 3 x/sehari Bentuk makanan selama dirawat : bubur dan lauk pauk Nafsu makan : kurang baik Mual (+) Muantah (-) Kondisi gigi : lengkap. e. . warna norml c. Perasaan setelah bangun tidur: segar. Penggunaan obat tidur: (-).

. Pola konsep diri Sebelum dan saat dirawat di rumah sakit. Pandangan terhadap masa depan: optimis. . : tidak terganggu. Gambaran diri : tidak terganggu. : tidak terganggu. Takut terhadap kekerasan: tidak.f. Harga diri Ideal diri Identitas diri : tidak terganggu. Pola koping stress adaptasi Masalah utama selama masuk RS: masalah kemoterapi. Keadaan emosi baik. : tidak terganggu. h. Bahasa yang digunakan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. kebutuhan rekreasi klien berkumpul dengan keluarganya. Kebutuhan personal hygiene Tgl 17 April 2012 Mandi + Gosok gigi + Potong kuku + Keramas + Keterangan : + : ya. Ketika dirawat di rumah sakit.: tidak g. Pola komunikasi dan mental Berbicara lancar dan jelas. Kehilangan/perubahan yang terjadi sebelumnya: tidak ada. Saat pengkajian: klien hanya berdzikir dan berdo’a karena ada keterbatasan gerak untuk melakukan shalat 5 waktu. Pola Rekreasi Sebelum sakit klien dan keluarga jarang pergi rekreasi. Terapi modalitas dan spiritual Sebelum dirawat: klien rajin melakukan shalat 5 waktu dan selalu berdzikir. skor 0-10 = 6 i. memori baik. k. Peran j.

60 fl 4.0 % 35.00 – 11.0 RDW 15.70 Pg 27.00 Trombosit 138.80 g/dl 29.0 Ribu/mmk 150.60 MCH 29.90 – 5.00 – 11. 00 Leukosit 9.00 – 400.00 -15. Hasil pemeriksaan laboratorium (17 April 2012) Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai normal Hemoglobin 10.00 keterangan L L L L H .90 Ribu/mmk 4.00 – 36.0 – 47.9.80 MPV 9.00 Hematokrit 31.00 – 32.60 – 14. Pemeriksaan Penunjang a.50 % 11.0 Eritrosit 3.00 MCHC 34.80 gr% 12.64 Juta/mmk 3.

harus dibantu pihak keluarga  Klien mengatakan sudah tidak merasakan sakit pada bagian post operasi Ca mammae  Klien mengatakan sedikit nyeri tangan kirinya digerakkan .B. ANALISA DATA Tgl/Jam Data Fokus 17/04/12 DS : 08.30 Klien punggungnya terasa nyeri Klien mengatakn nyeri punggung seperti dipukul Klien mengatakan tidak bisa melakukan aktifitasnya sendiri.00  Klien mengatkan problem Gangguan nyeri rasa nyaman Etiologi Proses metastase kanker pada bagian punggung dan (nyeri) bahu   Klin mengatakan nyeri apabila bergerak Pasien mengatakan nyeri pada skala 5 DO :       Wajah klien tampak tegang karena nyeri Klien tampak meringis ketika bergerak Nyeri pada skala 5 Gagangguan mengatakan mobilitas fisik Kompliasi Ca Mammae 17/04/12 DS : 08.

7 oC C.DO :     Terdapat luka post operasi pada payudara bagian kiri Klien terlihat berbaring Aktifitas klien tampak dibantu oleh keluarga Saat dilakukan ROM aktif ddan pasif pada kiri.  klien tangan tampak meringis menahan nyeri TTV : TD : 120/90 mmHg RR : 22 x/menit Nadi : 102 x/menit Suhu : 36. Gangguan rasa nyaman (nyeri) berhubungan dengan Proses metastase kanker 2. PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Gagangguan mobilitas fisik berhubungan dengan Kompliasi Ca Mammae .

Nyeri cekit c. Kolaborasi b. 3. anjurkan pasien untuk sidikit-sedikt melakukan aktifitasnya tanpa bantuan dari keluarga batas-batas dianjurkan b. Pantau keadan umum (nyeri) berhubungan dengan selama 3x24 jam diharapkan 2. Klien menunjukkan mobilisasi secra periodik dalam 3. demonstrasikan latihan mobilisasi dari yang dapat sederhana secara periodik Dengan kriteria hasil : a. INTERVENSI KEPERAWATAN No 1 Diagnosa Keperawatan Gangguan rasa Tujuan & kriteria Hasil Intervensi nyaman Setelah dilakuakan tindakan 1. Pantau penyebab nyeri Proses metastase kanker nyeri pasien berkurang. berikan teknik relaksasi untuk menurunkan tingkat nyeri 5. kesamping dan kedepan. bisa mengangkat lengan keatas. Frekuensi nyeri turun e. Nyeri tidak menyebar d.D. Berikan relaksasi dengan teknik dengan kriteria hasil : a. . berikan penjelasan berhubungan dengan 2x24 jam klien dapat pada klien /keluarga tentang pentingnya mobilisasi Kompliasi Ca Mammae mengangkat tangan keatas. memberikan latihan yang ROM 4. Nyeri dapat dikendalikan 4. 2. Nyeri dapat teratasi 2 dirasakan ceki- tenaga medis tentang terapi kemo terapi Gagangguan mobilitas fisik Setelah di rawat selama 1. kesamping terbatas dan keatas kadang-kadang.

IMPLEMENTASI Tgl/Jam No Dx 17/04/12 08.35 1. 2 Mengajarkan relaksasi dalam DS : AFMH AFMH AFMH Implementasi Respon klien TTD nafas pasien tampak mengerti tentang untuk teknik relaksasi nafas dalam DO : a. tidak seperti dipukul lagi c. Wajah klien nampak tegang saat dilakukannya terapi ROM b. Klien mengatakan nyeri tersa cekit-cekit.E.7 17/04/12 08. Pasien mengatakan nyeri ketika tangan kanannya digerakkan 17/04/12 08.00 1 Memonitor TTV DS : pasien menanyakan berapa tekanan darahnya DO : TTV TD : 120/90 RR : 22 Nadi : 102 Suhu 36. Klien mengatakan nyeri menurunkan tingakat nyeri berkurang dari skala 5 menjadi 3 b. Nyeri dapt dikendalikan .10 2 Memberikan terapi ROM DS : DO : a.

2 S: Klien mengatakan tingkat nyeri berkurang setelah mempraktekkan teknik relaksasi nafas dalam O: Klien tampak rileks setelah melakukan terapi relaksasi nafas dalam A: Masalah teratasi P: Pertahankan intervensi AFMH . O: Klien tampak masih kesulitan untuk menggerakkan tangan kanannya saat memakai baju A: Masalah belum teratasi P: Pertahankan intervensi dan lanjut ke ntervensi berikutnya TTD 18/04/12 13. EVALUASI Tanggal/Jam No Dx Evaluasi (SOAP) S: Klien masih mengeluh susah untuk menggerakkan tangan kirinya khususnya bahu dan lengan.00 2 AFMH 18/04/12 13.30 1.F.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful